Warning: include_once(/var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-content/themes/rachel/lib/widgets/wsm-featured-post.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-content/themes/rachel/lib/init.php on line 77

Warning: include_once(): Failed opening '/var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-content/themes/rachel/lib/widgets/wsm-featured-post.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php56/usr/share/pear:/opt/alt/php56/usr/share/php') in /var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-content/themes/rachel/lib/init.php on line 77

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-content/themes/rachel/lib/init.php:77) in /var/www/vhosts/ronnyfr.com/httpdocs/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
Artikel NLP & Covert Hypnosis http://www.ronnyfr.com Artikel dan Pelatihan NLP, Hypnosis, Hipnotis, Hypnotherapy dan Covert Hypnosis di Indonesia Thu, 14 Apr 2016 10:26:16 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.5.1 Teman, Sahabat atau Suka ? http://www.ronnyfr.com/teman-sahabat-atau-suka/ http://www.ronnyfr.com/teman-sahabat-atau-suka/#respond Thu, 17 Mar 2016 02:51:05 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1935 Kreativitas manusia memang nggak habis-habisnya… setelah muncul kelompok / jaringan sukarelawan ‘Teman X’, Lantas muncul ‘Sahabat Y’, dan ditimpali dengan ‘Suka Z’. Kita tunggu, akan muncul apalagi setelah ini… Tentu saja fenomena perang “social engineering” ini bertujuan untuk membuat orang merapatkan diri dalam ‘salah satu’ dari kelompok. Sungguh sangat menarik untuk dikaji. Kita punya pilihan,{ Read More }

The post Teman, Sahabat atau Suka ? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kreativitas manusia memang nggak habis-habisnya… setelah muncul kelompok / jaringan sukarelawan ‘Teman X’, Lantas muncul ‘Sahabat Y’, dan ditimpali dengan ‘Suka Z’. Kita tunggu, akan muncul apalagi setelah ini…

Tentu saja fenomena perang “social engineering” ini bertujuan untuk membuat orang merapatkan diri dalam ‘salah satu’ dari kelompok.

Sungguh sangat menarik untuk dikaji. Kita punya pilihan, mengkaji dari ilmu Psikologi, NLP, atau ilmu Merek, atau bahkan digabungkan saja?

Meminjam ilmu yang saya pelajari dari Kakang Mas Subiakto Priosoedarsono, bahwa branding adalah hubungan psikologis antara manusia dengan merek , maka menjadi pertanyaan seru: “hubungan psikologis apa yang hendak diinisiasi oleh para pembangun merek berdasar-kelompok itu?”

Hirarki kebutuhan ala Abraham Maslow, menunjukkan bahwa ternyata penggalangan kelompok ini untuk membangun hubungan psikologi di level 3: Love & Belonging. Kebutuhan manusia untuk menjadi bagian dari peer group-nya. Dalam marketing salah satunya dipicu dengan strategi FOMO (Fear Of Missing Out): rasa kuatir ketinggalan, ter-alienasi, atau menjadi out-group.

NLP-Politik-Branding

 

Jika dilihat dari perpektif NLP, ini merupakan penerapan metaprogram “Motivation Direction” (arah motivasi), alias membangun rasa pleasure: jika berada dalam kelompok, sekaligus menghadirkan rasa pain: jika berada di luar kelompok.

Dipergunakannya 2 arah motivasi ini secara bersamaan, merupakan teknik yang digagas Dr Richard Bandler (Pencipta NLP) dengan istilah Propulsion System, atau kalau Anthony Robbins mempopulerkannya dengan istilah Pain -Pleasure-Principle. Alias ilmu: dorong- tarik : dorong untuk menjauhi penderitaan/pain, tarik untuk mendapatkan kesenangan/pleasure.

 

META / BEYOND LOVE / BELONGING
Jadi boleh dibilang masyarakat tengah dijejali oleh campaign ini sekarang. Sehingga orang akan terpolarisasi untuk memilih menjadi: “Teman” atau “Suka” atau nanti jika ada lagi “yang lainnya”.

Beberapa orang mungkin mengatakan: “Ah, saya mendukung si X, si Y, atau si Z, bukan karena soal campaign ‘Teman’, ‘Sahabat,’ atau ‘Like’ ini kok…”

Ya, jika Anda termasuk yang demikian, maka hubungan Anda dengan si Merek yang dibangun itu (X, Y atau Z) adalah karena urusan Esteem atau Self Actualization. Artinya Anda sudah ‘beyond / meta” dari sekedar urusan dibelai-belai oleh isu pertemanan / kesukaan (Love & Belonging).

Jadi, entah berdasarkan dari level yang manapun, maka setiap orang tetap memilih karena suatu relasi psikologis Anda dengan si merek. Mungkin lain waktu kita akan jabarkan bagaimana Merek X, Y, dan Z juga melakukan kegiatan branding di level 2, 3, 4 atau 5 itu.

Jika seseorang memilih karena efek “Serangan Fajar”, atau “Indomie”, atau “Amplop”, maka hubungannya dengan merek sebenarnya di level paling bawah : Physiological. Dan jika dibangun dilevel ini, maka ini bukanlah efek dari kegiatan branding.
Kenapa?

Karena branding adalah “hubungan psikologis”. Sedangkan memilih karena uang bukanlah hubungan Psikologis, namun fisiologis.

 

LALU BAGAIMANA?
Bolehkah seseorang menjadi teman, sahabat dan suka sekaligus?
Apakah itu artinya dia nggak punya pilihan?
Ataukah dia tetap menjaga kerahasiaan pilihannya, sekaligus tetap ingin menjaga silaturahmi pada semuanya?

Hanya Anda yang bia memutuskan sendiri…
.
.
Tertarik belajar NLP, klik www.BelajarNLP.com

The post Teman, Sahabat atau Suka ? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/teman-sahabat-atau-suka/feed/ 0
EFEK TRAUMA PSIKOLOGIS http://www.ronnyfr.com/efek-trauma-psikologis/ http://www.ronnyfr.com/efek-trauma-psikologis/#respond Fri, 15 Jan 2016 09:12:13 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1907 EFEK TRAUMA PSIKOLOGIS   Masyarakat internasional dikejutkan oleh kenyataan bahwa dalam video dan gambar yang beredar tentang terorisme kemarin, masyarakat Indonesia yang ada di sekitar lokasi teror kemarin tidak terlihat takut sama sekali.   Malah menonton.   Saya tidak tahu, apakah itu harus disebut luar biasa, atau perlu disikapi dengan mengelus dada… Entah mereka tahu{ Read More }

The post EFEK TRAUMA PSIKOLOGIS appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
EFEK TRAUMA PSIKOLOGIS
 
Masyarakat internasional dikejutkan oleh kenyataan bahwa dalam video dan gambar yang beredar tentang terorisme kemarin, masyarakat Indonesia yang ada di sekitar lokasi teror kemarin tidak terlihat takut sama sekali.
 
Malah menonton.
 
Saya tidak tahu, apakah itu harus disebut luar biasa, atau perlu disikapi dengan mengelus dada… Entah mereka tahu atau tidak tahu bahwa resiko besar ada di depan mata, dan memilih tetap berani nonton.
Wow!
Baiklah…
 
Jika kita melihat dari sisi lain, diluar kelompok pemberani itu. Kejadian semacam ini, bisa jadi menyisakan efek traumatis bagi orang lain yang mengalaminya. Atau keluarga korban yang tertimpa musibah.
Suatu pengalaman menghadapi aksi terorisme atau sejenisnya, mungkin secara sosial bisa mengakibatkan suatu trauma psikologis atau phobia terhadap kondisi tertentu.
 
Trauma psikologis / fobia merupakan bentuk rekaman mental yang menakutkan. Artinya, jika oleh karena ‘suatu hal’ tertentu rekaman itu terpicu ulang, maka akan menimbulkan perasaan takut yang sama.
 
‘Suatu hal’ (yang disebut stimulus) itu bisa apa saja: misal gambaran peristiwa, suara ledakan keras, melihat orang berhamburan berlarian, atau baru belerang, dll. Stimulus ini akan memicu hadirnya kembali seluruh sisa pengalaman traumatis itu, termasuk perasaan takutnya.
Seperti ini proses trauma psikologis terjadi dan terpicu:
 
1. Seseorang mengalami peristiwa dengan level emotional state yang siginifikan / tinggi (misal: (takut luar biasa).
 
2. Karena level emotional state-nya signifikan tinggi, maka rekaman peristiwa itu akan ter-register kuat di dalam memori pikiran bawah sadarnya.
 
3. Jika suatu hari kemudian, salah satu dari komponen memori itu terpicu sebagai stimulus (misal suara ledakan keras, gambar asap, orang berlarian, dll), maka secara serta merta akan membangkitkan sisa seluruh memorinya. Artinya rasa takut luar biasa-pun akan ter-elicit (terbangkitkan pula).
 
Jadi saran:
Hindari menonton (dengan sengaja) segala sesuatu yang menimbulkan rasa takut luar biasa. Apalagi diulang-ulangi.
Misal menonton liputan berita, dan gambaran ketakutan orang berhamburan, teriakan, mayat-mayat, dll.
 
Ini bisa ter-register di pikiran, sekalipun cuman menonton liputan TV, bukan menonton langsung.
 
Cukup sering kami ketemu orang trauma naik pesawat, padahal belum pernah mengalami masalah apapun saat mereka naik pesawat. Mereka mengaku cuman karena menonton liputan kecelakaan pesawat di dalam berita.
 
Bagaimana jika sudah terlanjur menjadi trauma atau minimal fobia?
Silahkan hubungi kawan-kawan yang piawai/ kompeten di bidang NLP, EFT atau Hipnosis. Mereka tahu prosedur aman, cepat dan menyenangkan dalam menghilangkan efek trauma atau fobia ini.
 
Silahkan belajar NLP gratis disini: www.bit.ly/nlp4life
 
Semoga bermanfaat!

The post EFEK TRAUMA PSIKOLOGIS appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/efek-trauma-psikologis/feed/ 0
Karena Kata-kata Bisa Berbisa, Maka Musti Bisa Ngejaga http://www.ronnyfr.com/karena-kata-kata-bisa-berbisa-maka-musti-bisa-ngejaga/ Wed, 04 Nov 2015 03:01:33 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1899   Karena Kata-kata Bisa Berbisa, Maka Musti Bisa Ngejaga. Dan oleh karena kita semua tahu kekuatan kata bagi kejiwaan manusia, maka tentu akan lebih bijaksana dalam memakainya. Mungkin Anda pernah mengalami, ada orang mengatakan sesuatu dan hidup Anda berubah, entah dalam arti positif maupun negatif. Nah, lantas apakah yang pernah kita lakukan dengan kata-kata kita{ Read More }

The post Karena Kata-kata Bisa Berbisa, Maka Musti Bisa Ngejaga appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
 

Karena Kata-kata Bisa Berbisa, Maka Musti Bisa Ngejaga.

Dan oleh karena kita semua tahu kekuatan kata bagi kejiwaan manusia, maka tentu akan lebih bijaksana dalam memakainya.

Mungkin Anda pernah mengalami, ada orang mengatakan sesuatu dan hidup Anda berubah, entah dalam arti positif maupun negatif. Nah, lantas apakah yang pernah kita lakukan dengan kata-kata kita pada orang lain ya?

Semoga Tuhan mengampuni, jika kata-kata saya pernah melukai atau membuat efek egatif pada orang lain.

Aamiin.

Beib, kita ni beneran ular berbisa nggak sih-

The post Karena Kata-kata Bisa Berbisa, Maka Musti Bisa Ngejaga appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Bukan Karena Putus Asa, Sehingga Penjual Ini Memberikan Nama Warungnya Begitu. http://www.ronnyfr.com/bukan-karena-putus-asa-sehingga-penjual-ini-memberikan-nama-warungnya-begitu/ http://www.ronnyfr.com/bukan-karena-putus-asa-sehingga-penjual-ini-memberikan-nama-warungnya-begitu/#comments Mon, 02 Nov 2015 06:09:34 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1894 Bukan Karena Putus Asa, Sehingga Penjual Ini Memberikan Nama Warungnya Begitu. Sejak saya masih kuliah dulu di Yogya, warung ini adalah salah satu favorit dari para mahasiswa. Sekalipun yang jual guaalak bukan main, namun para mahasiswa dan orang-orang di sana tetap saja beli. Kegalakannya sangat melegenda…., bahkan contohnya, jika Anda beli makan dan membayar dengan{ Read More }

The post Bukan Karena Putus Asa, Sehingga Penjual Ini Memberikan Nama Warungnya Begitu. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Bukan Karena Putus Asa, Sehingga Penjual Ini Memberikan Nama Warungnya Begitu.

Sejak saya masih kuliah dulu di Yogya, warung ini adalah salah satu favorit dari para mahasiswa. Sekalipun yang jual guaalak bukan main, namun para mahasiswa dan orang-orang di sana tetap saja beli.

Mbok GalakKegalakannya sangat melegenda…., bahkan contohnya, jika Anda beli makan dan membayar dengan uang yang ‘agak besar’ saja, sontak langsung dimarah-marahi.

Seyeeeem.

Gilanya, penjual ini malah justru menjadikan julukannya itu sebagai nama warungnya “Warung Makan MBOK GALAK”

Secara rumus branding, ini sangat unik.
Huruf besar semua, warna merah menyala, tidak mengobral banyak kata-kata.

Hasilnya?

Buzz marketing by curiosity.
Marketing desas-desus, karena bikin orang jadi penasaran….

Di NLP, fenomena ini disebut sebagai ‘utilization‘ alias ‘memanfaatkan apa yang sudah ada’, tidak perlu mencari-cari dan menciptakan lagi.

Adalah Milton H. Erickson (bapak Hypnotherapist modern) yang terkenal jago banget dalam hal utilization ini. Dan kepiawaiannya ini diendus, dikenali, dimodel, dan di terapkan oleh pencipta NLP yakni Dr. Richard Bandler.

Kita mah tinggal menirukannya sekarang.

Gunakan apa yang sudah ada. Tidak perlu mengada-adakan.

Ini sedikit berbeda dengan “Soto Gebrak”, alias “Soto Dokk”, sekalipun ini juga cerdas dan menimbulkan efek buzz marketing, namun proses menemukan “bumbu rahasia” nya adalah dengan diada-adakan.

Soto Gebrak atau Soto Dokk menambahkan bunyi suara “DOKKKK!!” yang keras sekali dan benar-benar mengagetkan pembelinya dengan cara menggebrakkan botol kecap mereka di meja si koki.

Tidak ada yang salah dengan di ada-adakan. Boleh saja.
Kreatif juga kok…

Namun, kalau bisa memanfaatkan yang sudah ada, bukankah lebih jenial?
Lebih murah, tidak perlu modifikasi, tinggal memanfaatkan yang ada saja.

Inilah utilization, dasar dari semua teknik NLP. Menjelma dalam sebuah proses yang disebut sebagai ‘pacing –> leading’.

Pacing artinya men-utilisasi apa yang sudah ada, dijadikan sandaran sebab atau frame, untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan.

Di kelas pelatihan persuasi saya, paling senang menggambarkan ini fenomena ini dengan istilah:

“Ente Jual — Ane Beli”

Apa yang ditawarkan oleh klien (Ente Jual),

Maka hal itu dimanfaatkan (di-utilisasi) oleh si terapis/coach/trainer/orangtua sebagai dasar untuk menggerakkan perubahan. (Ane Beli).

Banyak cerita mengenai kecerdasan Erickson dalam memanfaatkan apa yang sudah ada di diri klien, untuk dijadikan dasar pada “teknik” terapinya.
Kisah mengenai ‘pohon tomat’, ‘anak mengomppol yang suka gedruk-gedruk kaki’, ‘nyonya tua yang suka anggrek’, ‘perawan yang gigi susunya berlubang ditengah-tengah’ semua menunjukkan kepiawaian Erickson dalam mengolah apa yang ada, dijadikan dasar perubahan.
Ente Jual — Ane Beli!
Inspiratif banget.

Jadi jika Anda mendengar istilah Ente Jual, Ane Beli di dalam kelas NLP / Hyposis, Anda tahu bahwa istilah itu saya ciptakan untuk meng-Indonesiakan proses utilisasi ini.

Fenomena lain dan penerapan NLP lain, bisa Anda temukan dengan mendaftar di

bit.ly/kursusnlpgratis

The post Bukan Karena Putus Asa, Sehingga Penjual Ini Memberikan Nama Warungnya Begitu. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/bukan-karena-putus-asa-sehingga-penjual-ini-memberikan-nama-warungnya-begitu/feed/ 1
Ketika Ibu Mengucapkan Itu 32 Tahun Yang Lalu, Saya Cuma Ketawa, Tapi Sekarang? http://www.ronnyfr.com/ketika-ibu-mengucapkan-itu-32-tahun-yang-lalu-saya-cuma-ketawa-tapi-sekarang/ http://www.ronnyfr.com/ketika-ibu-mengucapkan-itu-32-tahun-yang-lalu-saya-cuma-ketawa-tapi-sekarang/#respond Sun, 01 Nov 2015 06:30:24 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1889 Ketika Ibu Mengucapkan Itu 32 Tahun Yang Lalu, Saya Cuma Ketawa, Tapi Sekarang? Banyak yang mengatakan bahwa ucapan seorang ibu adalah do’a, apalagi jika diucapkan dengan penuh perasaan emosi yang intens. Kita tidak akan pernah tahu, mengapa Tuhan membuat ucapan ibu jadi powerful seperti itu? Mungkin saja, itu cara Tuhan untuk membuat kita … selalu{ Read More }

The post Ketika Ibu Mengucapkan Itu 32 Tahun Yang Lalu, Saya Cuma Ketawa, Tapi Sekarang? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ketika Ibu Mengucapkan Itu 32 Tahun Yang Lalu, Saya Cuma Ketawa, Tapi Sekarang?

Banyak yang mengatakan bahwa ucapan seorang ibu adalah do’a, apalagi jika diucapkan dengan penuh perasaan emosi yang intens. Kita tidak akan pernah tahu, mengapa Tuhan membuat ucapan ibu jadi powerful seperti itu? Mungkin saja, itu cara Tuhan untuk membuat kita … selalu hormati ibu.

ibu 232 tahun yang lalu, saat SMP, rasa kangen yang membuncah membuat saya memeluk ibu ketika beliau pulang dari mengikuti P4 selama beberapa minggu di Kaliurang. Seraya bertanya, : “Ibu ngapain saja belajar P4…. Kok lama banget?”

[P4 : Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila. Salah satu kursus wajib yang harus diikuti para PNS waktu itu]

Ibu menjawab: “Ibu sudah belajar banyak hal selama P4, di antaranya adalah, kamu perlu tahu, Cara Meyakinkan Orang Lain, Teknik Presentasi, Diskusi, Mempertahankan Pendapat, Menganalisasis Pendapat Orang Lain, dll.”

Lanjutnya: “Dan yang paling mengesankan adalah bagaimana orang-orang, seperti kamu ngerti, perlu bisa berkomunikasi dengan sangat pintar dan persuasif untuk membuat idenya disetujui oleh orang lain, bahkan orang lain itu akhirnya menganggap bahwa ide itu berasal dari pikiran mereka sendiri.”

“Wah, ibu sekarang tambah pinter dong…?” tanya si kecil Ronny penuh ingin tahu.

Ibu menjawab: “Ibu memang pinter mengamati, seperti ibu mengamati bentuk kepalamu ini” sambil ibu memegang kepala si Ronny kecil seolah mengukur besarnya. Kemudian: “Nih, ukuran kepalamu adalah 4 kepalan tangan ibu, tandanya saat kamu sudah besar, pasti jadi orang yang pinter berpikir, menganalisa, presentasi, diskusi, mempertahankan pendapat dan meyakinkan orang lain. Bahkan orang akan belajar padamu tentang kemampuan itu. Semua ini karunia Alloh!”

Saya cuman ketawa saja. Bagi saya yang penting ibu udah pulang.

Yang saya tidak tahu, struktur kalimat yang diucapkan ibu ternyata membuat sugesti itu menancap dengan sedemikian kuat di dalam sanubari. Kata orang-orang, apa yang ada di bit.ly/kursusnlpgratis membuktikan ucapan ibu saya itu benar.

Terima kasih ibu…
Cara ibu mengajarkan sungguh rendah hati namun dalam penuh makna…
Dan sungguh-sungguh saya belajar…. Kita sebagai orang tua perlu piawai memilih kata-kata tertentu yang akan kita ucapkan pada anak dan bagaimana menentukan struktur kalimatnya, karena itu penting dan berpengaruh pada masa depan anak.

Nitip rindu kangen untuk ibu selalu..
Mohon kiranya Alloh terus memberikan kesehatan, kebahagiaan, kesabaran dan ketenangan bagi ibu untuk menjalani hari-hari setelah ultahnya (83 tahun) di 6 Oktober yang lalu.

The post Ketika Ibu Mengucapkan Itu 32 Tahun Yang Lalu, Saya Cuma Ketawa, Tapi Sekarang? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/ketika-ibu-mengucapkan-itu-32-tahun-yang-lalu-saya-cuma-ketawa-tapi-sekarang/feed/ 0
Gratis: Ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru! http://www.ronnyfr.com/gratis-ebook-5-kesalahan-fatal-trainer-guru/ http://www.ronnyfr.com/gratis-ebook-5-kesalahan-fatal-trainer-guru/#comments Sun, 01 Nov 2015 06:12:55 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1885 Ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru! Hahaha, Lihat dulu komik di atas, sebelum teman-teman download ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru. Bantuin di share ya kawan-kawan… Makasih kawaaaaan… Cepetan download ebook gratis-nya, keburu saya berubah pikiran. http://bit.ly/kesalahanguru

The post Gratis: Ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru!

kesalahanguru

Hahaha,

Lihat dulu komik di atas, sebelum teman-teman download ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru.

Bantuin di share ya kawan-kawan… Makasih kawaaaaan…

Cepetan download ebook gratis-nya, keburu saya berubah pikiran.
http://bit.ly/kesalahanguru

The post Gratis: Ebook 5 Kesalahan Fatal Trainer / Guru! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/gratis-ebook-5-kesalahan-fatal-trainer-guru/feed/ 2
Ini Dia Penanggung Jawab Batalnya Konversi Penjualan http://www.ronnyfr.com/ini-dia-penanggung-jawab-batalnya-konversi-penjualan/ http://www.ronnyfr.com/ini-dia-penanggung-jawab-batalnya-konversi-penjualan/#respond Sun, 01 Nov 2015 05:36:02 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1870 Ini Dia Penanggung Jawab Batalnya Konversi Penjualan Anda telah belajar mengenai ilmu penjualan, baik online maupun offline, maka Anda pasti pernah mendengar istilah Traffic Temperatur, alias “suhu” calon pembeli. • Cold : Prospek yang belum kenai Anda atau produk Anda. • Warm : Prospek sudah kenal Anda / produk, namun belum pernah beli dari Anda.{ Read More }

The post Ini Dia Penanggung Jawab Batalnya Konversi Penjualan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ini Dia Penanggung Jawab Batalnya Konversi Penjualan

Anda telah belajar mengenai ilmu penjualan, baik online maupun offline, maka Anda pasti pernah mendengar istilah Traffic Temperatur, alias “suhu” calon pembeli.

• Cold : Prospek yang belum kenai Anda atau produk Anda.
• Warm : Prospek sudah kenal Anda / produk, namun belum pernah beli dari Anda.
• Hot : Prospek sudah pernah beli dari Anda, dan puas.

Semua prospek di atas, sekalipun berbeda karakteristiknya, ternyata bisa saja mengalami persoalan yang sama: Batal Transaksi.

Jangan salah yoooo, trafik dengan temperatur hot, belum tentu akan selalu beli produk Anda. Bisa saja dia ragu akan sesuatu hal. Mungkin bukan ragu tentang Produk ataupun Reputasi Anda, namun ragu akan persoalan dianya sendiri…

Conversion-RateMisal: ia ragu apakah istinya setuju, kalau uang tabungannya dipakai. Atau ragu, apakah ia bisa cuti kantor., dll….

Anda telah menjelaskan dengan sangat mengesankan, dan prospek melihat dengan jelas manfaat produk baginya… Ia tahu dan memahami apa yang anda jual dan seberapa banyak yang anda minta. Ia bahkan sudah percaya pada reputasi Anda dan produk Anda..
[Sementara pada saat yang sama, Anda sedang duduk menunggu di rumah, deg-degan menunggu terjadinya transaksi penjualan…]

Ya, si prospek ini sudah hampir melakukan pembelian, tetapi ternyata ia masih mengalami keraguan. Dan naskah copywriting Anda tidak “menjawab dengan cespleng” keraguannya itu.
Akhirnnya… wassalam, prospek mengkeret, mundur teratur nggak jadi beli.

Anda yang tadinya sabar menunggu di rumah, akhirnya …Kalau produknya harga murah, mungkin cuma bisa meringis gigit jari ….
Kalau produknya berharga premium, mungkin bisa-bisa Anda merongos padahal gigi Anda enggak tonggos…

Hahahaha…
Ngeri ya..?
Parah banget ya?
Sadisss banget kondisi itu ya?

Well,
Mungkin Anda mengira dan menebak-nebak, bahwa saya akan menjelaskan mengenai pentingnya cara membuat “Call To Action” (CTA) yang sakti?

Ya benar sih, CTA yang sakti amat penting.
CTA yang berkekuatan hipnotik, seperti yang nanti akan Anda pelajari ilmu rahasianya ketika Anda hadir di pelatihan Digital Copywriting Mastery tanggal 5-6 Desember nanti.

Tanpa CTA yang sakti, ya percuma …. calon pembeli nggak akan bergerak untuk beraksi.

Uhuk uhuk… (maaf batuk-batuk…)
Ehem ehem (maaf dehem….)
Apa’an sih…?

Dan yang perlu Anda tahu….,
Ternyata ilmu yang sedang saya bahas di tulisan ini bukanlah soal CTA yang Sakti.
Lho terus tentang apa?

ITULAH YANG NAMANYA KEBERATAN TERAKHIR
Ya keberatan terakhir…
Keberatan yang dipikirkan prospek saat akan memutuskan jadi beli atau tidak. Ini sangat menentukan suatu konversi akan jadi atau tidak.

Customer yang sudah semangat berkobar-kobar dan bergairah tinggi (desired), toh akhirnya tidak jadi beli. Konversi Penjualan menjadi batal!
Well, Inilah pentingnya mengetahui struktur copywriting dari suatu iklan, baik Sales Letter, Landing Page, maupun Email Marketing, atau apapun istilahnya.

Yang jarang dibahas, bahwa selain CTA yang sakti, maka di dekat-dekat bagian CTA perlu diberikan DO.
Apa itu DO?

Disarming Objection (melucuti keberatan) dari customer.
Keberatan terakhirnya.
Jadi copywriting Anda perlu dilengkapi hal itu juga, dan diletakkan tepat sebelum CTA pertama atau CTA kedua (jika Anda pakai Long Sales Letter).

Tentu saja ini merupakan topik segar yang akan Anda pelajari dan dapatkan saat Anda hadir di kelas Digital Copywriting Mastery yang sudah saya singgung di atas.

Saya jadi ingat tentang istilah “Kentang”
Apaan lagi tuh?
Kena Tanggung, udah ‘kena’… tapi tanggung benget jika tidak dieksekusi.

Sebenarnya saya ingin menjelaskan lebih jauh, namun kuatir jika malah membuat Anda makin jadi kepikiran untuk: ikuti Digital Copywriting Mastery sekarang. Karena beberapa orang yang kemarin ketemu saya sempat mikir gini: “Ya sudah yang penting ‘kan membuat funnelnya dulu, ntar copywritingnya belakangaaaan…”

Saya bilang ama mereka gini: “Mikir seperti itu sih boleh saja, jika ingin hasiln duitya juga datang belakangaaaan….”

Terus mereka yang tadinya ragu malahan nyeletuk gini: “Kalau kita kelamaan mikir, bisa-bisa keburu pasar sudah dijarah kompetitor, kebayang nggak sih….. kan nggak enak banget. Kitanya yang menyemai ide produk, eh yang menuai malah kompetitor. Hanya gara-gara menunda belajar copywriting”.

Wkkkkkk

Terus terang, pas ada yang bilang kayak gitu, saya malah jadi diam. Mikir dong jadinya…, saya bener-bener nggak mau makin manas-manasi mereka, misalkan terus bilang gini:
“Nah, udah nyadar juga akhirnya elo-elo…, pada pentingnya copywriting. Udah pada tahu dooong, funnel itu mirip jalur-jalur jalan dalam sebuah kota atau taman bermain, kayak Disneyland. Nah, rambu-rambu dan petunjuk jalan adalah copywritingnya. Jangan sampai pengunjung cuman lihat-lihat saja, tapi nggak beli, karena nggak ada papan promosi yang tepat!”

Eh ya sudah…
Malah jadi keingetan, kalau di Disneyland saya suka banget beli French fries, alias sekantung gorengan KENTANG…

bit.ly/jagoaniklan

The post Ini Dia Penanggung Jawab Batalnya Konversi Penjualan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/ini-dia-penanggung-jawab-batalnya-konversi-penjualan/feed/ 0
Andai 30 Tahun Yang Lalu Ibu Tahu Hal Ini, Mungkin Beliau Tak Perlu Mengalaminya http://www.ronnyfr.com/andai-30-tahun-yang-lalu-ibu-tahu-hal-ini-mungkin-beliau-tak-perlu-mengalaminya/ http://www.ronnyfr.com/andai-30-tahun-yang-lalu-ibu-tahu-hal-ini-mungkin-beliau-tak-perlu-mengalaminya/#respond Sun, 01 Nov 2015 05:26:55 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1866 Andai 30 Tahun Yang Lalu Ibu Tahu Hal Ini, Mungkin Beliau Tak Perlu Mengalaminya Jika kepemilikan atas televisi dan kendaraan bermotor dalam suatu keluarga bisa dianggap sebagai indikasi level ekonomi tertentu, maka masa kecil saya boleh dibilang di bawah garis ekonomi itu. Kenapa? Jangankan televisi dan sepeda motor, batas kamar di dalam rumah kamipun terbuat{ Read More }

The post Andai 30 Tahun Yang Lalu Ibu Tahu Hal Ini, Mungkin Beliau Tak Perlu Mengalaminya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Andai 30 Tahun Yang Lalu Ibu Tahu Hal Ini, Mungkin Beliau Tak Perlu Mengalaminya

Jika kepemilikan atas televisi dan kendaraan bermotor dalam suatu keluarga bisa dianggap sebagai indikasi level ekonomi tertentu, maka masa kecil saya boleh dibilang di bawah garis ekonomi itu. Kenapa? Jangankan televisi dan sepeda motor, batas kamar di dalam rumah kamipun terbuat dari bilik bambu.

ibuDari kondisi seperti itu, wajar jika banyak keinginan kami sebagai anak-anak yang tidak bisa dipenuhi oleh orang tua. Namun yang sungguh saya respek dan selalu ingin nangis jika mengingat bahwa, ibu dan bapak selalu menuruti permintaan kami yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan / sekolah. Beliau berdua akan mencarikan uang dengan cara halal apapun yang penting kebutuhan sekolah terpenuhi. SPP, buku, alat tulis, seragam, sepatu, dll.

Pernah satu masa, karena kebutuhan sekolah, saya perlu banget punya kalkulator yang scientifik gitu. Namun tidak tega rasanya meminta ke beliau. Kenapa? Lha harganya barang itu sama dengan gaji ibu sebulan.

Merunut ulang tentang cara bapak dan ibu dalam mencari rizqi yang halal adalah pelajaran kehidupan terbaik untuk saya. Masih terbayang, bagaimana kedua orang tua kami selalu harus memutar otak untuk mendapatkan tambahan penghasilan diluar profesi ibu sebagai guru, dan bapak sebagai pegawai kecil. Hutang bukanlah pilihan…

 

SABAR MENANTI
Lekat di pikiran saya bagaimana dulu sepulang sekolah saat SD, kami diminta ibu untuk mengantar payung-payung ke rumah para pelanggan di kampung. Reparasi payung, adalah cara beliau berdua menambah nafkah. Ya, waktu itu payung masih langka, jadi orang butuh untuk diperbaiki jika payungnya rusak.

Dari pengalaman itu saya belajar rasanya menjadi bagian dari suatu ‘tim’ yang ikut bertanggung jawab atas kebutuhan keluarga. Masih ingat rasanya, bagaimana bergandengan tangan dengan kakak, saling menghibur dan membesarkan hati untuk berani mengantarkan payung di ujung kampung yang jauh dari rumah, untuk ukuran anak kecil seperti kami.

Ide lain yang dilakukan ibu adalah mengumpulkan baju bekas pantas pakai dan dijual ke pembeli keliling yang selalu datang ke rumah. Mbok-mbok yang datang ini bernama Wagiyem (alm.), dia membeli pakaian bekas dan kemudian akan dijual lagi di desa-desa.

Meski ‘ndeso, namun strategi mbok Wagiyem dalam bernegosiasi dengan ibu sungguh bisa disejajarkan dengan ilmu negosiasi yang diajarkan di kelas-kelas selevel MBA. Jika Anda pernah belajar negosiasi di kelas yang bermutu, maka Anda pasti pernah mendengar istilah BATNA (Best Alternative Toward Negosiated Agreement).

BATNA adalah, jika Anda punya alternatif lain yang lebih baik dari pada opsi penawaran yang diberikan oleh mitra negosiasi Anda, maka posisi tawar Anda akan melambung naik. Pada saat Anda punya BATNA, maka Anda bisa meninggalkan gelanggang negosiasi dan memilih alternatif yang Anda miliki daripada menyetujui opsi yang diberikan oleh mitra negosiasi Anda.

Entah pakar negosiasi dari mana yang merasuki mbok Wagiyem ini…, yang jelas tiap kali dia menawar harga yang diberikan oleh ibu pada baju bekasnya, maka ia selalu punya teknik yang keren sekali. Misalkan, tidak terjadi kata sepakat pada harga yang ditawarkan oleh ibu pada setumpuk baju bekas yang susah-susah sudah dicari, dikumpulkan dan diletakkan tergolek di lantai itu. Maka, dengan nada enteng yang khas sekali, dia akan berdiri dan berbalik badan sambil mengatakan:
“Nggih puuuun nek mboten angsal….” (red: “Ya sudah kalau nggak boleh..!”)

Kemudian diikuti kata dengan nada khas yang tidak akan pernah saya lupakan:
“Sabbbar menanti….!”

Wagiyempun enteng melenggang pergi meninggalkan ibu, sambil seraya membetulkan kain jarik dan buntalan kain batik yang masih belum terisi apa-apa.

30 tahun yang lalu itu, Ibu hanya bisa menatap sedih.
Harapannya untuk mendapatkan tambahan uang pupus.
Posisi negosiasinya runtuh.
Dan mungkin tatapan itu mewakili pikirannya yang tak mampu hadirkan lagi ide untuk mendapatkan tambahan uang bagi kebutuhan sekolah anak-anaknya…
Entah apa yang berkecamuk di pikiran ibu waktu itu, saat beliau lantas membereskan gundukan pakaian bekas yang tak jadi laku itu.

Ya, mbok Wagiyem punya BATNA dan menggunakan ke ibu saya.
Bahkan dia punya 2 BATNA:

1. Wagiyem punya “waktu”, yakni dia tidak sedang kepepet.
Kata “Sabar Menanti” yang diucapkan menjadi penekan (stressor) pada ibu yang sedang merasakan perlu uang ‘sekarang’, sementara dirinya tidak terlalu perlu kok. Ini merupakan “contrastive frame strategy” yang cerdas dalam suatu negosiasi, sehingga menempatkan posisi ibu dalam frame yang lemah. Benar-benar piawai bermain “frame control” si Wagiyem ini.
Bahkan, senyatanya kalimat itu karena sudah diulang-ulang bertahun-tahun oleh Wagiyem di saat kondisi psikologis yang tepat, akhirnya jadi anchor buat ibu. Anchor alias pemicu mental, untuk menjadikannya masuk ke dalam “posisi tawar” yang lemah.

2. Wagiyem punya alternatif calon penjual baju bekas lain untuk di datangi.
Jika toh ibu nggak mau jual dan turun harga, maka masih banyak orang lain di Kampung saya yang bisa dia datangi dan tawar, sehingga dia tetap pulang dengan hasil penuh satu gendongan.

Sambil membayangkan situasi itu… tanpa terasa…

Sore harinya…
Terdengar suara sengau itu lagi dari luar rumah, benar… lagi-lagi si mbok Wagiyem ternyata datang lagi…
“Den loroooo…. Primun gamenipun…?” (Nyonya, bagaimana pakaiannya? Gamen = garment = pakaian).

Bergegas ibu keluar, positive thinking masih berharap bisa mendapatkan harga yang diidamkannya…
Namun kebutuhan nyata untuk keperluan sekolah anaknya, membuat posisi tawarnya yang lemah terlihat gamblang di mata si Wagiyem ini. Dan Anda bisa membayangkan, memang betul akhirnya harga jual itu terus melorot turun… anjlog begitu saja, semakin mendekati kemauan si Wagiyem ini.

Akhirnya nampak hampir terjadi kesepakatan,
Kesabaran Wagiyem berbuah…
Harga jauh dari keinginan ibu, dan amat dekat dengan maunya si Wagiyem ini.
Di titik ini, si Mbok Wagiyem masih tega untuk menekan lagi dengan mengatakan:
“Ning kulo ditambahi klambi kalih lhooo!” (Tapi saya ditambahi baju 2 lagi lho..!)

Senyap sebentar, mata ibu melirik ke kanan atas seperti tengah membayangkan sesuatu yang belum terjadi…, dan dengan datar ibu mengambil 2 baju bekas lagi, menyerahkan pada Wagiyem tanpa kata-kata.
Dengan cepat setumpuk pakaian itu berpindah tangan, ditukar dengan beberapa lembar uang saja… Ya semua demi memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.

Kerongkongan jadi kering, hatipun tercekat, kala itu.
Bulat hati saya berjanji untuk belajar apa sebenarnya yang terjadi di waktu itu. Inilah yang kemudian melahirkan masterpiece pelatihan Trilogy Persuasion Mastery, dan salah satunya yang amat dibutuhkan orang adalah pelatihan bit.ly/atasikeberatan. Ini membuat Anda bisa membantu Anda memenangkan negosiasi dengan lebih adil, elegan dan win-win…

Sebenarnya saya ingin menceritakan lebih banyak mengenai serunya pelatihan  bit.ly/atasikeberatan ini, namun saya biarkan saja Anda untuk mengecek sendiri dan menemukan keindahan dan kekuatannya di web itu.

Sekarang saya lebih ingin mengatakan bahwa:
Ibu telah mengajarkan begitu banyak hal berguna bagiku…
Sungguh menatap kaki ibuku yang sekarang kondisinya sedikit bengkak itu, rasanya saya bisa melihat ada surga di situ.

The post Andai 30 Tahun Yang Lalu Ibu Tahu Hal Ini, Mungkin Beliau Tak Perlu Mengalaminya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/andai-30-tahun-yang-lalu-ibu-tahu-hal-ini-mungkin-beliau-tak-perlu-mengalaminya/feed/ 0
Apa Yang Dilakukan Orang Ketika Takut? Kalau Siswa Marinir…? http://www.ronnyfr.com/apa-yang-dilakukan-orang-ketika-takut-kalau-siswa-marinir/ http://www.ronnyfr.com/apa-yang-dilakukan-orang-ketika-takut-kalau-siswa-marinir/#respond Sun, 01 Nov 2015 05:18:12 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1859 Apa Yang Dilakukan Orang Ketika Takut?  Kalau Siswa Marinir…? Guntingan koran lama dari Radar Surabaya ini sudah berbicara sendiri: Melihat Siswa Marinir Latihan Terbang Pertama: Usir Tahut Dengan Nyanyi Dan Teriak ‘Komando’     Ya benar, dalam latihan terjun payung pertama kali… semua oarang pasti langsug kebayang kalau-kalau keliru… maka resiko adalah meninggal dunia. Terutama…,{ Read More }

The post Apa Yang Dilakukan Orang Ketika Takut? Kalau Siswa Marinir…? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Apa Yang Dilakukan Orang Ketika Takut?  Kalau Siswa Marinir…?

Guntingan koran lama dari Radar Surabaya ini sudah berbicara sendiri:

Melihat Siswa Marinir Latihan Terbang Pertama: Usir Tahut Dengan Nyanyi Dan Teriak ‘Komando’

 

 

Ya benar, dalam latihan terjun payung pertama kali… semua oarang pasti langsug kebayang kalau-kalau keliru… maka resiko adalah meninggal dunia. Terutama…, jika terjadi kesalahan persiapan yang fatal.

Tunggu,
Jadi bagaimana sebenarnya model pikiran / emosi ketika orang sedang takut itu yah? Kenapa orang bisa takut?

Dalam NLP, model mengenai rasa takut ada beberapa, jika dilihat dari konteksnya, maka rasa takut yang dimaksudkan dalam berita ini adalah yang disebut kecemasan (anxiety).

Kecemasan adalah suatu rasa takut yang disebabkan oleh orang membuat representasi mental yang tidak memberdayakan diri saat akan menghadapi sesuatu yang sebenarnya BELUM terjadi.

Marinir

Ya, bahasa mudahnya adalah, kecemasan adalah gara-gara membayangkan sesuatu yang belum terjadi dengan cara yang mengerikan.

Bayangan di kepala, secara mudah sebut saja sebagai representasi mental.

Dan representasi mental itu bukan hanya bayangan visual saja lho…., malahan terdiri dari 6 elemen:

  1. Visual
  2. Auditory
  3. Kinaesthetic (perbaan)
  4. Olfactory (bau)
  5. Gustatory (rasa pencecapan)
  6. Audio Digital Internal (Self Talk)

Nah, Anda bisa belajar dan baca-baca artikel NLP  di www.belajarnlp.com yang menjelaskan lebih jelas tentang 6 elemen representasi ini. Sedangkan di tulisan ini hanya dibahas yang ke 6 : self talk.

Self talk memegang pengaruh amat besar bagi reaksi seseorang atas suatu imajinasi peristiwa. Self talk ini memiliki efek mirip-mirip suatu sugesti hipnosis, yang dilakukan oleh diri sendiri.

Self talk bis amembuat seseorang merasa ketakutan, alias kecemasan…

Misal, saat cemas seseorang di luaran sana bisa saja mengucapkan:
“Mampus gue nih!”, atau
“Bakalan habis nih nasibku..!” dan seterusnya.

Lha, gimana nggak jadi makin cemas?

Nah, itulah kenapa kemudian siswa Marinir disuruh menyanyi. Karena dengan menyanyi, mesin self talk menjadi sibuk mengeluarkan bunyi-bunyian suara nyanyian, dan akibatnya adalah : dirinya tidak sempat mengeluarkan kalimat sugesti diri yang negatif.

Ohya,
Beberapa kawan saya melakukannya dengan cara berbeda dan sangat baik… Tebak apa hayo? Yak benar, mereka itu…, silahkan rekan-rekan bayangkan saja, yakni berzikir dalam hati. Ini masuk dalam bawah sadar…
Luar biasa ya?
Efek positifnya double, mungkin malah triple, bagi yang tahu…

N.B.
Oh ya, lucu juga ya artikel koran di bawah ini.
Penulisnya lupa alias tidak ingat bahwa itu adalah latihan “terjun payung pertama”, bukan “latihan terbang pertama”.

Kadang-kadang memang pikiran sadar melupakan apa yang sudah masuk ke bawah sadar, dan jadi otomatis tanpa perlu diingat lagi karenanya….

The post Apa Yang Dilakukan Orang Ketika Takut? Kalau Siswa Marinir…? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/apa-yang-dilakukan-orang-ketika-takut-kalau-siswa-marinir/feed/ 0
Demi Rasa Keren, Keamanan Dilupakan http://www.ronnyfr.com/demi-rasa-keren-main-inline-skate-keamanan-dilupakan/ http://www.ronnyfr.com/demi-rasa-keren-main-inline-skate-keamanan-dilupakan/#respond Sun, 01 Nov 2015 02:00:05 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1840 Menemani anak-anak bermain inline skate di Taman Menteng tadi malam sungguh ramai dan seru. Lebih seru lagi karena rupanya anak-anak lain yang disana pada mau Halloween Party. Mereka memakai kostum bertopeng hantu dan akan ber-rolling ria keliling jalanan Jakarta… Inline skate adalah kegiatan yang menyenangkan dan amat fun …. sayangnya kadang membuat orang jadi pada{ Read More }

The post Demi Rasa Keren, Keamanan Dilupakan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Menemani anak-anak bermain inline skate di Taman Menteng tadi malam sungguh ramai dan seru.

Lebih seru lagi karena rupanya anak-anak lain yang disana pada mau Halloween Party. Mereka memakai kostum bertopeng hantu dan akan ber-rolling ria keliling jalanan Jakarta…

Aarief-Jasmine-InlineInline skate adalah kegiatan yang menyenangkan dan amat fun …. sayangnya kadang membuat orang jadi pada lantas melupakan keamanan. Yakni memakai protector-band dan helm.

Bagi anak-anak, dengan menunjukkan dirinya “berani” tidak pakai protektor, sering mereka tafsirkan sebagai tindakan keren. Lantas mereka merasa cool karena berani menempuh bahaya….

Walhasil, anak lain yang tadinya sudah pakai protektor, merasa dihinggapi rasa lebih rendah diri jika liat kawannya ngga pakai. Lantas membuat anak ingin ikut-ikutan melepas protektor mereka. Ada-ada saja alasannya: gatel lah, sesak lah, nggak enak lah, ngeribetin lah, malu lah… alasan rasionalisasi apa saja dipakai untuk membenarkan perasaan ingin terlihat keren itu.

Jadi ingat….
Beberapa bulan yang lalu pandangan mata saya menangkap seorang anak laki seumuran SD memakai protektor lengkap sambil cemberut. Protektornya terlihat sama seperti yang dipakai Aarief dan Jasmine itu… Bahkan terlihat bentuk dan kualitasnya lebih baik dari yang dipakai rata-rata.

Tidak pakai protektor 2 Tidak pakai protektor-1Saat mengobrol sebentar dengan ortunya, ternyata mereka membelikan anaknya yang masih SD itu protektor yang berkelas professional player, karena 2 bulan sebelumnya tangannya patah akibat terjatuh tanpa protektor. Sikunya patah saat menghantam lantai secara keras, saat terpeleset ke samping.

Wiiiih
Betapa menantang menghadapi situasi dimana kita tengah mendidik anak untuk bermain dengan aman… sementara seluruh kawan-kawannya “seolah” dibiarkan orangtuanya dengan mengabaikan prosedur keamanan itu.

Jadi ortu masa kini, musti bisa mengatur keseimbangan ini. Satu sisi peka pada perasaan anak yang ingin keren dan merasa in-group dengan temannya, dan disisi lain sekaligus tetap bisa mengarahkan anak pada tindakan yang lebih rasional dan aman….

Alhamdulillah, bekal ilmu Parenting berbasis NLP, memudahkan istri dalam mengarahkan disiplin anak untuk peduli pada keamanan, tanpa harus malu pada temannya.

 

Silahkan klik bit.ly/parentingsukses untuk mengetahui rahasianya…

Foto di atas asli diambil tadi malam di Taman Menteng.
Sengaja nggak diambil dengan wajah mereka. Agar tidak merugikan siapapun.

Wow….
Sekarang mereka rupanya akan segera rolling-out malam ini bergelap-gelap di jalan raya melintasi Bunder HI dan beberapa ruas kota Jakarta.
Semoga Tuhan memberi keselamatan pada mereka semua.
AAMIIN…

The post Demi Rasa Keren, Keamanan Dilupakan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/demi-rasa-keren-main-inline-skate-keamanan-dilupakan/feed/ 0
Berteriak Lebih Keras, Bukan Strategi Cerdas Untuk Ubah Penolakan Jadi Persetujuan http://www.ronnyfr.com/berteriak-lebih-keras-bukan-strategi-cerdas-untuk-ubah-penolakan-jadi-persetujuan/ http://www.ronnyfr.com/berteriak-lebih-keras-bukan-strategi-cerdas-untuk-ubah-penolakan-jadi-persetujuan/#respond Sun, 01 Nov 2015 01:42:06 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1833 Otak manusia terdiri dari 3 bagian: Reptilian Brain (survival), Mamalia Brain (emotion), Neo Brain (thinking). Sesuai namanya, masing-masing otak ini memang mirip yang dimiliki oleh binatang-binatang. Yang membedakan kita dengan binatang adalah belahan otak terbesar milik kita, sebagai karunia Tuhan yang bernama Neo-Brain ini. Melalui Neo Brain, manusia bisa berpikir, kreatif, membaca, dan hal-hal lain{ Read More }

The post Berteriak Lebih Keras, Bukan Strategi Cerdas Untuk Ubah Penolakan Jadi Persetujuan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Otak manusia terdiri dari 3 bagian: Reptilian Brain (survival), Mamalia Brain (emotion), Neo Brain (thinking). Sesuai namanya, masing-masing otak ini memang mirip yang dimiliki oleh binatang-binatang.

Yang membedakan kita dengan binatang adalah belahan otak terbesar milik kita, sebagai karunia Tuhan yang bernama Neo-Brain ini. Melalui Neo Brain, manusia bisa berpikir, kreatif, membaca, dan hal-hal lain yang tidak bisa dilakukan binatang.

Dengan fungsi berbeda-beda ini, maka tugas mereka berjalan beriringan dalam rangka bisa tetap eksis di dunia yang penuh tantangan ini.

Reptilian Brain pada manusia berguna untuk menjaga diri kita agar survive di situasi yang sulit. Sehingga, jika dibiarkan selalu menjadi pemeran utama dalam mengatasi situasi yang dianggap berbahaya.

Contohnya adalah, saat berbeda pendapat atau mendapat penolakan (dari anak, pasangan, prospek, klien, lawan politik, dll), maka responnya adalah berteriak keras. Bagi Otak Reptil, “melawan’ (fight) adalah pilihan yang menurutnya cerdas. Apakah benar ini bisa ubah penolakan dan keberatan jadi persetujuan?

Pada binatang, suara keras, geraman, auman, memang merupakan senjata paling persuasif yang cocok dipergunakan, sebelum senjata “peperangan” dilakukan. Yang diteriakipun, otaknya menangkap itu sebagai persuasi, dan mereka mundur teratur atau lari. Kecerdasan mereka memang cuma sampai disitu.

Nah, apakah manusia juga cocok menggunakan suara keras sebagai persuasi?

  • Seringkah Anda lihat perbedaan pendapat (yang sebenarnya ingin mendapatkan persetujuan orang lain), lantas saling mulai berteriak berharap lawan bicara lantas setuju. Tapi apa yang mereka peroleh?
  • Seringkah Anda melihat Sales yang kesal pada keberatan prospeknya lantas menaikkan suaranya?
  • Seringkah guru berteriak demi anak didik tidak menolak?
  • Seringkah Anda lihat, orang tua mengencangkan suaranya pada anak, demi diturutin?
  • Ngotot di level suara, bukanlah strategi persuasif dalam mengatasi keberatan.

Kita perlu cara lebih cerdas.
Ketika Anda klik di  bit.ly/atasikeberatan  maka Anda akan tahu, ada banyak sekali strategi mengatasi keberatan yang amat ampuh dalam menghadapi berbagai situasi. Bisnis, keluarga, relationship, politik, penjualan, pendidikan, dan lainnya.

Dadaaag ngotoooot….  !

The post Berteriak Lebih Keras, Bukan Strategi Cerdas Untuk Ubah Penolakan Jadi Persetujuan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/berteriak-lebih-keras-bukan-strategi-cerdas-untuk-ubah-penolakan-jadi-persetujuan/feed/ 0
Benarkah Hari Sumpah Pemuda Itu Cuman Isapan Jempol? http://www.ronnyfr.com/benarkah-hari-sumpah-pemuda-itu-cuman-isapan-jempol/ http://www.ronnyfr.com/benarkah-hari-sumpah-pemuda-itu-cuman-isapan-jempol/#respond Wed, 28 Oct 2015 02:56:08 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1849 BENARKAH HARI “SUMPAH PEMUDA” ITU CUMAN ISAPAN JEMPOL? LANTAS? Tidak semua orang tahu belakangan ini sedang terjadi perdebatan sengit tentang tanggal 28 Oktober yang bertahun-tahun diperingati sebagai hari “Sumpah Pemuda”, ternyata disinyalir tidak pernah terjadi dalam sejarah… Hah? Apakah ini membuat Anda terkejut? Apakah Anda jadi was-was? Apakah malahan Anda sempat jadi kesal? Tarik nafas panjaaaaang{ Read More }

The post Benarkah Hari Sumpah Pemuda Itu Cuman Isapan Jempol? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
BENARKAH HARI “SUMPAH PEMUDA” ITU CUMAN ISAPAN JEMPOL? LANTAS?

Tidak semua orang tahu belakangan ini sedang terjadi perdebatan sengit tentang tanggal 28 Oktober yang bertahun-tahun diperingati sebagai hari “Sumpah Pemuda”, ternyata disinyalir tidak pernah terjadi dalam sejarah…

Hah?

Apakah ini membuat Anda terkejut?
Apakah Anda jadi was-was?
Apakah malahan Anda sempat jadi kesal?

Tarik nafas panjaaaaang sebentar, lepaskan…. Rileeeks

Memang demikianlah kenyataannya…
Bahwa reformasi memberikan ruang bagi orang untuk meninjau ulang beberapa hal dalam sejarah.

Sementara Anda menjadi lebih rileks dan bersabar, Anda boleh membaca naskah aslinya yang terlampir di bawah ini. Dan benar-benar Anda TIDAK akan menjumpai kata “Sumpah Pemuda” dalam naskah yang selama ini disebut Naskah Sumpah Pemuda itu.

Di dalamnya tertulis dengan jelas: “Poetoesan Kongres”, ya kan. Lha kata “Soempah Pemoeda” berasal dari mana?

SUmpahpemudaJika Anda lebih tertarik pada aspek sejarahnya, maka di internet Anda bisa ‘search’ banyak perdebatan mengenai hal itu. Salah satunya, diduga perubahan kata Konggres Pemuda menjadi Sumpah Pemuda ini dilakukan oleh Presiden Soekarno karena untuk meredam banyaknya permberontakan daerah yang terjadi setelah Indonesia merdeka, sekitar saat tahun 1950-an itu.

Tentu saja info ini masih pro-kontra.
Dan artikel ini ditulis bukan tentang soal pro kontra itu. Karena forum di dinding saya ini adalah forum linguistik dan bukan forum sejarah, maka pembahasannya memang saya dudukkan pada proses linguistiknya, bukan sejarah.

REFRAMING
Reframing adalah skill linguistik, yang bisa dipakai dengan amat powerful untuk mengemas ulang suatu ‘peristiwa”, sehingga akan dimaknakan secara berbeda sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Reframing ini dibahas sangat mendetail sampai ke teknik-tekniknya di kelas-kelas Licensed Practitioner of NLP, yang saya selenggarakan.

Artinya, siapapun yang melakukan reframing pada Naskah Konggres Pemuda menjadi Naskah Sumpah Pemuda ini, memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dan semoga tujuannya mulia. Aamiin.

Jika kita lihat, kata naskah ‘Sumpah Pemuda’ memiliki nilai rasa yang berbeda dari kata naskah ‘Konggres Pemuda’.
Efek kata “sumpah” ini, membuat frame (bingkainya) berubah jadi :
– Sesuatu yang sakral
– Sesuatu yang dilakukan sungguh-sungguh dan tekad bulat
– Sesuatu yang tidak ingin dilanggar
– Suatu janji yang akan ditepati
– Sesuatu yang akan dijaga keberlangsungannya

Wuiih, luar biasa ya.
Hanya dengan melakukan proses reframing, efeknya bisa seperti itu.
Apa yang terjadi saat kita miliki kemampuan reframing ini di kehidupan:

Apa manfaatnya dalam kehidupan spiritual?
Apa manfaatnya dalam mendidik anak?
Apa manfaatnya jika dipakai dibindang pesuasi, diplomasi, politik?
Apa manfaatnya dalam bidang penjualan?
Apa manfaatnya dalam bidang pendidikan?
Dll…

Pastinya, sewaktu tahu hebatnya reframing ini, maka dalam hati saya langsung katakan: “Wow, ada ilmu reframing sehebat ini… jangan hanya bisa saya tonton saja dan cuman ngelihat dipakai oleh orang lain saja dong…”

Saya, bahkan Langsung putuskan untuk tidak hanya bisa kagum dan jadi spektator yang hanya nonton… Harus jadi pelaku!

Jadi, ternyata bisa kok belajar tentang ilmu reframing dan akan kita pakai dalam kehidupan. Tentu saja tujuan kita itu pastinya yang manfaatnya positif…, agar pemaknaan ulang itu memberikan efek yang kemanfaatan yang positif pula.

Anda mungkin sudah mengendus bahwa teknik reframing bisa dilakukan dengan beberapa cara, ya kan. Lha, tahukah Anda bahwa prinsipnya reframing NLP ini bisa dikelompokkan dalam 2 cara yang mudah dan elegan…?

Dengan mengetahui dan menguasai 2 cara ini, maka siapapun bisa jadi jago reframing, untuk membingkai ulang suatu peristiwa agar bermakna seperti yang menjadi tujuan kita.

Wah, karena pendeknya waktu yang tersedia pagi ini, kiranya Anda dapat melanjutkan membaca dengan mengikuti tautan ini :>>>  http://bit.ly/dahsyatnyareframing

Semoga manfaat!

The post Benarkah Hari Sumpah Pemuda Itu Cuman Isapan Jempol? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/benarkah-hari-sumpah-pemuda-itu-cuman-isapan-jempol/feed/ 0
Pelupa Selalu Punya Ingatan Kuat Bahwa Dirinya Pelupa. http://www.ronnyfr.com/pelupa-selalu-punya-ingatan-kuat-bahwa-dirinya-pelupa/ http://www.ronnyfr.com/pelupa-selalu-punya-ingatan-kuat-bahwa-dirinya-pelupa/#respond Sat, 01 Aug 2015 05:40:01 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1876 Pelupa Selalu Punya Ingatan Kuat Bahwa Dirinya Pelupa. Sungguh paradoks sekali…. Mereka yang mengaku pelupa sebenarnya punya ingatan kuat bahwa dirinya pelupa. Merekapun selalu mengingatkan rekan-rekannya bahwa dirinya pelupa. Dan mereka punya kebiasaan mengecam dirinya sendiri dengan kata : “Aduh, saya lupa!” padahal saat mengatakan hal itu, mereka justru sedang mengingat.

The post Pelupa Selalu Punya Ingatan Kuat Bahwa Dirinya Pelupa. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Pelupa Selalu Punya Ingatan Kuat Bahwa Dirinya Pelupa.

Sungguh paradoks sekali….

Mereka yang mengaku pelupa sebenarnya punya ingatan kuat bahwa dirinya pelupa.

Merekapun selalu mengingatkan rekan-rekannya bahwa dirinya pelupa.

Dan mereka punya kebiasaan mengecam dirinya sendiri dengan kata : “Aduh, saya lupa!” padahal saat mengatakan hal itu, mereka justru sedang mengingat.

lupa

The post Pelupa Selalu Punya Ingatan Kuat Bahwa Dirinya Pelupa. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pelupa-selalu-punya-ingatan-kuat-bahwa-dirinya-pelupa/feed/ 0
Hypnotherapist Ini Mensugesti Sesuatu Pada Sang Istri, Tapi Efeknya Pada Suami Adalah… http://www.ronnyfr.com/hypnotherapist-ini-mensugesti-sesuatu-pada-sang-istri-tapi-efeknya-pada-suami-adalah/ http://www.ronnyfr.com/hypnotherapist-ini-mensugesti-sesuatu-pada-sang-istri-tapi-efeknya-pada-suami-adalah/#respond Sat, 01 Aug 2015 05:29:40 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1868 Hypnotherapist Ini Mensugesti Sesuatu Pada Sang Istri,  Tapi Efeknya Pada Suami Adalah… Seorang istri yang merasa agak depresi dan capek terus menerus, akhirnya diantar suaminya ke seorang Hypnotherapist. Setelah istrinya keluar dari ruang praktek, suami menyambutnya dan menanyakan: “Jadi apa yang disarankan oleh hypnotherapist itu?” Istri: “Katanya aku hanya sedikit stress, dan perlu refreshing” Suami:{ Read More }

The post Hypnotherapist Ini Mensugesti Sesuatu Pada Sang Istri, Tapi Efeknya Pada Suami Adalah… appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Hypnotherapist Ini Mensugesti Sesuatu Pada Sang Istri,  Tapi Efeknya Pada Suami Adalah…

Seorang istri yang merasa agak depresi dan capek terus menerus, akhirnya diantar suaminya ke seorang Hypnotherapist.

Setelah istrinya keluar dari ruang praktek, suami menyambutnya dan menanyakan: “Jadi apa yang disarankan oleh hypnotherapist itu?”

Istri: “Katanya aku hanya sedikit stress, dan perlu refreshing”

Suami: “Refreshing apa yang ia sarankan?”

Istri: “Supaya mama mengambil liburan dengan pergi bertamasya ke negara-negara indah seperti Canada, Inggris, Skandinavia, Perancis, dan lain-lain.”

Suami : “Bagus, kalau begitu ayo…. kita pergi secepatnya…!”

Istri: “Wah, papa baik sekali… Kita pergi ke negara mana Pa?”

Suami ” Ke hypnotherapist yang lebih bener pikirannya.”

The post Hypnotherapist Ini Mensugesti Sesuatu Pada Sang Istri, Tapi Efeknya Pada Suami Adalah… appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/hypnotherapist-ini-mensugesti-sesuatu-pada-sang-istri-tapi-efeknya-pada-suami-adalah/feed/ 0
Curiosity Kill The Cat http://www.ronnyfr.com/curiosity-kill-the-cat/ http://www.ronnyfr.com/curiosity-kill-the-cat/#respond Wed, 01 Jul 2015 05:22:03 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1863 Mungkin Anda pernah dengar, bahwa di barat ada peribahasa “Curiosity Kill The Cat”, secara umum bolehlah kita artikan: Rasa ingin tahu bisa membuat seekor kucing mati. Nah, kenapa demikian? Sebab rasa ingin tahu itu sangat powerful, dan jika dilakukan dalam konteks sembrono bisa membuat kucing aja mati. Rasa ingin tahunya “akan sesuatu” membuat kucing, masuk{ Read More }

The post Curiosity Kill The Cat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Mungkin Anda pernah dengar, bahwa di barat ada peribahasa “Curiosity Kill The Cat”, secara umum bolehlah kita artikan: Rasa ingin tahu bisa membuat seekor kucing mati.

Nah, kenapa demikian?
Sebab rasa ingin tahu itu sangat powerful, dan jika dilakukan dalam konteks sembrono bisa membuat kucing aja mati. Rasa ingin tahunya “akan sesuatu” membuat kucing, masuk dalam perangkap tikus misalkan.

Namun jika rasa ingin tahu itu mengenai hal yang positif, maka kekuatannya sungguh dahsyat!

Marie Currie, penerima 2 hadiah nobel mengenai radiasi, pernah mengucapkan kata mutiara yang terkenal ini:

curiosity“Be less curious about people,
and more curious about ideas.”
~ Marie Curie ~

Sebab, kita semua sudah tahu bahwa seringkali rasa ingin tahu mengenai urusan orang lain, bisa merupakan jebakan semacam -perangkap tikus- yang bisa memerangkap seseorang masuk dalam kondisi buang-buang waktu, ikut terbawa emosi (benci, kesal) padahal tidak tahu urusan apa-apa dan hanya berbasis kata orang, dan hal-hal lain yang tidak produktif.

Sedangkan rasa ingin tahu mengenai suatu “ide”, memiliki potensi lebih produktif. Misal, keingin tahuan itu akan menjadikan ide itu makin semerbak, makin merebak, makin berkembang dan membuat jadi suatu kenyataan yang bisa diaplikasikan.

Benar, tidak semua ide itu baik dan bermanfaat…
Jadi ya kita fokus saja pada hal yang baik dan bermanfaat.

Jika dirasa-rasakan, alangkah lebih asyik kalau kita memilih mengembangkan rasa ingin tahu tentang ide bagaimana membuat sesuatu menjadi lebih baik, dari pada hanya membicarakan keburukan mengenai manusianya, sebab memang kita bahkan tidak tahu kebenaran faktanya.

Ya, saya yakin…
Anda bisa mengembangkan ide ini menjadi semakin lebih baik dan bermanfaat…

The post Curiosity Kill The Cat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/curiosity-kill-the-cat/feed/ 0
Analisa Linguistic-NLP dari Surat AL-Waqi’ah http://www.ronnyfr.com/analisa-linguistic-nlp-dari-surat-al-waqiah/ http://www.ronnyfr.com/analisa-linguistic-nlp-dari-surat-al-waqiah/#comments Sat, 16 May 2015 04:00:43 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1802 Kawan-kawan, tentunya sudah tahu bahwa huruf tengah NLP adalah linguistic (meliputi verbal dan non verbal), dan bagian keilmuan linguistic dari NLP ini, bisa dipakai untuk menganalisis berbagai fenomena. Beberapa menit yang lalu, saya membuka Surat Al Waqia’h (mengenai Hari Kiamat), merupakan surat ke 56 dari AL Qur’an pada juz ke 27 terdiri atas 96 ayat, dan{ Read More }

The post Analisa Linguistic-NLP dari Surat AL-Waqi’ah appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kawan-kawan, tentunya sudah tahu bahwa huruf tengah NLP adalah linguistic (meliputi verbal dan non verbal), dan bagian keilmuan linguistic dari NLP ini, bisa dipakai untuk menganalisis berbagai fenomena.

Beberapa menit yang lalu, saya membuka Surat Al Waqia’h (mengenai Hari Kiamat), merupakan surat ke 56 dari AL Qur’an pada juz ke 27 terdiri atas 96 ayat, dan surat ini diyakini banyak sekali manfaat dan keutamaannya.

Saya tidak ingin membahas mengenai keutamaannya, sudah banyak ahlinya, justru saya ingin mengajak Anda melihat bagaimana bunyi ayat 90 – 94, jika dianalisa secara linguistik. (Untuk analisa lengkap, semoga nanti ada kecukupan waktu yang berikutnya).

90. dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
91. Maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.
92. dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
93. Maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
94. dan dibakar di dalam jahannam.

Dalam materi NLP yang diajarkan dii kelas Master Practitioner of NLP, dikenal satu bagian ilmu yang disebut sebagai Switching Referential Index (SRI), yakni proses dengan sengaja mengubah “kata ganti”, untuk membuat pesan menghasilkan efek maksimal pada pendengarnya.

Biasanya SRI dialakukan oleh pembelajar NLP kelas master untuk melakukan proses persuasi, efeknya halus sekali, tidak dirasakan oleh pikiran sadar, dan tahu-tahu mempengaruhi pendengar / pembacanya sehingga berpindah dari disosiatif (terpisah dari dirinya / tidak terjadi pada dirinya) menjadi asosiatif (menghayati terjadi pada dirinya), atau sebaliknya.

Mari perhatikan lagi :
90. “dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,”
– awalnya dipergunakan kata ‘dia’, jadi kita masih disosiatif.

91. “Maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.”
– kemudian diubah jadi ‘mu / kamu” sehingga menjadi assosiatif
– bahkan dipergunakan pola Cause Effect (maka), yang membuat sugesti positif ini makin kuat menancap pada kita.

Selanjutnya:

92. “dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,”
– awalnya dipergunakan kata ‘dia’, jadi kita masih disosiatif.

93. “Maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,”
– kemudian TETAP digunakan kata ‘dia’ sehingga TETAP disosiatif
– dipergunakan pula pola Cause Effect (maka), yang membuat sugesti ini makin kuat menancap pada ‘dia’ (disosiatif).

94. “dan dibakar di dalam jahannam.”
– bahkan diakhiri dengan amplifikasi.

Wuiiiih,
Langsung merinding ya…

Benar2 Alloh sudah menginjeksi di bawah sadar pada diri kita untuk terus berasosiasi dengan ‘golongan kanan”, dan menjadi ingin benar-benar menjauhi (berdisosiasi) dengan golongan kiri.

Jika dilihat dari penggunaan pola kata, sungguh2 kita bisa belajar pola kata yang berkekuatan menembus bawah sadar secara kuat sekali.

Pantes saja, dianjurkan rajin membaca surat Al Waqiah ini…
Karena dengan demikian kita senantiasa akan otomatis terbawa untuk menjauhkan diri dari menjadi Golongan Kiri.

 

Danjika kita BUKAN dari golongan kiri, maka kita berarti….

 

Wallahu a’lam bish-shawabi.

The post Analisa Linguistic-NLP dari Surat AL-Waqi’ah appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/analisa-linguistic-nlp-dari-surat-al-waqiah/feed/ 3
Jangan Mengatakan Jangan, Hehehe http://www.ronnyfr.com/jangan-mengatakan-jangan-hehehe/ http://www.ronnyfr.com/jangan-mengatakan-jangan-hehehe/#respond Mon, 11 May 2015 23:43:36 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1759 Saya rasa sudah waktunya dituliskan dengan komprehensif soal “Jangan Mengatakan Jangan” ini.   Sudah terlalu banyak simpang siur dan salah paham yang muncul mengenai NLP yang konon melarang penggunaan kata ‘jangan’ ini, dan akhirnya menjadi efek bola salju yang membuat NLP terdengar notorious. Pertanyaan ini sering terdengar di desas desus, baik secara langsung maupun di{ Read More }

The post Jangan Mengatakan Jangan, Hehehe appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Saya rasa sudah waktunya dituliskan dengan komprehensif soal “Jangan Mengatakan Jangan” ini.

 

Sudah terlalu banyak simpang siur dan salah paham yang muncul mengenai NLP yang konon melarang penggunaan kata ‘jangan’ ini, dan akhirnya menjadi efek bola salju yang membuat NLP terdengar notorious.

Pertanyaan ini sering terdengar di desas desus, baik secara langsung maupun di kelas, dan sore ini juga ada yang nyamber nanya di FB saya:

“Kenapa NLP melarang menggunakan kata ‘jangan’, bukankah dalam (berbagai) kitab suci dipakai berkali-kali kata ‘jangan’ oleh Tuhan? Berarti NLP itu sesat!”

Sudah di berbagai forum saya menemui hal ini, dan pandangan muram ini terkadang ditanyakan dengan bernada emosional / menggugat. Yah, ini merupakan fenomena suudzon (prasangka buruk), akibat ketidaktahuan saja.

Yah, dugaan saya sih, hiruk pikuk ini karena disebabkan oleh adanya para ‘pembicara’ yang membawakan topik NLP dan menjadi terlalu bersemangat, keluar jalur sampai-sampai melarang audiens nya mengucapkan kata ‘jangan’.

Sebelum kita mulai pembahasan penting dan menarik mengenai kata ‘jangan’ ini, maka bolehlah saya sampaikan bahwakata “jangan” yang saya sebutkan mewakili juga kata “tidak”.

Karena ini pembahasan serius, maka menjadi agak panjang, maka bersabarlah ketika membaca. Supaya tuntas kesalahpahaman yang berlarut ini…

 

A. KONTEKSTUAL

Sepanjang saya belajar NLP dari puluhan trainer di luar negeri, selama lebih dari 20 tahun, tidak ada satupun trainer yang melarang penggunaan kata “jangan” ini, secara hantam kromo. Lho masak?

  • Perlu dimahfumi dulu, bahwa setiap kata itu ada peruntukannya, dan bisa menjadi kontra produktif jika salah penempatannya. Kata jangan perlu digunakan di berbagai konteks, dan dianjurkan dihindari diberbagai konteks lainnya.
  • Jadi NLP tidak pernah melarang penggunaan kata “jangan” secara absolut.
  • Di salah satu buku terjemahan yang dijadikan rujukan untuk menuduh NLP itu sesat, ada juga tuduhan bahwa NLP melarang “benci” atau “kebencian”. Jelas ini salah total, entah penulisnya mempelajari NLP dari sumber mana. Justru dalam NLP yang sebenarnya, maka “benci” dan “kebencian” bisa dimanfaatkan , alias di utilisasi. Misal, state “benci” bisa di-anchor dan dipakai untuk membeci “kemaksiatan”, membenci “perbuatan dosa”, dll.

 

B. PERBEDAAN ANTARA GOAL DAN LARANGAN

Salah paham yang kedua mengenai larangan penggunaan kata “jangan” ini berasal dari kekurang-pahaman atau kekurangmampuan orang memahami perbedaan antara GOAL dan LARANGAN.

Lha apa sih bedanya?

Setiap orang yang berakal budi tentu saja dengan mudah bisa membedakan antara GOAL dan LARANGAN.

  • Goal           : Sesuatu untuk dicapai / didekati / didapatkan.
  • Larangan  : Sesuatu untuk dihindari / ditinggalkan / dijauhi.

Nah, di pelatihan NLP, trainee diajarkan untuk tidak menggunakan kata “jangan” untuk dipakai dalam konteks pemrograman pikiran untuk mencapai GOAL.

Bukankah aneh sekali, kalau kita minta seseorang mencapai Goal, namun mengatakan kata “jangan”. Tahukah Anda, bahwa pikiran bereaksi ‘menghindar’ kalau diri seseorang mendengar kata “jangan”. Lha, bukankah sudah benar kalau kita mau mencapai goal maka kita tidak menggunakan kata “jangan”.

Jadi, monggo di cek, di dalam kitab suci, Tuhan menggunakan kata ‘jangan’ untuk membuat LARANGAN, bukan untuk membuat GOAL. Misal:

  • Jangan mencuri
  • Jangan berbohong
  • Jangan membunuh
  • Jangan minum minuman keras, dst..

 

C. GOAL & PIKIRAN

Nah sekarang tiba gilirannya saya menjelaskan di konteks mana kata ‘jangan’ ini tidak dianjurkan untuk dipakai, bukan dilarang.

Jika Anda belajar NLP secara proper dan belajar dari sumber yang tepat dan berlisensi, maka trainernya akan mengajarkan sebuah topik Goal Setting yang disebut Well-formed Condition Of Outcome  (kondisi / syarat yang sebaiknya dipenuhi dalam membuat hasil).

Yuk kita mulai,

Di ilmu manajemen dikenal akronim S.M.A.R.T dalam melakukan GOAL SETTING dengan kepanjangan (bervariasi), kurang lebih adalah Specific, Measurable, Attainable, Realistic & Timely.

SMART ini adalah suatu kondisi (Condition), dari suatu Goal yang diyakini akan lebih mudah dicapai.

  • Specific : sesuatu yang didefinisikan secara spesifik, akan lebih mudah didapatkan dari pada mencari sesuatu yang terlalu umum penjelasannya.
  • Measurable : sesuatu yang terukur akan lebih mudah diketahui, saat tercapai atau belum / tidak.
  • Attainable : goal akan lebih mudah dicapai jika pikiran lebih meyakini bahwa itu bisa dicapai.
  • Realistic: goal akan lebih mudah dicapai jika pikiran menganggap itu realistis.
  • Timely: batas waktu akan membuat orang menjadi lebih mampu memperhitungkan dan mengelola sumber daya secara efektif, dalam pencapaian goal itu.

Nah,

Jika kita perhatikan, di dalam akronim SMART itu, ada kata Attainable dan Realistic. Kedua kata ini adalah menunjukkan kondisi pikiran (state of mind / condition). Sedangkan Specific, Measurable dan Timely adalah bukan soal kondisi pikiran.

Oleh karena attainable dan realistic itu adalah kondisi pikiran, maka kita bisa menggunakan NLP  untuk membuat pikiran memasuki 2 kondisi ini. Ingat ilmu NLP adalah ilmu yang sangat pakem banget untuk mengubah kondisi pikiran seseorang (sendiri ataupun orang lain).

Disinilah para pencipta NLP menciptakan beberapa syarat kondisi yang diyakini akan lebih membuat pikiran merasa attainable dan realistic. Beberapa syarat kondisi ini disebut Well-formed Condition Of Outcome.

Jadi Goal yang disusun dengan cara memperhatikan SMART dan Wellformed Condition Of Outcome, akan lebih mudah dicapai oleh manusia, karena bekerja sesuai cara kerja pikirna. Dan goal yang semacam itu disebut sebagai Well-formed Outcome (WFO).

Apakah Well-formed Condition Of Outcome ini?

Ada 5  hal yang merupakan Kondisi-kondisi yang membuat goal menjadi lebih mudah dicapai:

  1. Goal perlu disusun dengan kalimat yang berstruktur grammar positif, alias absen dari kata ‘tidak’ dan ‘jangan’.
  2. Goal perlu bisa dimengerti oleh indra, makin banyak indra bisa mengerti seperti apa goal yang diharapkan, maka makin mudah pikiran untuk mendapatkannya. Jadi goal minimal bisa dihayati 3 dari 5 indra: secara Penglihatan, Pendengaran, Perabaan/Perasaan, dan lebih baik lagi Penciuman atau Pencecapan. Dengan membuat goal dimengerti indra, maka pikiran menjadi mengerti, apakah sudah tercapai, atau belum goal itu?
  3. Goal perlu mempertahankan niat baik (intensi positif) yang ada di prilaku lama (yang tadinya menghambat goal itu. (Topik ke 3 ini akan dijelaskan di artikel lain, saking panjangnya).
  4. Goal perlu ekologis, alias tidak melawan sistem keseimbangan internal diri sendiri dan terhadap kehidupan sekitarnya.
  5. Goal yang bisa diinisiasi (diawali) dan dijaga oleh pemilik goalnya, akan lebih mudah didapatkan, dari pada goal yang (tercapai atau tidaknya) sangat digantungkan dari pihak luar.

Mari kita fokus di nomer 1, sesuai dengan judul artikel ini:

 

Goal perlu disusun dengan kalimat yang berstruktur grammar positif, alias absen dari kata ‘tidak‘ dan ‘jangan‘.

 

Yup, kini Anda mengerti, dimana sebenarnya NLP tidak merekomendasikan kata ‘jangan’ atau ‘tidak’ ini. Khusus dalam konteks / topik mengenai Goal Setting.

Lantas bagaimana penjelasan kalimat dalam box biru itu?

1. Arah

Kata ‘jangan’ dan ‘tidak’ hanya menunjukkan ‘apa yang tidak boleh’, namun tidak memberikan petunjuk ‘kemana arah yang diinginkan’.

Maka jika seorang anak buah terlambat terus, kemudian atasannya memberi perintah: “Kamu tidak boleh terlambat”, maka pikiran hanya tahu bahwa itu yang ‘terlambat adalah yang tidak diinginkan’, namun pikiran tidak tahu ‘apa tepatnya yang diinginkan’.

Secara becanda, bisa kita katakan besok di hari berikutnya si karyawan ini tidak masuk ke kantor alias bolos. Lho kenapa? Kan yang ‘tidak diinginkan’ adalah ‘keterlambatan’, tapi ‘apa yang diinginkan’ tidak diketahui. Maka, apapun, asalkan selain ‘terlambat’ berarti boleh.

Jadi disini bisa dikatakan, goal yang disusun dengan larangan hanya memberi tahu kita apa yang ‘tidak boleh’, namun tidak memberi tahu kita ‘apa yang diinginkan’.

Mestinya atasannya bilang: “Besok kamu perlu tepat waktu, sampai di kantor sebekum jam 8 pagi“.

So, jadi wajar kan kalau Tuhan menggunakan kata tidak, lha Tuhan sedang bersabda mengenai ‘apa yang tidak boleh’, alias ‘apa yang sebaiknya tidak dikerjakan / dihindari’.

 

2. Representasi Pikiran

Dalam membuat goal, manusia perlu merepresentasikan (mengilustrasikan) dalam pikiran melalui proses kognitif (berpikir, membayangkan, mengimajinasikan). Misal, Anda diberikan goal untuk mengambil sandal, maka Anda akan bertanya “Sandal yang seperti apa, warnanya, bentuknya, dll?”

Jawaban dari pertanyaan Anda akan memudahkan Anda untuk merepresentasikan di pikiran Anda. Dengan gambaran yang makin jelas, makin memudahkan Anda menemukan sandal yang Anda cari (Goal). Nah, jelas disini proses goal setting membutuhkan proses kognitif.

Nah, sekarang apa yang terjadi jika goal setting (yang merupakan kegiatan kognitif ini) menggunakan kalimat dengan kata ‘jangan’?

Misal:

  • “Jangan bayangkan dirimu gagal dalam Ujian Akhir Sekolah”
  • “Jangan memikirkan bahwa goal kamu itu berat dan sulit dicapai”.

Jadi wajarkah jika NLP menganjurkan untuk pemrograman pikiran saat goal setting agar dinyatakan dalam kalimat positif? Kalimat positif artinya menghindari kata ‘jangan’ dan ‘tidak’.

Setiap kali seseorang diminta tidak berpikir mengenai sesuatu (kognitif), maka ia harus memikirkannya (merepresentasikannya dulu di pikirannya), supaya ia tidak memikirkannya. Lha, terlambat! Untuk bisa tidak mikir A, Anda harus mikir A terlebih dahulu.

Agar semakin mantap dan afdol, berikut kata yang dipergunakan di manual NLP Asli, karya Dr. Richard Bandler tentang Wellformedness Conditions for Desired States:

Stated in Positives: Negatives do not compute operationally the way they do intellectually. Therefore, stating the goal, result, or desired state / direction in positives is most useful.” (Page 7, Manual NLP Practitioner, Dr Richard Bandler).

NLP tidak pernah melarang pengunaan kata ‘jangan’, yang melarang penggunaan kata ‘jangan’ adalah -mungkin- pembicara (yang mengajarkan penerapan NLP secara versinya sendiri), dan terlalu bersemangat, sehingga terjadi salah paham.

Lantas, bagaimana dalam konteks agama:

Bukankah Tuhan menggunakan kata ‘jangan’ dan ‘tidak’ adalah untuk larangan, bukan untuk goal? Dan perhatikan bahwa grammar dari larangan Tuhan adalah larangan untuk prilaku psikomotoris (tindakan), bukan larangan prilaku kognitif (pikiran).

Bandingkan 2 kalimat ini :

  1. Tuhan melarang mencuri dengan kalimat: “Kamu jangan mencuri
  2. Tuhan tidak melarang dengan kata “Kamu jangan memikirkan untuk mencuri”

Saya yakin Anda semua lebih dari pintar untuk bisa mengenali perbedaan dari ke 2 kalimat di atas.

Kalimat ke dua, justru memberikan representasi di pikiran pendengarnya, untuk memikirkan mencuri. Padahal itu larangan berpikir mencuri. Ya terlambat, ia sudah memikirkannya.

 

D. KONTEKS DIMANA NLP MALAH MENGANJURKAN KATA ‘JANGAN’

Lho ada to?

Weee, ketahuan kan kalau orang yang berpengetahuan sedikit, bis amenjadi amat berbahaya kalau berpendapat. Dalam bahasa Inggris ada peribahasa “little knowledge, BIG DANGEROUS“.

Dalam bagian lain dari ilmu NLP ada topik yang disebut MILTON MODEL, yakni penggunaan pola bahasa sugestif untuk mempengaruhi orang lain. Nah, dalam pola bahasa itu, salah satu polanya disebut dengan : “Negative Command“.

Apa itu Negative Command, yaitu memberi perintah orang lain justru dengan seolah-olah smelarangnya. Dan ini hanya jalan juga untuk larangan yang bersifat kognitif.

Misal:

“Anda tidak usah membayangkan bagaimana untungnya jika Anda belajar NLP”

 “Anda jangan terlalu cepat berpikir bahwa berarti NLP berguna di seluruh aspek kehidupan”.

Dari 2 contoh di atas, jelas…

Sepertinya adalah larangan, namun sebenarnya itu sugesti malah untuk memproses secara kognitif atas apa yang dilarang itu.

 

KESIMPULAN

Logo_NLP_Tanpa_Israel_KecilNLP versi yang original (versi Dr. Richard Bandler), yang trainernya mendapat lisensi dengan logo seperti di sebelah kiri ini, adalah TIDAK pernah melarang penggunaan kata ‘jangan’ dan ‘tidak’.

Jika ada trainer lain yang mengucapkan larangan penggunaan kata ‘jangan’ itu, maka itu mewakili pikiran dan pendapatnya sendiri. Mungkin karena beliau tidak berlisensi, atau terlalu menggelora semangatnya sehingga kebablasen.

Kata ‘jangan’ dan ‘tidak’ justru dianjurkan dipakai dalam konteks tertentu (misal persuasi menggunakan pola ‘negative command‘), dan disarankan tidak dipakai dalam konteks pembuatan ‘goal setting / outcome / direction’, karena proses goal setting ini melibatkan kegiatan kognitif yang tidak bisa mengkomputasi kata ‘jangan’ atau ‘tidak’

Kata ‘jangan’ dan ‘tidak’ amat cocok dipakai untuk larangan, sesuatu yang harus dihindari / ditinggalkan.

Kata jangan dan tidak ketika dipakai dalam goal setting tidak efektif karena:

1. Tidak memberikan arah yang pasti,

2. Membuat diri seseorang memunculkan representasi suatu yang dijadikan goal, padahal itu adalah sesuatu  yang tidak diinginkan terjadi.

 

Demikian, semoga artikel ini memberi manfaat dan kontribusi yang baik untuk dunia ini.

The post Jangan Mengatakan Jangan, Hehehe appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/jangan-mengatakan-jangan-hehehe/feed/ 0
Investasi Bodong alias Monkey Business http://www.ronnyfr.com/investasi-bodong-alias-monkey-business/ http://www.ronnyfr.com/investasi-bodong-alias-monkey-business/#comments Sat, 17 Jan 2015 02:13:11 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1740 Bagaimana kabar Anda rekan-rekan? Saya harap semuanya berjalan lancar, tentu saja. Karena di beberapa media sedang mencuat berita-berita mengenai korban penipuan bisnis bodong, maka saya menuliskan artikel ini, untuk melindungi Anda. Saya mulai dari sebuah cerita ya, saya tidak tahu, entah aslinya cerita ini karya dari siapa? Saya mendapatkannya dari seorang teman melalui What’s App,{ Read More }

The post Investasi Bodong alias Monkey Business appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Bagaimana kabar Anda rekan-rekan?

Saya harap semuanya berjalan lancar, tentu saja.

Karena di beberapa media sedang mencuat berita-berita mengenai korban penipuan bisnis bodong, maka saya menuliskan artikel ini, untuk melindungi Anda.

Saya mulai dari sebuah cerita ya, saya tidak tahu, entah aslinya cerita ini karya dari siapa? Saya mendapatkannya dari seorang teman melalui What’s App, dan karena saya yakin bakal berguna, maka saya shared… Terima kasih pada penulis versi aslinya.

Agar afdol, saya edit sedikit, sehingga tidak sekedar copy paste, dan yang lebih penting adalah saya sertakan pembahasannya secara NLP.

invetasi-bodongPada jaman dulu kala, ada seorang kaya raya pindah ke sebuah daerah yang ada di pinggir hutan yang masih perawan dan banyak binantangnya.

Pada suatu hari, ia mengumumkan pada penduduk, bahwa ia akan membeli monyet tertentu yang ada di hutan itu, dengan harga Rp. 50.000,- per ekor. Perlu diketahui, bagi penduduk disitu yang petani, monyet sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya banyak dan dianggap sebagai hama.

Sebagaimana orang awam yang mudah percaya sesuatu, yang penting terbukti asal ada duitnya…. Maka para penduduk desa percaya, mereka mulai berebut masuk hutan dan menangkapi monyet satu persatu.

Kemudian si orang kaya membeli setiap ekor monyet dengan harga Rp 50.000,-. Mulailah terjadi rush, semua penduduk berebut mencari monet untuk ditangkapi hidup-hidup. Karena penangkapan itu sampai berjumlah ribuan maka akhirnya monyet-monyet menjadi sulit dicari, penduduk akhirnya mberhenti cari monyet-monyet tersebut, kembali bertani.

Kemudian orang kaya pun tiba-tiba mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp 100.000 per ekor. Info ini memberi injeksi semangat baru bagi penduduk desa untuk menangkapi monyet lagi. Sentimen pasar makin meningkat luar biasa, pemburuan besar-besar satwa monyet ini menjadi makin tak terkendali. Tak heran jika sebulan kemudian, jumlah monyet pun semakin langka, kemudian kembali penduduk bertani lagi.

Memenfaatkan huku pasar, karena telah langka, maka harga monyet menjadi meroket naik hingga Rp 150.000,- / ekornya. Tapi tetap saja monyet sudah sangat sulit dicari.

Tiba-tiba secara dramatis dan mengejutkan, orang kaya itu mengumumkan kepada penduduk bahwa ia akan membeli monyet dengan harga Rp 500.000,- per ekor! Sebuah penawaranan yang irresistible (tak bisa ditolak…!) bagi penduduk, dan benar-benar membuat mereka mengumbar hawa nafsu keserakahan uang.

Tapi disebabkan orang kaya harus pergi ke kota karena urusan bisnis, ia sementara menyerahkan pada asistennya.

Saat orang kaya itu pergi, asisten itu mengundang penduduk desa, dan mengumumkan: “Lihatlah monyet-monyet yang ada di kurungan besar yang dikumpulkan oleh orang kaya itu. Saya diam-diam akan jual monyet-monyet itu ke kalian dengan harga Rp 350.000,- saja per ekor. Nah, nanti saat orang kaya itu kembali, kalian bisa menjualnya kembali ke si orang kaya dengan harga Rp 500.000,-. Bagaimana, semua orang akan untung disini…. apakah kalian minat…?”

Seperti diduga, penduduk awam mudah dipengaruhi… Mereka cepat-cepat pulang mengumpulkan uang simpanan mereka dan berebut membeli semua monyet yang ada di kurungan.

Namun… kemudian…

Ternyata  orang kaya dan asistennya, tidak lagi menampakkan batang hidungnya di desa itu! Lenyap ditelan bumi….

Nah, hati-hati, inilah yang disebut “Monkey Bussiness”!

JANGAN TERJEBAK OLEH “MONKEY BUSINESS”
Nah, mari berhati-hati dengan bisnis-bisnis bodong, alias monkey business ini.

Well, apakah ilmu NLP bisa membantu Anda untuk terhindar darinya?

Untungnya, NLP bisa membekali Anda dengan beberapa pola pikir yang bisa membuat Anda waspada ketika ditawari bisnis bodong ini.

Sambil Anda membuka artikel berjudul Cara Menghindari Investasi Bodong, saya ingin menyampaikan bahwa para penipu sebenarnya bekerja menggunakan metode ini:

1. Mereka membangkitkan kondisi pikiran tertentu (Istilah NLP: state of mind elicitation)

  • Dalam kisah di atas yang di elicit adalah: easy money, keserakahan, dan kepercayaan.
  • Istilah “show me the money“, dalam bahasa Inggris, menyiratkan bahwa kalau ada yang, maka orang akan percaya bahwa bisnis itu benar. Fenomena ini banyak banyak dimanfaatkan oleh penipu yang biasanya di awal memberikan pembayaran agar korban percaya, tapi setelah ke 3 dan seterusnya ia akan mampet.

2. Mereka meningkatkan kekuatan dari kondisi pikiran itu (Istilah NLP: amplifying state of mind)

  • Amplifying dilakukan dengan cara membuktian membayar terus beberapa kali sekalipun harga naik tetap dijabanin.
  • Padahal kenaikan senyatanya justru digoreng oleh mereka sendiri, dengan cara menciptakan permintaan yang sepertinya selalu naik.

3. Mereka memanfaatkan kondisi pikiran yang kuat sekali itu, untuk dilekatkan (diasosiakan) ke suatu action tertentu. (Istilah NLP: Anchoring )

  • Saat state kepercayaan dan kerakusan itu sudah terlihat nyata dan kuat, itu mengindikasikan mereka mudah ditipu.
  • Kemudian tinggal diarahkan percaya untuk membeli barang mereka sendiri yang sebenarnya nggak ada harganya.
  • Akhirnya “monyet” itu menjadi berasosiasi dengan ‘dapat uang dengan mudah. Di NLP Proses asosiasi ini dikenal dengan istilah anchoring.

 

SISI LAIN BAGI ORANG KESEPIAN PERHATIAN

Biasanya, untuk membuat penipuan ini menjadi makin dipercaya, maka barang yang dimainkan haruslah yang dapat dibuat jadi langka di pasar. Sesuai dengan hukum persuasion & influence dari Robert Cialdini maka: semakin langka sesuatu semakin mudah barang itu dipakai untuk mempengaruhi orang untuk memilikinya.

“Kelangkaan” selain mampu menimbulkan (meng-elicit state) nafsu keserakahan untuk memiliki, juga mampu meng-elicit state ‘rasa bangga’ ketika memilikinya. Memiliki benda langka akan menempatkan diri seseorang dalam orbit perhatian dari sesama, menjadi memiliki sesuatu untuk dibicarakan, ditontonkan dan dipamerkan ke kawan-kawannya.

Di dunia modern dan penuh persaingan ini, menjadi orang yang masuk dalam orbit perhatian adalah merupakan kebanggan tersendiri bagi sebagian orang yang dalam dunia nyata mengalami ‘sepi perhatian’. Korban yang paling mudah adalah orang kaya yang kesepian dan kurang perhatian, karena menjadi kolektor barang langka adalah cara paling mudah untuk mendapatkan perhatian. Cuman perlu membelanjakan uangnya saja.

Banyak orang tidak tahu mengapa dirinya rela menguras koceknya demi mengkoleksi barang langka. Mereka umumnya menyatakan puas karena berhasil memiliki. Padahal sebenarnya, mengkoleksi barang langka lantas membuat seseorang juga merasa dirinya menjadi langka, dan ‘menjadi langka’ membuat seseorang merasa special dan mudah mendapatkan perhatian.

Dan….  demi rasa spesial dan rasa bangga ini, orang bersedia menanggalkan pikiran kritis (critical factor) atas soal harganya yang tinggi itu.

Jika critical factor sudah di-bypass, maka orang mudah terhipnotis.

Duh,

 

Baiklah, jika Anda suka artikel ini, maka Anda bisa bookmark, dan nge-like dan nge-share artikel  …

Jadi, orang-orang yang bakal mendapatkan manfaat akan lebih banyak.

Terima kasih!

The post Investasi Bodong alias Monkey Business appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/investasi-bodong-alias-monkey-business/feed/ 1
Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK http://www.ronnyfr.com/harus-berani-menolak-jika-dipanggil-kpk/ http://www.ronnyfr.com/harus-berani-menolak-jika-dipanggil-kpk/#comments Thu, 15 Jan 2015 05:19:10 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1729 Judul artikel ini agak menyeramkan: Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK. Wah, apakah sudah sedemikian nekatnya artikel NLP ini? Hehehe, santai saja dulu. Jadi orang, perlu lebih khusnudzhon alias berprasangka baik dulu. Dalam dunia NLP, topik linguistik adalah salah satu intisari yang paling penting. Meskipun tidak 100% tepat, namun umumnya pembelajar NLP akan mengartikan linguistik secara bebas sebagai{ Read More }

The post Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Judul artikel ini agak menyeramkan: Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK.

Wah, apakah sudah sedemikian nekatnya artikel NLP ini?

Hehehe, santai saja dulu.

Jadi orang, perlu lebih khusnudzhon alias berprasangka baik dulu.

Dalam dunia NLP, topik linguistik adalah salah satu intisari yang paling penting. Meskipun tidak 100% tepat, namun umumnya pembelajar NLP akan mengartikan linguistik secara bebas sebagai ‘cara mengulik-ulik’ kemampuan komunikasi sehingga menjadi lebih powerful untuk mempengaruhi orang lain.

Kalau kita melihat dunia berita, sudah puluhan tahun dipenuhi dengan berita unik seperti di atas, bahkan belakangan social mediapun ikut-ikutan. Misal, kalimat ini sedang marak di socmed: 

  • Kapolri menolak dipanggil Jokowi.

Contoh di atas adalah  kalimat yang mengandung ambiguity (ketaksaan), alias makna yang mendua. Ini penjelasannya:

  • Kapolri menolak dipanggil Jokowi.
    • Menolak dipanggil “OLEH” Jokowi
    • Menolak dipanggil “SEBAGAI” Jokowi.

 Hilangnya satu ‘kata depan’ (preposition) itu, membuat kalimat itu jadi memiliki makna lebih dari satu alias mendua.

 

kpkJadi, mari kita tinjau dengan cara yang sama, kalimat “Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK“, dalam hal ini diartikan sebagai: “Harus Berani Menolak Jika Dipanggil “SEBAGAI” KPK. Lha wong nama kita ‘bukan’ KPK kok, ya kan…

Nah, Anda bisa bayangkan saat Anda jadi pejabat jujur dan bersih, maka pasti tidak takut saat dipanggil KPK.

 

Trance, NLP dan Ambiguity

Saya yakin Anda tahu, bahwa dalam pelajaran bahasa Indonesia, guru akan melarang muridnya menggunakan cara bicara yang ambigu, karena memancing kesalahpahaman komunikasi.

Dalam NLP, ambiguity justru sering dipakai untuk menciptakan kebingungan sesaat / kebingungan kecil (dikenal dengan mild confusion). Nah, kebingungan kecil ini merupakan kondisi trance (hati-hati, kalau kebingungan banget…, ini bukan merupakan trance, malah bikin stress).

Pada saat trance ini terjadi, maka pikiran kritis menjadi terbuka lebar selama sesaat. Pada saat tidak kritis inilah terus disusulkan suatu sugesti / perintah, dan sugesti ini akan lebih mudah diterima oleh pendengarnya. 

 

Contoh, seorang pembicara publik mengatakan:

– “Kita harus berani menolak, jika dipanggil Yang Maha Kuasa!”

                         —-> Pendengar mild trance (kaget dan bingung).

– “Sebab, kita kan bukan Yang Maha Kuasa. Yang boleh dipanggil Yang Maha Kuasa hanya Tuhan, dan kita bukan Tuhan….! Maka kita harus menolak jika ada yang memanggil kita sebagai Yang Maha Kuasa”.

                        —-> Pendengar mild trance + masuk kondisi setuju (agreement state) + ketawa . 

– “Makanya, kita harus belajar Linguistik melalui ilmu NLP, agar tidak mudah salah paham!”

                       —-> Sugesti ini masuk dengan mudah, karena pendengar  sedang mild trance + agreement state.

 

Ya, benar… memang sangat menarik mendiskusikan topik linguistik dalam mempengaruhi kawan bicara. Sebab di sekolah kita tidak mendapatkan pembelajaran ilmu persuasi ini. Akhirnya ilmu persuasi ini menjadi suatu ketrampilan, yang dibutuhkan orang yang ingin kehidupannya lebih sukses.

Dan saat Anda menguasai ketrampilan persuasi semacam ini, maka apa yang akan Anda lakukan? Pintu kerja sama mana lagi yang akan terbuka bagi Anda untuk berkarya lebih sukses, saat Anda jadi benar-benar persuasif.

Nah, lo…. ayo rame-rame menghindar jika dicap sukses! Sebab dicap itu tidak enak, yang dicap itu dokumen saja.

Saking semangatnya, seorang kawan sampai mengatakan: hanya jika karier / bisnis Anda sudah luar biasa sukses, maka jangan pikirkan untuk mengikuti pelatihan Be Persuasive & Get What You Want ini.

 

Salam.

The post Harus Berani Menolak Jika Dipanggil KPK appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/harus-berani-menolak-jika-dipanggil-kpk/feed/ 4
Resolusi Awal Tahun 2015 http://www.ronnyfr.com/resolusi-awal-tahun-2015/ http://www.ronnyfr.com/resolusi-awal-tahun-2015/#comments Mon, 05 Jan 2015 04:12:38 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1719 Dear sahabat tercinta…. Sambil menikmati udara hari ini dan suasana tertentu di daerah Anda…. Perkenankahlah saya bertanya : Terlepas Anda ‘merayakan’ atau ‘tidak merayakan’ tahun baru, apakah Anda ingin menggunakan awal tahun ini sebagai cara untuk membuat rencana, atau istilah kerennya Resolusi Awal Tahun? Mungkin jangan-jangan Anda sudah capek dengan resolusi tiap tahun lalu yang{ Read More }

The post Resolusi Awal Tahun 2015 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dear sahabat tercinta….

Sambil menikmati udara hari ini dan suasana tertentu di daerah Anda….

Perkenankahlah saya bertanya :

Terlepas Anda ‘merayakan’ atau ‘tidak merayakan’ tahun baru, apakah Anda ingin menggunakan awal tahun ini sebagai cara untuk membuat rencana, atau istilah kerennya Resolusi Awal Tahun?

Mungkin jangan-jangan Anda sudah capek dengan resolusi tiap tahun lalu yang cenderung belum mencapai hasil? Dan Anda sempat kepikiran bahwa tidak ada gunanya membuat Resolusi Tahunan? Wajar, jika ada orang-orang diluar sana yang berusaha meyakinkan bahwa langkah merencanakan kehidupan itu tidak perlu dilakukan. Tidak semua orang menginginkan Anda sukses.

Namun, jika Anda ingin benar-benar lebih sukses dan ingin membuat rencana pribadi Anda untuk 2015, maka saatnya untuk mengganti pendekatan untuk membuat Resolusi 2015 ini dengan  menggunakan cara berbasis NLP.

Sebelum Anda membuat rencana resolusi untuk tahun 2015 ini, tentu saja kita sudah sama-sama mahfum bahwa semua pencapaian goal di dunia ini adalah atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa. Tugas kita adalah mengupayakan / berikhtiar, menggunakan semua keilmuan yang sudah diberikan olehNya, dan fungsi-fungsi tubuh yang dikaruniaNya, seperti: pikiran, indra, kemampuan imajinasi,  dll.

Baiklah,

Sambil terus membaca tulisan ini dilayar, tentunya sudah diketahui bahwa memiliki ‘tujuan yang jelas’ demikian penting untuk setiap orang, ini seperti memberi ‘gawang’ bagi para pemain sepakbola, jadi mereka tahu perlu menuju kemana untuk menyarangkan bola.

Memiliki ‘tujuan yang jelas’, juga seperti seperti memberi lampu mercusuar untuk memberi arah bagi kapal yang berada di tengah kegelapan laut luas.

Nah, apa syarat-syarat membuat suatu goal, agar kita semua lebih mudah mencapainya?

Anda kemungkinan besar sudah pernah mendengar mengenai konsep SMART dalam pembahasan goal di ilmu Manajemen.  Bahwasanya suatu goal perlu dibuat secara:

  • Specific atau memiliki kejelasan
  • Measurable atau dapat diukur
  • Achievable/Attainable : dapat dicapai
  • Realistic atau Realistis
  • Time Based atau berbasis waktu

 

Sambil Anda menilai apakah goal yang Anda buat di awal tahun ini sudah memenuhi konsep SMART ini, maka Anda boleh mulai memperbaikinya.

Orang-orang, biasanya pusing dengan poin: Attainable dan Realistic. Padahal sebenarnya ke 2 poin itu “hanya” lah suatu state of mind, yang bisa Anda program pakai NLP dengan mudah.

2 hal ini yang sering dituduh sebagai biang kerok goal yang tidak tercapai, kan?

Terus Caranya Bagaimana?

Sebelum Anda memutuskan membaca lebih jauh, karena tulisan yang bermanfaat ini bisa mengubah kebiasaan hidup Anda. Maka silahkan melanjutkan membaca, hanya jika Anda benar-benar ingin berubah kehidupan di tahun ini dst. Jika tidak, cukup berhenti disini dan Anda boleh langsung men-share saja untuk kawan Anda yang lebih memerlukannya. Sebab, artikel panjang ini memberikan manfaat sampai ke level “how to”, bukan cuma teori saja.

Jika Anda adalah praktisi NLP, tentu sudah tahu bahwa NLP bergerak lebih jauh dari sekedar konsep SMART itu. Dengan NLP, maka kita bisa menyempurnakan konsep SMART dengan cara membuatnya memenuhi suatu kondisi tertentu yang disebut Wellformed Condition of Outcome (WFO).

Ide dasarnya adalah, jika suatu goal disusun dalam suatu kondisi yang memenuhi WFO, maka goal itu akan lebih mudah dimengerti oleh pikiran (ramah pikiran). Bukankah jika suatu goal disusun dengan cara yang dimengerti pikiran, maka akan dirasakan sebagai attainable dan realistik?

Nah!

Ramah pikiran artinya juga bahwa goal itu terhindar dari setiap keambiguan, sehingga menjadi benar-benar tajam dan jelas, dan disusun sesuai dengan cara kerja pikiran.

Caranya adalah membuat bawah sadar memahaminya, karena disusun dengan suatu bahasa yang berbasis indrawi.

Ingat, bawah sadar tidak mengerti pikiran konseptual, sebaliknya bawah sadar berpikir dengan bahasa indrawi (gambaran, suara, perasaan).

Dengan demikian, jika goal Anda disusun dengan cara WFO yang sesuai dengan cara kerja pikiran, maka akan mempermudah bagi Anda untuk mencapainya.

Ingat:

  • Conscious Mind     = Goal Setter
  • Unconscious Mind = Goal Getter

Alasan utama kenapa goal sering tidak tercapai adalah, goal itu hanya dipahami oleh pikiran sadar, sementara pikiran bawah sadar justru menarik Anda ke arah lain, yakni ke arah melakukan kebiasaan sehari2 yang tidak menunjang ke goal Anda. Proses ini terjadi di level unconscious, secara otomatis.

Maka, ketika Anda pilih untuk memastikan unconscious mind Anda memahami goal Anda, maka ini  akan mempengaruhi kebiasaan Anda. Dengan demikian proses pencapaian goal terjadi secara unconscious alias otomatis juga. Bukankah ini enak?

 

Wellformed Condition of Outcome

Sebuah goal akan disebut memiliki kondisi yang wellformed, saat disusun memenuhi 5 kondisi di bawah ini:

  1. 1. Goal perlu dibuat dalam bentuk kalimat positif (hindari kata ‘tidak & jangan’).
    • Ingat bawah sadar tidak bisa memproses goal yg dimulai dari kata “tidak”.
    • (Sebaliknya, jikalau Anda hendak membuat larangan, silahkan boleh memakai kata jangan, karena untuk dihindari.)
  2. Goal perlu didefinisikan dengan bahasa yang berbasis indrawi. Pikiran bawah sadar mengerti, seperti apa Gambaran, Suara dan Rasa ketika goal itu tercapai. Dengan demikian goal ini menjadi measurable dan dimengerti pikiran.
  3. Goal perlu menjaga “intensi positif” dari kondisi saat ini, dengan membawa ‘intensi positif’ itu ke kondisi goal sehingga tidak menjadi pemboikot.
    • Maksudnya, jika ada semacam “keuntungan tidak langsung” dari situasi goal saat belum tercapai (misal ‘comfort zone’ tertentu) dimasa kini, maka keuntungan tidak langsung itu perlu diketahui apa, dan diberikan jalan pemuasan lain, pada saat kondisi goal ‘sudah tercapai’.
    • Misal, goal ingin berhenti merokok, padahal ada “manfaat lain” dari perbuatan merokok,  misal jadi kreatif.  Maka anda perlu cari cara lain untuk bisa kreatif, saat sudah tidak merokok. Ada banyak cara untuk ini.
  4. Goal perlu memiliki efek yang bersifat ekologis. Sehingga tidak ada yang membuat ‘parts’  kita merasa ragu karena adanya in-ekologi. Demikian pula ekologis dengan dunia eksternal.
  5. Goal perlu dimulai dan dijaga kelangsungannya oleh orang yang menginginkannya. Sehingga tidak memberikan alasan untuk tidam tercapai karena tidak adanya dukungan faktor luar itu.

 

Yaaa…

Saat Anda menyusun goal Anda menjadi memenuhi kondisi WFO seperti di atas, maka Insya Alloh pikiran sadar dan bawah sadar Anda sama-sama mempercayai goal tersebut bisa dicapai. Dengan demikian akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk mencapai dan merealisasikannya.

Kenapa demikian? Karena pikiran Anda mengerti lebih baik mengenai goal Anda, keraguan dan ambiguitas dilenyapkan, dan lebih mudah diingat oleh bawah sadar, sekaligus menjadi lebih bersifat otomatis. Ingat bawah sadar bekerja secara otomatis.

Semoga, upaya kita itu tetap selalu mendapat ridho dariNya. Sehingga goal itu benar2 diijinkan olehNya untuk kita dapatkan…. Aamin

Ohya,

Mungkin sebenarnya tidak perlu saya tuliskan bahwa skedul pelatihan NLP Practitioner berikutnya adalah di tanggal: 20 – 26 Februari 2015 di Hotel Harris Jakarta, sebab Anda bisa mengecek sendiri dengan meng-KLIK di bit.ly/kuncibahagia

Namun, jika toh Anda memaksakan ingin mendaftarkan rekan atau keluarga, dan ingin mendapatkan diskon, maka ada bocoran bahwa Early Birds sampai 20 Januari 2016 = diskon 1 juta!!!

Hubungi email cs@sinergiNLP.com

Atau segera telp ke: 021 3029 6731, 0812 9933 1070, 0815 1160 9175

Silahkan memetik manfaat, dengan mempraktekkannya.

The post Resolusi Awal Tahun 2015 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/resolusi-awal-tahun-2015/feed/ 4
NLP Itu Sesat http://www.ronnyfr.com/nlp-itu-sesat/ http://www.ronnyfr.com/nlp-itu-sesat/#comments Fri, 31 Oct 2014 14:03:43 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1663 Belakangan beberapa orang bertanya dan kuatir saat belajar NLP, benarkah “NLP Itu Sesat?” Entah mengapa kok tiba-tiba mereka bertanya demikian, tapi karena dari dulu juga sudah sering dengar ada pertanyaan semacam itu, ya alangkah baiknya diperlakukan saja sebagai kewajaran. Artikel ini ditulis untuk menunjukkan betapa wajarnya pandangan seperti itu bisa dimiliki oleh seseorang. Pandangan orang pada sesuatu, kan ditentukan{ Read More }

The post NLP Itu Sesat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Belakangan beberapa orang bertanya dan kuatir saat belajar NLP, benarkah “NLP Itu Sesat?”

Entah mengapa kok tiba-tiba mereka bertanya demikian, tapi karena dari dulu juga sudah sering dengar ada pertanyaan semacam itu, ya alangkah baiknya diperlakukan saja sebagai kewajaran.

Artikel ini ditulis untuk menunjukkan betapa wajarnya pandangan seperti itu bisa dimiliki oleh seseorang. Pandangan orang pada sesuatu, kan ditentukan pada pikirannya secara selektif memilih lebih fokus pada bagian mana dari suatu hal yang ditemuinya.

Baiklah, agar tidak terlalu tegang, yuk baca cerita ini dulu ya. Cerita ini bukan karya saya, dan saya tidak tahu siapa penciptanya, saya hanya menemukan cerita ini beredar di BBM.

 

Ada pasangan pengantin yang baru menikah beberapa bulan. Suatu pagi, sambil berbahagia si istri berbisik pada  suaminya: “Bang, saya telat sebulan, kita bakal punya bayi. Tapi awas lhooo jangan bilang-bilang dulu ke orang lain ya Bang, takutnya belum tentu hamil beneran, … nanti kan malu-maluin”.

Suaminya merasa senang, dan bergumam mengiyakan. Setelah mandi dan sarapan, kemudian si suami berangkat ke kantor.

Siang harinya tukang tagih dari PLN mengetuk pintu, si istri membuka pintu, dan tukang tagih ngomong, “Bu, Anda sudah telat sebulan!”

Si istri kaget bukan main, kuatir suaminya mulutnya bocor kesana sini, padahal sudah dipesenin untuk diem dulu. Tanyanya: “Dari mana Bapak kok tahu ?”

Petugas PLN menjawab: “Keterlambatan Anda kan ada catatannya di PLN.”

Si istri menjerit kesal: “Haaah, masa sampe dicatat PLN?”

Besoknya suaminya pergi ke kantor PLN sambil marah-marah: “Bagaimana mungkin PLN sampe bisa tahu dan punya catatan kalau istri saya telat sebulan?”

Petugas menjawab dengan sabar: “Sabar pak. Kalau bapak ingin catatannya kami hapus, Bapak tinggal bayar kepada kami“.

Merasa diperas, suaminya lantas menantang: “Kalau saya tidak mau bayar?”

Kalau seperti itu, dengan amat menyesal kepunyaan bapak kami putusin!”, jawab petugas PLN mulai kesal.

Suami menjerit: “Giiiilaa…., punya saya diputusin? Terus saya sama istri harus pakai apa?”.

Petugas PLN menjawab sekenanya: “Yaa, terpaksa pake LILIN ……!!

Si Suami: “Dasar PLN GIILLAAAA…!!

 

.

Aduuuuh, maaf, moga-moga Anda bisa mahfum bahwa saya sudah berusaha sebisa mungkin untuk mengedit agar kisah itu tetap sopan. Bagi saya, kisah itu kan mengenai keterlambatan sepasang suami istri dalam membayar listrik PLN. Tapi seandainya jika ada orang yang mengartikan sebagai hal lain, ya itu wajar saja. Bukankah, semua pandangan yang diambil manusia itu dipengaruhi oleh cara pikirannya secara selektif memilih bagian mana yang mau dia fokuskan.

Bagaimanapun juga, cerita di atas mengajarkan pada kita suatu fenomena alamiah yang namanya : “salah paham”. Alias, mengira dirinya paham, padahal sebenarnya belum! Dan ngerinya, salah paham itu bisa menulaaaaar, seperti suaminya yang ketularan salah paham!

Sejak 1998 saya belajar NLP, disiplin ini memang didera dengan banyak salah paham. Kesalahpahaman ini, tergantung pada saat awal, orang terfokus pada bagian mana dari NLP yang dia temui, dan terutama jikalau dia berhenti menyelidiki, namun merasa sudah paham.

Bagi yang sudah tahu, maka mereka mengerti bahwa ilmu NLP ‘hanyalah’ ilmu modeling (meniru), ilmu untuk memudahkan orang untuk ‘belajar hal lain’.

Jadi tidak heran, kalau kemudian para trainer memakai NLP dipakai sebagai cara untuk mempermudah mempelajari ilmu lain apapun di dunia ini. Contoh:

  • NLP dapat dipakai untuk mengajarkan cara melakukan Firewalk.
    • Dengan memakai NLP, belief bahwa orang bisa melintasi api, menjadi lebih mudah ditanamkan, memakai belief change technique..
  • NLP dapat dipakai untuk mengajarkan cara menguasai Reiki.
    • Dengan memakai NLP, orang lebih mudah mengenali rasa pergerakan energi melalui submodality.
  • NLP dapat dipakai untuk mengajarkan cara menguasai tenaga dalam.
    • Dengan memakai NLP, kondisi kepekaan merasakan energi bisa diajarkan lebih mudah dan cepat.
  • NLP dapat dipakai untuk mengajarkan hipnosis.
    • Dengan memakai NLP, bagian kritis dari pikiran bisa ditembus lebih mudah.
  • NLP dapat dipakai untuk menjelaskan The Law of Attraction (LOA) atau The Secret.
    • Dengan memakai NLP, para pengajar LOA bisa mengilustrasikan mengenai cara kerja pikiran dengan lebih mudah pada penggemarnya.
  • NLP dapat dipakai untuk mengajarkan ilmu sulap.
    • Dengan memakai NLP, pikiran dan persepsi penonton bisa dibuat ‘mis direction‘ dengan lebih mudah.

Walhasil, bagi yang hanya cuma mengenal NLP dari sisi itu, dan terfokus memahami NLP secara begitu, dan menutup mata hatinya untuk mempelajari NLP secara lengkap, maka akan terjeblos mengira NLP = bidang yang dipermudahnya:

  • NLP = Firewalk
  • NLP = Reiki
  • NLP = Tenaga Dalam
  • NLP = Hipnosis.
  • NLP = LOA
  • NLP = Sulap
  • dll entah apa lagi.

Stop-stop…. Mungkin Anda protes dan membantah:

Tapi bukankah NLP juga dipakai untuk melakukan jutaan macam kebaikan, untuk terapi, untuk membebaskan orang dari trauma buruk, untuk membuang kecemasan yang mengganggu, untuk menghancurkan kepercayaan negatif yang membelenggu diri, untuk membuang bayang-bayang masa lalu yang buruk, untuk membantu orang kembali mencintai pasangannya, untuk membuat anak mau beribadah, untuk membuat sekolah jadi mudah, untuk membuat lebih mudah masuk khusyuk waktu sholat, untuk lebih mudah menghapal kitab suci, untuk mempermudah membuat goal setting, untuk membuat  lebih komit pada resolusi tahun baru yang sudah dibuat, untuk lebih mudah mengakses bahagia, untuk lebih mensyukuri karunia Tuhan, untuk menginstall rasa percaya diri, untuk membuat anak sekolah lebih mudah menghapal, untuk membangun fokus para olahragawan, untuk belajar naik sepeda dengan mudah, untuk membuang kebiasaan buruk seperti merokok & narkoba, untuk membuat anak menurut orang tuanya, dan untuk ini dan itu lainnya yang juga baik…?

Baiklah, baiklah…

Mungkin Anda belum tahu bahwa sebenarnya NLP bisa dipakai lebih buruk lagi dari itu semua, bahkan…:

  • NLP dapat juga dipakai untuk menipu.
    • Dengan memakai NLP, penipu bisa membuat orang lebih mudah percaya melalui rapport building.
  • NLP dapat juga dipakai untuk brainwashing.
    • Dengan memakai NLP, brainwasher bisa lebih mudah menghapus pengalaman ini itu, melalui mekanisme perubahan submodality.
  • NLP dapat juga dipakai untuk politisi busuk.
    • Dengan memakai NLP, politisi busuk bisa meyakinkan rakyat menggunakan bahasa hipnotik Milton Model.
  • NLP dapat juga dipakai untuk mengajarkan new age.
    • Dengan memakai NLP, ajaran new age menjadi seperti seolah-olah ada dasar teorinya. Dan NLP adalah memiliki metodologi yang bagus untuk melancarkan proses pengajaran ilmu apapun.
  • NLP dapat juga dipakai untuk macem-macem yang lain deh…

 

Jadi wajar kan kalau kemudian orang menganggap NLP Itu Sesat, NLP itu berbahaya, NLP itu New Age atau apalah!

Wajar sekali.

Persis sama wajarnya dengan beberapa pandangan ini:

  • Ilmu Hukum itu sesat

    • Bukti 1: Ilmu hukum itu 100% sesat, karena sudah ada ilmu hukum agama. Kenapa manusia menciptakan hukum sendiri, dan menganutnya sepanjang waktu melebihi hukum agama?
    • Bukti 2: Ada ribuan kriminal yang belajar ilmu hukum untuk bekal meloloskan diri
    • Bukti 3: Ada banyak artikel dan buku-buku  yang membahas “Law Loop-hole”, alias ngakalin hukum.
    • Bukti 4: Ilmu Hukum membuat kebenaran seolah relatif, tergantung dari pola pembuktian dan orasi untuk meyakinkan sang Hakim. Padahal dalam agama, kebenaran itu jelas-jelas sifatnya mutlak.

  • Ilmu Psikologi itu sesat.
    • Bukti 1: Banyak orang belajar Ilmu Psikologi lantas merasa bisa meramalkan perilaku manusia, melalui tes IQ, bakat, minat dsb. Padahal jelas-jelas meramal adalah awal dari kesyirikan.
    • Bukti 2: Banyak pasangan psikolog yang malah akhirnya kawin cerai. Psikologi membuat mereka tersesat, pintar melakukan pembenaran diri.
    • Bukti 3: Banyak kriminal di dunia ini, mempelajari ilmu psikologi manusia untuk menipu.
    • Bukti 4: Banyak ahli-ahli awal psikologi adalah orang Yahudi.
  • Ilmu Politik itu sesat.
    • Bukti 1: Dalam dunia partai politik biasa, bahwa jadi anggota partai harus bersumpah akan setia pada partai. Seolah dibai’at, sehingga harus ta’at pada keputusan partai , sekalipun melawan hati nurani.
    • Bukti 2: Politisi di seluruh dunia ini ada saja yang penipu
    • Bukti 3: Politik membuat orang menderita. Ribuan orang menderita gara-gara batas wilayah negara.
    • Bukti 4: Harusnya manusia tidak sok ikut campur mengatur bagaimana dunia ini harus diatur.
  • Ilmu Fisika Kuantum itu sesat.
    • Bukti 1: Fisika Kuantum terlalu meng-agung-agungkan kekuatan ‘Kuanta’, anasir super kecil yang punya kekuatan maha dahsyat. Bahkan penggunaan kata ‘maha’, seolah menyamakan dengan Yang Maha Kuasa.
    • Bukti 2: Dipakai menciptakan bom atom untuk merusak dunia.
    • Bukti 3: Kebanyakan ahli fisika kuantum itu orang Yahudi.
    • Bukti 4: Ilmu kuantum menyamakan diri dengan Tuhan. Menurut ilmu Kuantum, (berbeda dengan ilmu kimia / fisika) di level kuantum, perilaku atom akan bersikap tergantung dari prasangka penelitinya.
  • Ilmu Otomotif itu sesat.
    • Bukti 1: Dalam pengajaran Ilmu Otomotif sudah menghilangkan peranan Tuhan, seolah-olah manusia bisa mengatur gerakan mesin, tanpa kehendak dari Tuhan.
    • Bukti 2: Ada kasus-kasus memprihatinkan bahwa bengkel otomotif malah menipu mengenai suku cadang.
    • Bukti 3: Belajar naik kendaraaan / otomotif adalah pintu gerbang awal menjadi copet / jambret.
    • Bukti 4: Gara-gara mengerti otomotif, orang jadi membuat motornya lebih kenceng untuk ugal-ugalan.
  • Ilmu Komunikasi itu sesat
    • Bukti 1: Ilmu Komunikasi adalah dasar dari semua kegiatan periklanan, dan periklanan adalah sumber UJUB (kesombongan) yang paling mendasar. Selalu mengaku ini itu yang terbaik, terhebat, yang termurah, terkemuka, dan julukan-julukan lain yang membesarkan diri sendiri.
    • Bukti 2: Penipu adalah ahli komunikasi. Awalnya mereka harus belajar komunikasi dulu, agar lancar menipu.
    • Bukti 3: Ilmu komunikasi membuat orang suka mempengaruhi orang lain melakukan hal yang bukan dikehendakinya.
    • Bukti 4: Ilmu komunikasi membuat Vicky tersesat. Selain ia punya konspirasi hati, ia juga dihukum karena menggunakan ilmu komunikasinya untuk menipu Zaskia Gothik.
  • Ilmu Matematika itu sesat.
    • Bukti 1: Banyak orang menggunakan ilmu matematika untuk menghitung pahala atas sedekah. Seperti mau mendikte Tuhan dalam cara menghitung pahala yang mau Dia berikan.
    • Bukti 2: Semua kecurangan perhitungan PEMILU hanya bisa dilakukan oleh orang yang piawai ilmu matematika.
    • Bukti 3: Banyak pelajar yang stress dan kesurupan saat menghadapai ujian matematika.
    • Bukti 4: Banyak anak sekolah dan ortu sangat membenci ilmu matematika ini.
  • Ilmu Kimia itu sesat.
    • Bukti 1: Ilmu kimia membuat orang mengotak-atik mencampur berbagai senyawa untuk menciptakan hal baru. Seperti tidak puas dengan karunia Tuhan, mengganti-ganti konfigurasi senyawa yang sudah diciptakannya, dengan pikiran seolah manusia lebih tahu segalanya.
    • Bukti 2: Orang yang mau meracik racun untuk membunuh orang lain, harus belajar ilmu kimia.
    • Bukti 3: Para produsen pil ekstasi dan sabu adalah orang yang jago ilmu kimia.
    • Bukti 4: Banyak kasus jamu jadi berbahaya karena sok tahu ilmu kimia.
  • Ilmu Pertanian itu sesat
    • Bukti 1: Gara-gara ilmu pertanian orang mulai mengatur apa yang harus ditanam, kapan harus ditanam, dimana ditanam, dan kapan dipetiknya. Padahal Tuhan sudah mengatur semua itu secara alamiah dan penuh keseimbangan.
    • Bukti 2: Teknologi pertanian membuat orang melakukan stek, kawin silang, hortikultura, dan lain-lain. Tidak puas akan karunia yang sudah Tuhan berikan melalui tanaman dan buah-buahan, yang akhirnya hanya akan berakibat kerusakan.
    • Bukti 3: Ilmu pertanian sudah tidak wajar lagi, memakai pupuk ini itu yang mengandung senyawa yang membahayakan hidup manusia sendiri.
    • Bukti 4: Ilmu pertanian membuat burung pipit, wereng, dan tikus dibasmi, karena dianggap hama, padahal mereka mahluk Tuhan yang juga berhak hidup.
  • Ilmu Komputer itu sesat
    • Bukti 1: Dunia komputer adalah gerbang awal untuk memasuki dunia pornografi global. Semua penyebaran pornografi menjadi merajalela sejak ada komputer, dan orang yang belajar komputer tidak tahu bahwa dirinya secara perlahan-lahan sedang diseret masuk ke dunia internet, yang lantas semua sudah menjadi sangat terlambat saat ia tiba-tiba menyadari dirinya sudah ketagihan nonton pornografi di internet. Lebih mengenaskan, para trainer ilmu komputer  yang merasa dirinya pinter itu, tidak tahu bahwa mereka sedang dimanfaatkan oleh gerakan pornografi global untuk mengajak-ajak orang yang tidak bersalah sehingga akhirnya menjadi ketagihan pornografi secara parah. Bahkan pemerintah dibutakan matanya, sehingga mengijikan perdagangan komputer sebagai sesuatu yang legal.
    • Bukti 2: ilmu komputer adalah penyebab awal dari semua kegiatan plagiat / pembajakan. CD, VCD, DVD, bahkan skripsi dibajak dengan mudah sejak ada komputer, tinggal dikopi dengan beberapa tombol. Tanpa komputer, pembajakan itu sulit sekali dilakukan.
    • Bukti 3: Kebanyakan bermain komputer membuat mata jadi rusak.
    • Bukti 4: Ilmu komputer adalah penyebab bagi perkembangan semua teknologi yang membuat manusia jadi pemalas. Ilmu komputer yang menyebabkan TV bisa jadi canggih, mobil jadi canggih, kantor bisa jadi serba otomatis. Itu semua membuat orang jadi pemalas, enggan bergerak, dan malas bersilaturahmi, semua dilakukan melalui smartphone yang didalamnya berisi komputer mini.

    dll

Jadi berdasar logika dengan bukti secara tebang-pilih seperti itu, maka wajar kalau disimpulkan bahwa NLP Itu Sesat, sama wajarnya sebagaimana menyimpukan bahwa ilmu lainnya di atas juga sesat.

Jok kenceng-keceng…, setel kendo wae Kang!

.

The post NLP Itu Sesat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/nlp-itu-sesat/feed/ 20
Sakitnya tuh disini : kalimat yang NLP banget. http://www.ronnyfr.com/sakitnya-tuh-disini-kalimat-yang-nlp-banget/ http://www.ronnyfr.com/sakitnya-tuh-disini-kalimat-yang-nlp-banget/#respond Wed, 29 Oct 2014 03:30:45 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1655 Akhir tahun 2014  ini orang-orang suka mengucapkan kalimat “Sakitnya tuh disini….” Udah pada ngeh belum, kalimat yang NLP banget ini? Lho kok bisa? Hehehe, itu adalah suatu frasa lagu dangdut yang benar-benar sedang populer. Entah dinyanyikan siapa, namun puluhan artis yang lain, termasuk para presenter, amat suka menyitir frasa itu untuk becanda. Hasilnya frasa ini jadi{ Read More }

The post Sakitnya tuh disini : kalimat yang NLP banget. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
sakitnya-tuh-disiniAkhir tahun 2014  ini orang-orang suka mengucapkan kalimat “Sakitnya tuh disini….” Udah pada ngeh belum, kalimat yang NLP banget ini?

Lho kok bisa?

Hehehe, itu adalah suatu frasa lagu dangdut yang benar-benar sedang populer. Entah dinyanyikan siapa, namun puluhan artis yang lain, termasuk para presenter, amat suka menyitir frasa itu untuk becanda. Hasilnya frasa ini jadi populer di berbagai media sosial juga.

Baiklah,

Saat mempraktekkan NLP pada orang lain atau diri sendiri, salah satu tools yang paling menarik adalah yang disebut submodality. Apakah submodality itu? Kita bisa mulai dari memahami bahwa setiap pengalaman yang dialami manusia disimpan dalam memory, dan itu menjadi realitas internal di dalam pikiran kita. Artinya, realitas yang tadinya dialami oleh ke 5 indra kita, sudah berubah menjadi memory dalam pikiran, yang diperlakukan sebagai realitas internal. Manusia meyakini realitas internalnya sebagai “kebenaran” baginya, dan dipergunakan sebagai acuan atas bagaimana dia akan bereaksi pada dunia luar.

Misal, jika ia menyimpan suatu masalah dalam realitas internalnya dengan cara besaaaar, maka ia akan memperlakukannya sebagai masalah besaaar.

Submodality adalah cara kita menyimpan pengalaman secara detail, atau sebutlah semacam aspek sinematografi dari pengalaman yang kita simpan dalam pikiran kita.

Misal begini: andaikan ada sebuah pengalaman buruk masih sering terlintas di pikiran Anda. Nah kalau diperhatikan, maka lintasan pengalaman itu akan memiliki kualitas sinematografi tertentu, misalkan: kualitas gambar (ukuran, kecerahan, fokus, warna, lokasi, dll), kualitas suara (mono/stereo, keras/lemah, dari kiri/kanan, lokasi suara, dll), dan efek rasa yang dihasilkan (di dalam kepala, di dada, di kulit, dst).

Di artikel yang berjudul Mengedit Pengalaman Buruk Dengan Submodality ini, kita menjadi tahu bahwa pengalaman apapun, termasuk pengalaman buruk, bisa diubah dalam pikiran kita dengan mengubah submodality-nya. Ibarat komputer, suatu file di memori bisa diedit alias diubah-ubah kualitas sinematografi-nya. Jadi misalkan, suatu pengalaman buruk jika teringat adalah membuat kita membayangkan lagi peristiwa itu dengan gambaran mental yang ukurannya amat besar, maka jika kita ubah ukuran gambaran mental di pikiran kita itu, kemungkinan besar pengalaman yang tadinya terasa buruk, bisa berubah menjadi netral.

Dengan demikian, maka mengenali submodality dari suatu pengalaman sangatlah penting dilakukan. Karena beberapa orang suka bingung jika ditanya?

  • – Apakah pengalaman yang kamu alami itu ada gambarannya?
  • – Apakah ada suara?
  • – Apakah ada rasa tertentu?

Setelah kita mengenali kualitas sinematografis dari submodality itu, maka akan menjadi sangat mudah untuk mengubah-ubahnya.

 

MENGUBAH KUALITAS SINEMATOGRAFIS DARI SUBMODALITY

Saat Anda mulai belajar mengubah kualitas sinematografis dari submodality, maka Anda akan menemukan bahwa sebagian dari submodality jika diubah kualitas sinematografisnya, maka akan  menimbulkan perubahan persepsi/respon kita terhadap pengalaman. Namun, sebagian lagi jika diubah-ubah, ternyata tidak menimbulkan perubahan apapun terhadap pengalaman.

Misal, ada seseorang yang sangat suka coklat, bahkan ketagihan. Artinya, jika ia melihat atau membayangkan, atau mendengar kata coklat saja, sudah langsung blingsatan ingin segera mendapatkan dan memakannya. Nah, jika dia diminta sedikit rileks dan menjelaskan bagaimana pikirannya merepresentasikan coklat itu secara visual, auditoris dan rasa, maka ia akan menjelaskannya.

Tugas Anda adalah membantu Klien bisa menyatakan pengalaman internalnya itu dalam bahasa yang sensori spesifik. Pertanyaan yang Anda ajukan ini akan membantunya mengungapkan ketagihannya dalam kalimat yang mencerminkan kulitas sinematografis :

  1. Apa yang Anda lihat mengenai coklat itu?
  2. Bagaimana ukuran coklat itu?
  3. Dimana bayangan gambar coklat itu berada?
  4. Apakah warna-warni atau hitam putih?
  5. dst…. (masih banyak lagi)

Pada saat subjek sudah bisa menjelaskan dengan baik representasi  submodality ini kepada Anda, maka sangat mudah bagi Anda unuk membimbingnya untuk mengubah-ubah kualitas sinematografisnya. Misal, minta gambarnya diubah menjadi lebih kecil, jaraknya dijauhakan dari dirinya, diubah warnanya jadi hitam putih dan seterusnya.

Perubahan submodality ini, akan mengubah realitas internalnya, sehingga mempengaruhi responnya kepada pengalaman aslinya. Singkat kata, tiba-tiba si Klien akan merasa coklat tidak lagi semenarik dulunya dia melihat, tidak lagi membuatnya ketagihan, dst.

Seru banget kan?

 

SUBMODALITY SUARA

Nah, dari pemaparan di atas, kiranya Anda dengan mudah menyimpulkan bahwa kemampuan si Klien untuk menjelaskan realitas internal dari suatu pengalaman, akan sangat menentukan keberhasilan teknik ini. Jika klien mampu mengenali dengan baik kualitas sinematografis dari suatu pengalaman, maka perubahan kualitas akan mudah dilakukan.

Beberapa dari Anda mungkin bertanya, apakah hanya kualitas sinematografis gambar saja yang perlu diketahui untuk suatu perubahan? Jawabannya adalah:  ‘tidak!’.

Kita perlu membantu Klein untuk menemukan kualitas sinematografis dari suara juga. Jadi kita bisa menanyakan juga mengenai, misalkan:

  1. Apa ada sesuatu yang Anda dengar saat memikirkan mengenai coklat itu?
  2. Jika ada suaranya, bagaimana volume suara yang ada saat memikirkan coklat itu?
  3. Dimana suara itu berasal?
  4. dst…. (masih banyak lagi)

 

Kualitas sinematografis dari suara ini, juga kemudian bisa Anda ubah-ubah. Dan seperti yang ‘visual’, maka perubahan yang dilakukan pada beberapa jenis submodality suara akan mengakibatkan perubahan respon Klien pada realitas internalnya. Akibatnya respon para realitas eksternalnya juga berubah.

 

SUMODALITY KINESTETIK

Khusus untuk submodality kinestetik ini paling unik dan lucu.

Misalkan ada seorang Klien sakit hati, dan kita ingin membantunya dengan melakukan perubahan submodality.

Jika kita bertanya pada Klien “Apa yang kamu rasakan saat sakit hati ini?

Lucunya, biasanya responnya adalah menggunakan bahasa yang merefeksikan emosi: “Ya hati saya sakit, pedih, saya kesal. ”  dll.

Perhatikan, bahwa respon dia itu masih berupa kata-kata yang BUKAN merupakan submodality alias tidak menjelaskan aspek indrawi dari perasaan itu, namun hanya emosi saja.

Maka tugas Anda, menanyakan kembali:

  1. Apa yang Anda rasakan di tubuh Anda, saat mengalami sakit hati itu?
  2. Apakah ada sensasi tertentu di tubuh, kulit atau bagian tubuh lain tertentu saat Anda merasakan sakit hati itu?
  3. Apakah ada rasa tekanan tertentu saat merasakan sakit hati itu?
  4. Seberapa luas rasa tertekan itu di tubuh Anda, saat merasakan sakit hati itu?
  5. Bagaimana intensitasnya rasa tekanan itu, saat merasakan sakit hati itu?
  6. Dimanakah letak rasa sakit yang Anda maksudkan itu?
  7. dll

Nah, jika ia bisa menjawab dengan baik, maka Anda dengan mudah membantunya mengubah submodalitynya. Dan Anda akan menemukan bahwa beberapa submodality kinestetik, saat diubah akan menghasilkan perubahan nyata pada responnya terhadap rasa sakit hatinya itu. Tiba-tiba saja, si Klien menyatakan: “Kok sudah tidak terasa ya sakit hati saya tadi?”

Nah, kemampuan itu semua berawal dari kerja Anda membantu si Klien untuk mampu menyatakan Gambar Suara dan Rasa dari representasi internal itu secara sensorik.

Perhatikan pertanyaan ke 6 dari list pertanyaan kinestetik diatas: “Dimanakah letak rasa sakit yang Anda maksudkan itu?”

Maka si Klien itu sambil menunjuk dada bagian kiri atas, ia mungkin akan menjawab: “Sakitnya tuh disini….

The post Sakitnya tuh disini : kalimat yang NLP banget. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/sakitnya-tuh-disini-kalimat-yang-nlp-banget/feed/ 0
Positive Intention – niat positif dibalik perilaku buruk. http://www.ronnyfr.com/positive-intention-niat-positif-dibalik-perilaku-buruk/ http://www.ronnyfr.com/positive-intention-niat-positif-dibalik-perilaku-buruk/#respond Mon, 20 Oct 2014 03:39:42 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1646 Benarkah dibalik setiap perilaku, termasuk perilaku baik maupun buruk, tersembunyi suatu niatan baik / alias positive intention? Bertahun-tahun membantu orang dalam melakukan modifikasi perilaku, saya menemui bahwa orang selalu punya ‘alasan positif’, yang dipakai untuk mendasari perilaku mereka. Alasan ‘positif’ yang dipakai oleh seseorang yang mendasari perilaku mereka, dalam NLP disebut Positive Intention, alias ‘niatan{ Read More }

The post Positive Intention – niat positif dibalik perilaku buruk. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Benarkah dibalik setiap perilaku, termasuk perilaku baik maupun buruk, tersembunyi suatu niatan baik / alias positive intention?

Bertahun-tahun membantu orang dalam melakukan modifikasi perilaku, saya menemui bahwa orang selalu punya ‘alasan positif’, yang dipakai untuk mendasari perilaku mereka. Alasan ‘positif’ yang dipakai oleh seseorang yang mendasari perilaku mereka, dalam NLP disebut Positive Intention, alias ‘niatan positif’.

Saat Anda belajar NLP, Anda akan mempelajari suatu topik yang disebut Presupposition of NLP (asumsi dasar dalam NLP), dimana akan dikatakan salah satunya bahwa:

“Behind every behavior has a positive intention. At least in particular context”

“Dibalik SEMUA perilaku, memiliki suatu niatan positif. Setidaknya dalam suatu konteks tertentu.”

Nah, sebelum saya berikan contoh yang makin mempermudah pemahaman Anda, perlu diingat bahwa kata ‘perilaku’ meliputi 3 wilayah:

  1. Perilaku Kognitif : pikiran
  2. Perilaku Afektif : emosi
  3. Perilaku Psikomotoris / konatif : tindakan

Jadi pikiran dan emosi juga merupakan perilaku, bukan cuman gerak-gerik, dan tindakan saja. Contoh, seseorang memiliki kebiasaan berfikir negatif pada orang lain, itu juga termasuk perilaku. Seseorang mudah sedih, itu juga termasuk komponen perilaku.

Kembali pada topik, dikatakan di atas bahwa dibalik SEMUA perilaku terkandung niatan positif. Bagaimana contohnya, dan untuk apa kita berpikir demikian?

Yuk, disimak contoh yang mempermudah pemahaman ini:

Ada seorang bapak adalah seorang perokok berat, sehingga semua keluarganya terganggu. Seluruh keluarganya sudah komplain semua dan memintanya untuk berhenti merokok.

Bapak itu tidak bersedia berhenti merokok sebenarnya, namun ia bersedia mengikuti sesi terapi berhenti merokok.

Saat sesi tanya jawab terstruktur dilakukan, sang bapak mengatakan bahwa ia merokok agar ia bisa mengendalikan emosinya. Ia menyatakan bahwa ia itu  orang yang emosional, dan terkadang emosinya susah dikendalikan. Apalagi menghadapi situasi rumah yang istrinya hobby mengomel dan mencela, maka dengan merokok, ia merasa bisa mengendalikan diri untuk tidak emosional dan terhindar dari menangani istri secara keras.

Nah lo!

Mungkin sang istri dan anaknya mencemooh penjelasan suami sebagai ‘hanya alasan’ saja. Namun, saya akan memperlakukan penjelasan itu sebagai informasi yang bermanfaat.

Artinya begini:

  • Alasan seseorang melakukan perilaku A adalah karena untuk mendapatkan kondisi B.
  • Maka, jika orang diajarkan cara untuk mendapatkan kondisi  B, tanpa harus melakukan perilaku A, maka ia akan lebih mudah meninggalkan perilaku A.

Jadi, dengan menggunakan NLP, saya mengajari si bapak cara mengendalikan emosi. Menggunakan anchor, menggunakan future pacing, termasuk jika mungkin melakukan terapi parts atau yang lainnya. Sehingga akhirnya si Bapak memiliki kemampuan baru: mengendalikan diri dan emosinya, bahkan bisa berjalan otomatis. Jika mengalami suatu hal biasanya tersinggung, namun kini ia secara otomatis malahan biasa-biasa saja. Karena efek future pacing dan lain-lain yang dilakukan melalui teknik NLP.

Pada kondisi ini, maka si bapak sebenarnya sudah kehilangan alasan, untuk merokok. Karena emosi sudah bisa dikendalikan bahkan secara otomatis. Maka pada tahapan ini, terapi berhenti merokok, dengan menggunakan swish pattern dan sebagainya, akan mudah sekali dilakukan pada si Bapak.

Postive-Intention-nlpDi sinilah pentingnya mengetahui positive intention dari suatu perilaku, terutama perilaku buruk, sehingga kita bisa memberikan alternatif cara menggantikannya.

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana jika sudah diterapi berhenti merokok namun ternyata kok masih balik lagi merokok? Nah disini kita belajar bahwa mungkin apa yang kita kira menemukan ‘positive intention‘ itu sudah tepat, namun sebenarnya ternyata ada positive intention lain yang masih tersembunyi di bawah sadar. Maka tugas kita membimbingnya menemukan positive intention di bawah sadar ini.

Di sinilah perlunya kita mengajukan pertanyaan yang tepat dalam mencari dan menemukan positive intention dari perilaku seseorang. Saat hadir di pelatihan  Practitioner of NLP Anda akan mendapatkan cara ini dan berlatih sehingga piawai.

Pembaca yang budiman,

Dalam judul, memang hanya disebut “perilaku buruk”, namun sebenarnya intensi positif ini ada juga dibalik suatu “perilaku baik” maupun perilaku buruk.

Lha, kenapa penulisan judul dibuat tidak lengkap? Karena penulis memiliki niatan positif, yakni agar tulisan ini menarik.

 

The post Positive Intention – niat positif dibalik perilaku buruk. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/positive-intention-niat-positif-dibalik-perilaku-buruk/feed/ 0
Berlatih Menembak Jitu Dengan NLP http://www.ronnyfr.com/berlatih-menembak-jitu-dengan-nlp/ http://www.ronnyfr.com/berlatih-menembak-jitu-dengan-nlp/#comments Tue, 16 Sep 2014 02:35:10 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1630 Saat diajak berlatih menembak jitu ini, awalnya saat melihat orang-orang lain yang sudah lebih berpengalaman dan pernah menembak, kok pada luput tembakannya, maka saya sempat agak ragu juga. Pikir saya: “Sepertinya kok susah...” Kemudian, dengan cepat saya teringat kisah Anthony Robbins yang menggunakan NLP sebagai approach untuk menginstall strategy berpikir dan belief dari para sniper yang{ Read More }

The post Berlatih Menembak Jitu Dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>

Saat diajak berlatih menembak jitu ini, awalnya saat melihat orang-orang lain yang sudah lebih berpengalaman dan pernah menembak, kok pada luput tembakannya, maka saya sempat agak ragu juga. Pikir saya: “Sepertinya kok susah...”

Kemudian, dengan cepat saya teringat kisah Anthony Robbins yang menggunakan NLP sebagai approach untuk menginstall strategy berpikir dan belief dari para sniper yang ahli menembak jitu.
Langsung saya lakukan langkah ini:

  1. Membuang keraguan dan pesimis dengan Change Belief Techniques NLP
  2. Swish Pattern NLP untuk menginstall desired behavior yang lebih menarik.
  3. Memasuki state yang mantap dan fokus, dengan teknik anchoring.
  4. Saya ikuti langkah dalam strategy membidik: memindahkan target ke pikiran saya, dan melakukan alignment. Strategy yang saya pakai adalah melakukan urut-urutan rep system dalam pikiran internal dengan cara yang paling efektif.

Ketika selesai:
Pelatih bilang: “Wah angka 10 -nya jebol!!!”

Saya sempat mikir bahwa itu ejekan. Ternyata setelah lihat hasilnya:

Berlatih-menembak-jitu-dengan-nlpDari 10 peluru:

  • 8 peluru mengenai titik pusat dalam target (skor 10)
  • 1 peluru masuk di lingkaran 9
  • 1 peluru masuk di lingkaran 8

Prestasi yang cukup baik, untuk pemula. Ya khan?

Latihan kedua:

Menembak target seperti berbentuk tubuh manusia (dari besi). Menggunakan 12 peluru dengan pistol Glock.

Hasilnya?

Dari target 12 bentuk tubuh manusia, semua kena kepalanya, dan jatuh…

Sadis.

Sayang hasilnya lupa nggak saya foto. Pastinya lebih seru kalau ada foto hasil latihan ini.

Pada percobaan kedua, saya tidak mau membayangkan targetnya adalah manusia, namun tetap saya bayangkan sebagai lempengan besi saja. Ini memudahkan saya dalam konsentrasi.

 

NLP memang memudahkan.

Rugi banget kalau nggak belajar NLP.

The post Berlatih Menembak Jitu Dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/berlatih-menembak-jitu-dengan-nlp/feed/ 1
Metaprogram, kunci rahasia teknik NLP yang selalu sukses http://www.ronnyfr.com/metaprogram-kunci-rahasia-teknik-nlp-yang-selalu-sukses/ http://www.ronnyfr.com/metaprogram-kunci-rahasia-teknik-nlp-yang-selalu-sukses/#respond Fri, 18 Jul 2014 20:01:18 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1608 Mungkin Anda pernah mendengar tentang Metaprogram di NLP, dan penasaran ingin mengetahui manfaatnya yang luar biasa dalam kehidupan? Pernahkah Anda memakai teknik tertentu yang biasanya manjur, namun tiba-tiba teknik itu seperti kehilangan ‘kemanjurannya’ pada klien tertentu? Padahal rapport Anda pada klien itu sudah bagus, dan klien itu sudah kooperatif 100%.Anda bahkan sudah hapal teknik itu{ Read More }

The post Metaprogram, kunci rahasia teknik NLP yang selalu sukses appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Mungkin Anda pernah mendengar tentang Metaprogram di NLP, dan penasaran ingin mengetahui manfaatnya yang luar biasa dalam kehidupan?

Pernahkah Anda memakai teknik tertentu yang biasanya manjur, namun tiba-tiba teknik itu seperti kehilangan ‘kemanjurannya’ pada klien tertentu? Padahal rapport Anda pada klien itu sudah bagus, dan klien itu sudah kooperatif 100%.Anda bahkan sudah hapal teknik itu luar kepala Anda, dan mungkin sudah menggunakan ratusan kali dan selalu sukses.

Hopo tumon?

Pada awal-awal perkembangan NLP, Dr Richard Bandler dan Leslie-Cameron Bandler, menengarai bahwa sejumlah teknik NLP yang selalu sukses diterapkan bagi berbagai orang, ternyata bisa tiba-tiba menjadi ‘macet’ untuk orang tertentu. Melalui riset pada banyak sekali subjek, akhirnya ditemukan bahwa ini disebabkan karena ada orang-orang tertentu yang memiliki area yang berbeda dalam memproses, menyaring dan mengurutkan suatu informasi.

Lesile melanjutkan penelitian ini, dan menemukan ada sekitar 60-an faktor yang mempengaruhi cara orang memproses, menyaring dan mengurutkan informasi ini. 60-an hal ini kemudian dikenal dengan nama Metaprogram. Ini merupakan turunan dari 3 proses universal dalam pikiran: deletion, generalisation dan distortion.

Jadi, Metaprogram adalah cara seseorang dalam memproses, memfilter, mengurutkan suatu informasi,  merupakan pola internal yang membantu seseorang menentukan bagaimana caranya dia akan membentuk representasi internal yang mengarahkan perilakunya. Metaprogram akan dipergunakan oleh seseorang dalam memutuskan apa yang diperhatikan, dan apa yang akan diabaikan. Riset-riset dalam NLP menunjukkan bahwa Metaprogram bekerja sebagai proses di bawah sadar.

metaprogram-nlp-indonesiaJadi, karena metaprogram adalah program yang berada di atas program mental lainnya, maka keberadaannya akan sangat mempengaruhi keberhasilan program yang di bawahnya. Kata ‘meta’ artinya di atas, atau ‘melampaui’, jadi metapraogram adalah program yang di atas / melampaui keberadaan program lainnya.

Ini menjelaskan kenapa suatu teknik menjadi ‘sukses’ atau ‘melempem’, sebab, jika suatu teknik dijalankan dengan cara penyampaian yang tidak sesuai dengan metaprogram dari orang itu, maka akan menjadi kontraproduktif.

Dengan demikian seorang praktisi, perlu mengetahui metaprogram kliennya, pada saat tengah rapport building, sehingga saat menerapkan teknik tertentu, dia sudah bisa menyelaraskan dengan metaprogram kliennya.

 

Contoh Untuk Mempermudah

Contoh paling terkenal dari Metaprogram adalah : Arah Motivasi, yakni bagaimana cara seseorang memotivasi dirinya. Apakah ia termotivasi jika ia mengejar (moving toward to) pada sesuatu, ataukah ia termotivasi jika menghindar (moving away from) dari suatu hal.

Misal:

  • Seseorang termotivasi membeli produk karena ia ingin menikmati manfaatnya (moving toward to)
  • Seseorang termotivasi membeli produk karena ia tidak ingin dianggap ketinggalan jaman (moving away from).

Atau:

  • Seseorang merokok adalah demi mendapatkan pergaulan dan dianggap gaya (moving toward to)
  • Seseorang merokok adalah demi tidak dianggap banci oleh kawan-kawannya (moving away from).

 

Bayangkan misalkan, perokok itu kemudian minta diterapi oleh seorang praktisi NLP. Misalkan praktisi itu kemudian berpikir terlalu teknis, maka ia akan langsung terpikir menggunakan teknik Swish Pattern (tanpa memperdulikan berbagai faktor terkait lainnya). Tidak ada yang salah dengan teknik swish pattern untuk membantu mengubah kebiasaan merokok agar terhenti.

Misalkan, kebetulan praktisi itu memiliki kecenderungan moving away from, maka kemungkinan akan mengucapkan dalam kalimat-kalimat yang merefleksikan moving away from. Misalkan pula, si Klien adalah memiliki kecenderungan moving toward to, maka kalimat yang diucapkan praktisi itu, menjadi kontra produktif pada si klien. Kenapa, karena arah motivasinya terbalik, alias tidak ‘jalan’ untuk si Klien.

Jadi, disini kita melihat pentingnya mengetahui metaprogram dari seorang klien saat sedang berbincang awal, sehingga kecenderungan metaprogram ini bisa kita selaraskan (pacing) secara tepat.

Lho, kok ‘kecenderungan’…?

Iya, benar, metaprogram adalah suatu kecenderungan, bukan mutlak alias “either or“, artinya lebih bersifat kombinatif dari kedua sisi (kecenderungan), bukan “kalau nggak ini, ya itu”.

Metaprogram juga bukan watak, bukan kepribadian. Bahkan metaprogram adalah tergantung pada suatu konteks tertentu. Artinya metaprogram seseorang bisa berbeda di konteks yang berbeda, dan bisa berganti alias tidak menetap seumur hidup.

Contoh berbagai metaprogram yang lain:

  • Internal <—> Eksternal
  • Self <—> Others
  • Chunk Up <—> Chunk Down
  • Possibility <—> Necessity

Dan berbagai metaprogram lain yang dapat Anda pelajari dengan mudah dan menyenangkan di kelas Licensed Practitioner of NLP. Saat Anda belajar di kelas kami, dengan cepat Anda dapat menemukan bagaimana metaprogram dipelajari dengan mudah dan berguna dalam berbagai konteks kehidupan.

The post Metaprogram, kunci rahasia teknik NLP yang selalu sukses appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/metaprogram-kunci-rahasia-teknik-nlp-yang-selalu-sukses/feed/ 0
Pemilu : ada yang Pesta, Demo dan Crazy. http://www.ronnyfr.com/pemilu-ada-yang-pesta-demo-dan-crazy/ http://www.ronnyfr.com/pemilu-ada-yang-pesta-demo-dan-crazy/#respond Tue, 24 Jun 2014 14:40:35 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1522 Mungkin Anda seperti saya, bertanya-tanya kenapa Pemilu disebut Pesta Demokrasi? Saya tidak tahu bagaimana sejarahnya, siapa yang menyebut awalnya, sehingga Pemilu disebut sebagai Pesta Demokrasi. Ada banyak spekulasi beredar mengenai ini, dari yang positif, netral, sampai yang aneh-aneh. Misalkan yang aneh-aneh: Di dalam bahasa Inggris, partai disebut sebagai “party”. Nah, mungkin dari sinilah dulunya muncul{ Read More }

The post Pemilu : ada yang Pesta, Demo dan Crazy. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Mungkin Anda seperti saya, bertanya-tanya kenapa Pemilu disebut Pesta Demokrasi?

Saya tidak tahu bagaimana sejarahnya, siapa yang menyebut awalnya, sehingga Pemilu disebut sebagai Pesta Demokrasi. Ada banyak spekulasi beredar mengenai ini, dari yang positif, netral, sampai yang aneh-aneh.

Misalkan yang aneh-aneh:

  • Di dalam bahasa Inggris, partai disebut sebagai “party”. Nah, mungkin dari sinilah dulunya muncul istilah pesta, karena penerjemahan yang salah. Hahahaha….
  • Atau mungkin, maksudnya adalah: setelah Pemilu usai, akan ada yang berpesta pora. Pesta proyek, pesta jabatan, pesta ini itu… Wkkkkk
  • Atau mungkin, setelah Pesta Demokrasi selesai, selain akan ada yang Pesta, maka akan ada yang Demo dan mungkin juga akan ada yang Crazy. Hehehehe
  • Atau setidak-tidaknya dalam 1 tahun minimal rakyat diberi kesempatan untuk berpesta 1-2 kali dalam kehidupan demokrasi. Pas milih caleg, dan pas milih Presiden. Entah, lantas sisa 5 tahun, siapa yang akan berpesta kemudian?

Halah, itu aneh-aneh saja penjelasannya…

Apapun itu, menyamakan Pemilu = Pesta Demokrasi jika ditinjau dari linguistik (dalam NLP) adalah menggunakan mekanisme yang dikenal sebagai reframing. Artinya suatu upaya dengan sengaja, untuk memberikan bingkai arti tertentu, sehingga pendengar / pemirsa menjadi mempersepsikan sesuai dengan frame / bingkai itu.

Reframing dibentuk dari suatu proses linguistik yang disebut Complex Equivalence, artinya membuat ekuivalensi (penyamaan) atas 2 hal yang sebenarnya hubungannya kompleks. Hubungan Pemilu dengan Pesta Demokrasi tentunya kompleks, perlu diperjelas panjang lebar, namun cukup dianggap sebagai sama, bahwa Pemilu = Pesta Demokrasi.

Agar kita bisa menilai apakah benar, bahwa “Pemilu = Pesta Demokrasi” ini, maka kita bisa mengklarifikasi dengan mengajukan beberpa pertanyaan untuk mendapatkan detail dari hubungan kedua hal yang kompleks ini “Pemilu” dan “Pesta Demokrasi”

Metode klarifikasi itu di NLP dikenal sebagai Meta Model (model bahasa untuk mengklarifikasi model bahasa. Yang dikembangkan oleh pencipta NLP: Richard Bandler dan John Grinder. Untuk memulai, pahami dulu bahwa dalam frasa Pesta Demokrasi, maka Pesta = Verb, Demokrasi = Noun/Nominalization.

 

Pertanyaan Klarifikasi, “Pemilu = Pesta Demokrasi”:

  • Apa tepatnya hubungan relasi antara kedua hal ini” Pemilu” & “Pesta Demokrasi”? (Melanggar Complex Equivalence)
    • Dari pertanyaan ini akan terurai pola relasi kompleks antara 2 kata diatas. Dan kemudian, dari penjelasan yang ada bisa diklarifikasi lagi tiap komponen kalimatnya.
  • Kata siapa, Pemilu adalah pesta demokrasi? (Melanggar Lost Performative)
    • Dari pertanyaan ini bisa diperoleh, narasumber aslinya sehingga kita bisa melanjutkan dengan menguji kepentingan di belakang pendapatnya.
  • Pesta demokrasi untuk siapa? Pemilih, atau yang terpiilih? (Melanggar Simple Deletion)
    • Dari jawaban pertanyaan ini kita bisa mengetahui frame subjeknya, sehingga bisa kita ketahui subjektivitasnya.
  • Pesta demokrasi, ‘proses demokrasi’ apa yang tepatnya dilakukan, sehingga kita mempestakannya? (Melanggar Nominalization)
    • Dari jawaban ini, kita bisa jadi tahu bagaimana si pembuat kalimat memahami makna kata “demokrasi”. berdasarkan pemahamannya atas makna demokrasi, kita bisa examinasi lebih jauh pemaknaan yang ada pada tiap komponen kalimat yang muncul kemudian.
  • Pesta, apa tepatnya yang dilakukan, sehingga kita menyebutnya pesta? (Melanggar Unspecified Verb)
    • Jawaban pertanyaan ini, menunjukkan bagaimana si pembuat kalimat mem-frame (membingkai) makna kata “pesta”. Bagaimana ia menyetir para pembaca / pendengar, agar setuju, memaknakan kata pesta sesuai dengan frame yang dipakai. Berdasarkan frame yang dipakainya, kita bisa meninjau ulang, apakah kita menyetujui frame-nya, atau kita mau reframe lagi ke makna (frame) yang lain…..

Nah, memeriksa dari 5 pertanyaan itu, akan memudahkan kita untuk sepakat atau tidak sepakat mengenai ekuivalensi Pemilu = Pesta Demokrasi.

 

Ya sih,

Mungkin bagian teknik klarifikasi di  tulisan ini hanya dipahami oleh para pembelajar NLP saja.

 

The post Pemilu : ada yang Pesta, Demo dan Crazy. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pemilu-ada-yang-pesta-demo-dan-crazy/feed/ 0
Berkomunikasi dengan tubuh dan bawah sadar. http://www.ronnyfr.com/berkomunikasi-dengan-tubuh-dan-bawah-sadar/ http://www.ronnyfr.com/berkomunikasi-dengan-tubuh-dan-bawah-sadar/#comments Wed, 30 Apr 2014 05:54:44 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1511 Di artikel yang lalu berjudul 6 Steps Reframing Bagi Kesehatan, Anda sudah belajar mengenai bagaimana menggunakan teknik 6 Steps Reframing ini untuk memprogram ulang mekanisme bawah sadar melalui proses ‘negosiasi’. Dari ratusan kali membimbing orang menjalankan teknik 6 Steps Reframing, kadang-kadang saya jumpai orang merasa takut: apakah berdosa saat berkomunikasi dengan tubuh dan bawah sadar? Baiklah,{ Read More }

The post Berkomunikasi dengan tubuh dan bawah sadar. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Di artikel yang lalu berjudul 6 Steps Reframing Bagi Kesehatan, Anda sudah belajar mengenai bagaimana menggunakan teknik 6 Steps Reframing ini untuk memprogram ulang mekanisme bawah sadar melalui proses ‘negosiasi’.

Dari ratusan kali membimbing orang menjalankan teknik 6 Steps Reframing, kadang-kadang saya jumpai orang merasa takut: apakah berdosa saat berkomunikasi dengan tubuh dan bawah sadar?

Baiklah, mari kita lihat bahwa sehari-hari kita selalu menggunakan pikiran sadar kita, mengandalkannya saat harus memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan. Kita mengandalkan pikiran sadar untuk mencari solusi dari problem matematika sampai rumah tangga. Kita juga meminta pikiran sadar untuk menganalisa saat memilih sekolah anak kita, saat mencari jawaban atas persoalan kantor dan sebagainya. Dan kita tidak pernah merasa bersalah saat kita mengandalkan pikiran sadar kita.

Lantas kenapa kita tiba-tiba mempersoalkan saat kita mengandalkan pikiran bawah sadar kita? (BTW, pikiran bawah sadar itu cuma istilah, keberadaannya belum tentu di bawah kesadaran, mungkin itu qolbu, mungkin itu fungsi yang lain, yang jelas memang fungsi ini eksis. Silahkan baca artikel di blog lain saya tentang ‘Apakah bawah sadar itu ada?’. Saya sendiri lebih suka menyebut sebagai the other than conscious).

Kita selama ini menggunakan berbagai alat yang disebut teknologi untuk bisa berkomunikasi dengan “bawah sadar” kita. Misal kita menggunakan EEG untuk bisa berkomunikasi dengan otak, kita menggunakan stetoskop untuk mendengarkan detak jantung dan sebagainya. Idenya penggunaan alat itu adalah, karena ada banyak getaran (vibrasi) yang tidak bisa secara langsung di tangkap oleh indra kita karena frekuensinya jauh di atas atau di bawah ambang yang mampu diterima oleh indra manusia. Perlu dicatat, seluruh benda di dunia ini adalah merupakan energi, terdiri atas atom yang memiliki getaran (vibrasi). Termasuk didalamnya adalah tubuh kita dan alam pikiran kita (sadar dan bawah sadar).

Kita bukan mendewa-dewakan peran bawah sadar jika kita berkomunikasi dengannya. Komunikasi bawah sadar adalah hal yang biasa saja, contoh adalah mimpi adalah komunikasi dengan bawah sadar, namun un-intended. Dejavu juga merupakan suatu contoh adanya komunikasi dengan bawah sadar.

Apa yang terjadi pada manusia sekarang adalah justru terlalu mendewa-dewakan pikiran sadar dan tidak meletakkan peran bawah sadar secara proporsional. Seolah pikiran sadar adalah sumber kebenaran, sumber solusi semua hal. Apakah segala sesuatu yang tidak disadari adalah sesuatu yang salah? Pola pikir mengenai bawah sadar adalah sesuatu yang buruk adalah akibat warisan pemikiran psikoanalisis Freud.

BTW, sistem tubuh kita berjalan dengan luar biasa tanpa campur tangan pikiran sadar, contoh kita tidak pernah perlu melakukan secara sadar untuk membuat jatung berdetak memompa darah. Demikian juga fungsi ginjal, hati, empedu, paru-paru, limpa, usus, lambung dan yang lainnya, semua bergerak dikelola oleh bawah sadar.

Berkomunikasi-dengan-tubuh-dan-bawah-sadarApakah salah berkomunikasi dengan tubuh kita atau dengan organ-organ tubuh kita? Hmm, setiap hari organ tubuh kita mengajak kita berkomunikasi, namun kita terlalu buta untuk mengetahuinya. Apakah artinya gatal? Kulit sedang memberi tahu adanya masalah (kuman, bakteri) yang berbahaya disana. Rasa gatal bukan datang dari bakteri itu, namun datang dari sistem informasi dari tubuh kita.

Apakah artinya ‘rasa sakit’? ‘Rasa sakit’ (ngilu, pusing, snut-snut, mual, perih, dll) adalah sistem informasi (komunikasi) bahwa di dalam tubuh kita ada yang sakit (luka, bermasalah). ‘Rasa sakit’ ibarat suatu alarm kebakaran, yang akan berdering-dering saat ada kebakaran.

Apa yang diajarkan oleh ilmu pengetahuan (yang berdasar pada alam sadar) mengenai ‘rasa sakit’? Kira-kira demikian :”Jika kamu pusing, minumlah obat sakit kepala yang mengandung paracetamol”. Hmmm, mari kita ibaratkan nasehat itu sebagai berikut: “Jika alarm kebakaran, matikan alarmnya karena berisik”. Apakah kebakarannya padam jika alarmnya dimatikan?

Jadi apa yang harus dilakukan saat terasa pusing, mual dll? Seharusnya kita berterima kasih pada tubuh kita (tentu saja kepada Alloh SWT sebagai pencipta), bahwa mekanisme yang sempurna itu masih berjalan dengan baik. Manusia yang sombong tidak pernah mengapresiasi rasa sakit, malah dibungkamnya dengan menelan obat penghilang rasa sakit. BTW, (mohon jangan berkesimpulan terlalu berlebihan) saya tidak mengatakan bahwa obat penghilang rasa sakit tidak ada gunanya.

Saat kita merasa sakit, ada tiga pilihan :

  1. Datang ke dokter/ahli pengobatan meminta petunjuk dengan mengandalkan ilmu pengetahuan dan jika sudah dapat solusinya, minta dibantu penyembuhan. Sekaligus kita meminta untuk diberi penghilang rasa sakit, apabila rasa sakit itu tidak tertahankan.
  2. Berkomunikasi dengan bawah sadar dan bagian tubuh yang menyebabkan rasa sakit. Memberikan apresiasi rasa syukur (sebagaimana rasa syukur mata kita masih bisa melihat setiap hari), dan bertanya dalam kondisi khusyuk “apa penyebab rasa sakit itu, apa yang saya perlu lakukan, dan bisakah rasa sakitnya dihilangkan (karena kita sudah menangkap ‘pesan’ (warning)-nya.
  3. Kombinasi di atas. Ini yang biasa saya lakukan. Dimulai dengan berkomunikasi dengan bawah sadar dan bagian tubuh yang menyebabkan rasa sakit. Memberikan apresiasi rasa syukur (sebagaimana rasa syukur mata kita masih bisa melihat setiap hari), dan bertanya dalam kondisi khusyuk “apa penyebab rasa sakit itu, apa yang saya perlu lakukan, dan bisakah rasa sakitnya dihilangkan (karena kita sudah menangkap ‘pesan’ (warning)-nya. Kemudian saya minta ke dokter untuk dibantu penyembuhan penyakitnya melalui obat, kita mungkin perlu antibiotik, dll. Sebisanya saya hindari menggunakan obat penghilang rasa sakit.

 

Apakah dokter, bawah sadar dan organ tubuh yang menyembuhkan? Jelas bukan! Jadi siapa yang menyembuhkan ? Jawabnya jelas : “Segala daya dan kekuatan hanyalah milik Alloh SWT semata-mata”.

Demikian apa yang kita pahami, jika terjadi perbedaan pemikiran adalah hal yang biasa. Jika ada hal yang kurang tepat, itu karena dibatas kemampuan sadar dalam memberikan artikulasi pemikiran.

 

The post Berkomunikasi dengan tubuh dan bawah sadar. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/berkomunikasi-dengan-tubuh-dan-bawah-sadar/feed/ 1
Selamat Jalan Achmad Sjahid… http://www.ronnyfr.com/selamat-jalan-achmad-sjahid/ http://www.ronnyfr.com/selamat-jalan-achmad-sjahid/#comments Tue, 04 Mar 2014 12:40:29 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1496 Selamat jalan Achmad Sjahid sahabatku… Selamat berpulang memenuhi panggilan Sang Pencipta… Tepat saat saya hendak beranjak pulang dari lokasi pelatihan Velocity Learning sore ini, telpon berdering membawa berita mengejutkan. Sahabat sejak hari pertama kuliah saya meninggal dunia… Achmad Sjahid adalah sosok manusia yang unik, saya sudah terkesan dengan kecerdasannya, pengetahuannya yang amat luas dalam berbagai{ Read More }

The post Selamat Jalan Achmad Sjahid… appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Selamat jalan Achmad Sjahid sahabatku… Selamat berpulang memenuhi panggilan Sang Pencipta…

Tepat saat saya hendak beranjak pulang dari lokasi pelatihan Velocity Learning sore ini, telpon berdering membawa berita mengejutkan. Sahabat sejak hari pertama kuliah saya meninggal dunia…

Achmad Sjahid adalah sosok manusia yang unik, saya sudah terkesan dengan kecerdasannya, pengetahuannya yang amat luas dalam berbagai hal dan kemampuannya meyakinkan orang lain sejak seminggu menginjakkan kaki di Fakultas Psikologi UGM. Tidak suka menonjolkan diri, namun memberikan warna pada banyak kehidupan sahabat dan sekelilingnya. “Untuk apa bendera kemenangan dikibarkan tinggi-tinggi…?” Adalah salah satu quote favorit yang dulu sering diucapkannya.

Melaluinya saya banyak belajar bersama tentang dunia intelijen, militer, dan logika scientific. Achmad Sjahid juga yang mengajari saya pertama kali bisa mengerti mengenai dunia “dalam komputer”. Kami belajar mengenai dunia politik mahasiswa bersama-sama, membangun kelompok Pelatih Mahasiswa GTC pun bersama-sama.

Kepiawaian Achmad Sjahid dalam meyakinkan orang lain bukan diperolehnya melalui penampilan yang mengesankan. Dia bersahaja, dan jauh dari dunia pakaian bermerek. Kepiawaiannya segera nampak, dan langsung membuat orang takjub dan tercekat saat ia mulai angkat suara, mulai menuturkan kata dalam intonasi yang khas, deretan data yang sulit dibantah, fakta sejarah yang presisi, sistematika logika yang paten, dan jurus linguistik yang ampuh.

Belum pernah saya melihat orang yang tidak tercekat pada kekuatan kata-katanya…

Di awal saya belajar NLP, Achmad Sjahid juga merupakan kawan diskusi dalam mendalami, bersama Muh Laila Qodri dan beberapa kawan lainnya. Achmad Sjahid juga merupakan co-writer saya saat saya menulis buku : Panduan Advokasi Persuasif Berbasis NLP, yang diterbitkan Unicef.

Ohya, ada salah satu kejadian yang paling mengesankan yang saya ingat dengan Achmad Sjahid adalah:

Ujian mata kuliah Rorschach, yaitu teori di belakang alat tes bercak tinta yang terkenal itu. Achmad Sjahid di sebelah saya, dia sudah mengulang Mata Kuliah ini yang kedua. Sesaat sebelum saya keluar, dari ujung mata saya melirik kertas jawabannya masih kosong. Sementara saya sudah selesai mengerjakan.

Saya kasih kode padanya agar melihat pekerjaan ujian saya, dan kertas lembar jawabanpun saya miringkan.

Namun, Achmad Sjahir sama sekali tidak mau mencontek.

Wow!

 

Kini Achmad Sjahid sudah dipanggilNya melalui peristiwa stroke batang otak, dan proses koma 14 hari lamanya….

Sungguh, sulit untuk mengungkapkan berbagai perasaan yang ada,

Lebih mudah bagi saya mengucapkan sebuah do’a: Semoga Khusnul Khotimah.

Aamiin….

The post Selamat Jalan Achmad Sjahid… appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/selamat-jalan-achmad-sjahid/feed/ 2
Merokok Membunuhmu: Kebenaran atau Slogan? http://www.ronnyfr.com/merokok-membunuhmu-kebenaran-atau-slogan/ http://www.ronnyfr.com/merokok-membunuhmu-kebenaran-atau-slogan/#comments Fri, 21 Feb 2014 02:43:55 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1486 Artikel berikut membahas mengenai peringatan tertulis dalam bungkus rokok “Merokok Membunuhmu: Kebenaran atau Slogan?“, ditinjau dari sisi linguistic NLP. Belum pernah saya seterkejut ini sebelumnya, saat melihat tulisan peringatan ‘Smoking Kills’ di poster iklan rokok yang ada di Bandara Changi Singapore pada akhir tahun 2013 lalu. Saking semangatnya, saya jepret iklan itu dengan hape untuk{ Read More }

The post Merokok Membunuhmu: Kebenaran atau Slogan? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Artikel berikut membahas mengenai peringatan tertulis dalam bungkus rokok “Merokok Membunuhmu: Kebenaran atau Slogan?“, ditinjau dari sisi linguistic NLP.

Belum pernah saya seterkejut ini sebelumnya, saat melihat tulisan peringatan ‘Smoking Kills’ di poster iklan rokok yang ada di Bandara Changi Singapore pada akhir tahun 2013 lalu. Saking semangatnya, saya jepret iklan itu dengan hape untuk saya tunjukkan ke rekan-rekan nanti sepulangnya.

Eh, tidak dinyana, ternyata di Indonesia sudah sama juga yang terjadi.

Salut juga, dengan kegamblangan peringatan itu. Keren, cause-effect yang ditimbulkannya berasa kuat mak-jleb. Beda banget dengan peringatan yang lama: “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”.

Perhatikan, adanya kata ‘dapat’ dalam larangan yang lama, sungguh-sungguh memperlemah isi pesan larangan itu. Dalam NLP, kata ‘dapat’ masuk dalam kategori ‘pengubah kata kerja menjadi bersifat sebagai kemungkinan’ (Modal Operator of Possibility). Artinya, kata ‘dapat’ akan mengubah makna kata kerja yang menempel padanya menjadi bersifat kemungkinan, alias tidak lagi menjadi mutlak.

Bandingkan:

  • Kamu pintar                = mutlak sebagai ekuivalen / persamaan
  • Kamu dapat pintar     = tidak mutlak, bersifat kemungkinan

Jadi frasa “Merokok dapat dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”, hanyalah merupakan kemungkinan (possibility) yang belum tentu terjadi.

Makanya pesan peringatan ini lemah banget, dan nyaris tidak ‘ngefek pada pembacanya…

 

Cause Effect

Kembali pada peringatan ‘Merokok Membunuhmu’, frasa ini mengandung kekuatan cause-effect sekalipun tidak nyata-nyata ditulis dengan kata “mengakibatkan”, “efeknya”. Jadi termasuk dalam wilayah ‘implied cause effect“.

  • Merokok (cause) mengakibatkan kamu terbunuh (effect).

 

Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, benarkah pemerintah menginternalisasikan pesan ini sebagai kebenaran, atau cuman slogan saja sebagai akibat tekanan pihak tertentu?

Well, saya tidak tahu, dan tidak mau mengadili.

Untungnya, kita boleh dong, sekalipun tidak mengadili, namun sedikit bertanya-tanya untuk mendapat jawaban dari pemerintah. Khususnya Kementerian Kesehatan dan Kementerian Hukum dan HAM.

Namun nggak aci lah, kalau cara bertanya kita cuman asal nanya doang… atau asal ngenjeplak doang.

Bagaimana jika cara kita bertanya kita rancang dengan linguistik NLP, agar jawabannya mengerucut…?

Mau?

 

Binding dan Double Binding

Kita akan pakai teknik bertanya yang disebut binding, atau tepatnya double binding. Yakni teknik bertanya dengan memberikan pilihan, sementara sekaligus mengasumsikan penjawab untuk setuju ini atau itu. Dalam situasi binding, penjawab tidak bisa melepaskan diri dari iktan (bind) tersebut. Kalau pakai bahasa Kasino Dono Indro, disebut maju kena, mundur kena.

Contoh double binding terkenal, misalkan seorang ortu bertanya pada anaknya agar mau makan dengan cara: “Mau makan pakai ikan atau tempe?”

Pada situasi ini, anak menjawab tempe ataupun ikan, artinya ia terikat (bind) dalam persetujuan bahwa dirinya mau makan.

Mudah kan?

Nah, mari kita mainkan. Saya beri contoh satu ya…

  • Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan Pemerintah. Mengapa Pemerintah tidak bertindak tegas untuk melarangnya?

Pada  contoh di atas, pemerintah ditempatkan pada posisi double binding. Jika Pemerintah memilih mengakui itu ‘cuma slogan’, berarti membuka borok sendiri, bahwa dirinya cuma bisanya membuat slogan saja. Maka, dengan demikian, kemungkinan besar pemerintah akan menghindari pilihan ‘cuma slogan’.

Jika menghindari pilihan ‘cuma slogan’ dan memilih untuk mengatakan bahwa itu adalah ‘kebenaran’, maka akan menempatkan Pemerintah pada posisi yang lebih baik, berarti gak cuma slogan saja. Serunya, posisi ini mengandung konsekuensi bahwa jika ini bukan slogan, maka pembunuh harus dilarang kan?

Misal, contoh senada, tapi dipasangkan dengan implikasi yang lebih kuat:

  • Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan Pemerintah. Mengapa Pemerintah tidak bertindak tegas untuk menangkap para pembunuh itu?

Posisi Pemerintah lagi-lagi ditaruh pada kondisi double binding: milih ‘kebenaran” atau “cuman slogan”, keduanya mengandung konsekuensi.

Saya yakin, setiap pembaca pasti belajar banyak dari contoh di atas dan langsung kebayang cara menerapkannya dalam kehidupan, atau terkecuali pembaca itu bodoh sekali untuk memahami contoh di atas saja tidak bisa.

Hehehe, ini  binding juga ya…? Sayangnya agak kasar.

Baiklah,

Sementara Anda belajar menerapkan ini dalam kehidupan Anda. Saya akan tuliskan beberapa contoh lagi menggunakan binding yang sama, dan kali ini bisa menyentil berbagai pihak, tidak hanya pemerintah saja.

  1. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan Pemerintah. Maka bukankah itu adalah tuduhan serius dari Pemerintah pada para perokok, bahwa mereka adalah pembunuh?
  2. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka siapapun yang mendiamkan orang merokok = pembiaran usaha bunuh diri.
  3. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka bukankah hukumnya Merokok sama dengan hukumnya Bunuh Diri?
  4. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka apakah berada di dekat perokok = menjadi “korban pembunuhan secara pasif”.
  5. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka mungkin frasa ‘Smoking Area’ akan segera diganti dengan ‘Area Bunuh Diri’.
  6. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka apakah rokok bisa jadi alat bukti pembunuhan.
  7. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka artinya memberi rokok bisa kena pasal Percobaan Pembunuhan.
  8. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Maka apakah angka 18+ di iklan rokok artinya Usia Boleh Bunuh Diri
  9. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Akankah ada peringatan: “Hati2 pada kejahatan pembunuhan berkedok memberi rokok”.
  10. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Akankah di area merokok ditulis peringatan “Hati2 banyak pembunuh disini?
  11. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Bukankah orang yang merokok di rumah = sedang membunuh keluarganya secara pasif dan perlahan-lahan?
  12. Jika peringatan “Merokok Membunuhmu” adalah kebenaran & bukan cuma slogan. Bukankah artinya ibu hamil yang sekaligus perokok, berarti ia sedang membunuh minimal 2 jiwa?

 

Setelah Anda mencermati berbagai contoh di atas dengan teliti, maka tadinya saya ingin menuliskan kalimat berikut di akhir artikel ini: “Jika pembaca cukup cerdas, maka akan men-share artikel ini ke rekan-rekan lain agar udara Indonesia segera terbebas dari polusi asap rokok.”

Tapi, rasanya saya memutuskan untuk tidak jadi menuliskannya, di akhir artikel ini.

 

The post Merokok Membunuhmu: Kebenaran atau Slogan? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/merokok-membunuhmu-kebenaran-atau-slogan/feed/ 9
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Tangerang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-tangerang/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1325 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Tangerang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Tangerang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Tangerang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-yogyakarta/ http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-yogyakarta/#comments Tue, 04 Feb 2014 08:37:44 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1320 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Yogyakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Tangerang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-yogyakarta/feed/ 1
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-surabaya/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:37 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1329 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Surabaya

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Tangerang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Semarang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Semarang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-semarang/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:33 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1332 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Semarang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Semarang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Samarinda
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Semarang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Samarinda http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-samarinda/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:32 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1335 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Samarinda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Samarinda

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Semarang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Medan
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Samarinda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-malang/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1341 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah sat-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Malang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah sat-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Medan
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Makassar
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Medan http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-medan/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1338 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Medan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Medan

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Samarinda
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Medan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Makassar http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-makassar/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:23 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1344 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Makassar appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Makassar

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Makassar appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jogjakarta/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:20 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1347 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jogjakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Makassar
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-utara/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:12 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1384 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-utara

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-timur/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:11 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1350 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-timur

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-selatan/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:10 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1353 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-selatan

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-pusat/ Tue, 04 Feb 2014 08:37:07 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1360 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-pusat

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-barat/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:59 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1363 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung drai 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-barat

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung drai 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:57 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1366 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Jakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-depok/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:53 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1369 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Depok

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bogor

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bogor http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-bogor/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:48 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1372 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bogor appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Bogor

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Depok
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bekasi

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bogor appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bandung http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-bandung/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1381 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bandung appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Bandung

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bandung appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bekasi http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-bekasi/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1374 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bekasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Bekasi

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bogor
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bekasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-sertifikasi-master-practitioner-nlp-indonesia-terbaik-di-banjarmasin/ Tue, 04 Feb 2014 08:36:43 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1378 Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP,{ Read More }

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-sertifikasi-Master-Practitioner-NLP-Indonesia-terbaik-di-Banjarmasin

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-Neuro-Linguistic-Programming-NLP-Indonesia-Ronny-F-Ronodirdjo-terbaik

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Dr. Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-sertifikasi-indonesia-Master-Practitioner-NLP-terbaik

Baca juga:
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bekasi
Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Bandung

The post Training Pelatihan Sertifikasi Master Practitioner NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Semarang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-semarang/ Wed, 22 Jan 2014 03:40:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1077 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Semarang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Semarang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Samarinda
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Semarang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP indonesia Terbaik di Tangerang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-tangerang/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:50 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1069 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajar NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP indonesia Terbaik di Tangerang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Tangerang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajar NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder sera seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP indonesia Terbaik di Tangerang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-yogyakarta/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1063 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Yogyakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Tangerang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Yogyakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-surabaya/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:41 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1072 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Surabaya

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Tangerang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Semarang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Samarinda http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-samarinda/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:26 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1080 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Samarinda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Samarinda

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Semarang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Medan
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Samarinda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-malang/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:18 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1086 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Malang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Medan
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Makassar
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Medan http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-medan/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:18 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1083 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Medan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Medan

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Samarinda
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Medan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Makassar http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-makassar/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:16 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1090 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Makassar appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Malang

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta pusat

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Makassar appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jogjakarta/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:15 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1101 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jogjakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Makassar
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-timur/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:07 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1107 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-timur

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-selatan/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:06 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1110 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-selatan

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-utara/ Wed, 22 Jan 2014 03:12:06 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1104 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-utara

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Utara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-barat/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:57 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1116 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-barat

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta-pusat/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:57 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1113 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta-pusat

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Selatan
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Pusat appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-jakarta/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:56 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1119 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Jakarta

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Timur
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-depok/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:55 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1122 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Depok

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta Barat
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bogor

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bogor http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-bogor/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:53 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1125 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bogor appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Bogor

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Depok
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bekasi

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bogor appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bekasi http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-bekasi/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:48 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1128 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bekasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Bekasi

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bogor
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bekasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-banjarmasin/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:40 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1132 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Banjarmasin

Dibawakan oleh The Most Wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jakarta
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bekasi
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bandung

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Banjarmasin appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bandung http://www.ronnyfr.com/training-pelatihan-neuro-lingusitic-programming-nlp-indonesia-terbaik-di-bandung/ Wed, 22 Jan 2014 03:11:38 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1135 Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi. Hubungi (021) 3211 91 75/76 Dibawakan oleh The Most wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo. Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP. Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari{ Read More }

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bandung appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Ikuti Training Pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik dan Resmi.
Hubungi (021) 3211 91 75/76

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-Indonesia-terbaik-di-Bandung

Dibawakan oleh The Most wanted Trainer & Coach of NLP and Covert Hypnosis, Ronny F. Ronodirdjo.
Satu-satunya trainer NLP di Indonesia yang mampu mengajarkan NLP dengan cara NLP.

Training-pelatihan-neuro-linguistic-programming-nlp-indonesia-terbaik-Ronny-F-Ronodirdjo

Ronny F. Ronodirdjo juga adalah satu-satunya Trainer NLP yang belajar langsung dari 2 founder NLP, Richard Bandler dan John Grinder serta seluruh aliran NLP di dunia.

Training-pelatihan-Indonesia-neuro-linguistic-programming-nlp-terbaik

Baca juga:

Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Surabaya
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Malang
Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Jogjakarta

The post Training pelatihan Neuro Linguistic Programming NLP Indonesia Terbaik di Bandung appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Merasa Tahu Bukan Kunci Sukses, Melainkan Rasa Ingin Tahu. http://www.ronnyfr.com/merasa-tahu-bukan-kunci-sukses-melainkan-rasa-ingin-tahu/ http://www.ronnyfr.com/merasa-tahu-bukan-kunci-sukses-melainkan-rasa-ingin-tahu/#respond Fri, 17 Jan 2014 10:48:14 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1096 Banyak terapis / coach / konsultan terlalu cepat merasa tahu, dan ia pikir itu kunci sukses. Bukan, melainkan rasa ingin tahu lah kuncinya. Milton Erickson adalah sosok yang amat menarik perhatian saya, semenjak tahu bahwa ia yang meletakkan dasar indirect / permisive hypnosis yang bisa dilakukan secara conversational. Bagaimana tidak menarik, bapak ini sekalipun mengalami{ Read More }

The post Merasa Tahu Bukan Kunci Sukses, Melainkan Rasa Ingin Tahu. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Banyak terapis / coach / konsultan terlalu cepat merasa tahu, dan ia pikir itu kunci sukses. Bukan, melainkan rasa ingin tahu lah kuncinya.

Milton Erickson adalah sosok yang amat menarik perhatian saya, semenjak tahu bahwa ia yang meletakkan dasar indirect / permisive hypnosis yang bisa dilakukan secara conversational. Bagaimana tidak menarik, bapak ini sekalipun mengalami masalah polio dan atonal, namun prestasinya di dunia hipnosis benar-benar wajib diacungi jempol.

Banyak pemula di dunia hipnosis menyangka bahwa Ericksonlah yang menciptakan Ericksonian. Demikian pula banyak pemula menyangka bahwa Erickson hanya menggunakan pendekatan permisif dalam praktek hipnoterapinya.

Senyatanya, Erickson tidak hanya menggunakan gaya permisif dalam prakteknya, ia menggunakan semua gaya hipnosis sesuai kondisi yang diperlukan. Benar ia yang memperkenalkan gaya permisif, tapi ia tidak hanya memakai gaya permisif dalam prakteknya. Demikian pula senyatanya, Erickson tidak pernah menciptakan aliran Ericksonian. Pengikutnyalah yang melakukan kodifikasi dan kemudian menyebutnya sebagai aliran Ericksonian.

Lantas Erickson memakai teknik apa dalam hipnoterapinya?

 

I Don’t Know

Saat mengikuti pelatihan dari Stephen Gilligan, saya mendapatkan konfirmasi dari apa yang sebelumnya sering saya dengar dan baca. Sebagai catatan, Gilligan sangat intens bersama Erickson dalam 6 tahun terakhir sisa hidup Erickson., tahun 1974-1980. Gilligan menceritakan bahwa dirinya sering menyaksikan peserta workshop / murid-murid di kelas Erickson dengan semangat menanyakan bagaimana pemikiran Erickson mengenai teknik hipnoterapi apa yang akan dipakainya dalam suatu sesi jika ada kondisi tertentu.

Yang menarik adalah, Erickson suka sekali menjawab dengan kalimat “I don’t know!  But I’m very curious is discovering just what is possible for you here today.”

Luar biasa.

Merasa-Tahu-Bukan-Kunci-Sukses-Melainkan-Rasa-Ingin-TahuErickson bukanlah seorang terapis yang selalu merasa tahu segala hal. Merasa lebih tahu dari kliennya mengenai kondisi kliennya.

Erickson adalah orang yang benar-benar client centered, dan memfokuskan diri pada observasi dan mengkalibrasi kondisi klien. Kemudian ia akan melakukan pemanfaatan (utilized) atas apapun yang terjadi untuk mengamplifikasi terjadinya kondisi yang diinginkan.

Erickson akan selalu menerima apapun yang “ditawarkan” oleh kliennya. Baginya, tidak ada yang namanya “penolakan”, semuanya adalah penawaran. Dan sekali lagi, justru apapun penawaran itu, akan selalu dimanfaatkan (utilized) untuk menjadi cara baginya untuk membawa ke outcome. Mirip orang Betawi yang suka bilang “Ente jual, Ane beli!”

Nah, inilah kuncinya.

Rasa ingin tahu, yang diwujudkan dalam pengamatan dan kalibrasi. Kemudian pengetahuan yang didapat dari situ, dimanfaatkan untuk membawa ke hasil yang diinginkan. Untuk catatan saja, Erickson dalam sesi hipnoterapinya, selain memakai gaya permisif, ia  juga tetap memakai direct command dan classic hypnosis.

Baginya, apapun bisa dimanfaatkan untuk keberhasilan proses. Yang penting, ia menghindari sok merasa tahu, dan menjaga rasa ingin tahu. Dari situ ia akan dapat informasi dan pengetahuan yang akan menentukan apa yang akan dilakukan, dan memanfaatkan apapun yang terjadi untuk membantu mencapai apa yang diinginkan untuk terjadi.

The post Merasa Tahu Bukan Kunci Sukses, Melainkan Rasa Ingin Tahu. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/merasa-tahu-bukan-kunci-sukses-melainkan-rasa-ingin-tahu/feed/ 0
Dimana Lokasi Terbaik Menempatkan Personalisasi Untuk Email Marketing? http://www.ronnyfr.com/dimana-lokasi-terbaik-menempatkan-personalisasi-untuk-email-marketing/ http://www.ronnyfr.com/dimana-lokasi-terbaik-menempatkan-personalisasi-untuk-email-marketing/#respond Thu, 16 Jan 2014 07:07:45 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1808 Puluhan tahun yang lalu, Dale Carnegie menulis dalam bukunya, bahwa “Saat disebutkan, maka ‘nama diri seseorang; adalah nyanyian paling indah bagi yang memiliki nama itu.” Sampai hari ini, hukum ini masih benar. Orang senang mendengar nama mereka, menarik bagi otak mereka, mendapat perhatian penuh, dan bahkan membuat mereka merasa penting. Bagi siapapun, akan langsung senang saat orang{ Read More }

The post Dimana Lokasi Terbaik Menempatkan Personalisasi Untuk Email Marketing? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Puluhan tahun yang lalu, Dale Carnegie menulis dalam bukunya, bahwa “Saat disebutkan, maka ‘nama diri seseorang; adalah nyanyian paling indah bagi yang memiliki nama itu.” Sampai hari ini, hukum ini masih benar. Orang senang mendengar nama mereka, menarik bagi otak mereka, mendapat perhatian penuh, dan bahkan membuat mereka merasa penting.

namesBagi siapapun, akan langsung senang saat orang lain mengingat namanya. Sebab, terasa menjadi dianggap penting, diperhatikan dan seterusnya. Anda tentu masih ingat, bagaimana rasanya saat Anda memanggil teman lama, kemudian dia menengok dan ternyata ia tidak ingat Anda siapa.

Dalam dunia marketing, memanggi nama klien juga sangat dianjurkan. Bahkan beberapa jaringan toko mewajibkan karyawannya untuk mengingat-ingat nama pelanggan mereka. Mungkin Anda pernah melihat wajah seseorang yang mendadak cerah dan merasa istimewa, saat seorang penjaga toko menyapa mereka dengan nama.

Dalam email marketing, termasuk autoresponders, advertising, Anda mungkin sudah terbiasa menerima email penawaran, dimana di dalam judul (subjek email) dan paragraf awal menyebut nama Anda.

Misal :

Subject  :   Ronny, Apakah Anda sudah Tahu Rahasia Hypnosis?.

Didalam software alikasi autoresponder, biasanya feature menyisipkan nama ini sudah langsung bisa dilakukan dengan perintah ‘personalise’. Salah satu caranya dengan memberikan tanda kurung dobel:  “[[Name]] , Apakah Anda sudah Tahu Rahasia Hypnosis?

Nah, benar bahwa penyebutan nama adalah sangat baik dan powerful, pertanyaan kemudian: di bagian mana dari kalimat itu, sebaiknya personalisasi ‘nama’ itu disisipkan? Bagaimana cara menaruh nama sebagai personalisasi dan menghasilkan efek paling powerful?

 

NLP & COVERT HYPNOSIS UNTUK EMAIL MARETING

Para pencipta NLP sudah memodel Dr Milton Erickson dalam kemampuan hipnosisnya. Dan mereka mengamati bahwa saat seorang hipnoterapis menempatkan nama subjek di bagian tertentu dalam pola bahasa ketika berbicara dengan mereka atau selama induksi, akan berefek sangat powerfull.

Berikut saya berikan contoh 2 pola :

  1. Seseorang dapat saja (NAMA), (COMMAND).
    • Pola ini mengandung kata ‘dapat saja’ membuat terasa permisif dan tidak memaksakan. Pendengar / pembaca
    • Contoh: “Seseorang dapat saja Ronny, bayangkan keinginan kuat untuk memiliki iphone terbaru ini.”
  2. Orang tidak harus (NAMA), (COMMAND).
    • Pola ini mengandung kata ‘tidak harus’ membuat subjek merasa memiliki lebih banyak pilihan, karena tidak diharuskan.
    • Contoh: Orang tidak harus Ronny, daftarkan diri anda sebagai peserta pelatihan sesegera mungkin.

 

Dari ke 2 formula di atas, rumus terpenting adalah:

Selalu letakkan ‘nama’ tepat sebelum ‘command’ (perintah apapun, termasuk Call To Action/CTA).

Bila Anda menempatkan nama seseorang di awal kata kerja seperti itu (disebut  embedded command), akan membuat lebih kuat, dan dirasakan sebagai lebih pribadi oleh pikiran.

Masih banyak contoh mengenai efek personalisasi untuk dipakai dalam email marketing termasuk dalam bentuk copywriting yang lainnya. Kita akan bahas kembali di artikel berikutnya, tunggu yah!

The post Dimana Lokasi Terbaik Menempatkan Personalisasi Untuk Email Marketing? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/dimana-lokasi-terbaik-menempatkan-personalisasi-untuk-email-marketing/feed/ 0
NLP : rahasia dibalik kesuksesan Politisi, Caleg dan Calon Kepala Daerah. http://www.ronnyfr.com/nlp-rahasia-dibalik-kesuksesan-politisi-dan-caleg/ http://www.ronnyfr.com/nlp-rahasia-dibalik-kesuksesan-politisi-dan-caleg/#respond Tue, 03 Dec 2013 08:51:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1049 Hari ini, untuk yang ke sekian kali, saya memenuhi undangan untuk berbicara di depan siswa Lemhanas mengenai topik Influential Leadership Skill. Kali ini, sejumlah besar siswa adalah Caleg dari seluruh partai di Indonesia. Dengan demikian topik pembicaraan disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan mereka pada umumnya, dan tetap mengedepankan cara menggunakan influence dan persuasion dalam menanamkan{ Read More }

The post NLP : rahasia dibalik kesuksesan Politisi, Caleg dan Calon Kepala Daerah. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Hari ini, untuk yang ke sekian kali, saya memenuhi undangan untuk berbicara di depan siswa Lemhanas mengenai topik Influential Leadership Skill. Kali ini, sejumlah besar siswa adalah Caleg dari seluruh partai di Indonesia. Dengan demikian topik pembicaraan disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan mereka pada umumnya, dan tetap mengedepankan cara menggunakan influence dan persuasion dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Secara garis besar, pembahasan kita arahkan pada bagaimana memanfaatkan NLP untuk membangun Self Leadership yang influencing dan cara melakukan komunikasi yang persuasif. Anda dapat membayangkan antusias peserta saat kami beberkan contoh manfaat riil NLP untuk mereka. Kami tunjukkan bagaimana sejumlah klien yang notabenenya Politisi, Caleg, ataupun Kepala Daerah, berhasil dengan lancar memanfaatkan NLP untuk kesuksesan mereka. Tentu saja, kami tidak membeberkan jati diri mereka, karena konfidensial, namun peserta sangat semangat saat mendaatkan contoh riil bagaimana NLP membantu mereka.

Di luar negeri, khususnya di negara maju penggunaan NLP dalam arena politik nyaris menjadi kepastian. Tercatat sejumlah besar presiden-presiden di Amerika, Inggris, Rusia dan bahkan Afrika Selatan, mempelajari NLP untuk mendukung kesuksesan mereka di panggung politik.

Contoh dalam area Self Leadership, kami menunjukkan bagimana NLP dapat membantu para Politisi, Caleg ataupun Kepala Daerah dapat membangun Visi Misi dengan mudah, dengan meng-address value yang sesuai. Bagaimana melakukan pemrograman pikiran, sehingga klien dapat menjaga motivasi, dan stabilitas emosi sehingga selalu prima dalam setiap penampilan. Bagaimana melakukan self hypnosis dengan mudah dan hasil yang paten, untuk melakukan perubahan kondisi pikiran, sehingga jika mengalami konflik, persoalan emosional, justru malah tetap kalem dan tenang. Tidak mudah terpicu emosinya sekalipun dihina dan diterror mengenai kelemahan maupun masa lalunya. Bayangkan dalam situasi-situasi perdebatan, temu wicara maupun acara kontroversial lain di televisi. Ingat, sudah cukup banyak caleg dan calon kepala daerah yang tumbang di acara-acara debat semacam ini karena terlihat tidak matang secara emosional.

Contoh lain adalah dalam area komunikasi persuasif dan inklusif. Seorang caleg dan calon kepala daerah dituntut bisa menggunakan komunikasi secara persuasif untuk mendapatkan hasil. Pola cepat mendapatkan kepercayaan publik, teknik cepat membuat kalimat yang disampaikan menjadi masuk akal, termasuk bahasa-bahasa persuasi yang memiliki kekuatan menembus bawah sadar. Dengan berbagai teknik ini, maka para klien bisa dengan lancar memasukkan nilai-nilai kebangsaan kepada konstituen maupun pendengarnya.

Satu contoh kecil bahasa hipnotik: “Apakah masih perlu informasi tambahan, sebelum Anda menunjuk kami sebagai coach dan konsultan Anda untuk melancarkan kesuksesan Anda sebagai Caleg, Politisi maupun Calon Kepala Daerah?”

Perhatikan, bahwa apapun jawaban dari Anda, maka pikiran Anda telah diam-diam menerima bahwa : Anda menunjuk kami sebagai coach dan konsultan Anda untuk melancarkan kesuksesan Anda sebagai Caleg, Politisi maupun Calon Kepala Daerah.

Sedap bukan?

Yang penting ilmu ini tidak boleh jatuh ke tangan pendekar yang berwatak jahat…

The post NLP : rahasia dibalik kesuksesan Politisi, Caleg dan Calon Kepala Daerah. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/nlp-rahasia-dibalik-kesuksesan-politisi-dan-caleg/feed/ 0
Membongkar Benarkah Vicky Prasetyo Menggunakan Hipnotis http://www.ronnyfr.com/membongkar-benarkah-vicky-prasetyo-menggunakan-hipnotis/ http://www.ronnyfr.com/membongkar-benarkah-vicky-prasetyo-menggunakan-hipnotis/#comments Wed, 18 Sep 2013 09:23:40 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1017 Tulisan ini membongkar sisi lain dari yang sudah dibahas ahli bahasa: kita akan kupas habis sisi hipnotis dari kata-kata Vicky Prasetyo!

The post Membongkar Benarkah Vicky Prasetyo Menggunakan Hipnotis appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kasus Vicky Prasetyo akhir-akhir ini menyita banyak sekali perhatian dari media termasuk social media. Penggunaan kata-kata yang menurut orang-orang dikombinasikan secara ‘aneh’ dan bahkan dilabel ‘sok intelek’, selain menuai kritik tajam ternyata justru mampu menyedot penggemar. Tulisan ini akan membongkar sisi lain dari hal-hal yang sudah dikupas oleh para ahli bahasa: kita akan kupas habis sisi hipnotis dari kata-kata Vicky Prasetyo!

Tidak hanya tulisan di media dan social media, bahkan dalam pembicaraan sehari-hari, ternyata Vicky Prasetyo benar-benar mampu menciptakan ‘kontroversi hati’ dan justru menjadi topik pembahasan di mana-mana. Seorang teman bahkan menyatakan, jika tidak keburu masuk bui, mungkin Vicky akan jadi selebritis dadakan bahkan gak mustahil akan didaulat main film. Video tentang Vicky di Youtube.com saja menyedot pemirsa diatas sejuta. Kalimat ‘ala Vicky, lantas mendapat sebutan Vickinisasi, atau Vickiisme, seolah mampu melakukan ‘kudeta kengetopan’ atas kalimat ‘alay’ yang sudah ngetop sebelumnya.

Melihat trend yang sebelum-sebelumnya fenomena yang begini, bisa-bisa Vicky segera disabet para produser film, seandainya tidak keburu masuk ke hotel prodeo.

Mari kita lihat skrip kalimat Vicky yang diunggah Cek and Ricek (C&R) di Youtube.com, petikannya sebagai berikut:

“Tetap, di usiaku ini ya, twenty nine my age, tapi aku masih merindukan apresiasi, karena basically, ya aku senang… seneng musik… walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada: konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya.

Nggak…, kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu… kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan.

Dengan adanya hubungan ini bukan mempertakut, bukan mempersuram, statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident. Tapi kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga…”

 

KEKACAUAN BAHASA & PEMIKIRAN

Saat Anda cek di google, mudah ditemukan bahwa banyak ahli bahasa, ahli linguistik, penulis dan para editor mengkritik gaya bahasa Vicky ini. Umumnya kritik yang diajukan terdiri dari 2 poin, yakni:

  • Penggunaan kata / kalimat dalam bahasa Inggris yang salah. Contoh: twenty nine my age; I am from the birthday in Karang Asih, dll.
  • Pemakaian istilah yang sama sekali tidak tepat, contoh: harmonisisasi, kudeta, labil ekonomi, konspirasi kemakmuran, statusisasi, kontroversi hati, dll.

Dua poin di atas, dituding sebagai gejala perusakan bahasa, keteledoran, kekacauan berpikir, sok tahu, sok intelek, dan sebagainya.

Goenawan Mohamad dalam twitnya Kamis (12/9) memberikan pada kita penjelasan yang menarik, apa saja penyebab orang menggunakan istilah asing dalam kalimat yang dikatakan / dituliskannya:

  • Merupakan istilah asing yang masih baru atau istilah teknis yang asing karena sulit atau belum diterjemahkan.
  • Malas menerjemahkan, atau tak punya waktu.
  • Untuk menambah variasi dalam retorika. Misal Bung Karno, dalam pidato dan tulisan, sering memakai kata dan kalimat asing, untuk memperkaya daya retorisnya. Misal: “Vivere pericoloso”.
  • Keruwetan berpikir si pembicara atau penulis, contohnya Vicky

Mungkin Anda penasaran, seperti saya, sebenarnya apa konteks Vicky mengucapkan kalimat-kalimat itu. Untuk kebutuhan riset linguistik, silahkan telusuri Youtube.com dan di salah satu channel-nya Kapanlagi.com (KL) Anda akan jumpai ternyata kalimat Vicky tidaklah sependek seperti yang diunggah oleh C&R itu. Kalimatnya lebih panjang, dan tidak seluruh isi kalimatnya bersifat ‘ngaco’ dan ‘sok intelek’ atau pakai bahasa Inggris yang salah. Hanya sedikit saja dari kalimatnya yang seperti itu, selebihnya lempeng juga kok. Anda bisa lihat, bahwa selain video yang terkenal dari C&R, dan video saat ia nyalon Kepala Desa, ternyata ada banyak sekali video yang lebih lengkap dari acara lamaran yang diupload oleh KL. Artinya, bahasa Vicky menjadi terkesan sangat ’ngaco, karena  yang ditampilkan hanya potongan pendek itu saja. Itupun sebenarnya sambungan dari beberapa bagian yang dipotong-potong.

Baik, bagaimanapun juga kita harus berterima kasih pada para ahli bahasa  yang terus mengingatkan untuk menghindari perusakan bahasa karena berkaitan dengan rasa nasionalisme, identitas bangsa, dan lain-lainnya.

 

EFEK KEKACAUAN BAHASA

Seandainya saya meminta Anda sisihkan sebentar kritik apapun tentang ‘kekacauan’ gaya bahasa Vicky ini, dan mulai melihat dari sisi lain. Ternyata ada aspek menarik yang bisa dibahas: bagaimana bahasa yang seperti itu memiliki kekuatan pengaruh pada pendengarnya.

Mari kita lihat dua fenomena ini:

  1. Artis dan Pengusaha: Konon begitu masuk bui, sederet artis dan pengusaha langsung mendatangi bui dan kelurga Vicky untuk minta pertanggung-jawaban atas ‘peristiwa penipuan’ yang terjadi pada mereka. Selain itu, sejumlah artis dangdut yang sexy dan cantik, malahan rame-rame buka kartu mengenai hubungan mereka dengan Vicky sebelumnya. Kita tidak usah menuduh mereka itu memanfaatkan momentum untuk dapat publisitas. Justru yang menarik, mereka semua selama ini hanya diam saja, seolah tersihir oleh Vicky. Baru setelah Vicky naik daun dan apes sekaligus menuai pemberitaan di media, maka semua buka kartu rame-rame. Perhatikan salah satu kalimat yang diucapkan oleh Camel Petir: “Bukan lucu lagi tapi ngakak aja. Ternyata dia gak pinter tapi dipinter-pinterin,” kata Camel Petir saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (16/9). Perhatikan ada kata “ternyata”, yang menunjukkan ada presuposisi (asumsi) bahwa sebelumnya ia menganggap Vicky sebagai ‘pinter’. Sementara komentar Zaskia:  “Vicky itu orang cerdas, pinter, berwawasan, cuma kadang-kadang gitu, ya, kecerdasan orang suka dimanfaatkan jadi salah,” kata Zaskia saat diwawancarai wartawan di kawasan Epicentrum, Kuningan, Selasa, 10 September 2013 (http://id.berita.yahoo.com).  “Aku juga aneh bisa ketipu dia. Aku sampai diketawain, Deasy Kitaro kok bisa ketipu sama Vicky. Padahal orangnya jelek, tapi aku lihatnya kayak Brad Pitt. Aku kayak dihipnotis, Kalau aku jalan, aku yang bayarin. Saya diporotin, semua yang Vicky minta, selalu saya penuhin. Apartemen, mobil dan lain-lain.” kata Deasy Kitaro, saat dihubungi via ponsel, Selasa, 3/9/2013. (www.slidegossip.com). Masih banyak ucapan-ucapan sejenis dari orang-orang yang menyatakan pernah jadi korban Vicky ini. Cukup itu saja, terlalu panjang dituliskan di sini
  2. Keluarga: dalam video lain yang diunggah di Youtube, ibunda Vicky meyakini bahwa anaknya adalah orang yang pinter, dan sering sukses saat diminta menyelesaikan masalah orang-orang yang datang meminta tolong padanya. Urusan sengketa tanah, konon menurut ibunya sempat menghasilkan berkarung-karung uang dollar komisi untuk Vicky. Salah satu adiknya, Nicolaiberti, mengatakan bahwa gaya bahasa Vicky memang dari dulu sudah kayak begitu, dan keluarganya bisa paham maksudnya. Demikian juga adiknya yang satu lagi, Daby Lestari mengatakan kalau kata kata yang diucapkan Vicky adalah bahasa filosofis tingkat tinggi. Dan jikalau saat ini banyak yang beropini kalau kata kata Vicky norak dan sok tau berarti orang itu belum sampai kepandaiannya untuk memahami bahasa Vicky (http://www.gaulgelaa.com).  Hmmm…

Yak, mengejutkan bukan, orang yang dituduh merusak bahasa dan bahasanya penuh dengan kekacauan, ternyata memiliki daya pengaruh (influence) yang kuat dalam komunikasi. Bahkan konon banyak pejabat juga suka menggunakan kata-kata yang kacau ini dalam upaya mempengaruhi audiensnya.

Mungkin masih ada yang belum percaya dengan kehebatan pengaruh dari gaya bahasa Vicky ini, mari kita lihat satu komentar dari artis dangdut lain, Vega Stephani: “Iya, kepengin bertemu sama Vicky. Aku kan salah satu penggemarnya. Kalau kesana nanti, aku mau bawakan buah-buahan dan bunga. Aku sudah sering bertemu cowok gombal kayak Vicky. Jadi penasaran ingin kenal lebih jauh dengan Vicky. Karena aku suka dengan gaya dia yang bisa membohongi banyak perempuan. Keren aja menurut aku,” (http://showbiz.liputan6.com).

Simak pula komentar Jeremy Teti, mantan presenter, saat ditemui  detik.com di Gedung Trans TV, Jeremy menilai Vicky cerdas karena terbukti bisa membuat banyak orang ‘terhipnotis’. “Karena dia bisa menipu banyak orang. Orang tertipu, terpana, terhipnotis. Jadi ya menurut saya dia kaya memiliki banyak kosakata. Terekam, sebuah kalimat karya, nggak penting nyambung nggaknya,” ungkap Jeremy.

Kalau kita perhatikan, sebenarnya tidak hanya Vicky yang suka mengutip bahasa Inggris secara tidak pas, ataupun istilah yang seenaknya. Salah satu pendapat, dari sutradara Iman Brotoseno menyebut gaya bahasa seperti Vicky sudah lama diterapkan di dunia politik. Misalnya ada reinstall Indonesia atau Restorasi Indonesia (http://edukasi.kompas.com/). Artis Indonesia seperti tukul juga menggunakan istilah kristalisasi keringat, tapi sepertinya karena dalam konteks lawakan, maka lebih bisa diterima.

Nah, jadi bagaimanakah efek pola sok bahasa Inggris dan pemakaian istilah yang  sama sekali tidak tepat itu, kok bisa-bisanya menimbulkan efek influence yang kuat bagi pendengarnya. Marilah kita kupas dari ranah ilmu ‘hipnosis’, atau untuk mempermudah, kita pakai istilah ‘hipnotis’, sekalipun tidak tepat tapi istilah ini yang lebih dipahami oleh masyarakat Indonesia.

Dunia hipnotis itu beraneka ragam, ada berbagai aliran di dunia ini yang menunjukkan perbedaan konsep dan metode. Banyak teori mengenai klasifikasi hipnotis yang dapat dipakai, namun kali ini kita pakai yang paling sederhana dan relevan dalam kasus ini.

Salah satu aplikasi hipnotis adalah yang dikenal dengan hipnotisme alias stagehypnotism / street-hypnotism, yakni dunia orang-orang yang suka menunjukkan bahwa dirinya bisa melakukan hipnotis. Anda sering lihat gaya yang seperti ini muncul di acara teve. Penghipnotis akan pilih-pilih subjek untuk dihipnotis, tentu saja memilih subjek yang mudah dihipnotis dengan metode standard, nggak perlu pakai cara-cara rumit dan lama. Kemudian para subjek ini diberikan sugesti bermacam-macam, mulai dari yang lucu sampai yang kadang mempermalukan. Kuncinya adalah: pertunjukan hiburan yang sekaligus memamerkan bahwa ‘saya bisa menghipnotis’. Benar, terkadang penampilan si penghipnotis memperhalus diri dengan kata: ini bukan karena kekuatan saya, namun ini semua karena kepiawaian para subjek dalam berimajinasi.

Jenis aplikasi hipnotis lain, adalah yang dipakai para hipnoterapis, orang-orang yang bekerja untuk membantu orang lain keluar dari masalah melalui terapi berbasis hipnotis. Mereka ini bekerja di kesunyian, jauh dari puja-pujian dan hiruk pikuk pertunjukan. Mereka tidak pilih-pilih subjek, semua dilayani. Mau yang mudah dihipnotis dengan teknik standar, maupun yang perlu diedukasi berjam-jam sampai beberapa hari untuk bisa memasuki hypnotic state. Para terapis ini bersabar, sehingga si subjek berhasil masuk dunia hipnotik dan kemudian padanya diberikan berbagai jenis terapi maupun sugesti yang diperlukan. Teknik yang dipakai bisa beragam, dari klasik-otoritarian, sampai teknik permisif-ericksonian.

Diluar kedua aplikasi diatas, masih ada praktisi lain yang melakukan hipnotis secara terselubung dan diam-diam, yaitu para jago covert hypnosis. Berbeda sekali dari 2 jenis diatas, orang-orang ini menghipnotis subjek tanpa sepengetahuan yang dihipnotis.

Hipnotis jenis diam-diam (covert) ini bisa saja berwujud: persuasi, iklan, pidato politik, bujuk rayuan, gendam dan lain-lain. Sedangkan tekniknya juga beraneka ragam, mulai dari teknik penggunaaan kata-kata berbasis hipnotis, priming, Cialdini approach, confusion techniques (membingungkan), overload critical factor, mind-bending, metaphorical, stacking realities, nested loops, black-ops, clouding, dan lain-lain. Terlalu panjang jika dijelaskan disini, silahkan ikuti kelas Covert–Conversational Hypnosis untuk menguasai berbagai teknik itu. Tulisan ini berfokus pada confusion techniques saja.

Saya tidak ingin mengatakan bahwa Vicky menggunakan hipnotis, namun apa yang dilakukan Vicky bisa dibahas dengan ilmu: confusion hypnosis alias hipnotis dengan teknik yang membingungkan. Ilmu ini didasarkan pada konsep hipnotis dari Milton Erickson, yakni saat seseorang kesulitan memahami apa yang didengar atau dialami, ia akan cenderung masuk ke dalam pikiran sendiri untuk memahami kebingungan. Dalam istilah NLP peristiwa itu disebut sebagai tds (trance derivational search). Nah pada saat kebingungan itu terjadi, maka sugesti bisa ditancapkan dengan cara tertentu, seperti menggunakan (i) perintah tertanam (embedded command) dan (ii) penggunaan tanda-tanda non verbal (analog marking). Lihat saja, kedua hal ini mudah diketahui dari apakah si pelaku mengubah nada percakapan atau menggunakan gerakan gestur tertentu, atau ekspresi tertentu, untuk penekanan kata-katanya sugestinya.

Selain itu, kata-kata yang mau disugestikan bisa menggunakan suatu kata yang diulang-ulang, dengan berbagai variasi kemiripan makna. Dalam bahasa hipnotis disebut sebagai: the law of compounding suggestion. Kata-kata yang diulang ini akan mendapatkan perhatian bawah sadar, membuatnya menjadi suatu kata-kata yang mengakibatkan trans (trance words).

Perhatikan bahwa kalimat yang dipakai Vicky seolah terdiri dari “struktur yang tidak terstruktur”. Digunakannya kata-kata yang membingungkan (bahasa Inggris ngawur, ataupun istilah tidak tepat), dan langsung diikuti dengan beberapa frasa kata yang mudah dimengerti oleh orang paling awam sekalipun.

Pakar hipnotis kata-kata paling terkenal, Milton Erickson mengatakan, bahwa confusion technique tidak boleh keterlaluan dalam membuat bingung. Tidak boleh overload, cukup bingung ringan (mild confusion) saja. Mild confusion adalah suatu kondisi trans (trance state), dan saat orang masuk trance state, maka sugesti bisa melenggang masuk ke bawah sadar, karena gerbang pintu kritis terbuka.

Kenapa membingungkan tidak boleh terlalu overload, karena subjek akan menyerah dalam usaha memahami kalimat si penghipnotis. Jadi, lakukan secara mild saja, dan kecepatan berbicara dalam confusion techniques harus cukup cepat, sehingga saat si Klien masih bingung, maka kalimatnya berikutnya yang merupakan sugesti dapat menembus masuk ke bawah sadar.

Mungin perlu kita kutipkan mengenai definisi hypnosis modern: hypnosis adalah proses terbukanya faktor kritis dalam pikiran dan diterimanya suatu sugesti kedalam bawah sadar.

Terlepas dari Vicky melakukan dengan sengaja atau tidak, bisa melakukan hipnotis atau tidak. Maka apa yang dilakukan Vicky dengan kata-katanya, jelas berhasil membingungkan pendengarnya. Dan pada saat bingung ini, maka kata-kata lain yang mudah dipahami akan masuk ke bawah sadar pendengarnya, seperti:

  • kemakmuran yang kita pilih
  • kemakmuran keluarga
  • ekonomi kita tetap lebih baik

Kalimat-kalimat itu lebih mudah dimengerti dan melenggang masuk ke bawah sadar. Maka bisa dibayangkan, pengaruh apa yang akan muncul saat seorang meyakini bahwa pasangannya akan dapat memberikan ha-hal seperti dalam kata-kata itu.

Mengejutkan memang, bahwa penggunaan bahasa Inggris yang keliru, tata bahasa yang kacau, pemilihan istilah yang ngawur, ternyata memiliki pengaruh seperti itu.

Confusion Hypnosis bekerja sangat baik saat dipakai dalam percakapan verbal, karena saat diucapkan dan diikuti ucapan lain, maka pendengar harus segera mengartikannya. Jadi ketika kalimat hipnotis yang membingungkan ini direkam, maka menjadi tidak efektif, karena si subjek bisa mengevaluasi ulang pemahamannya atas proses sugesti yang masuk. Ini sebabnya, para penonton Youtube bisa memtertawakan kalimat Vicky, karena mereka tidak mendengarkan langsung.

Dalam kasus ini, entah Vicky kelupaan atau merasa kesenangan karena mendapat liputan, sehingga ia lupa bahwa ia sedang direkam. Atau memang Vicky bukan sedang menghipnotis, namun secara alamiah, ia memiliki bakat alam untuk merayu itu. Mari kita lihat kutipan kalimat Ibunda Vicky Prasetyo.  Ema Fauziah, ibunda Vicky mengatakan: “Kalau pacar Vicky sudah banyak banget, ada sekitar 100 ceweklah yang sudah dipacarin sejak masih SMA,” ujar Ema di Jakarta, Minggu (15/9/2013). Menurut Ema, pacar-pacar Vicky itu diketahuinya cantik-cantik. Bahkan, imbuhnya, sejak SMA hingga kuliah, Vicky selalu mendapatkan cewek tercantik di sekolah maupun di kampusnya. “Pokoknya yang paling cantik di sekolahnya, itu yang jadi pacar Vicky. Jadi dia enggak sembarangan kalo cari pacar, pasti cantik-cantik,” tegas Ema. (http://www.solopos.com)

Tulisan ini memudahkan kita mengerti dimensi lain dari suatu proses kekacauan bahasa, yakni efek influence yang ditimbulkannya karena memiliki efek yang bersifat hipnotik. Artinya para pembaca yang budiman menjadi mengerti, dibalik suatu bahasa yang ngaco dan membingungkan, memiliki pengaruh yang bisa nancap ke bawah sadar.

Entahlah, apakah Anda juga mengalami kontroversi hati dalam memahami statusisasi proses hipnotis ini. Tulisan ini tidak untuk menyudutkan model bahasa yang benar, dan kudeta linguistik. Yang jelas, kecerdasan ini bukan untuk mempersuram, atau mempertakut. Tapi untuk hindari labil pemahaman seseorang, agar konfiden. Wakakakaka….

Waspadalah, baik ketika mendengarkan pembicaraan yang membingungkan, maupun saat Anda yang ternyata mengucapkan kalimat yang membingungkan. Saat itu, seseorang mungkin sedang terhipnotis, entah Anda atau kawan bicara Anda. Well, jadi Anda hanya bisa mengkontrol efek hipnotis akibat kekacauan bahasa jika Anda sudah kuasaisasi, eh kuasai ilmu covert conversational hypnosis melalui pelatihan yang dibimbing pelatih yang tepat. Seperti saya, juga mempelajari ilmu ini melalui pelatihan di luar negeri dari pelatih yang tepat dan terus menjaga ekologi.

 

Ya, kita nanti komunikasikan lagi ya…

The post Membongkar Benarkah Vicky Prasetyo Menggunakan Hipnotis appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/membongkar-benarkah-vicky-prasetyo-menggunakan-hipnotis/feed/ 13
Copywriting & Mind http://www.ronnyfr.com/copywriting-mind/ http://www.ronnyfr.com/copywriting-mind/#respond Thu, 16 May 2013 02:04:47 +0000 http://www.ronnyfr.com/?p=1791 Dunia copywriting adalah dunia yang sangat menarik dan langsung berhubungan dengan fungsi fikiran / mind. Bertahun-tahun orang berusaha membuat copy-ad yang ‘works’, dan sejarah mencatat nama-nama besar yang menjadi legenda, karena kata-kata yang dituliskannya sebagai headline bak raja midas. Kesuksesan para legenda copywriter tentu saja menarik orang-orang untuk menduplikasi kepiawaian mereka, lantas muncullah barisan pengikut{ Read More }

The post Copywriting & Mind appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dunia copywriting adalah dunia yang sangat menarik dan langsung berhubungan dengan fungsi fikiran / mind. Bertahun-tahun orang berusaha membuat copy-ad yang ‘works’, dan sejarah mencatat nama-nama besar yang menjadi legenda, karena kata-kata yang dituliskannya sebagai headline bak raja midas.

Iklan-nlpKesuksesan para legenda copywriter tentu saja menarik orang-orang untuk menduplikasi kepiawaian mereka, lantas muncullah barisan pengikut yang berusaha mengkopi skrip mereka dengan memoleh sedikit mengganti sana sini kata-katanya.

Sementara sejumalh yang lain berusaha mengkodifikasikannya, agar lebih mudah ditiru. Mereka berusaha merumuskan sebisa mungkin hasil karya para pemecah rekor itu, agar mudah ditirukan kemudian, Berbekal ilmu komunikasi dan psikologi, kemudian muncullah bintang-bintang baru. Para pembuat rumus copwriting! Mereka menciptakan formula, yang memudahkan pengikut laiinnya untuk menciptakan hasil yang konsisten dengan skrip mereka. Lantas lahirlah formula-formula seperti ini:

“Siapa lagi yang ingin [feature] yang bisa menghasilkan [benefit] secara luar biasa, tanpa harus [pain].

Sungguh memudahkan rumus-rumus sejenis itu lantas beredar dalam buku-buku dan kursus bagi copywriter. Sontak lahirlah para copywriter instant, yang sebenarnya mereka tidak tahu apa yang terjadi di pikiran pembeli, namun cuma mengkopi langsung berbagai copy-ad yang pernah sukses seperti itu.

Tidak ada yang salah dari itu, khususnya jika Anda sudah merasa puas dengan sekedar menjadi pengikut dari para pesohor itu. Namun bagaimana jika Anda ingin lebih jauh dari itu. Ingin memasuki dunia yang lebih dalam lagi, mengerti bagaimana sebenarnya respon pikiran pada kata-kata.

Ini dia, ilmu NLP.

Seperti menemukan jodohnya, saat para praktisi copywriter belajar NLP. Karena dalam ilmu inilah terletak rahasia Quantum Linguistic, hal terkecil dari kata-kata yang membuat perbedaan BESAR pada efek yang dimunculkannya.

Mungkin Anda penasaran apakah NLP itu, ilmu NLP alias Neuro-Linguistic Programming adalah ilmu mengenai bagaimana kata-kata (termasuk non verbal) mempengaruhi atau bisa dipakai sebagai alat programming untuk pikiran manusia. Awalnya ilmu ini adalah ilmu untuk menduplikasi keilmuan lain, salah satunya hipnosis.

Jika Anda tahu hipnosis, maka Anda tahu bahwa itu adalah kekuatan kata-kata, dan NLP melangkah 1 langkah lebih jauh dengan membongkarnya, mengkodifikasikannya, membuat rumus-rumus terperinci mengenai bagaimana kata-kata secara tepat bisa mempengaruhi dunia.

Saat Anda menguasai NLP, khususnya bagian komunikasi dari NLP, dan Anda mengenal pula ilmu copywriting, maka Anda tahu bagaimana hebat efeknya dalam pikiran calon customer Anda.

Baik, artikel ini baru awal saja, kita lihat di artikel selanjutnya saya akan membahas secara lebih teknis lagi satu persatu pola-pola NLP dalam kaitannya dengan copywriting.

The post Copywriting & Mind appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/copywriting-mind/feed/ 0
Logika si Polan http://www.ronnyfr.com/logika-si-polan/ http://www.ronnyfr.com/logika-si-polan/#comments Fri, 26 Apr 2013 04:08:26 +0000 http://ronnyfr.com/?p=1002 Seorang Professor mengajak semua murid SMA di kelas Biologi untuk eksperimen dengan 4 ekor cacing: Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan alkohol. Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan asap rokok. Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan sperma Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan tanah Setelah satu hari, inilah hasilnya: Cacing yang diberikan alkohol, mati. Cacing{ Read More }

The post Logika si Polan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Seorang Professor mengajak semua murid SMA di kelas Biologi untuk eksperimen dengan 4 ekor cacing:

  • Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan alkohol.
  • Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan asap rokok.
  • Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan sperma
  • Seekor cacing dimasukkan toples dan diberikan tanah

Setelah satu hari, inilah hasilnya:

  • Cacing yang diberikan alkohol, mati.
  • Cacing yang diberikan asap rokok, mati.
  • Cacing yang diberikan sperma, mati.
  • Cacing yang diberikan tanah, tetap hidup.

Dengan berbinar, profesor itu bertanya di kelas: “Apa kesimpulan penelitian ini, anak-anak?”

Si Polan menjawab dengan yakin: “Sepanjang kita minum alkohol, merokok dan melakukan sex dengan rutin, maka kita tidak akan cacingan!”

Hahaha,

Saat Anda tertawa itu, mungkin juga teringat logika para perokok yang katanya “Kalau saya berhenti merokok, kasihan pekerja pabrik rokok, nanti mereka nggak punya penghasilan”.

The post Logika si Polan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/logika-si-polan/feed/ 1
Linguistic do’a merefleksikan bawah sadar Anda http://www.ronnyfr.com/linguistic-doa-merefleksikan-bawah-sadar-anda/ http://www.ronnyfr.com/linguistic-doa-merefleksikan-bawah-sadar-anda/#respond Tue, 09 Apr 2013 09:26:26 +0000 http://ronnyfr.com/?p=973 Anthony Robbins dengan penuh semangat di berbagai seminarnya, senantiasa menekankan: “The quality of your life is the quality of your communication!” Kemampuan komunikasi benar-benar tidak bisa dipungkiri, menjadi kendaraan penting untuk sukses. Dalam NLP, istilah komunikasi sering disederhanakan dengan mudah dengan kata ‘linguistik’, dan hal ini merupakan salah satu pembahasan sentral dalam NLP. Kecerdasan linguistik,{ Read More }

The post Linguistic do’a merefleksikan bawah sadar Anda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Anthony Robbins dengan penuh semangat di berbagai seminarnya, senantiasa menekankan: The quality of your life is the quality of your communication!” Kemampuan komunikasi benar-benar tidak bisa dipungkiri, menjadi kendaraan penting untuk sukses. Dalam NLP, istilah komunikasi sering disederhanakan dengan mudah dengan kata ‘linguistik’, dan hal ini merupakan salah satu pembahasan sentral dalam NLP. Kecerdasan linguistik, merupakan kecerdasan yang luar biasa penting untuk menentukan cara kita berhubungan dengan orang lain dan diri sendiri.

Kata-kata yang diucapkan oleh manusia adalah refleksi dari pemikiran yang dia lakukan. Dalam NLP, kata-kata yang diucapkan disebut sebagai surface structure, dan pemikiran (representasi lengkap tentang dunia) yang berwujud kata-kata dalam pikiran disebut sebagai deep structure. Artinya, deep structure akan termanifes dalam surface structure, alias pemikiran kita akan termanifes dalam perkataan kita. Baik pemikiran yang disadari maupun yang tidak disadari atau dibawah kesadaran.

Belakangan ini, sembari mengamati berbagai ucapan ultah yang beredar di social media, seperti facebook dan twitter pada umumnya. Saya melihat kecenderungan peredaran do’a yang sama dan bahkan memiliki pola-pola refleksi bawah sadar yang menarik untuk didiskusikan.

(Note: Tulisan ini jauh dari niatan menggurui: mana yang benar dan salah. Jadi tulisan ini khusus mengulas bagaimana pola bawah sadar seseorang saat mengucapkan doa.)

 

Contoh 1

Misalkan salah satu ucapan yang saya baca di Facebook mengenai ucapan ulang tahun, memiliki pola demikian:

“Selamat Ulang tahun, semoga Tuhan di atas sana senantiasa memberikan …. (dst)”

Secara linguistic NLP, maka pemberi do’a ini menunjukkan bahwa dirinya memiliki konsep bahwa keberadaan Tuhan letaknya ada di atas. Artinya, yang bersangkutan tidak memiliki konsep bahwa Tuhan juga hadir di sini, diantara kita. Ini adalah proyeksi bawah sadar dari si pemberi doa. Mungkin saja, pemberi doa ini akan menyangkal: “nggak kok, aku yakin Tuhan ada dimana-mana”.

Namun sayangnya, tersirat dari kalimatnya, bagaimana bawah sadarnya memiliki konsep mengenai keberadaan Tuhan, di atas sana, yang dirasanya berjarak jauh dengan dirinya.

 

Contoh 2

Ada lagi ucapan duka cita:

“Ikut berbela sungkawa, semoga arwahnya diterima Tuhan di sisiNya, …….(dst)”

Secara linguistic, pengucap doa ini , menganggap bahwa Tuhan memiliki dimensi “sisi”. Menunjukkan keyakinan bahwa sifat Tuhan memiliki bentuk tertentu, yang memiliki sisi. Saya tidak ingin mengadili, apakah menganggap Tuhan ini memiliki “sisi” adalah suatu yang benar atau salah? Saya khusus ingin menunjukkan bahwa: pengucap doa itu mempercayai adanya “sisi” dari Tuhan. Mungkin bisa jadi, dalam agama tertentu, memang Tuhan memiliki ‘sisi’.

 

Contoh 3

Pada saat orang meninggal dunia, seringkali do’anya demikian:

“Mari kita do’akan almarhum yang pergi ke alam baka, meninggalkan kita semua….. (dst)”

Dalam do’a ini, secara bawah sadar, pengucap do’a meyakini bahwa saat seseorang meninggal dunia, maka almarhum itu “pergi” ke suatu tempat. Nah, disini, mari kita tinjau kembali pengertian bahwa manusia adalah ciptaanNya. Nah, apabila tugas kita sudah selesai di dunia ini, apakah tidak lebih cocok disebut sebagai “kembali kepadaNya”? Atau Anda lebih klop  mengatakan “dipanggil kembali oleh Nya”.

 

Contoh 4

Seorang pemimpin do’a dalam suatu acara. Biasanya mengucapkan ini saat memimpin do’a:

“Marilah kita bersama-sama memanjatkan doa’a kepada Tuhan Yang Maha Esa…… (dst”

Menarik disini, dipilih kata ‘memanjatkan’ do’a. Nah, kata memanjatkan ini jelas-jelas merefleksikan minimal 2 konsep bawah sadar dari si pendo’a:

  1. Tuhan ada di atas.
  2. Do’a dikirmkan dengan lambat (memanjat adalah gerakannya cenderung lambat).

Poin nomer satu tidak akan kita bahas lagi, karena sudah dibahas “di atas”, nah untuk poin ke dua ini menarik sekali. Entah bagaimana awalnya dulu, kok istilah memanjatkan ini sangat populer di Indonesia. Mungkin berbau istilah melayu untuk memunculkan kesan puitis…?

Kalau saya disuruh memilih, dan sering saya ucapkan di forum-forum pelatihan saya, saya mengajak untuk membisikkan lembut do’a kita kepada Tuhan YME. Kita sama tahu, bahwa: berbisik merupakan refleksi bahwa kita berada dekat dengan kawan bicara kita. Jadi berdo’a dengan berbisik lembut, merupakan cara kita meyakini bahwa kita berada dekat denganNya, dan sekaligus kita berkomunikasi dengan Nya secara lembut. Bukankah Dia suka pada hal-hal yang lembut?

Selain itu, ‘berbisik’ tidak menunjukkan suatu kelambatan proses, beda halnya dengan memanjat. Kata memanjat merefelksikan sesuatu yang berupa gerakan lambat, apalagi bagi yang merasa nggak bisa memanjat, jangan-jangan saat ia memanjatkan do’a, maka ia tidak yakin bahwa do’anya akan sampai ke Tuhan….

 

Demikianlah,

Beberapa pembaca, mungkin ingat bahwa di awal tulisan ini dituliskan bahwa kecerdasan linguistik, merupakan kecerdasan yang luar biasa penting untuk menentukan cara kita berhubungan dengan orang lain dan diri sendiri. Nah, dengan tulisan ini, serasa kita boleh tambahkan pula bahwa kecerdasan linguistik juga penting dalam berhubungan dengan Pencipta kita.

The post Linguistic do’a merefleksikan bawah sadar Anda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/linguistic-doa-merefleksikan-bawah-sadar-anda/feed/ 0
Cara NLP Untuk Menghindari Tertipu Investasi Bodong http://www.ronnyfr.com/cara-nlp-untuk-menghindari-tertipu-investasi-bodong/ http://www.ronnyfr.com/cara-nlp-untuk-menghindari-tertipu-investasi-bodong/#comments Sun, 10 Mar 2013 15:36:13 +0000 http://ronnyfr.com/?p=879 Belakangan ini sedang rame-ramenya pembahasan mengenai kasus investasi bodong, yang menggegerkan Indonesia. Berulang kali sebenarnya bangsa ini digegerkan oleh pat gulipat investasi bodong seperti ini. Beberapa yang masih saya ingat antara lain: investasi bebek, investasi sayuran, MLM palsu, dan kasus terakhir adalah mengenai investasi emas yang mencatut kata syariah yang terjadi belakangan ini. Nah bagaimanakah{ Read More }

The post Cara NLP Untuk Menghindari Tertipu Investasi Bodong appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Belakangan ini sedang rame-ramenya pembahasan mengenai kasus investasi bodong, yang menggegerkan Indonesia. Berulang kali sebenarnya bangsa ini digegerkan oleh pat gulipat investasi bodong seperti ini. Beberapa yang masih saya ingat antara lain: investasi bebek, investasi sayuran, MLM palsu, dan kasus terakhir adalah mengenai investasi emas yang mencatut kata syariah yang terjadi belakangan ini. Nah bagaimanakah caranya menghindarkan tertipu investment bodong semacam ini. Apakah kita bisa menggunakan ilmu NLP untuk pencegahan tertipu? Mari kita bahas sama-sama ya.

Di dalam NLP kita belajar mengenai teknik bertanya, yang bisa membantu kita untuk “menantang” apakah suatu kalimat yang dikatakan seseorang hanyalah “suatu pendapat tanpa bukti”, atau memang bisa ditunjukkan bukti-bukti riilnya apa. Di dalam NLP satu set pertanyaan itu disebut Meta Model, yakni Model Bahasa Untuk Mengklarifikasi Bahasa. Selain itu, kita akan gabungkan dengan metode Sleight of Mouth, yakni ilmu Silat Lidah ‘ala NLP. Mari kita tunjukkan saja langsung seperti apa manfaatnya, tanpa teoritis, tanpa istilah-istilah tehnis NLP. Cara membuat kalimat-kalimat seperti itu akan mudah anda pelajari dalam pelatihan-pelatihan NLP Practitioner maupun Master Practitioner.

 

Prinsip Prudent / kehati-hatian.

Mudah untuk dikatakan bahwa, dunia investasi adalah dunia pengelolaan resiko. Setiap perusahaan penyelenggara investasi akan selalu berupaya membuat investasinya aman dari resiko. Sebagai implikasinya, maka perusahaan pun akan berusaha meyakinkan calon investornya untuk percaya bahwa uang mereka aman, dan jauh dari resiko. Perusahaan-perusahaan yang matang dan bertanggung jawab, akan menggunakan cara-cara yang yang bertanggung jawab pula. Karena mereka akan mengedepankan prinsip “prudent” alias prinsip kehati-hatian.

Nah, dengan mengacu pada prinsip prudent tadi, maka sudah seharusnyalah pihak penyedia jasa layanan investasi juga memberikan kesempatan pada masyarakat untuk bersikap prudent pula saat masyarakat menimbang-nimbang memilih investasi. Adalah menjadi hal yang aneh, jika perusahaan investasi yang selalu menganut prinsip prudent, ternyata tidak memberikan kesempatan pada calon investornya untuk bersikap prudent pula. Nah, berdasarkan prinsip prudent inilah, kita akan membahas dan menghidupkan alarm kehati-hatian kita.

Apa tanda-tanda perusahaan yang cenderung menempatkan calon investornya pada posisi tidak prudent?

Sebelumnya, perlu digarisbawahi dulu bahwa: sekalipun saya menguraikan ciri-ciri berikut ini, namun ini bukanlah jaminan mutlak bahwa  investasi yang berciri-ciri seperti ini pastilah merupakan investasi bodong. Petunjuk-petunjuk ini jika anda temui, maka artikanlah sebagai indikasi bagi anda untuk bertindak makin berhati-hati dan mencari data lebih jauh. Perusahaan investment yang benar, akan bersedia menerima dan mengerti bahwa calon investornya bertindak hati-hati, sebelum menanamkan uangnya.

 

1. Terlalu Mengedepankan “Kelangkaan”
Prinsip kelangkaan (scarcity), merupakan prinsip universal yang selalu dipakai penjual manapun untuk mendorong percepatan konsumen agar segera ambil keputusan. Dengan cara memberikan deadline pendek tertentu, sehingga calon customer / investor kuatir akan kehilangan momentumnya. Namun yang sebenarnya terjadi saat ada pembatasan waktu adalah, customer malah kehilangan akal sehatnya.

Menggunakan deadline pendek untuk meningkatkan rasa “langka” sebenarnya wajar dan normal-normal saja dipergunakan oleh para penjual, demikian pula dalam penawaran investasi. Namun, jika ini terlalu ditonjolkan, bahkan dilebih-lebihkan secara membabi buta, maka menjadi indikasi tidak sehatnya perusahaan itu dalam menjaga sikap prudent. Dengan terlalu mengedepankan scarcity semacam ini, perusahaan sedang menempatkan calon investornya pada posisi takut kehilangan sesuatu, bahkan posisi stress, yakni stress tertekan oleh tenggat waktu pendek. Ini dilakukan karena mereka tahu jika Anda berada di bawah stres Anda akan berhenti berpikir logis. Mereka juga tahu bahwa manusia mengasosiasikan nilai tinggi pada sesuatu yang dianggap sangat langka.

Salah satu contohnya adalah, ajakan bergabung dalam pemasaran berjenjang, dan anda didorong cepat bergabung, dengan alasan mumpung masih awal, mumpung baru saja dimulai, mumpung masih belum banyak yang gabung. Kalimat ini jelas adalah indikator untuk berhati-hati.

Pertanyaan ‘ala NLP:

Sebelum bertanya apapun, katakan lebih dulu kalimat framing ini: “Saya yakin, niat anda mengajak saya untuk ikutan investasi ini adalah baik khan, agar saya mendapatkan hasil yang banyak. Alangkah baiknya kalau berbuat baik tidak boleh nanggung-nanggung, tolong jelaskan semua pertanyaan saya yang berikut ini ya. Pasti kalau anda bisa menjawabnya, saya akan lebih yakin lho….”

  • Jika benar ini langka seperti itu, bagaimana peluang ini masih tersedia untuk saya yang awam? Bukankah itu malahan membuktikan bahwa itu bukan langka?
  • Jika benar ini langka, pasti kesempatannya sudah habis dari kemarin sebelum sampai ke saya. Jelaskan bagaimana sesuatu yang langka, kok tidak diburu oleh para investor yang lebih paham investasi?
  • Anda bilang bahwa bisnis ini bagus jika saya bergabung mumpung masih awal. Bukankah itu otomatis berarti  tidak akan menjadi bagus bagi yang bergabung belakangan? Dan bukankah itu semua membuktikan bahwa sistem ini hanya akan berjalan dalam waktu pendek, hanya bagus di awalnya saja, artinya nggak akan tahan lama. Bukankah bisnis hanya bagus, jika siapapun bergabung kapanpun, maka akan mendapatkan peluang yang sama untuk sukses?
  • Jika benar ini langka, jangan-jangan mengakibatkan jumlah investornya jadi sedikit, dan bagaimana akumulasi modal yang sedikit dapat menghasilkan return tinggi?
  • Karena ini langka, pasti untuk likuiditasnya juga rendah dong? Dan itu artinya saat butuh belum tentu bisa diuangkan? Bagaimana penjelasanmu?

 

2. Terlalu Mengedepankan “Otoritas” Sosial

Investasi sering kali sengaja dijual dengan cara seolah dijamin oleh si ini atau si itu, yang biasanya adalah tokoh masyarakat terkenal (termasuk artis, tokoh agama, dll), dan sebenarnya orang itu bukan ahli investasi. Hal ini dilakukan karena aal sehat manusia cenderung percaya jika ada orang-orang terkenal terlibat dalam suatu investasi. Saat ada orang terkenal terlibat, maka orang lupa dan membiarkan bagian kritis pikirannya tidak berfungsi, sehingga informasi apapun dapat melenggang masuk.

Misal: Ini sudah di sertifikasi syari’ah. Si bintang film Polan sudah ikutan. Si tokoh agama itu juga sudah invest disini lho. Dll.

Pertanyaan ‘ala NLP:

  • Dari mana Anda tahu bahwa si Polan benar-benar ikut? Apa buktinya? Bisakah saya berbicara dengan beliau? Tepatnya apa yang dia lakukan dalam investasi ini?
  • Jika benar ini sudah disertifikasi syariah, jelaskan pada saya apakah sertifikasi syariah itu, siapa lembaga pensertifikasi itu, dan mengapa mereka berhak mensertifikasi, dan bagaimana tepatnya proses lembaga syariah mensertifikasi suatu investasi, apa tepatnya yang disertifikasi: prosedurnya, hukum investasinya, produknya, atau apanya?
  • Jika benar si Polan sudah ikut, apa hubungannya lantas ini merupakan investasi bagus? Bisa saja, itu menunjukkan si Polan tidak mengerti investasi bagus.
  • Persoalannya bukan Polan sudah berinvestasi disini atau tidak, persoalan yang sebenarnya adalah si Polan ini mengerti investasi atau yang bagus atau tidak?
  • Jika benar Polan sudah berinvestasi disini, jelaskan pada saya bagaimana tepatnya Polan membuat evaluasi mengenai baik buruknya investasi? Dan bagaimana korelasinya dengan saya?

 

3. Terlalu Menjanjikan Return Yang Tinggi Dengan Cara Yang Tidak Masuk Akal

Jika suatu investasi dijanjikan dengan return yang tinggi sekali, dan disebutkan tanpa resiko, maka ini termasuk yang perlu diwaspadai. Pada saat anda bingung tentang bagaimana peluang itu akan bisa menghasilkan keuntungan setinggi yang dijanjikan, tandanya anda tidak mengerti. Dan menurut ahli investasi, jangan pernah berinvestasi pada apa yang tidak anda pahami, karena berarti anda tidak paham resikonya juga.

Pertanyaan ‘ala NLP:

  • Jika investasi dengan return setinggi ini memang benar ada, maka menurut anda siapa yang paling depan akan menginvestasikan uangnya?
  • Jika ini sedemikian bagus, mengapa orang-orang ahli investasi tidak rame-rame invest ke sini?
  • Apakah para investor kakap yang jago-jago sudah duluan masuk? Apakah sektor perbankan yang selalu ingin return yang tinggi  juga sudah duluan meletakkan uangnya kesana?
  • Apakah investor kelas kakap selalu mempelajari baik-baik suatu investasi sampai paham, atau mereka nekat saat tidak paham?
  • Sedemikian bagusnya investasi ini menurut Anda, berapa banyak uang anda sendiri anda taruh disini? Mana buktinya?

 

4. Terlalu Membesar-besarkan Cerita Tanpa Bukti

Dalam kaitannya dengan investasi, sebaiknya berhati-hati mengenai kisah-kisah yang tidak masuk akal. Apa yang tidak masuk akal, setidaknya memberikan alarm bahwa anda tidak mengerti / tidak menguasai bidang investasi yang dibicarakan. Apalagi jika kisah itu dibuat untuk anda tidak bisa mengecek buktinya langsung. Misal, itu terjadi nun jauh disana, di sebuah tempat yang tidak jelas dimana, tidak boleh tahu bagaimana tepatnya uang anda diputar, dsb.

Pertanyaan ‘ala NLP:

  • Mengapa saya harus percaya kisah itu? Dari mana anda sendiri meyakini kisah itu riil? Boleh tunjukkan bukti riilnya?
  • Kalau saya tidak boleh tahu kemana uang saya diputar, sama saja artinya anda tidak perlu tahu apa alasannya saya tidak terarik untuk invest di sini.
  • Jika semua investasi dijual dengan cara tidak boleh diketahui bagaimana uang itu diputar, bagaimana kita tahu bahwa ini bukan untuk bisnis narkoba atau modal perdagangan manusia?
  • Saya tidak mengerti bagaimana investasi ini bisa menghasilkan, ini menunjukkan bahwa saya perlu mempelajari lebih dalam investasi ini.

 

Baiklah,

Demikianlah, contoh-contoh cepat bagaimana kita menggunakan Meta Model dan Sleight Of Mouth untuk melindungi diri kita dari penipuan investasi bodong.

The post Cara NLP Untuk Menghindari Tertipu Investasi Bodong appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/cara-nlp-untuk-menghindari-tertipu-investasi-bodong/feed/ 3
Bahayanya mindset “Banyak impian & rencana, bisa bikin banyak kecewa” http://www.ronnyfr.com/bahayanya-mindset-banyak-impian-rencana-bisa-bikin-banyak-kecewa/ http://www.ronnyfr.com/bahayanya-mindset-banyak-impian-rencana-bisa-bikin-banyak-kecewa/#comments Fri, 15 Feb 2013 04:16:35 +0000 http://ronnyfr.com/?p=865 Weleh, mengembara pikiran saya teringat dikala masih remaja dulu, banyak teman-teman yang suka bilang: “Udah, kalau mau pergi bareng-bareng jalan kemana, nggak usah direncanain, nanti biasanya malah nggak jadi lho. Kalau nggak direncanain, biasanya malah jadi jalan” Hahaha! Anda pasti juga pernah dengar pendapat anak mentah sejenis itu. Selidik punya selidik, teman SMA saya yang{ Read More }

The post Bahayanya mindset “Banyak impian & rencana, bisa bikin banyak kecewa” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Weleh, mengembara pikiran saya teringat dikala masih remaja dulu, banyak teman-teman yang suka bilang: “Udah, kalau mau pergi bareng-bareng jalan kemana, nggak usah direncanain, nanti biasanya malah nggak jadi lho. Kalau nggak direncanain, biasanya malah jadi jalan” Hahaha! Anda pasti juga pernah dengar pendapat anak mentah sejenis itu.

Selidik punya selidik, teman SMA saya yang suka bicara begitu  ternyata sebenarnya tidak tahu apa artinya rencana, dan apa konsekuensi dari suatu rencana. Di kepala dia itu, yang namanya rencana adalah : “mengucapkan keinginan”. Misal, saat kumpul dengan teman-teman, lantas di abilang “Kita ke Kaliurang yuk, hari minggu nanti  ya?”. Terus teman-temannya mengucapkan: “Setuju!”.

Baginya, cukup begitu saja itu adalah “rencana” atau “sudah direncanakan”.

Ya wajar kalau nggak jadi jalan…. Lha minimal ada beberapa hal yang nggak jelas:

  • Hari Minggu  jam berapa?
  • Mau kumpul dimana?
  • Bagaimana teknis keberangkatannya?
  • Siapa yang mau follow up, untuk mengingatkan?
  • Kapan saja mau mengingatkannya?
  • Siapa saja yang jelas-jelas komit mau ikutan?
  • Apakah semua yang komit sudah dipastikan mencatat di agenda mereka?
  • dst

Jadi apakah masih mengherankan kenapa acara yang “direncanakan” dengan cara seperti itu menjadi nggak jalan?

Sedangkan apa yang mereka bilang, -tanpa direncanakan malah jalan-, sebenarnya tidak lebih hanya suatu kebetulan saja. Karena, sering juga kok, suatu usulan jalan kemana, on the spot, tapi ternyata nggak disetujui yang lain, karena pada nggak bisa atau nggak mau.

Well,

Menyambung soal rencana dan gagal…. Beberapa saat yang lalu, seorang Klien datang ke saya, ia tengah galau tentang jalan hidup dan hasil yang diperoleh dari usahanya. Dia merasa bahwa dia terpuruk oleh kegagalan dan kekecewaannya sendiri. Merasa kecewa setiap kali ia merasa gagal. Kemudian ia juga terpengaruh oleh kata-kata orang disekitarnya bahwa : “Banyak impian & rencana, bisa bikin banyak kecewa.”

Wuih, bahaya banget sebenarnya pola pikiran seperti itu, mengajarkan orang untuk bertindak tanpa dipikir. Bertindak tanpa rencana.

Akhirnya saya mengajak di bicara menggunakan ilmu NLP yang cukup advanced (diajarkan di master Practitioner), yakni ilmu Sleight of Mouth. Isinya adalah untuk menggoyang beliefnya bahwa : “Banyak impian & rencana, bisa bikin banyak kecewa.”

Tadi  sempat saya twit juga mulai jam 7.00, dan ternyata banyak sekali RT dan komentar yang masuk, minta dibuat artikel. Ini deh artikelnya. Isinya tidak terlalu berbeda dari yang di Twit (account @RonnyFR), dan karena jumlah karakter disini tidak terbatas, maka bisa lebih panjang dan diperjelas. Mari kita mulai :

  1. Apa betul pikiran seperti itu? Apakah mayoritas orang sukses di dunia ini mikir begitu? Atau hanyalah pendapat 1 orang temanmu itu saja?
  2. Temanmu khan ngomong begitu, artinya ia pasti punya goal/tujuan dan rencana juga dengan omongannya ke kamu itu khan.
  3. Jadi apa tujuan (impian) & rencana temanmu yang ngomong itu dan lalu menakutimu kecewa itu?
  4. Hati-hati, mungkin impian temanmu yang ngomong gitu adalah berencana untuk membuat orang lain kecewa
  5. Mungkin ia akan berkilah “nggak punya tujuan & rencana” dengan omongan itu. Pantas saja ia sering kecewa..
  6. Sungguh akan bikin orang lain jadi kecewa, memiliki pandangan hidup seperti itu.
  7. Apa sih manfaatnya, membesar-besarkan pemikiran takut kecewa?
  8. Teruslah berpikir begitu dan bersiaplah jadi bagian kecil dari impian & rencana org lain & malah selalu kecewa
  9. Btw, pendapat itu bisa saja benar, jika seseorang tidak tahu cara membuat impian & rencana yang works & betul.
  10. Btw, memiliki dan membuat impian “yang seperti apa”, yang kamu maksudkan?
  11. Btw lagi, cara merencanakan sesuatu “yang bagaimana”, yang kamu maksudkan?
  12. Wah, jangan-jangan kamu jadi seperti itu, karena kamu terlalu takut kecewa ya. Kasihan…
  13. Ceritakan, bagamana selama ini kamu membuat impian & rencanamu menjadi mengecewaanmu
  14. Justru mempercayai hal seperti itu hanya akan membuatmu semakin banyak merasa kecewa.
  15. Pemberani tidak takut kecewa. Justru mengalami kekecewaan dapat melatih kita makin kuat.
  16. Kenapa takut kecewa? Atasi kekecewaan, & kita makin tumbuh dewasa.
  17. Kalaupun kita kecewa gakpapa kok. Toh disitu ada pelajaran, & itu amat berharga
  18. Lebih baik kecewa karena tidak tercapai, daripada kecewa karena tidak pernah berbuat.
  19. Hanya impian & rencana yang tidak dilakukan, yang dapat membikin kita kecewa.
  20. Orang yang berhasil tanpa impian & rencana, namanya hanya “kebetulan langka”
  21. Mana ada orang sukses tanpa impian & rencana, ia hanya tidak menyadari ia punya impian & rencana
  22. Hanya orang mati yang tidak punya impian & rencana. Masih bisa kecewa artinya masih hidup.
  23. Justru karena merencanakan suatu impian, itu yang membuat kita TIDAK akan kecewa.
  24. Bagaimana jika gara-gara Goal itu direncanakan dan berhasil tercapai, justru banyak asyik dan kebahagiaannya khan.
  25. Jika semua orang akhirnya ngikutin kamu: takut kecewa, lantas tujuan hidup mau dikemanakan?
  26. Jika Pemerintah akhirnya ngikutin kamu: takut kecewa, lantas REPELITA mau dikemanakan?
  27. Jika semua Perusahaan akhirnya ngikutin kamu: takut kecewa, lantas mau menuju kemana perusahaan itu?
  28. Untungnya gak banyak yang mikir seperti itu. Mungkin fakta ini bikin kamu kecewa
  29. Jadi “merasa tidak kecewa” amat penting bagimu ya, bahkan melebihi pentingnya impianmu?
  30. Mana lebih penting: rasa tidak kecewa, atau impian terencana yang akhirnya tercapai?
  31. Masalahnya bukanlah soal kecewa, tapi masalahnya adalah kemampuan dalam membuat tujuan & merencanakan dengan baik.
  32. Pernahkah kau TIDAK punya impian & rencana, tapi ternyata tetap kecewa?
  33. Pernahkah kamu punya impian & rencana & ternyata TIDAK kecewa?
  34. Jika semua orang yang takut kecewa lantas TIDAK punya impian, maka dunia pasti STUCK
  35. Hmmm, sebenarnya ada niat positif dari maksudmu itu, kamu ingin belajar merencanakan impian dengan lebih baik ya?
  36. Mengalami kekecewaan artinya manusia perlu belajar menangani rasa kecewa, bukannya jadi takut bermimpi & berencana.
  37. Kecewa adalah proses feedback, yang mengajarkan pada kita untuk action yang terbaik & sungguh2 sesuai rencana kita, sehingga impian menjadi nyata.
  38. Jadi rumuskan dengan baik apa tujuanmu sekarang, dan bagaimana kamu akan merencanakan dengan baik, sehingga terhindar dari kekecewaan?

 

Demikianlah #ShareTwit tentang ringkasan proses COACH pd Klien yang tadinya ragu melangkah dalam merencanakan suatu tujuan / impian.

 

 

The post Bahayanya mindset “Banyak impian & rencana, bisa bikin banyak kecewa” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/bahayanya-mindset-banyak-impian-rencana-bisa-bikin-banyak-kecewa/feed/ 3
NLP Tips #1 http://www.ronnyfr.com/nlp-tips-1/ http://www.ronnyfr.com/nlp-tips-1/#respond Thu, 22 Nov 2012 06:37:06 +0000 http://ronnyfr.com/?p=859 NLP & Konteks Prilaku Suatu perilaku jarang sekali merupakan suatu program pikiran yang “salah” dalam diri seseorang. Seringkali, penyebab suatu prilaku menjadi bermasalah adalah karena berada dalam konteks yang salah. Sedangkan perilaku itu sendiri merupakan prilaku yang bisa bermanfaat di konteks yang lainnya.   Contoh 1: Fobia Fobia merupakan program pikiran “ketakutan pada suatu hal{ Read More }

The post NLP Tips #1 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
NLP & Konteks Prilaku

Suatu perilaku jarang sekali merupakan suatu program pikiran yang “salah” dalam diri seseorang. Seringkali, penyebab suatu prilaku menjadi bermasalah adalah karena berada dalam konteks yang salah. Sedangkan perilaku itu sendiri merupakan prilaku yang bisa bermanfaat di konteks yang lainnya.

 

Contoh 1: Fobia

Fobia merupakan program pikiran “ketakutan pada suatu hal secara tidak realistis” yang disebabkan oleh pengalaman tertentu di masa lalu.

Phobia itu sendiri sebenarnya terjadi karena manusia mampu belajar 1 kali secara cepat, dan ingat seumur hidup. Sayangnya yang dipelajari adalah “ketakutan yang tidak realistis”

Jadi sebenarnya kemampuan mengalami phobia artinya : orang itu mampu belajar cepat (1 kali) dan ingat seumur hidup. Ini merupakan ketrampilan yang berguna.

Namun, konteksnya tidak memberdayakan, karena yang dipelajari adalah “Ketakutan yang tidak realistis”

 

Contoh 2:Takut ketinggian

Takut ketinggian bermanfaat karena membuat seseorang lebih berhati-hati.

Tapi jika seseorang takut berdiri di atas panggung 60 cm, maka itu adalah merupakan konteks yang salah!

Semoga berguna.

 

*>NLP itu mudah, bagi yang mau membuka pikiran.

www.BelajarNLP.com

The post NLP Tips #1 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/nlp-tips-1/feed/ 0
Apakah 4 Pilar NLP? http://www.ronnyfr.com/apakah-4-pilar-nlp/ http://www.ronnyfr.com/apakah-4-pilar-nlp/#comments Tue, 18 Sep 2012 23:43:54 +0000 http://ronnyfr.com/?p=853 Beberapa orang menanyakan mengenai topik 4 Pilar NLP. Apakah sebenarnya 4 Pilar itu? Mengapa ini penting? Bagi yang sudah mengenalnya, Pilar NLP ini secara luar biasa akan menjadi kebiasaan baik yang akan menemani Anda mendapatkan sukses dalam kehidupan sehari-hari. 1. Memiliki Outcome yang jelas: Orang sukses mengetahui apa yang ia inginkan. Keinginan itu diwujudkan secara{ Read More }

The post Apakah 4 Pilar NLP? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Beberapa orang menanyakan mengenai topik 4 Pilar NLP. Apakah sebenarnya 4 Pilar itu? Mengapa ini penting?

Bagi yang sudah mengenalnya, Pilar NLP ini secara luar biasa akan menjadi kebiasaan baik yang akan menemani Anda mendapatkan sukses dalam kehidupan sehari-hari.
1. Memiliki Outcome yang jelas:

Orang sukses mengetahui apa yang ia inginkan. Keinginan itu diwujudkan secara tertulis, memenuhi beberapa hukum: bersifat kalimat positif, jelas, bisa dimengerti oleh indera, mempertahankan niat baik yang ada di Kondisi Saat ini, dan Ekologis dengan diri dan lingkungan.

2. Action :

Orang sukses memiliki kemampuan dan kemauan melakukan sesuatu untuk mendekati outcome. Action ini diwujudkan melalui berbagai cara, seperti rapport building, teknik2, dll.

Didalam NLP, teknik-teknik adalah cara kita untuk mendapatkan Outcome yang kita inginkan. Ada banyak sekali teknik di dalam NLP: dan perlu diingat, teknik NLP bukan “hanya” teknik terapi saja. Terapi hanya salah satu dari berbagai manfaat dalam NLP.

 

3. Sensory Acuity:

Orang sukses menyadari apa yang terjadi di dalam diri dan sekitar. Ia senantiasa mengamati, menggunakan ketajaman inderawinya (sensory acuity) : apakah saya semakin dekat ke Outcome?

Kemampuan ini membuat seseorang mampu “membaca” kondisi diri sendiri serta orang lain. Kepekaan indera yang terlatih akan mampu mengenali adanya perubahan saat seseorang mengalami sesuatu, seperti : perubahan ketegangan otot, gerakan mata, warna kulit atau ritme pernapasan. Dari sini dapat diukur apakah tindakan kita atas orang lain, mendapatkan respon  seperti  yang diinginkan. Reaksi kita sendiri terhadap suatu teknik, juga dapat diketahui dengan sensory acuity ini. Dengan demikian kita tahu, mana yang paling efektif.

 

4. Flexibility:

Orang sukses memiliki kesadaran & kemampuan mengganti2 pendekatan sehingga Outcome tercapai.Pada saat ia menyadari bahwa dirinya menjauh dari outcome, ia akan melakukan tindakan koreksi berupa perubahan langkah secara fleksibel. Dengan demikian ia akan memastikan dirinya semakin mendekati Outcome.

Fleksibilitas  menyangkut kemampuan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Kita harus memvariasikan tindakan ketika suatu pendekatan tertentu yang kita pakai ternyata tidak bekerja.

Demikianlah, apa yang disebut dengan 4 Pilar NLP. Semoga bermanfaat….

 

The post Apakah 4 Pilar NLP? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/apakah-4-pilar-nlp/feed/ 10
Cukup itu ya CUKUP!!! http://www.ronnyfr.com/cukup-itu-ya-cukup/ http://www.ronnyfr.com/cukup-itu-ya-cukup/#respond Sun, 09 Sep 2012 02:57:31 +0000 http://ronnyfr.com/?p=840 Mungkin saja Anda, termasuk orang yang sudah benar-benar muak dengan berita-berita pat gulipat korupsi di berbagai media…Muak dengan berbagai wajah culas yang sering muncul jadi berita-berita di layar kaca. Wajah yang senantiasa masih ‘berani’ menebar senyum, bahkan saat sudah tertangkap tangan melakukan perbuatan korupsi. Wajah-wajah itu adalah yang yakin bahwa dirinya masih akan bisa selamat,{ Read More }

The post Cukup itu ya CUKUP!!! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Mungkin saja Anda, termasuk orang yang sudah benar-benar muak dengan berita-berita pat gulipat korupsi di berbagai media…Muak dengan berbagai wajah culas yang sering muncul jadi berita-berita di layar kaca. Wajah yang senantiasa masih ‘berani’ menebar senyum, bahkan saat sudah tertangkap tangan melakukan perbuatan korupsi. Wajah-wajah itu adalah yang yakin bahwa dirinya masih akan bisa selamat, karena ia tahu sesuatu.

Ia tersenyum pada media, karena ia tahu benar…., bahwa pihak-pihak tertentu masih bisa diajak korupsi lagi untuk membuatnya lolos dari proses peradilan…

Entah kenapa, jikalau sedang muak pada koruptor-koruptor yang untouchable itu….,  kok tiba-tiba langsung ingat suatu adegan dalam film “Clash of the Titans“. Di film itu Preseus bersama beberapa kawannya mendatangi neraka untuk memburu dan menghabisi Medusa, semacam sosok perempuan berambut ular penghuni neraka.

Well, Anda tahu, pergi ke neraka bukan perkara enteng dan mudah, neraka adalah tempat yang demikian menggetarkan hati mereka semua. Apalagi mereka tahu, Medusa adalah sosok sakti yang bisa membuat siapapun yang memandang langsung ke matanya akan berubah jadi batu. Mati seketika!

Sehingga itulah…, sesaat menjelang masuk neraka, Preseus mengatakan pada kawan-kawannya:

“I know we’re all afraid. But my father told me:
….. Someday, someone is gonna have to take a stand!
….. Someday, someone is gonna have to say “Enough is enough!”
And this could be that day!!!”

Rasa muak…, rasa tidak bisa lagi membiarkan sesuatu itu berlangsung lebih lama lagi….., ketika sudah menyelimuti pikiran dan perasaan… Benar-benar menjelma menjadi suatu kekuatan dahsyat yang unstoppable! Tak terbendung….

Jadi, “rasa muak” ternyata memiliki kekuatan yang bisa dipergunakan untuk meng-inisiasi suatu proses mental yang berwujud :”RASA URGENSI DAN MAU MELAKUKAN APA SAJA UNTUK TERJADINYA PEBERUBAHAN SEKARANG JUGA”

Sepanjang pengalaman membimbing para pembelajar NLP, salah satu tantangan yang kerap dihadapi para praktisi adalah ketika ingin membantu orang yang ingin menghilangkan suatu prilaku kompulsif (keinginan melakukan sesuatu terus menerus). Misal orang yang suka ketagihan ingin makan coklat selalu, ingin ngemil suatu makanan tertentu selalu. Dahulu, sebelum NLP terkenal, hal-hal seperti itu biasanya dianggap sulit diselesaikan dan perlu waktu lama untuk terapinya. Padahal jika mengerti, hal begini sih hanya diperlukan sebentar waktu saja, dengan memanfaatkan kekuatan “muak” itu.

Nah,

Suatu prilaku kompulsif didasari oleh adanya representasi mental tertentu di kepala si klien, yang membuatnya menginginkan hal itu terus menerus. Representasi mental ini berupa kombinasi (bauran) dari : gambaran objek itu, suara-suara, dan rasa yang membuatnya tertarik ingin terus mendapatkannya. Baik gambaran, suara dan rasa ini memiliki parameter (submodality) yang sedemikian rupa sehingga menjadi menarik.

Misal, saat memikirkan coklat, maka gambaran di kepalanya adalah melihat suatu bungkus permen coklat warna-warni yang sangat menggoda, warna bungkus yang cerah dan mengkilat, ukuran besar, terletak persis di depan mata. Suara-suara yang muncul adalah misalkan “ssssh, lezaaaat, nyam nyam nyam….” bercampur decak-decak ludah yang sedang mengunyah. Kemudian mungkin muncul rasa nikmat lezat tiada tara di lidah dan seputaran mulut saat bayangan mengunyah itu hadir. Lendir salivapun bisa langsung hadir, menimpali rasa ingin makan coklat itu. Well, itu semua disebut submodality. Bagi yang belum akrab dengan submodality, maka silahkan pindah dulu untuk membaca detailnya di artikel ini. Bagi yang sudah mengerti submodality, silahkan melanjutkan membaca artikel ini terus.

Nah, dalam bauran submodality tadi, Anda bisa ketemukan driver-nya, atau critical submodality-nya. Yakni submodality yang jika diubah-ubah, maka akan terjadi peningkatan/penurunan intensitas dari pengalaman itu. Critical submodality ini bisa saja hanya satu buah saja, atau bisa pula ditemukan beberapa buah, untuk satu jenis prilaku.

Bayangkan suatu submodality memiliki kenop-kenop seperti kenop volume dalam radio. Bisa diputar atau digeser, untuk menghasilkan peningkatan atau penurunan intensitas. Misalkan, jika Anda menggeser atau mengubah intensitas gambar (ketajaman warna) dari suatu pengalaman, maka ternyata efek pengalaman itu menguat, dan jika menggeser kearah sebaliknya, maka ternyata efek itu menurun. Maka intensitas warna merupakan critical submodality untuk pengalaman itu. Nah, untuk setiap pengalaman, bisa saja critical submodality-nya berbeda-beda.

Suatu prilaku kompulsi, pada prinsipnya juga memiliki critical submodality. Nah, jika “tombol” submodality-nya kita mainkan, maka tingkat keinginan untuk mendapatkan hal itupun akan meningkat atau menurun seiring mengikuti arah perubahan intensitas submodality yang dimainkan.

Misal, seorang penggemar coklat yang kompulsif, mungkin menemukan salah satu critical submodality-nya adalah “ukuran gambar coklat” itu di imajinasinya. Jika ukuran gambaran coklat itu dikecilkan, maka keinginannya berkurang, jika ukuran gambaran itu diperbesar, maka keinginan atas coklat akan meningkat secara drastis.

Biasanya, dalam terapi “mengurangi suatu keinginan” (craving)  yang menggunakan submodality, maka pada diri orang itu, critical submodality-nya akan dikecilkan hingga keinginannya berkurang drastis, bahkan tidak ingin sama sekali.

Namun, beda halnya untuk suatu kompulsi, biasanya kita menggunakan pendekatan sebaliknya, yakni pendekatan meng-inisiasi “rasa muak” seperti tersebut diatas. Yakni dilakukan dengan cara, setiap critical submodality-nya diperbesar / diperkuat sedemikian rupa sampai pada titik berlebihan dimana si klien akan muak, dan merasa “Huwwwwwek!!!” alias merasa “Cukup itu ya CUKUPPPPPP!!!”

Secara sederhana, pola ini seperti meningkatkan / menjebol ambang batas (threshold)  keinginan sampai pada titik yang muak  dan bener-bener akhirnya nggak kepingin lagi. Bayangkan  seperti apa rasanya saat diharuskan makan 1 truk coklat sekaligus, seperti apa eneg-nya. Huwwwwekkkk!!

Perlu ditegaskan disini, melakukan pola Enough is enough pattern ini harus dilakukan hingga selesai. Tidak boleh berhenti di jalan ketika belum selesai. Karena jika belum selesai, namun sudah berhenti, maka sebenarnya yang terjadi justru adalah peningkatan level kompulsi. Jadi ingat baik-baik: HARUS DILAKUKAN SAMPAI SELESAI. Kemudian setelah selesai, harus dilakukan test, apakah kompulsi benar-benar sudah meletus : Blow Out!!!

Kompulsi yang sudah meletusadalah saat orang yang tersebut ditawari lagi benar-benar sudah tidak berminat, bahkan wajahnya atau responnya menunjukkan rasa jijik dan muak lur biasa.

Untuk mengunci hasil prosesnya, ikuti proses ini dengan Swish Pattern. Silahkan lihat di artikel lain, mengenai swish pattern ini.

Well,

Kembali pada soal korupsi itu lagi. Sebenarnya saat ini sedang terjadi ekshalasi / peningkatan skala korupsi dimana-mana. Pada akhirnya, setiap rakyat Indonesia akan mengalami satu kondisi bahwa threshold-nya dalam “kesabaran” dipermainkan harkat dan martabatnya akhirnya akan jebol. Saya tidak akan heran, dan saya tidak akan mengatakan “Nah, tu khan…! Dibilangin juga apa….!” saat melihat lahirnya Preseus-Preseus di Indonesia yang akhirnya meneriakkan kalimat “Cukup itu ya CUKKKKKUP!!!”

Bukankah sejarah sudah mengajarkan, bahwa tumbangnya orde pemeritahan yang lalu oleh gerakan mahasiswa, juga contoh bahwa kemuakan masyakarat pada suatu hiprokrisme akhirnya berujung menjadi kekuatan yang segera meng-inisiasi suatu proses mental yang berwujud : “RASA URGENSI DAN MAU MELAKUKAN APA SAJA UNTUK TERJADINYA PEBERUBAHAN SEKARANG JUGA”

 

 

The post Cukup itu ya CUKUP!!! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/cukup-itu-ya-cukup/feed/ 0
NLP untuk orang berpuasa. http://www.ronnyfr.com/nlp-untuk-orang-berpuasa/ http://www.ronnyfr.com/nlp-untuk-orang-berpuasa/#comments Mon, 30 Jul 2012 09:57:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=835 Beberapa orang yang ingin sekali belajar NLP, seperti Anda tahu, sering bertanya pada saya mengenai : “NLP itu bermanfaat apa dalam kehidupan riil, apakah hanya untuk melakukan terapi saja?” Pertanyaan itu wajar sekali diajukan, oleh orang-orang yang ingin sekali mendapatkan manfaat luar biasa dari NLP, namun belum tergambar di pikirannya seperti apa NLP dapat Anda{ Read More }

The post NLP untuk orang berpuasa. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Beberapa orang yang ingin sekali belajar NLP, seperti Anda tahu, sering bertanya pada saya mengenai : “NLP itu bermanfaat apa dalam kehidupan riil, apakah hanya untuk melakukan terapi saja?” Pertanyaan itu wajar sekali diajukan, oleh orang-orang yang ingin sekali mendapatkan manfaat luar biasa dari NLP, namun belum tergambar di pikirannya seperti apa NLP dapat Anda manfaatkan untuk kehidupan?

Mumpung sekarang ini sedang bulan puasa, mungkin akan seru juga kalau kita gunakan puasa sebagai contoh. Kita akan buat berbagai contoh, dari yang unik sampai yang benar-benar mungkin ajaib bagi Anda… Tertarik…? Silahkan simak…

1. Misalkan Anda merasa ragu-ragu, apakah mampu menyelesaikan puasa seharian atau nggak? Apakah mampu menyelesaikan puasa selama sebulan apa nggak? Nah, Anda bisa gunakan teknik Belief Change Pattern, sehingga keraguan itu musnah tanpa bekas.

2. Kadang-kadang, pas siang hari puasa khan merasa lapar, bagaimana jika Anda memiliki tombol pemicu rasa kenyang (Anchor Kenyang). Setelah Anda belajar NLP Practitioner, Anda bisa menciptakan tombol kenyang. Jadi setiap saat Anda merasa lapar, maka tinggal Anda picu, maka otomatis Anda kenyang dan tidak ingin makan. Seru khan?

3. Tiap kali mengalami peristiwa yang yang mengganggu emosi Anda, misalkan merasa akan marah karena sesuatu hal, yang bisa merusak pahala puasa, maka Anda bisa melakukan Pemutusan Pola Mendadak (Pattern Interrupt) untuk buang emosi. Salah satu tekniknya adalah Swish Pattern. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari emosi-emosi yang bisa mengurang pahala puasa.

4. Membuang rasa bingung, misalkan mau buka puasa apa? Pingin ini pingin itu, tapi duit cekak! Atau pingin buka puasa disana atau di sini, padahal barengan undangannya. Nah, Anda bisa pakai teknik Squash Pattern, untuk menyelesaikan persoalan konflik internal ini. Hehehe

5. Misalkan pingin meningkatkan kekhusukan saat ibadah sholat, maka Anda bisa menggunakan Circle Of Excellence untuk mengakses perasaan khusyuk, meningkatkan, dan kemudian menggunakannya untuk peningkatan kekhusyukan di hari-hari berikutnya.

6. Nah, kadang-kadang, kita merasa “aduuuuh puasa kok rasanya lamaaa banget….!” Maka kalau sudah Master Practitioner, bisa membuat perubahan sensasi waktu (time distortion), sehingga puasa seharian, tapi terasa demikian cepat, seolah hanya beberapa jam saja.

7. Saat pulang dari kantor jam 5.30 sore, dan jalan macet bukan main. Wah, mungkin rasa kesal datang melanda, bisa telat pulang kantor. Kalau marah-marah, malah bisa mengurangi pahala puasa. Nah, saatnya Anda menggunakan reframing: beli jajanan dikit di sepanjang jalan dan “melihat” perilaku itu sebagai membagi rejeki pada orang dhuafa yang menjadi penjual tiban.

8. Kadang-kadang seorang merasa malu sendiri dan merasa bersalah, kenapa pas buka puasa, kok nafsu makan terlampau besar. Melihat makanan ini dan itu kok semuanya menarik dan pengin dilahap… Nah, Anda bisa menggunakan permainan submodality untuk mengubah sensasi makanan, sehingga menjadi tidak menarik dan tidak memancing selera.

9. Saat sholat tarawih, mungkin terasa pegel-pegel karena roka’atnya banyak sekali. Maka sebelum sholat, Anda bisa lakukan 6 steps reframing, untuk berdialog dengan bagian tubuh yang bikin pegel, dan mengajaknya untuk memberikan rasa yang lebih menyenangkan.

10. Apakah Anda setiap bangun sahur suka mengalami keterlambatan, padahal sudah pakai weker rangkap 3, maka Anda bisa menggunakan Self Termination Suggestion yang Anda set dengan Self Hypnosis, agar selalu bangun tepat waktu.

11. Apakah Anda ingin menghapalkan Al Qur’an sehingga memiliki hapalan surah yang lebih banyak. Anda bisa menggunakan Deep Trance Identification (DTI) sambil mendengarkan ayat suci Al Qur’an. Dalam kondisi DTI ini, kita bisa memodel suatu keunggulan secara lebih cepat. Teknik ini dipelajari di Master Practitioner.

12. Apakah Anda memiliki goal tertentu yang ingin bisa dituntaskan selama bulan puasa? Misal selama bulan puasa, ingin bisa lebih memiliki kesabaran yang meingkat, maka Anda bisa menggunakan teknik membuat goal yang ramah otak menggunakan cara Wellformed Outcome, dan kemudian di gelar goal itu menggunakan teknik Time Line.

Baik, sudah cukup banyak kiranya ide-ide itu menggelinding di artikel ini. Beberapa mungkin terasa aneh, atau bahkan mencengangkan Anda. Kalau cocok, silahkan dimanfaatkan, kalau kurang pas, silahkan dijadikan bahan cerita saja.

So, nanti kita sambung dengan ide-ide lain yang juga unik… Selamat mempraktekan..

The post NLP untuk orang berpuasa. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/nlp-untuk-orang-berpuasa/feed/ 4
Rahasia Mengaktifkan Mindset Millioner Anda http://www.ronnyfr.com/rahasia-mengaktifkan-mindset-millioner-anda/ http://www.ronnyfr.com/rahasia-mengaktifkan-mindset-millioner-anda/#respond Sat, 21 Jul 2012 11:43:39 +0000 http://ronnyfr.com/?p=828 Apa kabar para pembaca? Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya. Semoga mendapatkan berkah dan hidayah yang melimpah. Demikian pula bagi yang menghormati bulan puasa, sekalipun tidak melaksanakannya. Amin… Saya ingin mengajak Anda melakukan sebuah permainan seperti jika Anda masih anak-anak. Yakni pengandaian…. Jika seandainya Anda ditawarkan warisan sebesar 100 juta dan diharuskan dipakai untuk{ Read More }

The post Rahasia Mengaktifkan Mindset Millioner Anda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Apa kabar para pembaca?

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya. Semoga mendapatkan berkah dan hidayah yang melimpah. Demikian pula bagi yang menghormati bulan puasa, sekalipun tidak melaksanakannya. Amin…

Saya ingin mengajak Anda melakukan sebuah permainan seperti jika Anda masih anak-anak. Yakni pengandaian….

Jika seandainya Anda ditawarkan warisan sebesar 100 juta dan diharuskan dipakai untuk meningkatkan kecerdasan finansial Anda, mengkontrol pengeluaran, menemukan lebih banyak cara untuk menghasilkan uang, apa yang akan Anda lakukan?

Jika Anda tahu bahwa uang itu akan menjadi milik Anda, seberapa termotivasi Anda untuk ambil tindakan dan mulai membuat perubahan?

Warisan ini benar-benar ada, warisan ini adalah Anda.
Realitasnya adalah Anda dapat putuskan sekarang berpa banyak kekayaan yang ingin Anda ciptakan? Anda dapat putuskan sekarang seberapa tinggi level motivasi milioner yang Anda inginkan?

Kemudian ini hanyalah soal seberapa cepat Anda mengambil langkah untuk mendekatkan diri Anda dengan goal Anda.

The post Rahasia Mengaktifkan Mindset Millioner Anda appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/rahasia-mengaktifkan-mindset-millioner-anda/feed/ 0
Belajar Meta Model 2 http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-2/ http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-2/#respond Sun, 15 Jul 2012 13:10:24 +0000 http://ronnyfr.com/?p=819 “Lebih baik mana, Gelas ½ Isi atau ½ Kosong?” Dalam kalimat diatas, terjadi pelanggaran Meta Model apa saja? 1. Simple Deletion Masing2 Gelas itu isi nya apa? Jika Gelas yg ½ Isi, berisi Air Putih, sedangkan Gelas yang ½ Kosong berisi Racun Tikus, tentunya Anda bisa menilai, mana yang lebih baik. 2. Simple Deletion Dalam{ Read More }

The post Belajar Meta Model 2 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
“Lebih baik mana, Gelas ½ Isi atau ½ Kosong?”

Dalam kalimat diatas, terjadi pelanggaran Meta Model apa saja?

1. Simple Deletion
Masing2 Gelas itu isi nya apa?
Jika Gelas yg ½ Isi, berisi Air Putih, sedangkan Gelas yang ½ Kosong berisi Racun Tikus, tentunya Anda bisa menilai, mana yang lebih baik.

2. Simple Deletion
Dalam konteks apa?
Jika konteksnya hendak membasmi Tikus, (Gelas yg ½ Isi, berisi Air Putih, sedangkan yang ½ Kosong berisi Racun Tikus), tentunya Anda bisa menilai, mana yang lebih baik.

3. Simple Deletion
Gelasnya terbuat dari apa?
Jika Gelas yang ½ Isi terbuat dari Emas, sedangkan yang ½ Kosong terbuat dari Kaca (dan keduanya berisi hal yg sama), maka Anda bisa menilai, mana yang lebih baik.

4. Lost Performative
Menurut siapa? Menurut kepentingan siapa?
Dari kepentingan tikus atau dari kepentingan pembunuh tikus? (Jika Gelas yg ½ Isi, berisi Air Putih, dibanding yang ½ Kosong berisi Racun Tikus). Tentunya Anda bisa menilai, mana yang lebih baik.

Semoga hari2 kita lebih berisi dan tetap memiliki waktu yg kosong.

The post Belajar Meta Model 2 appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-2/feed/ 0
Renungan ‘ala NLP tentang puasa http://www.ronnyfr.com/renungan-ala-nlp-tentang-puasa/ http://www.ronnyfr.com/renungan-ala-nlp-tentang-puasa/#comments Sat, 14 Jul 2012 18:44:14 +0000 http://ronnyfr.com/?p=283 Hari ini saya mendapat banyak sekali ucapan selamat mempersiapkan diri menghadapi puasa melalui SMS maupun email. Dengan cepat hal ini membuat saya stop sejenak, berhenti mengerjakan apapun yang lain, kemudian mulai berpikir mengenai persiapan apa yang akan saya lakukan dalam menghadapi puasa nanti? Emmm…, apa yaaaah? Oke deh, kiranya dalam memahami esensi puasa saya memilih{ Read More }

The post Renungan ‘ala NLP tentang puasa appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Hari ini saya mendapat banyak sekali ucapan selamat mempersiapkan diri menghadapi puasa melalui SMS maupun email. Dengan cepat hal ini membuat saya stop sejenak, berhenti mengerjakan apapun yang lain, kemudian mulai berpikir mengenai persiapan apa yang akan saya lakukan dalam menghadapi puasa nanti?

Emmm…, apa yaaaah?

Oke deh, kiranya dalam memahami esensi puasa saya memilih menyitir dari sumber lagu pop saja, jadi bolehlah saya meminjam syair karya Taufiq Ismail dalam lagunya Bimbo yang berjudul “Anak bertanya pada bapaknya”, dalam lagu itu dikatakan demikian :

Ada anak bertanya pada bapaknya:

Buat apa berlapar-lapar puasa…?

Ada anak bertanya pada bapaknya:

Tadarus tarawih apalah gunanya…?

 

Lapar mengajarmu rendah hati selalu…

Tadarus artinya memahami kitab suci…

Tarawih mendekatkan diri pada Illahi…

Nah,

Karena saya bukan ahli agama, saya merenungkan makna dalam hal yang saya mengerti saja, secara NLP khususnya linguistik ya… Unuk pembahasan yang lebih relijius khan sudah banyak di luar sana…. Yah, itung-itung untuk wacana NLP….

 

Mari lihat pada baris ke lima yakni “Lapar mengajarmu rendah hati selalu”, berdasar dari kata ini dapat dibedah linguistiknya, berbentuk Cause – Effect pattern. Kata kuncinya C–>E adalah pada kata “mengajarmu”, inilah pembentuk C –> E nya.

Cause                    –>           Effect

Lapar                    –>           Rendah Hati

Artinya, diyakini bahwa oleh sebab lapar, maka akibatnya kita akan belajar menjadi “rendah hati”. Jadi luar biasa sekali bahwa melatih rendah hati dapat dengan cara mensimulasi diri masuk dalam state of mind “lapar”.  Saya tidak tahu bagaimana tepatnya kondisi lapar bisa membuat seseorang belajar jadi rendah hati. Nanti pada bagian akhir kita akan lihat, apakah “rendah hati” ini memang bisa digenerate dari suatu kondisi atas “lapar” pada makanan-minuman?

Nah,

Kita beralih dulu melihat dalam lagu itu juga ada kata “selalu”, apa artinya ini secara linguistik? Kata “selalu” menunjukkan gejala bahasa yang disebut “Universal Quantifier”. Artinya suatu generalisasi yang berlalu secara universal, terus menerus, tanpa kecuali.

Nah, jadi untuk bisa masuk ke kondisi “rendah hati selalu”, tentunya tidak cukup berpuasa satu hari. Maka menjadi jelas kenapa agama meminta kita berpuasa 1 bulan dalam bulan ramadhan ini. Jadi bukan hanya satu kali dalam hidup kita diwajibkan belajar “rendah hati”, namun harus dilakukan dalam satu bulan, bahkan mengulang terus menerus setiap tahunnya …!

Cause                    –>           Effect

Lapar                    –>           Rendah Hati

Lapar 1 bulan       –>           Rendah Hati Selalu

(setiap tahun)

Jadi, diharapkan melalui pemrograman habituasi lapar – yang terpola selama 1 bulan, dan diulang setiap tahun-, maka diharapkan manusia akan belajar menjadi “rendah hati selalu”.

Nah, “rendah hati selalu” adalah suatu model dunia yang penting dalam agama tentunya, kok sampai-sampai perlu dilatih. Apa yah, istimewanya model dunia “rendah hati selalu” ini, kok bahkan sampai-sampai perlu dilatih melalui ibadah puasa, yang notabenenya merupakan salah satu Rukun Islam?

Tentunya tidak perlu dibahas di sini bahwa rendah hati jelas-jelas berbeda dengan rendah diri. Rendah diri adalah suatu kondisi diri yang selalu merasa rendah, merasa incompetence, merasa tidak mampu, merasa kalah, merasa minor, merasa submissive, dan seterusnya.

Rendah hati adalah suatu sikap dan keputusan.

Secara linguistik, orang disebut rendah hati, karena ia dengan sengaja menempatkan dirinya menjadi rendah dihadapan yang lain. Dengan demikian sebenarnya ia berada di posisi (maqom) yang tinggi. Sebab orang yang maqom-nya rendah tidak akan bisa merendahkan diri lagi. Lha mau merendahkan ke mana lagi, kalau dirinya sudah rendah?

Mari kita selami kawan-kawan…, saat Anda sedang merasa “rendah hati” itu seperti apa sih? Apa yang terjadi kemudian di dalam dunia internal Anda dan dunia eksternal Anda? Silahkan Anda berpartisipasi menulis pendapat Anda dibawah ini, apa yang akan terjadi saat kita menjadi rendah hati, apalagi rendah hati selalu?

Saya pernah belajar dari seseorang, bahwa rendah hari bolehlah dipersamakan artinya dengan kata tawadhu’, yang merupakan lawan kata dari takkabur (sombong). Tawadhu’ berasal dari lafadz Adl-Dla’ah yang berarti kerelaan manusia terhadap kedudukan yang lebih rendah, atau rendah hati terhadap orang yang beriman, atau mau menerima kebenaran, apapun bentuknya dan dari siapapun asalnya.

Wuih, kok lumayan…

Apa yang saya pelajari di NLP mengenai pengertian rapport bisa dikorelasikan disini.  Rapport adalah proses menghargai, merespek dan memahami model dunia orang lain. Jadi pada waktu Anda bersedia mengakuisisi attitude NLP yang berjudul “respek pada model dunia orang lain”, maka sebenarnya kitapun akan semakin “rendah hati selalu”.

Ya, benar!

Rendah hati tentunya berbeda dengan “mengesankan diri rendah hati”, secara komplit benar-benar merupakan dua hal yang berbeda. Sesungguhnya “mengesankan diri rendah hati” justru merupakan bentuk “kesombongan diri”.

Wuih…, paradoxical yang luar biasa! Semoga kita semua dijauhkan diri dari perbuatan seperti ini, dan dijauhkan dari golongan orang yang semacam ini.

Well,

Berdasarkan lagu Bimbo di atas, sekalipun baru menyangkut aspek “lapar makan minum” ternyata itupun sudah dapat dibahas mendalam sekali….

Saya sering bertanya-tanya (bukan mengadili lho), kok sepertinya tidak semua orang yang berpuasa 1 bulan menahan lapar dan haus, bahkan mengulang setiap tahun, lantas menjadi “rendah hati selalu”…? Apa yang hilang ya?

Nah, sejauh yang dipahami, puasa adalah juga latihan pengelolaan hawa nafsu, bukan sekedar berhenti makan minum ketika siang, dan membalas makan minum sepuasnya ketika malam hari. Yang demikian itu sebenarnya hanyalah memindahkan jam biologis metabolisme. Cukup banyak saya menyaksikan orang yang begitu sore sudah nggak sabar untuk berburu makanan nikmat, dan ditimbun banyak-banyak untuk dilahap penuh hasrat nafsu ketika waktu berbuka sudah tiba.

Lucu sekali, ketika tidak sedang berpuasa, mereka makan minum toh biasa-biasa saja, apa adanya. Anehnya, lantas ketika masuk bulan puasa, justru anggaran biaya rumah tangga melambung naik secara  signifikan! Tiba-tiba muncul “mata anggaran” baru karena harus menyiapkan makan-minum sahur yang lebih menimbulkan nafsu makan, menambahkan susu hangat dan coklat, menyiapkan berbagai vitamin untuk memperkuat badan.

Sorenya, menjelang puasa harus menyiapkan hidangan berbuka yang enak-enak, beli kue-kue jajanan pasar di “pasar tiban”, nambah minuman buah khusus semacam kolak atau koktil, dan lain-lain. Belum lagi untuk santapan paska sholat tarawih (bahasa jawa :“jaburan”), serta cemilan malam hari lainnya.

Lha, kalau hanya memindah jam biologis makan seperti ini, makna apa yang diperoleh dengan puasa yah?

Tentu saja saya tidak ingin nyinyir dengan semua itu. Tentu saja boleh saja kita nyiapin vitamin dan makan minum lebih enak…, mungkin itu boleh diatas-namakan sebagai menghormati orang yang berpuasa. Ya khan?

Ups,

Mungkin kita harus berhenti sebentar dan kemudian mulai memikirkan, sebenarnya apa sih tujuan kita berpuasa sebulan setiap tahun? Peningkatan apa yang mau kita dapatkan? Tentunya kalau sekedar pindah jam biologis makan dan penyiapan makanan enak bukanlah termasuk rukun ibadah puasa. Sebab setahu saya (yang masih amat terbatas ilmu agamanya), Rosul tidak mencontohkan yang demikian khan…?

Lha, kalau dalam berpuasa kita malah lebih banyak menghamburkan uang dan makan minum serba berlebih dibandingkan saat tidak berpuasa, apakah ini bagian dari pendidikan dan pengajaran “rendah hati selalu”?

Jadi dari sini dapat disimpulkan, bahwa “rasa lapar” yang dimaksud tentunya bukan hanya lapar atas makan-minum, namun juga lapar yang disebabkan atas pengaruh manajemen / pengelolaan nafsu-nafsu yang lain.

Nah,

Saya menangkap bahwa melalui habituasi berulang berpuasa selama sebulan setiap tahun, dan jika dilakukan dengan benar, maka “rasa lapar lahir bathin” akan segera menjelma menjadi anchor bagi kita untuk masuk ke kondisi “rendah hati”.

Bayangkan, setiap kali hadir “rasa lapar”, maka dengan mudah kita diingatkan (terasosiasi) untuk segera masuk dalam kondisi “rendah hati”… Dan kita tahu, rendah hati adalah state of mind yang useful…

Pelajaran hidup telah mengajarkan bahwa saat masuk pada kondisi “rendah hati”, maka saya menijinkan (allowed) “kekuatan lain” yang berada di luar saya bekerja. Nah, apa jadinya jika “kekuatan lain” yang kita pilih ini adalah berserah diri pada kekuatan Allah Yang Maha Kuasa? Bukankah tiada daya kekuatan apapun melainkan kekuatan YMK?

Oke…, klop sudah saat kita kaitkan dengan syair lagu berikutnya:

Lapar mengajarmu rendah hati selalu

Tadarus artinya memahami kitab suci

Tarawih mendekatkan diri pada Illahi

Nah, jadi dalam kondisi yang rendah hati selalu, kita diharapkan banyak mempelajari dan memahami kitab suci, serta melakukan ibadah sholat tarawih untuk mendekatkan diri padaNya. Sempurna sekali! Rendah hati kepada Nya…, mengingat bahwa kita sebenarnya cuma hamba kecil ciptaanNya.

Ohya,

Ngomong-ngomong soal berbuka puasa…. Pernahkan terpikir kenapa disebut “berbuka” puasa? Secara linguistik kata “berbuka” menunjukkan ada sesuatu yang tadinya tertutup dan lantas dibuka. Nah, jadi apanya yang kemudian “dibuka” itu? Sekaligus juga apa yang selama puasa tadi “ditutup”?

Silahkan Anda tuliskan pendapat Anda dibawah ini…

The post Renungan ‘ala NLP tentang puasa appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/renungan-ala-nlp-tentang-puasa/feed/ 11
Belajar Meta Model (1) http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-1/ http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-1/#respond Tue, 03 Jul 2012 13:31:35 +0000 http://ronnyfr.com/?p=814 Pesta Demokrasi Barangkali saja, ada yang penasaran mempraktekkan ilmu NLP Meta-Model, dan ingin menerapkannya dalam kata “PESTA DEMOKRASI” Mari kita mulai, setidaknya ada 6 pertanyaan yang bisa ditanyakan dalam konsep Pesta Demokrasi : Siapa yang berpesta? (Simple Deletion) Apa objek yang dipestakan? (Simple Deletion) Bagaimana tepatnya kegiatan itu dilakukan, sehingga layak/wajar bahwa hal itu disebut{ Read More }

The post Belajar Meta Model (1) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Pesta Demokrasi

Barangkali saja, ada yang penasaran mempraktekkan ilmu NLP Meta-Model, dan ingin menerapkannya dalam kata “PESTA DEMOKRASI”
Mari kita mulai, setidaknya ada 6 pertanyaan yang bisa ditanyakan dalam konsep Pesta Demokrasi :

  1. Siapa yang berpesta? (Simple Deletion)
  2. Apa objek yang dipestakan? (Simple Deletion)
  3. Bagaimana tepatnya kegiatan itu dilakukan, sehingga layak/wajar bahwa hal itu disebut sebagai “pesta” (Unspecified Verb)
  4. Apa yang dimaksudkan demokrasi dalam hal ini? (Nominalisasi)
  5. Bagaimana kita tahu dan memastikan, bahwa pesta itu memang demokratif pada kenyataannya? (Presupposition)
  6. Disebut “Pesta Demokrasi” menurut pendapat siapa yang mewakili kepentingan siapa? Apakah pendapat orang lain di berbagai sisi kepentingan lain juga sama? (Lost Performative)

Well, menjawab pertanyaan itu, selain melatih kemampuan Meta Model, akan membawa Anda pada situasi mengecek realitas yang sebenarnya.

The post Belajar Meta Model (1) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/belajar-meta-model-1/feed/ 0
Mengukur Keberhasilan Komunikasi http://www.ronnyfr.com/mengukur-keberhasilan-komunikasi/ http://www.ronnyfr.com/mengukur-keberhasilan-komunikasi/#comments Thu, 10 May 2012 01:29:37 +0000 http://ronnyfr.com/?p=808 Presuposition : The meaning of the communication is the response you get. Makna komunikasi (diukur dari) respons yang Anda dapatkan… Well, Saat seseorang berkomunikasi…, ia tentunya ingin menyampaikan suatu maksud tertentu. Lantas ia mengartikulasikan maksudnya itu melalui simbol-simbol bunyi yang disebut kata-kata dan simbol-simbol non-verbal lainnya. Nah, pada saat ia mendapati bahwa lawan bicara “memahami{ Read More }

The post Mengukur Keberhasilan Komunikasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Presuposition : The meaning of the communication is the response you get.
Makna komunikasi (diukur dari) respons yang Anda dapatkan…

Well,
Saat seseorang berkomunikasi…, ia tentunya ingin menyampaikan suatu maksud tertentu. Lantas ia mengartikulasikan maksudnya itu melalui simbol-simbol bunyi yang disebut kata-kata dan simbol-simbol non-verbal lainnya.

Nah, pada saat ia mendapati bahwa lawan bicara “memahami secara berbeda” atas maksudnya, maka orang terkadang “senang” mengatakan bahwa lawan bicaranya itu mengalami “salah paham” !

Kalimat “orang lain salah paham” ini menarik, karena secara linguistik mudah diukur bahwa pembicara “menyalahkan” pihak lain, saat pihak lain tidak paham dengan apa yang dimaksudkannya.

Benarkah pihak lain “salah”????
Lho kok…, nyalahin orang lain…
Mungkinkah dirinya sendiri yang salah artikulasi?

Merunut pengertian rapport adalah merespek model dunia oran lain, maka dalam berkomunikasi-pun kita perlu menghormati model dunia orang lain dengan cara berbicara dengan simbol2 yang dimengerti olehnya.

Misal, saat kita berbicara dengan orang Jepang yang nggak ngerti sama sekali bahasa Indonesia, maka mudah dimengerti bahwa kita memilih menggunakan bahasa Jepang atau bahasa lain yang dimengerti bersama…

Ini artinya kita merespek model dunianya…

Nah,

Berarti saat berkomunikasi dan mendapati orang lain tidak memahami seperti yang kita inginkan, maka kita belum mengerti model dunianya, dan pastinya juga belum mengartikulasikan maksud kita dalam simbol2 yang dimengerti olehnya.

Jadi, daripada kita mengatakan bahwa “lawan bicara sedang salah paham”, maka auh lebih baik kita mengartikan “saya belum tepat memilih kata-kata yang dapat dimengerti olehnya”.

Nah
Sedikit masuk pada dataran linguistik…, jika kita mengatakan “Si Polan salah paham”…., maka kalimat ini jelas melanggar Meta Model yang bernama Lost Performative…
Dengan mudah kita menanyakan “Salah paham…, menurut siapa?”

Hehehe, tentunya si Polan salah paham, jika itu “menurut perpektif kita”!

Nah, kalau menurut perspektif si Polan bagaimana?
Mungkin di kepala Polan sedang mengatakan “Pembicara itu membingungkan…!”

Oke,
Kembali pada presuposisi di atas, dengan mengatakan bahwa “makna” dari komunikasi diukur dari respon yang kita peroleh, maka kita kemudian mengerti bahwa kita perlu “menyesuaikan ulang” komunikasi kita untuk mendapatkan hasil yang maksimal…

Jadi, Mengukur Keberhasilan Komunikasi tidak diukur dari NIAT, namun dari RESPONS…

Well,
Kalau Niat Berkomunikasi Baik saja sudah mendapatkan pahala…, apalagi komunikasi yang yang berhasil…!

The post Mengukur Keberhasilan Komunikasi appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/mengukur-keberhasilan-komunikasi/feed/ 4
Berdo’a, LOA dan Bekerja : tidak saling memperlenyapkan. http://www.ronnyfr.com/berdoa-loa-dan-bekerja-tidak-saling-memperlenyapkan/ http://www.ronnyfr.com/berdoa-loa-dan-bekerja-tidak-saling-memperlenyapkan/#comments Mon, 30 Apr 2012 01:27:12 +0000 http://ronnyfr.com/?p=805 lkisah seorang Guru bernama WELAS ASIH sedang memberikan wejangan kepada muridnya si NALAR PANJANG Si murid, Nalar Panjang sedang bertanya pada gurunya Si Welas Asih : “Guru, bukankah LOA itu sesat, karena mengajarkan meminta bukan kepada Tuhan, selain itu LOA itu juga mengajarkan untuk tanpa Action… Bagaimana ini Guru? Mohon Petunjuk! Kalau dibiarkan, ajaran LOA{ Read More }

The post Berdo’a, LOA dan Bekerja : tidak saling memperlenyapkan. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
lkisah seorang Guru bernama WELAS ASIH sedang memberikan wejangan kepada muridnya si NALAR PANJANG

Si murid, Nalar Panjang sedang bertanya pada gurunya Si Welas Asih :
“Guru, bukankah LOA itu sesat, karena mengajarkan meminta bukan kepada Tuhan, selain itu LOA itu juga mengajarkan untuk tanpa Action… Bagaimana ini Guru? Mohon Petunjuk! Kalau dibiarkan, ajaran LOA ini bisa menyesatkan pikiran karena menjauhkan dari Berdoa pada Tuhan dan menjauhkan orang dari Action / berusaha.
Saya mengenal seseorang yang mengaku tidak lagi percaya Tuhan setelah LOA-nya banyak terkabul… Bahaya!”

Welas Asih menjawab :
“Saya tidak tahu muridku… Saya tidak mengerti apa yang kamu bicarakan…. Yang penting kamu teeeeennnnnaaaaaaannng duuluuuuu. Rileeeks….”

Nalar Panjang menghela nafas…:
“Okeeeee, nah bukankah belajar LOA akan MEMBUAT seseorang menjadi tersesat?”

Welas Asih kembali dengan sabarnya menjawab :
“Saya tidak mengerti, bagaimana suatu konsep bisa membuat seseorang menjadi tersesat. Satahu saya, pikiran diri orang itu-lah yang membuat dirinya sendiri tersesat. Belajar Matematika tidak membuat seseorang tersesat, namun pikiran orang itu bisa menyesatkan dirinya saat kepintarannya bermatematika dipakai untuk kesesatan…
Pertanyaanmu mengenai LOA juga tidak kupahami…Kenapa LOA harus dipertentangkan dengan do’a yang maqom-nya jauh lebih tinggi, dan juga harus dipertentangkan dengan Action yang wilayah nya berbeda….”.

Nalar Panjang :
“Maksud Guru?”

Welas Asih:
“LOA yang saya pelajari tidak mengajarkan MEMINTA, tidak mengajarkan ACTION….!”

Nalar Panjang:
“Haaaah!? Apa???”

Welas Asih :
“Sebab jika kita MEMINTA, maka itu namanya bukan LOA, itu namanya BERDO’A…, dan berdo’a itu seharusnya hanya kepada Tuhan YME.”

Nalar Panjang:
“Weleh… weleh…. ! Terus?”

Welas Asih :
“Demikian juga, jika kita perlu melakukan suatu ACTION, maka itu namanya bukan LOA, itu namanya BEKERJA.”

Nalar Panjang :
“Lho jadi ketiganya berbeda-beda ranah ya?”

Welas Asih melanjutkan :
“Dalam hidup ini, agar terjadi keseimbangan maka kita perlu berdo’a kepada Tuhan, dan tentunya juga perlu bekerja…. Lha, asyiknya kita juga bisa melakukan aktivitas LOA.”

Nalar Panjang :
“Lanjutkan, belum paham Guru, kok berbeda dari penjelasan dan diskusi serta debat di luar pintu Padepokan sana?. Kok ada yang bilang bahwa LOA itu harus tetap action, kalau nggak action bisa berbahaya dan menjadikan kita hanya bermimpi di siang bolong!”

Welas Asih :
“Ya nggak papa, orang boleh saja berpendapat. Bukankah dari pendapat seseorang kita bisa ketahui Neuro Logical Levelnya? Kita bisa ketahui Behaviornya, Capabilitasnya, Belief Systemnya, dan seterusnya…Jauh lebih baik kita mensikapi perbedaan pendapat sebagai memperkaya wacana kita, bukan menghacurkan pendapat kita. Dalam perspektif sayam jika pendapat A benar tidak berarti pendapat B salah. Justru malah kita sekarang punya 2 alternatif pendapat A dan B. Asyik laaaah!”

Nalar Panjang :
“Waaah, dalem perspektifnya nih Pak Guru! Jadi dari pandangan orang yang bilang ‘harus ada action’ itu, malah kita jadi mengerti bagaimana belief sistemnya dia telah menhambat kapabilitasnya dalam mendayagunakan LOA… wuih daleeeem!”

Welas Asih :
“Saya tidak bilang begitu, itu kesimpulanmu sendiri lho ya. Karena ternyata nalarmu cukup encer…. Hehehehe…”

Nalar Panjang :
“Wah, muji atau ngeledek…., Nah, sekarang mengenai persoalan MEMINTA bagaimana? Ini khan yang membuat LOA menjadi menyesatkan… Kok diajarin meminta pada selain Tuhan seperti pada alam semesta dll. Malah ada Jin Kartubi atau Jin siapa itu…”

Welas Asih melanjutkan :
“Walah, Jin Kartubi, hahahhaha kebanyakan baca komik lama kamu…
LOA yang saya pelajari ada 3 langkah :
1. Menginginkan (Intention)
2. Menguatkan Vibrasi Positif (Vibration)
3. Memperkenankan terjadi (Allowing)

Sudah … itu saja”

Nalar Panjang :
“Lha tapi dalam Film The Secret itu kok dikatakan langkahnya lain :
1. Meminta
2. Percaya
3. Menerima
Kok beda ya?”

Welas Asih :
“Film The Secret, telah membangunkan kita akan adanya keberadaan LOA, namun sayangnya film istimewa itu juga membingungkan, karena mengajarkan LOA dengan mempersamakan prosesnya dengan berdo’a…, yakni langkah pertamanya adalah MEMINTA. Ingat kata-kata saya : berdo’a maqomnya lebih tinggi dari LOA”

Nalar Panjang:
“Kasih contoh Guru?”

Welas Asih :
“Gravitasi bumi akan selalu bekerja menarik benda menuju pusat bumi, sehingga kita bisa berdiri tegak dan kehidupan ini bisa berlangsung. Nah, jika kita sedang di puncak bukit, gravitasi tetaplah bekerja menarik kita ke bawah. Dan jika misalkan mau berjalan turun ke bawah bukit, maka gravitasi akan memudahkan kita berjalan ke bawah. Bukankah gravitasi membuat kita merasa lebih ringan dalam menuruni bukit dari pada saat menaikinya? Nah, saat turun bukit itu tentunya kita juga akan berdo’a pada Tuhan agar kita tidak jatuh atau tersesat… Ya khan? Selain itu kita juga akan bekerja keras melakukan action, misal berlari kecil, naik sepeda atau naik benda beroda lainnya…agar lebih mudah. Nah, mudah dimengerti bukan?”

Nalar Panjang :
“Oooo, jadi maksud Guru, gravitasi sebagai gaya tarik menarik akan terus bekerja siang malam tanpa henti dan TANPA PERLU DIMINTA ATAU ACTION APAPUN dari kita? Di lain pihak, kita tetap saja bisa/boleh berdo’a dan berupaya / bekerja agar tetap tercapai tujuan kita…?”

Welas Asih :
“Kamu mulai pintar dan mengerti anakkku…”

Nalar Panjang:
“Oooh, gitu…!”

Welas Asih :
“Jadi memanfaatkan LOA itu ya seperti memanfaatkan Hukum Gravitasi bumi, seperti memanfaatkan Hukum Kimia, Hukum Fisika dan Hukum Alam yang lain… Dinamakan hukum alam, karena ia berjalan sendiri dan terus menerus secara konstan, terlepas kita menyadari keberadaannya atau tidak, terlepas kita mengakui keberadaanya atau tidak.

Menggunakan hukum alam untuk kemaslahatan tidak membuat kita kafir.
Yang agak aneh dan sesat adalah kalau kita hendak memakai Hukum Gravitasi lantas kita meminta kepada Alam Semesta agar hukum gravitasi bekerja. Yang agak aneh juga adalah kita dianjurkan meminta kepada Alam Semesta agar Hukum Kekekalan Energi dalam reaksi kimia supaya bekerja. Atau malah kita memintanya bukan pada alam semesta tapi pada Gravitasi itu sendiri….. Itulah yang sesat….. Hahaha….

Ingat Hukum alam itu tetap bekerja sekalipun tanpa diminta, sekalipun tanpa disetujui kita, sekalipun tanpa diketahui kita. Demikian pula Hukum Tarik Menarik (LOA)….
Dan ingat, sekalipun dinamakan Hukum Alam, sebenarnya itu adalah ciptaan Yang Maha Kuasa…”

Nalar Panjang :
“Iiiih, jadi film The Secret dan pandangan orang-orang tentang Meminta itu kok sekarang jadi kedengarannya terlihat jadi aneh rasanya ya bagi saya?”

Welas Asih :
“Itulah manusia, suka memperdebatkan sesuatu hanya dari akal saja, namun kurang praktek. Dialog hari ini antara saya denganmu inipun juga bukan saya maksudkan sebagai pancingan untuk berdiskusi ataupun berdebat dengan siapapun. Sebab semuanya tentunya punya pendapat…, yang tentunya berangkat dari niat baik. Pendapat orang saya hargai, sedemikian saya hargainya sampai-sampai saya tidak ingin mendebatnya kembali. Sebab perbedaan pendapat dari orang lain hanya akan memperkaya saya dengan bertambah satu alternatif pandangan baru lagi. Dan mendengar pendapat yang berbeda tidak akan saya lihat dan rasakan sebagai mempersalahkan pendapat saya sendiri…”

Nalar Panjang :
“Terus kelanjutan penjelasan tentang LOA bagaimana?”

Welas Asih :
“Pandangan saya mengenai LOA ini adalah sharing dari apa yang saya pelajari dan saya alami dari kehidupan. Terlepas dari berd’oa ataupun tidak…, terlepas ber-action ataupun tidak… LOA sebagai gaya tarik menarik tetaplah berjalan.. sesuai perintah Pencipta apapun di dunia ini, yakni Yang Maha Kuasa. Nah tentunya sebagai ummat dan ciptaan, maka kita perlu BERDOA kepada Yang Maha Kuasa agar LOA selalu bekerja pada kita untuk hal-hal yang baik saja… Nah saat kita lupa berdo’a dan kemudian kita mendapati LOA bekerja, jangan lantas centang perenang dengan mengatakan bahwa sudah tidak perlu berdo’a lagi… Gitu aja kok jumawa..!”

Nalar Panjang :
“Semakin jelas Guru…, boleh dipaparkan lebih jauh?”

Welas Asih :
“Nah kamu ini, memang sukanya minta penjelasan saja, praktek sana! Lakukan ini itu, praktekkan, perbaiki jika keliru. Hindari sikap mudah menyalahkan jika belum berhasil. Hindari pula menularkan pesimisme dan pikiran pendek pada orang lain sehingga terimbas oleh penalasan panjang. Tentunya ada sebabnya orang tuamu memberimu nama Nalar Panjang…”

Nalar Panjang :
‘Ya Guru, mohon bimbingan lebih jauh”

Welas Asih :
“Baik, saya berikan saja suatu kiasan metaforik : … Belajar naik sepeda motor tidak membuat seseorang harus menjauhkan diri dari sepeda kayuh dan tidak membuat naik sepeda kayuh itu sebagai sesuatu yang salah / keliru. Demikian pula saat belajar naik mobil, tidak lantas membuat kita harus menjauhkan diri dari sepeda motor dan merasa bahwa naik sepeda motor itu salah.

Mobil, sepeda motor, dan sepeda kayuh bukan 3 hal yang saling menghilangkan dan saling menggantikan keberadaanya. Di mata saya ketiga hal tersebut memperkaya saya untuk MENCAPAI TUJUAN. Saat mengenal sepeda motor, saya menjadi memiliki 1 pilihan alternatif untuk mencapai tujuan.

Saat mampu mengendarai mobil, saya lantas memiliki 3 CARA untuk mencapai tujuan.
Jadi alih-alih kita mempertentangkan ketiga hal itu, dalam kemasan pertanyaan “mana yang benar dan mana yang salah…?”
Bukankah sikap kita lebih baik berubah menjadi : ‘Waaaaah, sekarang saya diperkaya dengan 3 teknik untuk mencapai tujuan…’.”

Nalar Panjang :
“Paham Guru, saya paham… Bukahkan contoh di atas, hanyalah metafor kecil dan metafor bukanlah kebenaran itu sendiri. Metafor hanya cara alternatif untuk menjelaskan sesuatu secara perumpamaan…. Saya pernah mengenal orang yang malah mempertentangkan metafor saya, lha padahal metaforik hanyalah kiasan untuk mepermudah pemahaman…. Ini mirip yang Guru pernah ajarkan dengan istilah JARI MENUNJUK BULAN, Jari tangan kita itu bukanlah Bulan itu sendiri!”

Welas Asih sambil manggut-manggut menutup ujarannya:
“Baikkkk, jadi sekarang dengan mudah kamu mengerti bahwa “Berdo’a”, “LOA”,dan “Bekerja/Action”, bukan 3 hal yang perlu dipertentangkan, diperdebatkan mana yang paling benar. Kita tetap saja berdo’a, tetap saja bekerja, dan tetap boleh saja memanfaatkan LOA.
Sebab ketiganya bukan saling menggantikan dan saling mempersalahkan. Ketiganya adalah alternatif mencapai tujuan. Keberadaan yang satu bukan untuk memperlenyapkan yang lain…

Jadi kalau sekarang misalkan kamu memanfaatkan LOA dan berhasil, tidak lantas perlu berpikir bahwa Do’a itu tidak perlu. Tidak lantas berpikir bahwa Action tidak perlu. Lakukan saja ketiganya, Berdo’a Ber-LOA dan Ber-Action. Melakukan salah satu saja juga boleh…, dicoba saja…

Eh, stop dulu, jangan ngeloyor…., tentunya dengan mudah kamu juga mengerti.
Semua fenomena dan kejadian di dunia ini hanya terjadi karena KEHENDAK TUHAN YME.”

Nalar Panjang membathin:
“Oooh, rupanya begitu…, saya pikir tadinya…..”

SALAM BERKELIMPAHAN
Jika terjadi kemiripan Kisah di atas dengan peristiwa tertentu atau orang tertentu, adalah tidak disengaja..

The post Berdo’a, LOA dan Bekerja : tidak saling memperlenyapkan. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/berdoa-loa-dan-bekerja-tidak-saling-memperlenyapkan/feed/ 7
Teka-teki Tekuk http://www.ronnyfr.com/teka-teki-tekuk/ http://www.ronnyfr.com/teka-teki-tekuk/#comments Sat, 28 Apr 2012 01:03:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=800 Dibawah ini ada 2 pertanyaan, jawablah semua dan sebelumnya dipikirkan dulu. Ayo cari tahu, seberapa pintar kita… . Pastikan menjawab dulu, sebelum Anda melihat apa kunci jawaban dari kami! 1. Anda ikut berlomba lari. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa? – – – – – – – – –{ Read More }

The post Teka-teki Tekuk appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dibawah ini ada 2 pertanyaan, jawablah semua dan sebelumnya dipikirkan dulu.

Ayo cari tahu, seberapa pintar kita… .

Pastikan menjawab dulu, sebelum Anda melihat apa kunci jawaban dari kami!

1.
Anda ikut berlomba lari.
Anda menyalip orang di posisi nomor dua.
Sekarang posisi anda nomor berapa?





















Jawab Dulu!
Kalau sudah jawab, baru di scroll lagi….






















Anda menjawab : Posisi saya jadi Nomer 1″,
Ya khan?





Well,
Yang benar adalah, jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!

Heheehhe

Mari kita lihat pertanyaan kedua,
Kali ini jawab lebih cepat!
Seperti sebelumnya, jawab dulu, baru lihat Kunci Jawaban.





2.
Jika anda sekarang menyalip orang yang di posisi terakhir, maka sekarang anda jadinya ada di posisi berapa…?






















Jawab Dulu!
Kalau sudah jawab, baru di scroll lagi….






















Anda menjawab “Posisi saya jadi Nomer Dua dari belakang!”
Ya khan?





Well
Lha, ini pertanyaannya yang salah jadi nggak mungkin dijawab…
Bagaimana bisa kita menyalip orang TERAKHIR?”
Lha kitanya sendiri di nomer berapa, agar bisa menyalip orang terakhir?

Oke…Baik Anda benar maupun salah, itu menunjukkan cara berpikir kita.
Jadi..
Saatnya ikut pelatihan Licensed NLP Practitioner

The post Teka-teki Tekuk appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/teka-teki-tekuk/feed/ 2
Pilih-pilih Hypnotherapist :) http://www.ronnyfr.com/pilih-pilih-hypnotherapist/ http://www.ronnyfr.com/pilih-pilih-hypnotherapist/#comments Thu, 26 Apr 2012 00:15:23 +0000 http://ronnyfr.com/?p=795 Seorang istri yang merasa agak depresi dan capek terus menerus, diantar suaminya ke seorang Hypnotherapist. Setelah istrinya keluar dari ruang praktek, suami menyambutnya dan menanyakan: “Jadi apa yang di katakan hypnotherapist itu?” Istri: “Katanya aku hanya sedikit stress, dan perlu refreshing” Suami: “Refreshing apa yang ia sarankan?” Istri: “Supaya mama mengambil liburan dengan pergi bertamasya{ Read More }

The post Pilih-pilih Hypnotherapist :) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>

Seorang istri yang merasa agak depresi dan capek terus menerus, diantar suaminya ke seorang Hypnotherapist.

Setelah istrinya keluar dari ruang praktek, suami menyambutnya dan menanyakan: “Jadi apa yang di katakan hypnotherapist itu?”

Istri: “Katanya aku hanya sedikit stress, dan perlu refreshing”

Suami: “Refreshing apa yang ia sarankan?”

Istri: “Supaya mama mengambil liburan dengan pergi bertamasya ke negara-negara indah seperti Canada, Inggris, Skandinavia, Perancis, dan lain-lain.”

Suami : “Bagus, kalau begitu ayo…. kita pergi secepatnya…!”

Istri: “Wah, papa baik sekali… Kita pergi ke negara mana Pa?”

Suami ” Ke hypnotherapist yang lebih bener pikirannya.”

 

 

Moral Cerita:

Miliki kepandaian “Covert Conversational Hypnosis”, agar sugesti tidak di kritisi.

🙂 🙂 🙂

The post Pilih-pilih Hypnotherapist :) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pilih-pilih-hypnotherapist/feed/ 1
Social Influence Analysis 001 – Iklan AIA http://www.ronnyfr.com/social-influence-analysis-001-iklan-aia/ http://www.ronnyfr.com/social-influence-analysis-001-iklan-aia/#comments Thu, 12 Apr 2012 15:13:48 +0000 http://ronnyfr.com/?p=786 Dalam perjalanan saya pulang ke rumah, melalui jalan HR Rasuna Said Jakarta, beberapa minggu ini saya selalu melihat melihat iklan ini. Bisa ditebak, iklan ini berbiaya besar, selain dari kontruksinya yang dinamis (lampu berjalan), juga menempati sepanjang jembatan penyeberangan. Sayangnya, iklan ini agak kontra produktif ditinjau dari ilmu linguistik, khususnya kaitannya dalam asosiasi lingua-grafis. Perhatikan,{ Read More }

The post Social Influence Analysis 001 – Iklan AIA appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dalam perjalanan saya pulang ke rumah, melalui jalan HR Rasuna Said Jakarta, beberapa minggu ini saya selalu melihat melihat iklan ini.
Bisa ditebak, iklan ini berbiaya besar, selain dari kontruksinya yang dinamis (lampu berjalan), juga menempati sepanjang jembatan penyeberangan. Sayangnya, iklan ini agak kontra produktif ditinjau dari ilmu linguistik, khususnya kaitannya dalam asosiasi lingua-grafis.
Perhatikan, iklan ini berbunyi: “Niatnya melindungi sepenuh hati, kok jadinya setengah hati?”

Pembaca akan mengalami trance sambil bertanya dalam hati (TDS) saat membaca ini, dan berusaha mencari makna turunannya. Misal: Siapa “pelaku” yang dimaksud?

Karena tidak ada jawabannya, maka terjadi asosiasi antara grafis (Logo Perusahaan) dan Pelaku yang dimaksudkan.

Ini terjadi di bawah sadar, meskipun mungkin pikiran sadar akan memaknakan bahwa pesan itu dari AIA, namun bawah sadar cenderung akan menangkap asosiasi yang lain.
Praktisi ilmu social influence (mass hypnosis) pasti mengenali fenomena ini.

Untuk lebih mendalam lagi, tanda ini ada di jalanan, artinya pembaca cenderung melihathanya sekilas, karena selain kecepatan kendaraan cepat, letak diatas tidak membuat orang nyaman melihat lama-lama. Jadi cenderung pesan ini akan masuk bawah sadar lebih cepat.
Sayang sekali.

Inilah mengapa, iklan juga perlu melibatkan ahli linguistik dan social influence. Agar investasi yang besar, tidak terbuang percuma.

The post Social Influence Analysis 001 – Iklan AIA appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/social-influence-analysis-001-iklan-aia/feed/ 1
Bantu Anak Menghadapi UAN Dengan NLP http://www.ronnyfr.com/bantu-anak-menghadapi-uan-dengan-nlp/ http://www.ronnyfr.com/bantu-anak-menghadapi-uan-dengan-nlp/#comments Tue, 10 Apr 2012 03:10:15 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/04/24/bantu-anak-anda-agar-lebih-mudah-menghadapi-uan-dengan-nlp/ Saat Anda mengikuti Pelatihan Licensed NLP Practitioner, Anda akan kami kenalkan dengan para alumni yang sudah mengikutidi batch sebelumnya. Minggu lalu saat batch 3, beberapa alumni juga banyak yang datang berkunjung. Menarik sekali, beberapa dari mereka menceritakan mengenai pengalamannya diminta menjadi trainer oleh sekolah SMA/SMP dimana mereka dahulu sekolah. Meka diminta memberi pelatihan motivasi untuk{ Read More }

The post Bantu Anak Menghadapi UAN Dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Saat Anda mengikuti Pelatihan Licensed NLP Practitioner, Anda akan kami kenalkan dengan para alumni yang sudah mengikutidi batch sebelumnya. Minggu lalu saat batch 3, beberapa alumni juga banyak yang datang berkunjung. Menarik sekali, beberapa dari mereka menceritakan mengenai pengalamannya diminta menjadi trainer oleh sekolah SMA/SMP dimana mereka dahulu sekolah. Meka diminta memberi pelatihan motivasi untuk membantu adik-adik kelasnya agar dapat efektif dalam menghadapi UAN.

Tentu saja, kami semua senang sekali mendapati cerita itu dan merasa bersyukur, betapa alumni Sinergy Lintas Batas rajin berbagi dan membantu orang lain dengan ilmu NLP yang dimilikinya. Bukankah membuat kebaikan 1 kali dalam 1 hari adalah niat yang baik dari setiap alumni Sinergy Lintas Batas?

 

SUGESTI NEGATIF

Dari berbagai cerita yang saya dengar, termasuk pengalaman waktu kecil dulu, tanpa disengaja guru-guru sekolah terkadang menekankan pentingnya belajar menghadapi ujian. Sayangnya cara menekankan itu dilakukan dengan cara yang keliru. Mereka sering menggambarkan betapa sulit dan mengerikannya UAN, dan ditambah dengan menakut-nakuti dengan berbagai cara. Tujuannya siiiiiih baik, agar anak mau belajar dengan bersungguh-sungguh…

Namun sayangnya yang terjadi justru adalah si Anak seperti mendapat pemrograman dalam pikiran (future pacing) yang benar-benar akan terpicu saat ujian nanti. Sehingga ketika tiba saat ujian nanti ia akan benar-benar ketakutan luar biasa.

Salah satu alumni bahkan cerita, di salah satu sekolah ada kejadian beberapa orang pingsan saat UAN, karena sedemikian takutnya di ruang ujian. Beberapa siswa juga seperti tertekan dan menjadi blank otaknya seolah tidak bisa mengerjakan apa-apa, karena sedemikian tegangnya.

Well…

Tulisan ini tidak berniat membahas siapa yang salah… Kita mau bicara solosinya saja…

 

JADI APA YANG BISA KITA LAKUKAN?

Saya akan tuliskan teknik yang powerful dan dapat secara mudah Anda praktekkan sendiri kepada anak Anda.

Di latihan ini saya tuliskan beberapa istilah teknis yang boleh Anda abaikan, kecuali jika Anda kebingungan, maka Anda dapat bertanya pada praktisi NLP mengenai hal itu dengan cara menyebutkan istilah teknis itu. Hal in akan mempermudah mereka membantu Anda.

Ada 4 teknik yang perlu Anda kuasai. Lakukan semuanya.

  1. Percaya Diri – Anchor
  2. Pikiran Jernih dan Mudah Mengingat – Anchor
  3. Instant Break State
  4. Time Line

 

Untuk dapat membantu Anak Anda sukses, maka Anda dapat melatih dulu untuk diri Anda. Kemudian baru diterapkan ke Anak Anda. Melatih terlebih dahulu, selain membuat Anda merasa menguasai juga akan membuat Anda lebih mudah mengajarkan karena sudah melakukannya.

Sikap terbaik dalam membimbing anak dalam menghadapi UAN adalah: bangun komunikasi dengan Anak, menggunakan bahasa yang positif, hindari menakut-nakuti dan mencela. Orang tua memiliki andil yang sangat besar pada kesuksesan anaknya menghadapi UAN ini.

Sikap yang perlu dihindarkan adalah : memarahi, menjuluki malas, bodoh, nggak nurut dan lain-lain. Berbagai julukan ini hanya akan membuatnya makin percaya bahwa “dirinya memang seperti itu”. Sayangi anak Anda, kalau perlu Anda cuti dari kantor dulu untuk membantu anak Anda mempersiapkan diri.

Menghadapi UAN bukan hanya urusan si anak dan guru-guru sekolah atau les-nya. Ini juga merupakan tanggungjawab Anda sebagai orang tua. Orang tua adalah pendidik yang sebenarnya, guru dan guru les, hanya membantu saja.

 

A.MEMBANGUN PERCAYA DIRI DAN MENCIPTAKAN TOMBOL PERCAYA DIRI.

  1. Bangun hubungan dengan anak, katakan dengan lembut bahwa latihan ini untuk kebaikan dia.
  2. Ajak anak berdo’a mohon ijin pada Yang Maha Kuasa.
  3. Minta anak Anda rileks, dan duduk di tempat yang nyaman.
  4. Kemudian minta dia mencari dari pengalamannya, di mana ia pernah memiliki pengalaman “amat percaya diri” yang pernah dialami sebelumnya. Misal ia pernah juara basket ball, juara karate, sukses dalam sebuah acara. Pastikan Anda bersabar di sini, bantu anak Anda mengingat-ingat dengan baik peristiwa semacam itu. Cari suatu pengalaman yang benar-benar merupakan pengalaman yang sangat amat percaya diri saat mengalaminya.
  5. Apabila setelah Anda bantu mengingat-ingat dan diberikan waktu yang cukup, ternyata dia kesulitan mencari pengalaman yang pernah percaya diri itu.Maka Anda bisa memintanya mengganti dengan mencari sosok idolanya yang menurutnya sangat percaya diri. Bisa teman, bisa orang lain, bahkan bisa saja Anda sendiri sebagai orang tua. Ingat, nomer 4 dan 5 bukan Anda yang menetukan ia percaya diri atau tidak, tapi anak Anda. Jangan Anda paksakan pikiran Anda pada anak Anda mengenai rasa percaya diri.
  6. Setelah ketemu, minta ia untuk “kembali ke pengalaman itu” dengan cara meniatkan mengalami kembali pengalamannya. Dan masuk kembali kedalam pengalaman itu. Minta ia melakukan seriil mungkin. Ingat kata kuncinya adalah “merasakan mengalami lagi”, bukan “membayangkan” atau “memikirkan” saat mengalami lagi. Jadi minta ia melakukan hal yang sama dengan pengalamannya dulu, apakah men-dribble bola, mendapatkan piala, dan seterusnya. Minta anak Anda melakukan masuk pengalamannya lagi sebagai “orang pertama”, artinya ia tidak melihat dirinya sendiri di pengalaman itu, tapi ia “berada” di dalam pengalaman itu.
  7. Amati, jika Anak sudah terlihat mulai menampakkan tanda-tanda percaya diri, maka minta dia membuat pengalaman itu makin menguat, minta ia mengkuatkan rasa percaya diri itu 10 kali lipat dari sebelumnya, kemudian 20 kali lipat, bahkan 100 kali lipat dari sebelumnya.
    • Beberapa orang menguatkan perasaan dengan cara membuat gambaran menjadi lebih terang, lebih besar, lebih dekat, lebih berwarna-warni, menjadi bergerak, dan tiga dimensi. Beberapa orang sebaliknya lebih kuat jika gambaran lebih redup, lebih kecil, lebih jauh, menjadi hitam putih, menjadi diam dan 2 dimensi. Minta anak Anda men-tweaking (mengutak atik) sampai ketemu yang paling menguatkan perasaan percaya dirinya…
    • Beberapa orang menguatkan perasaan dengan cara membuat suara menjadi lebih keras,lebih dekat, lebih harmonis, menjadi stereo, dan dari segala arah. Beberapa orang sebaliknya lebih kuat jika suaranya lebih pelan (lirih), lebih jauh, menjadi acak / tak beraturan, menjadi mono dan dari salah satu arah saja. Minta anak Anda men-tweaking (mengutak atik) sampai ketemu yang paling menguatkan perasaan percaya dirinya…
    • Beberapa orang menguatkan perasaan dengan cara membuat perasaan itu berputar ke arah tertentu aatau sebaliknya, menjadi lebih ke arah dalam / keluar, menjalar keseluruh tubuh atau terkonsentrasi, dan seterusnya. Minta anak Anda men-tweaking (mengutak atik) sampai ketemu yang paling menguatkan perasaan percaya dirinya…
  8. Jika hasil sudah seperti diharapkan pada puncak (atau lebih baik: saat menjelang puncak), maka secara terfokus dan mantap, mintalah Anak Anda menggenggamkan telapak tangan kirinya dengan jempol berada dalam genggaman, dan menarik nafas sekuat-kuatnya sambil berniat bulat “Setiap kali saya menggenggamkan tangan kiri saya seperti ini sambil meniatkan percaya diri, maka saya LANGSUNG percaya diri. (Hindari mengucapkan “maka saya ‘AKAN”’percaya diri”).
    • Catatan Untuk Anda : Tanda ini disebut anchor, dan sebenarnya boleh saja memilih tanda yang lain, yang penting unik dan tidak mudah terpicu, atau tidak sengaja terpicu. Saya menganjurkan penggunaan tangan kiri, karena supaya tangan kanan terbebas mengerjakan soal ujian.
  9. Kemudian Anda katakan kalimat ini “SAMBIL terus merasakan percaya diri yang luar biasa ini, maka saya minta kamu (atau ganti dengan nama Anak Anda) untuk membayangkan di depanmu ada meja ujian di ruangan UAN nanti. Bayangkan ruangannya, mejanya, soal ujiannya, dan baju yang kamu kenakan. Pada hitungan ketiga, kamu melangkah kedepan, masuk ke dalam bayangan itu dan menjadi satu dengan bayangan dirimu itu sambil terus menggenggam kedua tanganmu dan tetap merasakan percaya diri itu.
  10. Katakan “Siap-siap, 1, 2, 3! Masuk kedalam gambaran dirimu itu, dan alami seolah-olah sedang mengerjakan ujian, sambil terus merasakan percaya diri itu…” Perhatikan kondisi fisiologis anak Anda apakah Anda tanda-tanda ia mengalami seperti perasaan takut dan sebagainya, ataukah ia terlihat percaya diri?. Jika ada tanda-tanda seperti ketakutan dan sebagainya, maka secara perlahan akhiri latihan ini dulu, dengan cara minta ia melangkah mundur lagi dan membuka matanya.
    • Jika ini yang dialami, artinya rasa percaya diri yang dibangun tadi kurang kuat, ulangi beberapa kali dan semuanya di-anchor ditempat yang sama. Ini disebut sebagai menumpuk-numpuk anchor (compounding anchor).
    • Kemudian, tes, apakah jika ia diminta menggenggam tangan seperti itu dan fokus, apakah ia kembali merasakan percaya diri itu. Jika ya berarti bagus.
    • Jika belum, maka selain belum kuat, disebabkan oleh cara “mengalami ulang” yang kurang tepat. Cara mengalami ulang harus dilakukan dengan “ia masuk kembali secara terlibat, bukan dengan cara ia membayangkan dirinya sendiri”. Anak harus dibimbing mengalami perasaan ulang yang sangat riil.
  11. Setelah latihan ini berhasil, artinya si Anak sudah melakukan dua hal :
    • Membuat tombol pemicu percaya diri, yang sewaktu-waktu bisa dipicu saat membutuhkan. Misal anak dalam ujian merasa tidak percaya diri, maka ia tinggal menggenggamkan tangan kirinya sambil menarik nafas dan fokus.
    • Membuat latihan mental “mengerjakan soal ujian dengan rasa percaya diri”.
  12. Catatan :
    • Upayakan anak menggunakan pakaian yang rencananya sama dengan dipakai waktu ujian nanti.
    • Sepanjang latihan ini, hindari menyentuh Anak Anda, agar tidak menimbulkan asosiasineurologis yang tidak perlu, sehingga tidak sengaja tercipta anchor yang tidak perlu.

 

Latihan di atas adalah yang pertama kali dilakukan, lakukan secara sungguh-sungguh, namun tetap rileks, dan menyenangkan. Hindari memarahi anak Anda jika belum berhasil, konsultasikan dengan Praktisi NLP di sekitar Anda.

 

B.MEMBANGUN PIKIRAN JERNIH DAN MUDAH MENGINGAT

 

  1. Lakukan persis seperti latihan di atas, namun dengan cara meminta si anak :
    • Mencari dan memasuki pengalamannya ketika ia merasa paling punya pikiran jernih dan merasa paling mudah dalam mengingat-ingat.
    • Jika kesulitan dapat dipisahkan dalam dua tahap : pengalaman Pikiran Jernih, dan pengalaman Mudah Mengingat.
  2. Buat anchor-nya secara berbeda dengan anchor percaya diri di atas. Misalkan dengan menyentuh kening secara tertentu.
  3. Saat melakukan masing-masing teknik harus memiliki jeda, agar masuk ke kondisi normal dulu, baru berlatih lagi.

 

Setelah kedua hal itu dilakukan, maka kita perlu melatih yang namanya Instant Break State, yang perlu dimiliki anak ketika ia sedang merasa stuck, bingung, atau kesulitan di tengah ujian. Idenya adalah, saat anak mengalami perasaan berdaya tersebut, ia harus secepatnya mampu membebaskan diri sehingga kembali ke perasaan netral secara instant.

 

C. INSTANT BREAK STATE

Prinsip terpenting dari IBS ini adalah melakukan interupsi atas kondisi saat itu yang tidak memberdayakan diri. Caranya ada bermacam-macam, sepanjang Anak kelua dari kondisi tidak berdaya. Misal :

  • Segera ubah posisi duduk dari situasi saat itu.
  • Mencubit lengan sendiri (tidak perlu keras).
  • Meluruskan punggung sambil meregangkan tulang belakang (molet)
  • Menggoyang-goyangkan kepala
  • Menghisap nafas dari mulut, sehingga bunyi ssssshhh, dan menghembuskannya keluar kuat-kuat, sambil membayangkan kepenatan dan lebingungan ikut keluar.
  • Menggosok-gosokkan kedua telapak tangan secara cepat dan ditekan, sehingga rasanya menghangat.
  • Mengejap-ngejapkan mata beberapa kali.
  • Menyanyikan lagu dalam hati sambil menggoyang-goyangkan kepala, anjuran adalah lagu berjudul “Aku bisa!” dari AFI Junior. Cari kasetnya, atau download secara legal di internet.

Break state di atas boleh dilakukan satu saja, boleh pula digabung-gabung, ataupun dilakukan berurutan. Pokoknya bebas… Yang penting terinterupsi dan dilakukan tiba-tiba. Setelah break state dilakukan, segera lakukan anchor ke dua : pikiran jernih.

Dalam melakukan IBS ini hati-hati jangan sampai dicurigai oleh guru sebagi tindakan yang mencurigakan. Lakukan secara smart, dan latih juga.

 

D.TIME LINE

  1. Mulai dengan do’a.
  2. Buatlah suatu garis di lantai dengan menggunakan tali rafia, atau potongan kertas panjang, kira-kira 4 meter atau lebih. Pastikan melekat sehingga kalu diinjak tidak terkelupas.
  3. Minta Anak berdiri di salah satu ujung garis, menghdap ke ujung yang yang lain. Minta anak membayangkan bahwa ujung garis di mana ia berdiri sebagai saat ini, dan ujung garis lainnya adalah saat ujian.
  4. Minta ia membayangkan dirinya sedang mengerjakan proses ujian DENGAN SUKSES di ujung garis tujuan. Buat gambarannya se-riil mungkin di pikiran.
  5. Kemudian, minta Anak membayangkan garis panjangnya dibagi jumlah hari yang tersisa sebelum ujian. Misalkan kurang 5 hari, jadi bayangkan garis itu diberian 5 titik / tanda. Setiap tanda mewakili satu hari.
    • SAAT INI ___,___,___,___,___,___ SUKSES UJIAN
  6. Masih berdiri di ujung SAAT INI, si Anak diminta membayangkan ia melakukan belajar dengan lancar dan paham di setiap tanda tersebut (per hari). Bayangkan dengan se-riil mungkin : belajar dengan mudah, mengerti, paham, ingat dan sukses berlatih soal.
  7. Setelah gambaran / bayangan di kepala Anak menjadi jelas, minta ia melangkah (boleh tutup mata / buka mata) menyusuri garis itu. Anda boleh menuntunnya jika ia keluar jalur.
  8. Minta ia berhenti di setiap titik dan menyelami perasaan belajar itu, SAMBIL ia memicu tombol anchor 1 dan 2 secara bersamaan. Sehingga Anak akan merasakan belajar sambil percaya diri, dan merasa pikiran jernih serta daya ingat kuat.
  9. Teruskan ia melangkah setelah cukup di satu tanda, dan berhent lagi di setiap tanda dengan cara yang sama. Lakukan terus hingga ia sampai di ujung SUKSES UJIAN.
  10. Selama perasaan SUKSES UJIAN, sambil memicu kedua Anchor itu lagi secara bersamaan. Anda secara lembut boleh mengecek disetiap titik dan ujung SUKSES UJIAN ini dengan pertanyaan “Apa yang kamu rasakan?”. Jika perasaannya kurang positif, bimbing ia masuk ke kondisi Percaya Diri, Pikiran Jernih, dan Daya Ingat Bagus.
  11. Setelah merasa cukup di ujung UJIAN SUKSES, minta anak memanjatkan perasaan syukur pada Yang Maha Pencipta dan Yang Maha Tahu.
  12. Kemudian minta ia melangkah lagi selangkah keluar dari garis ujung UJIAN SUKSES itu, katakan “Kamu sekarang melangkah satu langkah yang berarti sudah keluar dari ruang ujian, dan rasakan perasaan sudah menyelesaikan dengan baik dan benar!”
  13. Kemudian, minta ia membayangkan sudah dan merasakan PERASAAN SUDAH MENYELESAIKAN DENGAN BAIK. Minta ia menengok kebelakang, seperti menengok sesuatu yang TADI SUDAH TERJADI.

Demikianlah, 4 langkah yang amat mudah dan sederhana, namun AMAT POWERFULL.Pelajari dan terapkan pada Anda dulu, kemudian setelah mantap dan mengerti hasilnya, Anda segera terapkan pada Anak Anda.

 

PETUNJUK TAMBAHAN

Saat ujian, apabila Anak merasa stuck dan perasaan negatif minta ia segera melakukan IBS. Kemungkinan sih kecil anak mengalami stuck, apabila Anda bersama Anak sudah melakukan ke-empat hal tersebut di atas. Kemudian minta ia segera memicu tombol Anchor 1, diikuti tombol Anchor 2. Tombol Anchor boleh dipencet kapanpun ia memerlukan percaya diri ataupun pikiran jernih dan daya ingat tinggi.

Apabila mengalami kebingungan secara teknis, tuliskan di komentar artikel ini, atau Anda hubungi para alumni Sinergy Lintas Batas yang alamat emailnya tertera dengan jelas di www.belajarnlp.com atau orang lain yang menurut Anda mengetahui NLP.

Nah, selama anak UAN, apa yang bisa Anda lakukan? Berdo’alah pada Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Tahu. Kemudian bangun emosi dan perasaan positif pada diri Anda sendiri dan meniatkan berbagi energi positif kepada anak Anda.

The post Bantu Anak Menghadapi UAN Dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/bantu-anak-menghadapi-uan-dengan-nlp/feed/ 30
Rahasia Membuat Contekan UAN Yang Legal 100% http://www.ronnyfr.com/rahasia-membuat-contekan-uan-yang-legal-100/ http://www.ronnyfr.com/rahasia-membuat-contekan-uan-yang-legal-100/#comments Tue, 10 Apr 2012 02:06:45 +0000 http://ronnyfr.com/?p=505 Mungkin saat ini jadual UAN sudah dekat, dan sudahkah anak-anak Anda siap menghadapinya?  Semakin dekat UAN artinya tinggal menghitung hari saja untuk persiapkan diri, agar terhindar dari situasi yang tidak diinginkan. Sudahkah Anda tahu ada cara keren untuk menghadapi UAN, dengan cara mencontek, dan legal 100%? Saya yakin Anda pasti pernah mendengar berita mengenai Siswa-siswa{ Read More }

The post Rahasia Membuat Contekan UAN Yang Legal 100% appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Mungkin saat ini jadual UAN sudah dekat, dan sudahkah anak-anak Anda siap menghadapinya?  Semakin dekat UAN artinya tinggal menghitung hari saja untuk persiapkan diri, agar terhindar dari situasi yang tidak diinginkan. Sudahkah Anda tahu ada cara keren untuk menghadapi UAN, dengan cara mencontek, dan legal 100%?

Saya yakin Anda pasti pernah mendengar berita mengenai Siswa-siswa yang pingsan saat mengerjakan UAN di tahun lalu. Diantaranya, beritanya tersebar di media massa dan bahkan dengan mudah Anda cari melalui googling di internet. Guru sekolah dan orang tua murid, saking kuatirnya anak tidak lulus UAN, seringkali cenderung mengancam dan menakut-nakuti anak bahwa UAN itu amat sulit, sehingga akhirnya bagi si anak UAN menjadi suatu momok yang menakutkan.

Anda bisa baca tulisan saya sebelumnya di artikel  Cara Sukses Menghadapi UAN Dengan NLP. Artikel luar biasa itu untuk membuang cemas, membuat anak PD dan sukses di NLP.

 

MEMBUAT CONTEKAN UAN YANG LEGAL 100%.

Lakukan 3 langkah mudah untuk membuat contekan UAN agar mendukung kesuksesan anak-anak Anda mengerjakan UAN dengan asyik:

  1. Miliki Kisi-kisi UAN
  2. Buat contekan berbentuk mind-map
  3. Install contekan Mind Map ke dalam pikiran bawah sadar.

 

1. Miliki kisi-kisi UAN

Kisi-kisi UAN adalah daftar topik-topik yang diproyeksikan akan keluar dalam UAN. Tentu Anda dapat mendownload Kisi-kisi UAN dengan mudah internet juga, biasanya disediakan oleh lembaga-lembaga pendidikan. Umumnya file ini berformat pdf, dan Anda memerlukan program semacam Adobe Acrobat Reader® yang gratis.

Bantu anak Anda mendownload dan mempelajari semua kisi-kisi yang akan dipakai dalam UAN nanti. Nah, bagaimana membuat Kisi-kisi UAN yang tebal itu menjadi mudah dibawa-bawa kemana-mana?

Kita perlu belajar Mind-Map. Suatu teknik mencatat dan teknik mengingat yang sangat powerful sekalipun sangat sederhana! Diciptakan oleh Tony Buzan, yang mengungkapkan bahwa mencatat dan mengingat dengan memberdayakan kedua belah otak (kiri dan kanan) akan sangat membantu proses meringkas, mengingat dan komprehensi.

 

2. Buat Contekan Berbentuk Mind Map

Mencatat secara konvensional selain monoton dan membosankan juga cenderung hanya memfungsikan otak kiri saja. Padahal otak kita terdiri dari 2 bagian, yaitu kiri dan kanan. Fungsi otak kanan untuk memproses secara kreatif, seni, minat dan bakat, dll. Bekerja secara acak, menyukai grafis dan warna-warni. Sementara itu, fungsi otak kiri lebih ke arah logis, matamatis, teratur,  dll. Dengan menoptimalkan keduanya maka akan terjadi keseimbangan kinerja otak. Hasilnya, ibarat mesin, memiliki double gardan, atau turbo!

Jadi dengan menggunakan Mind Map Anda melakukan proses membuat contekan yang selaras dengan cara kerja pikiran agar mudah diingat. Dalam melakukan Mind Map, agar otak kanan terangsang, maka kita gunakan warna dan simbol / gambar untuk menciptakan imajinasi yang asosiatif. Selain itu, akan banyak digunakan garis lengkung, karena otak kanan lebih suka figur lengkung dari pada sudut. Salah satu prinsip lainnya adalah, kemampuan mengekstraksi suatu konsep menjadi terwakili oleh satu kata kunci. Santai saja, kalau sudah dilakukan mudah kok, kesannya saja njlimet hanya pada awalnya.

Bimbing dan ajari Anak Anda menggunakan untuk meringkas Bahan Pelajaran yang bakal keluar di UAN, berdasar Kisi-kisi UAN yang sudah Anda download tadi.

Berikut teknik membuat  contekan dengan Mind Map :

  1. Siapkan selembar kertas kosong, dan beberapa spidol warna warni.
  2. Baca terlebih dahulu bahan yang mau dijadikan contekan mind map, kuasai gambaran besarnya.
  3. Perhatikan Kerangka berpikirnya, berdasarkan bagaimana penulis menyusun Bab demi Bab, atau juga bisa berdasarkan dari pilihan Anda sendiri. Kerangka berpikir akan menentukan konstuksi Mind Map yang Anda susun.
  4. Mulai dengan meletakkan kertas itu horisontal di depan Anda, sesuai dengan medan penglihatan mata yang horisontal.
  5. Gambarlah mulai di tengah-tengah kertas. Dimulai dengan sebuah simbol/gambar yang merupakan ide utama dari bahan yang dipelajari ini.
  6. Ditengah simbol ini , tuliskan satu/beberapa Kata Kunci (maksimal 3 kata kunci), misal “Kisi2 Sukses UAN”
  7. Buat sebuah cabang utama yang berpangkal dari simbol yang di tengah. Garis awal dibuat tebal, makin ke pinggir cabangnya (nanti), makin tipis. Cabang utama pertama, sebaiknya dimulai dari arah jam 12.00. Diatas garis horisontal cabang itu, ditulis keyword berikutnya.
  8. Buatlah cabang-cabang berikutnya dari ide utama itu, dan tuliskan keyword diatasnya. Contoh adalah:
    1. Pengertian Dasar
    2. Jenis / type
    3. Dst
    4. dst
  9. Dari cabang-cabang itu, lanjutkan lagi dengan menggambar ranting-ranting yang lebih detail. Ingat, makin ke pinggir, makin tipis dan kecil hurufnya.
  10. Di setiap keyword, jika mungkin tambahkan simbol/gambar untuk membuat visualisasi dan asosiasi di otak kita.
  11. Di setiap cabang, gunakan arna yang berbeda. Sehingga membantu proses klasifikasi dan asosiasi dalam pikiran.
  12. Jika diperlukan bisa dibuat link, yakni garis putus-putus untuk menghubungkan beberapa keyword yang berhubungan, namun di klasifikasi cabang yang berbeda.

Setelah contekan Mind Map jadi, periksa ulang apakah sudah sesuai dengan gambaran besar yang dimaksudkan. Perlu dicatat disini, bahwa Mind map terbaik adalah yang kita susun sendiri, bukan buatan orang lain. Sebab, asosiasinya mungkin berbeda pada setiap orang, demikian juga cara mengorganisasinya.

 

3. Menginstall Contekan Mind Map Ke Dalam Pikiran Bawah Sadar

Untuk Membuat Mind map menjadi contekan, maka Mind Map perlu diinstall ke dalam pikiran, secara menyenangkan kita lakukan dengan teknik NLP. Tekniknya melibatkan imajinasi, santai saja, gampang kok!

  • Pertama-tama Anda perlu belajar relaksasi Tubuh dan Pikiran. Caranya mudah sekali, dalam kondisi duduk bersandar, niatkan dan ijinkan tubuh Anda menjadi rileks secara progresif. Apakah mulai dari kepala dulu, kemudian dilanjutkan secara bertahap pelan-pelan ke arah kaki, atau sebaliknya. Caranya dengan sengaja mengendorkan otot-otot Anda secara bertahap. Saat mengendurkan, sambil bayangkan bahwa otot-otot juga mulai mengendor. Sekaligus afirmasikan dalam hati, bahwa otot tersebut mengendor.
  • Misalkan, Anda mulai dari mengendurkan otot-otot mata, setelah Anda merasa otot mata mengendur, katakan dalam hati “Sedemikian rileksnya otot mata saya, sehingga sekalipun saya berusaha mencoba membukanya, namun semakin saya coba dibuka, semakin otot mata saya jadi rileks”. Saat Anda mendapati otot mata Anda tidak bisa dibuka, jangan merasa cemas dan takut. Itu tandanya Anda berhasil. Nanti, saat selesai semua langkah, tinggal Anda niatkan: “Pada hitungan ketiga sambil saya hembuskan nafas saya maka seluruh tubuh saya akan kembali normal seperti sebelumnya.”
  • Nah, sementara, ijinkan mata anda rileks sampai nggak bisa dibuka. Kemudian niatkan, “karena mata saya rileks nggak bisa dibuka, berarti saya juga bisa merilekskan bagian tubuh saya yang lain, hingga tidak bisa bergerak. Lakukan berturut-turut secara bertahap, sehingga semua otot di badan.
  • Setelah seluruh tubuh rileks, maka niatkan untuk merilekskan pikiran (otak), cara paling mudah adalah dengan membayangkan otak kita menjadi lebih sejuk. Anda juga boleh membayangkan pemandangan yang idah-indah dan menyenangkan. Nah, dalam kondisi sangat rileks seperti ini, pikiran akan mudah sekali untuk melakukan tugas imajinasi yang riil.
  • Ini tujuan kita yang sebenarnya : merilekskan pikiran! Dimulai dengan merilekskan tubuh, agar lebih mudah.
  • Setelah kita berhasil merilekskan pikiran, maka Anda perlu membuat tombol pemicu. Misal, “Setiap kali saya meniatkan ‘rileks pikiran…’, maka pikiran saya langsung rileks seperti ini tanpa alasan yang jelas”.
  • Nah, untuk memudahkan, lakukan saja hal diatas beberapa kali.
  • Untuk menghentikan proses relaksasi ini cukup gunakan niat “Pada hitungan ketiga sambil saya hembuskan nafas saya maka seluruh tubuh saya akan kembali normal dan bisa bergerak seperti sebelumnya.”

Well luar biasa!

Pada kondisi ini, akhirnya Anda bahkan bisa meniatkan merilekskan pikiran saja, tanpa merilekskan otot tubuh. Bahkan bisa dilakukan dalam kondisi mata terbuka. Silahkan dilakukan… Seru khan? Anda masuk dalam kondisi waking trance tanpa bantuan orang lain. Cukup dengan memicu dengan mengatakan dalam hati:  “Rileks Pikiran….”

Sekali Anda sudah dapat melakukan Riles pikiran dalam kondisi mata terbuka, maka Anda siap menginstal contekan dalam pikiran bawah sadar Anda / anak Anda.

  1. Masuki kondisi yang menyenangkan / pikirkan hal-hal yang menyenangkan.
  2. Picu anchor ‘Rileks Pikiran’ Anda.
  3. Buka mata, dan pandangi gambar contekan Mind Map (yang berwarna-warni) di depan Anda, dengan pandangan mata lembut.
  4. Rekam baik-baik gambaran contekan itu, dan setelah terekam dengan baik, imajinasikan gambar Mind Map itu di sisi sebelah kanan atas kepala Anda (posisi jika mata melirik ke kanan atas). Pastikan Anda bisa melihat dengan jelas gambar ini. Gunakan simbol dan warna-warni untuk mempermudah visualisasi Anda.
  5. Latih beberapa kali sehingga Anda benar-benar dengan mudah bisa mengimajinasikan. Jika awalnya Anda merasa kesulitan, maka Anda perlu menginvestasikan latihan rileksasi pikiran lagi, hingga masuk kondisi rileksasi yang cukup untuk visualisasi. Anda tidak perlu masuk ke somnambulisme (very deep trance). Anda cukup melatih saja kok. Banyak murid saya bisa melakukan langsung darilatihan 1 kali. Pada kondisi mata langsung terbuka.
  6. Setelah itu, dengan sengaja ijinkan gambar itu digeser ke sebelah kiri atas kepala kita. Posisi jika mata melirik ke kiri atas. Ijinkan gambar itu menetap di situ.
  7. Niatkan dalam hati : “Bawah sadar, tiap kali saya menginginkan bayangan gambar ini muncul, maka gambar ini muncul dengan sendirinya! Saya minta bawah sadar yang bertanggung jawab untuk memunculkan dan menghilangkan gambar ini, kapanpun saya inginkan”.

 

Nah,

Alangkah baiknya Anda latih dulu di Anda, lantas baru ajarkan ke anak Anda. Sekalipun, biasanya anak berlatih jauh lebih mudah dari orang dewasa.

Dadaaaaag jamuuuur,

Eh, dadaaaaag pingsan di UAN!

Seperti apa rasanya, saat anak Anda sudah siap secara materi ujian, berdasarkan ilmu yang mereka dapatkan dari Sekolah dan Bimbel, kemudian Anda bantu mendownload kisi-kisi UMPTN, mengupload kisi-kisi di pikiran, dan mengupload bayangan mental dari ringkasan Mind Map semua pelajaran. Bahkan Anda pun siapkan mental sukses anak Anda menggunakan NLP.

Tahu-tahu pengumuman lulusnya Anak Andapun telah lewat! Dan anak Anda telah lulus!!!.

Well….

Jadi apa yang segera Anda lihat, rasakan dan dengarkan, saat Anda mengetahui anak Anda lulus UAN?

 

The post Rahasia Membuat Contekan UAN Yang Legal 100% appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/rahasia-membuat-contekan-uan-yang-legal-100/feed/ 8
BelajarNLP di Film Negri 5 Menara http://www.ronnyfr.com/belajarnlp-di-film-negri-5-menara/ http://www.ronnyfr.com/belajarnlp-di-film-negri-5-menara/#comments Fri, 16 Mar 2012 00:23:54 +0000 http://ronnyfr.com/?p=769 Saya tahu bahwa saya bukanlah penggemar film yang maniak nonton, namun jika ada beberapa kawan merekomendasikan suatu film yang sama, maka saya memutuskan untuk nonton. Para praktisi NLP akan mengenali bahwa pengambilan keputusan saya dalam nonton film bersifat eksternal, dan perlu evidensi lebih dari satu kali. Ini menunjukkan kecenderungan yang  disebut sebagai Metaprogram Eksternal. Selepas{ Read More }

The post BelajarNLP di Film Negri 5 Menara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>

Saya tahu bahwa saya bukanlah penggemar film yang maniak nonton, namun jika ada beberapa kawan merekomendasikan suatu film yang sama, maka saya memutuskan untuk nonton. Para praktisi NLP akan mengenali bahwa pengambilan keputusan saya dalam nonton film bersifat eksternal, dan perlu evidensi lebih dari satu kali. Ini menunjukkan kecenderungan yang  disebut sebagai Metaprogram Eksternal.

Selepas pulang nonton bersamaanak saya: Aafia dan Aarief, menyisakan beberapa pembelajaran menyenangkan yang ingin saya share di sini. Yah, itung-itung sebagai modeling NLP.

 

1. Kekuatan Metafor.

– Saat menjelaskan “Man jadda wajada”, dengan menggunakan pedang karatan. Perumpamaan yang amat mengena, sangat visual.

– Saat proses jual beli kerbau, tangan masuk sarung: Kalau nggak masuk gelanggang, nggak akan ngerti rasanya.

 

Di sini kita belajar bahwa suatu metafora alias perumpamaan dapat dipergunakan untuk mengajarkan sesuatu secara lebih mengena.

Daripada hanya mengajarkan suatu pengetahuan saja, ajarkan sesuatu dengan perumpamaan yang relevan. Dan semakin visual suatu perumpamaan, maka semakin mudah diingat dan dimengerti.

Bagi pendidikan anak-anak, metafor akan semakin powerful, karena metafor dapat memberikan suatu visualisasi yang mempermudah pengertian, mengingat pengetahuan mereka masih sedikit.

Metafor yang baik adalah metafor yang genuine asli, (tidak basi) dan konteksnya selaras.

 

2. Kekuatan Anchor (tombol pemicu emosi dan memori)

– Saat penggunaan kata-kata “Man jadda wajada”, selalu memicu perasaan Tegar, Kuat, Sungguh-sungguh

– Saat lomba pidato agama dengan bahasa Inggris. Orang-orangan dari baju, menjadi anchor buat ingatan isi pidato dari Baso.

 

Anchor alias tombol pemicu, adalah suatu hal yang dapat membangkitkan memori atau membangkitkan respons otomatis dari bawah sadar untuk emosi tertentu.

Cara membuat anchor adalah, saat emosi yang diinginkan sudah cukup tinggi, maka segera buat anchor itu. Anchor yang baik adalah yang unik, presisi (stimulusnya harus sama, saat dibuat dan saat dipicu), serta memiliki efek asosiasi yang kuat.

Semboyan hidup, semacam man jadda wajada dapat menjadi anchor yang sangat kuat.

 

3. Reframing

– Saat mendapatkan undian bakal tampil terakhir dalam Pentas Seni.

Semula semua berpendapat: tampil terakhir itu jelek dan berat. Kemudian, salah satu mereframe: Tampil terakhir Bagus: jagoan selalu keluar yang terakhir.

 

Reframing adalah suatu ketrampilan mengubah makna atas suatu peristiwa.

Suatu peristiwa bisa saja dimaknai apa saja, bisa dimaknai secara TIDAK  memberdayakan, bisa pula dimaknai secara memberdayakan diri.

Film ini memberi contoh, untuk memilih sendiri makna : yang memberdayakan. Atas suatu peristiwa yang sama.

 

4. Natural Trance State

Saat mereka melihat menara dan awan-awan. Trance state yang alami dan dimanfaatkan untuk membuat Goal.

 

Natural Trance State, atau kondisi trance yang alamiah. Yakni kondisi dimana pikiran kita sedang receptive, saat faktor kritis secara almiah sedang tidak dominan.

Kondisi ini sangat bagus dipakai untuk melakukan Goal Setting, karena akan nancep di bawah sadar. Anda tidak memerlukan kemampuan hypnosis untuk bisa melakukan ihal ini. Cukup kenali saja, kapan kondisi ini muncul, maka segera lakukan Goal Setting.

Biasanya muncul : menjelang tidur, menjelangbangun tidur, dan saat melamun yang asyik.

 

Yup.

Ini sekedar catatan pendek untuk meng-apresiasi film nasional yang semakin bagus kualitasnya.

 

BRAVO!!!.

The post BelajarNLP di Film Negri 5 Menara appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/belajarnlp-di-film-negri-5-menara/feed/ 2
Rahasia Percaya Diri Instan http://www.ronnyfr.com/rahasia-percaya-diri-instan/ http://www.ronnyfr.com/rahasia-percaya-diri-instan/#comments Mon, 12 Mar 2012 01:19:32 +0000 http://ronnyfr.com/?p=764 KENAPA ORANG TIDAK PERCAYA DIRI? Mungkin Anda pernah  merasa pada suatu kondisi tiba-tiba kehilangan percaya diri tanpa sebab.  Semuanya awalnya biasa saja, namun saat tiba-tiba harus public speaking, kantas langsung grogy nggak keruan. Atau kalau public speaking sih justru malah pede habis, namun pas harus kenalan sama lawan jenis, langsung KO, hilang kepercayaan diri seolah{ Read More }

The post Rahasia Percaya Diri Instan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
KENAPA ORANG TIDAK PERCAYA DIRI?

Mungkin Anda pernah  merasa pada suatu kondisi tiba-tiba kehilangan percaya diri tanpa sebab.  Semuanya awalnya biasa saja, namun saat tiba-tiba harus public speaking, kantas langsung grogy nggak keruan.

Atau kalau public speaking sih justru malah pede habis, namun pas harus kenalan sama lawan jenis, langsung KO, hilang kepercayaan diri seolah kepala ingin ditelan bumi seperti burung onta.

Ada banyak kemungkinan mengapa seseorang tidak memiliki kepercayaan diri dalam suatu konteks. Misal, dalam berteman dia merasa oke-oke saja, dalam berkehidupan sosial juga lancar, dalam berbisnis dan bekerja tidak ada masalah. Namun giliran harus melakukan public speaking, ia tiba-tiba merasa kehilangan kepercayaan dirinya.

Diantara berbagai kemungkinan sebab orang tidak percaya diri. Berikut adalah beberapa yang biasanya menjadi sebab terutama:

  • Pemrograman yang keliru di masa kecil. Berbentuk sugesti kata-kata yang akhirnya nanceppp di pikiran seseorang.

Banyak orang tidak menyadari bahwa ia memiliki suatu stimulus yang melekat di bawah sadarnya semenjak lama, bisa dari kecil atau ketika remaja.

Misal, waktu kecil orang tuanya pernah menyatakan sesuatu seperti: orang yang botak kepalanya out kalau berpikir kritis. Nah, gara-gara omongannya orang tuanya itu, ia tiba-tiba punya belief di bawah sadarnya bahwa : “Pertanyaan yang diajukan oleh orang yang botak kepalanya, pasti sulit dijawab”.

Efeknya kemudian adalah, setiap kali ia hendak melakukan public speaking, dan ia melihat orang botak sebagai audience-nya, tanpa alasan yang jelas ia menjadi grogi dan tidak percaya diri.

Pemrograman yang keliru ini bisa berasal dari manapun. Misal, kakaknya sendiri yang pernah mengatakan : “Kamu sih kalau ngomong muter-muter gitu, pasti nanti kalau gede, orang pada bingung kalau mendengarkan kamu”.

  • Terpicunya suatu stimulus yang membuat diri menjadi down secara otomatis. Stimulus ini bisa mempengaruhi pikirannya, karena ia pernah memiliki suatu pengalaman yang buruk di masa lebih muda dan kemudian membekas di pikirannya.

Misal: ia pernah diejek teman sewaktu dia sedang maju di kelas waktu SD. Dimarahin oleh gurunya dengan cara yang menghina, gara-gara salah pengerjakan soal di depan kelas, dll.

Akhirnya, setiap kali mau berbicara di depan umum, ia tiba-tiba grogi secara nggak jelas.

  • Memiliki Inner Voice yang menyerang diri sendiri

Senang mencela diri sendiri dengan berbagai kalimat: “Saya bodoh”, “Saya kegendutan”, Saya nggak bisa”.

Untuk menjadi percaya diri, orang perlu mampu mengubah inner voice ini menjadi mendukung dirinya sendiri, bukan menyerang diri sendiri lagi.

 

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN INSTANT

Terdiri dari 2 aktivitas penting, yakni :

  1. Membangun percaya diri melalui Faktor Internal
  2. Membangun Kebiasaan Eksternal untuk memproyeksikan Kepercayaan Diri

 

A. MEMBANGUN PERCAYA DIRI MELALUI FAKTOR INTERNAL

  1. Membuang sumber tidak percaya diri
  • Buang inner voice yang menyerang diri, dengan cara membayangkan memiliki pesawat radio di pikiran kita. Imajinasikan bahwa inner voice yang mencela itu berasal dari salah satu stasiun radio yang negatif. Dan pindah ke saluran radio yang lebih membedayakan, seperti 103,4 DFM ini. Bayangkan Anda mengganti suara-suara itu dengan kalimat “Yes, I Can”, “Ini bisa dipelajari!”, “Saya semakin menguasai hal ini dari hari ke hari”, dan seterusnya. Lakukan pada saat mengantuk, menjelang mau tidur, saat dimana pikiran sangat programmable.
  • Hancurkan stimulus negatif yang mempengaruhi ketidakpercayaan diri, dengan cara “collapsing anchor”.

Dalam kondisi rileks, ingat-ingat suatu kondisi yang sangat lucu yang pernah Anda alami, kemudian selami perasaan lucu ini sampai kita semakin terpingkal-pingkal. Cara memperkuat bisa dilakukan dengan cara membayangkan gambaran peristiwanya semakin jelas atau semakin besar, suaranya diubah-ubah sehingga semakin lucu, dan wajah orang yang ada dalam pengalaman itu dibuat menjadi makin lucu.

Pada saat level kelucuan itu sudah meningkat secara luar biasa, buat suatu tombol penanda (anchor), misal dengan menekan bagian tubuh yang paling terasa perasaan lucunya itu (misal di perut) dengan 2 jari (misal jempol dan kelingking) sambil mengatakan : “Setiap kali perut ini saya tekan dengan 2 jari seperti ini, maka saya akan otomatis kembali merasa lucu seperti ini, bahkan berpuluh-puluh kali terasa lebih lucu tanpa alasan yang jelas”. Gerakan ini kita sebut sebagai anchor (jangkar penaut asosiasi), sehingga lain kali kita lakukan gerakan anchor ini, maka otomatis kita akan merasa lucu.

Kemudian, setelah itu, anchor tadi di tes efektifitasnya. Yakni, tanpa membayangkan apapun, kita lakukan gerakan tadi. Dan jika  kita tiba-tiba merasa lucu nggak keruan, maka anchor tadi telah berhasil.

Nah, pada saat kita merasa geli bukan kepalang ini, cepat-cepat bayangkan salah satu stimulus dimasa lalu yang sering membuat kita down (misal bayangan ejekan teman-teman SD). Dengan demikian, di dalam sistem neurologi kita terjadi kekacauan jalur syaraf yang terjadi, antara merasa nggak pede dan lucu luar biasa. Maka, rasa tidak pede ini akan collaps, dan hancur berantakan. Setelah selesai, lakukan testing. Dengan cara membayangkan peristiwa lama yang dulunya menyebabkan tidak pede itu. Anehnya, memori lama itu tidak akan pernah lagi bisa membangkitkan rasa down / tidak pede, alias memori itu menjadi netral.

Lakukan ini untuk menghancurkan seluruh stimulus negatif yang dimiliki seseorang yang menyebabkan ke tida pede-annya.

 

  1. Menginstall percaya diri

Mirip dengan komputer, kita bisa menginstall rasa pede ini kedalam diri seseorang. Tekniknya kali ini kita ambil yang mirip dengan teknik sebelumnya diatas, yang kita pakai untuk menghancurkan stimulus, tapi dengan tujuan berbeda.

  • Menginstall sumber daya pede.

Dalam kondisi rileks, ingat-ingat suatu kondisi dimana anda pernah pede. Boleh dalam konteks apapun, misalkan Anda jago menari, atau jago berenang, dimana dalam kondisi itu Anda sangat pede.

Kemudian selami perasaan pede ini sampai kita semakin merasa pede bukan main. Cara memperkuat bisa dilakukan dengan cara membayangkan gambaran peristiwanya semakin jelas atau semakin besar, suaranya diubah-ubah sehingga semakin mantap, dan perasaan pede itu dibuat menjalar ke seluruh tubuh menjadi semakin kuat dan semakin luas efeknya.

Pada saat level kepedean itu sudah meningkat secara luar biasa, buat suatu tombol penanda (anchor) seperti di atas, tapi dengan gerakan yang berbeda. Sambil mengatakan : “Setiap kali tanda ini saya lakukan seperti ini, maka saya akan otomatis kembali merasa pede luar biasa seperti ini, bahkan berpuluh-puluh kali terasa lebih pede tanpa alasan yang jelas”. Gerakan ini kita sebut sebagai anchor (jangkar penaut asosiasi), sehingga lain kali kita lakukan gerakan anchor ini, maka otomatis kita akan merasa super pede.

Kemudian, setelah itu, anchor tadi di tes efektifitasnya. Yakni, tanpa membayangkan apapun, kita lakukan gerakan tadi. Dan jika  kita tiba-tiba merasa pede nggak keruan, maka anchor tadi telah berhasil.

Nah, pada saat kita merasa super pede luar biasa ini, cepat-cepat bayangkan suatu kondisi di masa yang akan datang dimana kita perlu memiliki pede itu (misal dalam konteks public speaking). Lakukan keduanya secara bersamaan, sambil katakan “Setiap kali saya menghadapi dan melakukan public speaking, maka saya otomatis menjadi pede luar biasa, tanpa alasan yang jelas.”

Dengan demikian, di dalam sistem neurologi kita terjadi pencampuran jalur syaraf yang terjadi, antara merasa pede dan situasi yang akan datang.

Setelah selesai, lakukan testing. Dengan cara membayangkan peristiwa public speaking di masa yang akan datang.

Asyiknya, membayangkan seperti itu justru akan membangkitkan rasa super pede, alias kita menciptakan blue print memori yang amat powerful. Lakukan ini beberapa kali, untuk berbagai situasi public speaking yang akan kita alami.

Pada saatnya nanti, saat kita akan melakukan public speaking, asyiknya rasa pede ini akan muncul otomatis, tanpa perlu dipikirkan lagi. Anchornya sudah kita otomatisasi, sehingga tidak perlu dipicu lagi.

 

B. MEMBANGUN KEBIASAAN EKSTERNAL UNTUK MEMPROYEKSIKAN KEPERCAYAAN DIRI

Setelah Anda lakukan dengan lancar semua programming internal di atas, Anda akan mengalami suatu perubahan luar biasa dari sistem mental Anda yang menjadi lebih efektif dalam hal kepercayaan diri. Setelah itu, Anda bisa mulai bangun kebiasaan eksternal untuk memproyeksikan kepercayaan diri Anda.

Anda bisa mulai dengan membuat ukuran standart peningkatan diri berdasarkan self improvement, bukan standart berdasarkan kemampuan orang lain. Buat patokan, apa yang Anda sudah bisa dan yang belum bisa, kemudian, tentukan apa peningkatan yang ingin Anda lakukan. Dengan demikian Anda melakukannya secara fair, mengukur progres. Sangat tidak fair membandingkan diri Anda dengan orang lain yang sudah ertahun-tahun piawai dan percaya diri dalam suatu bidang.

Beberapa hal ini adalah kebiasaan baik yang perlu Anda lakukan untuk memproyeksikan kepercayaan diri Anda.

  1. Berkontribusi sosial : membiasakan diri berpendapat di berbagai forum dimanapun berada. Pilih mulai dari forum-forum yang ramah dan tidak beresiko finansial ataupun reputasi. Misal organisasi sosial, atau kemasyarakatan.
  2. Memproyeksikan kepercayaan diri saat berjalan, dengan cara:
    1. Berjalan tegak
    2. Tersenyum ramah pada orang yang Anda lintasi, sambil ucapkan selamat pagi / siang/sore.
    3. Membiasakan diri berkenalan dengan orang yang menarik perhatian Anda. Misal saat pesta, saat menunggu dokter, saat naik kendaraan umum. Lupakan mengenai penampilan diri Anda, fokus pada lawan bicara. Sibukkan diri Anda agar tidak mengkritisi diri sendiri dengan cara: secara ramah tanyakan ini itu, ingat dan buat asosiasi memori tentang diri orang itu.
    4. Memproyeksikan diri saat berbicara (public speaking) dengan cara:
      • Postur tubuh yang lebih tegak
      • Suara yang lebih perlahan dan mantap
      • Menatap mata audiens

Nah, itulah beberapa strategi rahasia yang paling yahud untuk memiliki kepercayaan diri dimanapun. Saat Anda putuskan untuk praktekkan dimanapun, Anda segera rasakan perubahan yang terjadi dalam hidup Anda.b

The post Rahasia Percaya Diri Instan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/rahasia-percaya-diri-instan/feed/ 9
Kejahatan gendam berbasis hypnosis http://www.ronnyfr.com/kejahatan-gendam-berbasis-hypnosis/ http://www.ronnyfr.com/kejahatan-gendam-berbasis-hypnosis/#respond Fri, 24 Feb 2012 07:52:36 +0000 http://ronnyfr.com/?p=753 Belakangan ini di media massa, berita penipuan dengan modus gendam atau sering disebut kejahatan hipnosis semakin marak dibicarakan. Mungkin diantara Anda penasaran, sebenarnya apakah gendam itu, apakah benar ada kejahatan hypnosis? Gendam adalah istilah yang salah kaprah untuk semua kejahatan penipuan yang tidak jelas bentuknya. Sering disamaratakan dengan hypnosis. Sebab, banyak yang meyakini bahwa penipuan{ Read More }

The post Kejahatan gendam berbasis hypnosis appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Belakangan ini di media massa, berita penipuan dengan modus gendam atau sering disebut kejahatan hipnosis semakin marak dibicarakan. Mungkin diantara Anda penasaran, sebenarnya apakah gendam itu, apakah benar ada kejahatan hypnosis?

Gendam adalah istilah yang salah kaprah untuk semua kejahatan penipuan yang tidak jelas bentuknya. Sering disamaratakan dengan hypnosis. Sebab, banyak yang meyakini bahwa penipuan gendam sama dengan hypnosis, sekalipun banyak pula pihak yang menganggap tidak.

Awalnya, istilah ilmu gendam ada di dalam cerita pewayangan di kisah Dewi Kunthi. Ia diberikan ajian gendam oleh gurunya, yang jika manteranya dirapal, siapapun yang dikehendaki bahkan sekalipun seorang dewa akan dapat dipanggil ke hadapan si pemilik gendam dan akan menuruti kehendaknya. Dengan berbekal ajian ini, Dewi Kunthi akhirnya hobby menyuruh dewa-dewa untuk mendatanginya dan menuruti kehendaknya untuk menghasilkan keturunanm yang kemudian menjadi Pandawa Lima itu.

Kelompok tradisional, percaya dan meyakini bahwa Gendam adalah merupakan ilmu gaib. Sedangkan sebagian praktisi hypnosis menganggap bahwa gendam itu tidak ada, semuanya sebenarnya hanyalah gejala hypnosis biasa.

Bahkan lucunya, banyak orang mengalami penipuan biasa saja, namun agar “keren”, mereka akan mengaku sebagai korban yang digendam atau dihypnosis. Misal ditipu melalui sms, atau telpon. Penipuan ini biasanya memanfaatkan rasa rakus dan keserakahan seseorang. Lantas karena malu menyadari kena tipu, dan menghindari kesan bahwa dirinya bodoh, maka ia mengaku saja dihipnosis. Nah, kalau digendam/hypnosis kesannya adalah diluar kemampuan dirinya untuk waspada.

Demikian pula kejahatan dengan pembiusan yang dilakukan di tempat umum / kendaraan, juga sering dianggap sebagai gendam / hypnosis. Padahal jelas-jelas itu menggunakan obat bius.

Terlepas dari benar tidaknya gendam itu ilmu gaib, maka kita hanya akan membahas cara menghindari gendam yang berbasis ilmu hypnosis.

Sedangkan untuk menghindari gendam yang jika benar berasal dari ilmu gaib, maka kita pakai pemikiran yang simple saja:

–       Dekatkan diri pada YME

–       Jangan percaya bahwa Anda bisa digendam.

 

KEJAHATAN GENDAM BERBASIS HYPNOSIS

Baik, sekarang kita fokus pada kejahatan gendam yang berbasis pada penggunaan hypnosis. Tentunya anda masih ingat bahwa definisi Hypnosis paling modern adalah : Ditembusnya bagian kritis dari pikiran, dan diterimanya suatu sugesti. Artinya jika Anda melakukan suatu proses tertentu yang dapat menembus Faktor Kritis dan sugesti Anda diterima, maka Anda sudah melakukan suatu proses hypnosis.

Nah, cara untuk menembus faktor kritis bisa bermacam-macam. Mulai dari iming-iming, ditakut-takuti atas suatu kecelakaan yang menimpa keluarga, pemutusan pola mendadak, teknik-teknik linguistik, sampai penggunaan metode hypnosis yang formal, dll.

 

PROSES HYPNOSIS

Biasanya pelaku gendam hypnosis menyukai tempat keramaian, dimana seorang bercakap-cakap akan kelihatan wajar. Mereka umumnya berpenampilan keren dan kadang-kadang strateginya menggunakan logat asing, sekalipun berbahasa Indonesia.

Ingat, hypnosis pada dasarnya bisa dilakukan kepada siapapun, namun seorang penjahat tentunya akan mencari korban yang paling mudah dihypnosis, supaya niatnya berjalan lancar dan tidak bertele-tele. Setelah menemukan calon korban yang cocok, kemudian penghipnotis akan mencari pintu masuk, untuk dapat menancapkan sugesti pada orang itu, agar percaya atas akal bulusnya.

Untuk menemukan calon korban yang mudah dihipnosis, biasanya pelaku kejahatan akan melakukan pengamatan terlebih dahulu. Ciri-ciri calon yang disukai untuk jadi korban antara lain:

–       Kelihatan merasa aman dan mudah diajak kenalan

–       Kelihatan bingung atau mudah dibuat bingung

–       Kelihatan dalam kondisi emosi sedang terganggu

Nah, setelah menemukan calon korban, maka ia akan melakukan pendekatan dan melakukan beberapa tes terselubung untuk melihat apakah calon korban memang merupakan orang yang cocok.

Banyak sekali cara melakukan pendekatan, awalnya tentu saja berkenalan. Bisa secara langsung, ataupun melalui orang lain (anteknya) yang akan mempromosikan kehebatan dirinya.

Setelah itu, melalui serangkaian tes tertentu, yang tujuannya melihat level sugestif si calon korban, ia akan memutuskan apakah calon ini layak dilanjutkan. Kemudian ia akan menggunakan cara-cara untuk membuat bingung korban. Misalkan dengan menukar uang asing dengan cara yang membingungkan. Memberitahu mengenai sanak keluarga ada yang sakit, dan lain-lain.

Saya tidak akan uraikan disini, kuatir menimbulkan insight bagi pembaca dari kalangan yang keliru. Namun di pelatihan secara detail kita tunjukkan bagaimana cara-cara membuat orang bingung. Termasuk penggunaan ilmu nested loop  dari NLP yang sangat luar biasa itu.

Setelah korban bingung, dan menjadi makin sugestif, akibat proses compounding suggestion itu. Maka pelaku segera melakukan proses akal busuknya, biasanya dengan teknik fake-exchange, penukaran palsu berbasis hukum reciprocal.

Proses kejahatan ini biasanya berlangsung dengan cepat sekali dan beruntun sehingga tidak memberikan kesempatan korban untuk mengakses Faktor Kritisnya. Tahu-tahu, ia ditinggal dalam kondisi masih bingung, dan saat sadar sudah kehilangan barang berharganya.

 

CARA MENGHINDARI

  1. Jangan biarkan diri anda bingung, kelihatan bingung, kelihatan sedih terutama saat di tempat umum.
  2. Jangan biarkan Anda kelihatan membawa barang berharga secara terang-terangan di muka umum, seolah dunia ini aman sentosa.
  3. Selalu hati-hati dan waspada dengan orang yang baru mengajak kenalan di tempat umum.
  4. Hindari pembicaraan yang mengarahkan Anda untuk fokus mengmati sesuatu (cincin, uang, kalung, dll)
  5. Jika ada yang menepuk pundak Anda, dan pura-pura kenal dengan Anda. Jangan hanya diam saja, dan bengong. Kalau berani, langsung balas tepuk. Atau tanyakan “Apa maksud Anda, siapa nama Anda? Sepertinya kita tidak kenal!” Jangan hanya membathin suatu pertanyaan. Ucapkan, pastikan Ana fokus pada dunia luar, bukan pada bathin Anda.
  6. Jangan mudah panik jika Anda mulai merasa masuk dalam pengaruh orang lain.
  7. Selalu pertanyakan apapun permintaan orang yang Anda duga sedang menghypnosis Anda. Misal: “Silahkan lihat fokus ke mata saya”. Tanyakan “Mata yang mana?” . Demikian seterusnya, pertanyakan apapun.
  8. Tinggalkan segera jika Anda merasa memang ia bukan kenalan Anda.

 

CARA MEMPROGRAM DIRI AGAR MEMILIKI HYPNOSIS SHIELD

 

Ada 3 cara untuk memiliki hypnosis shield, yakni tameng hypnosis. Tameng yang membuat Anda tidak bisa dihypnosis oleh orang yang tidak Anda kehendaki.

 

  1. Cara termudah, mintalah dibuatkan hypnosis shield oleh ahli hypnotherapist yang bersertifikat dan memiliki reputasi yang baik. Pastikan memiliki password khusus untuk bisa dihypnosis apabila Anda menghendaki.
  2. Lakukan sendiri dengan cara memprogram pikiran pada saat menjelang tidur (atau bangun tidur), lakukan dalam kondisi sangat rileks, dan saat sudah mulai mengantuk. Kondisi ini adalah kondisi yang sangat baik untuk sugesti diri. Lakukan dengan afirmasi. “Saya bisa keluar dari kondisi hypnosis apapun oleh siapapun, cukup dengan meniatkan menghitung 1,2,3 bangun!”
  3. Lakukan visualisasi pribadi, untuk mampu keluar dari kondisi hypnosis dari manapun. Dengan menciptakan simbol tertentu (anchor). Sehingga ini akan bisa dipakai ketika membutuhkan.

 

 

JIKA SUDAH TERLANJUR MASUK KONDISI HYPNOSIS

  1. Tenang saja, hindari panik.
  2. Fokus pada apapun yang diluar Anda / situasi eksternal:
    1. Kenali ada suara apa saja
    2. Lihat ada siapa saja
    3. Hitung kancing
    4. dll
    5. Sadari salah satu perasaan di kondisi fisik Anda, misal sadari perasaan di jempol kaki kiri. Kemudian gerak-gerakkan dari gerakan bagian tubuh kecil ini, kemudian ikuti ke bagian yang lebih besar.
    6. Katakan dalam hati program hypnosis shield Anda.

 

Demikian, saat Anda mulai terapkan hal diatas. Maka Anda dapat menghindarkan diri dari situasi hypnosis yang tidak Anda inginkan. Namun apabila Anda merasa membutuhkan suatu terapi khusus atau pelatihan untuk Anda atau karyawan Anda agar terhindar dari gendam hypnosis ini, silahkan hubungi nomer telpon di menu Kontak diatas.

Nah, sebagai penutup. Saya ingin menegaskan bahwa sekalipun hypnosis bisa dipakai untuk kejahatan. Namun sebenarnya hypnosis jauh lebih banyak manfaatnya untuk kebaikan. Seperti pemrograman piiran untuk sukses, untuk keluar dari perilaku buruk tertentu, untuk kepercayaan diri, dan lain-lain.

 

The post Kejahatan gendam berbasis hypnosis appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/kejahatan-gendam-berbasis-hypnosis/feed/ 0
Kenapa Perlu Memaafkan? http://www.ronnyfr.com/kenapa-perlu-memaafkan/ http://www.ronnyfr.com/kenapa-perlu-memaafkan/#comments Fri, 24 Feb 2012 06:51:19 +0000 http://ronnyfr.com/?p=745 Sambil Anda meereguk nikmat dari Tuhan di hari  yang penuh kelimpahan rizki dan kesehatan ini, silahkan Anda baca sharing saya kali ini mengenai: Apa Manfaat Memaafkan, dan apa ruginya kalau tidak memaafkan? Agak berbeda dari biasanya, saya menuliskan dalam point-point yang sederhana tapi sangat-sangat powerful manfaatnya. Silahkan jika Anda mau pakai dalam terapi Anda. Kalimat-kalimat{ Read More }

The post Kenapa Perlu Memaafkan? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Sambil Anda meereguk nikmat dari Tuhan di hari  yang penuh kelimpahan rizki dan kesehatan ini, silahkan Anda baca sharing saya kali ini mengenai: Apa Manfaat Memaafkan, dan apa ruginya kalau tidak memaafkan?

Agak berbeda dari biasanya, saya menuliskan dalam point-point yang sederhana tapi sangat-sangat powerful manfaatnya.

Silahkan jika Anda mau pakai dalam terapi Anda. Kalimat-kalimat dibawah ini boleh Anda masukkan dalam sugesti Hypnosis ataupun cara NLP juga. Bahasanya sudah saya susun menggunakan hypnotic language pattern, jadi tinggal di imbuhkan langsung saja dalam sugesti Anda.

  • Sudahkah Anda sadari bahwa Memaafkan seperti membuang virus berbahaya dari hati. Siapa yang Anda Maafkan hari ini?
  • Memaafkan membuat tubuh kita dipenuhi kebesaran hati & kasih & menjadi lahan subur untuk datangnya lebih banyak kasih.
  • Memaafkan itu penting untuk kesehatan jiwa kita. Sikap tegas terhadap yang dimaafkan juga sama penting.
  • Saya dulu juga sulit Memaafkan , sampai akhirnya saya tahu, bhw mendaki gunung kesuksesan lebih enteng TANPA bawa beban!
  • Memaafkan adalah amal termudah: Anda TIDAK “keluarkan apa-apa”. Lihat, di jalan raya banyak yang bisa dimaafkan. Ya khan?
  • Karena Memaafkan adalah = memberi. Maka pasti kita dapat balasan berlipat2. Semua agama bilang begitu khan.
  • Saat Anda Memberi Sedekah, Anda TIDAK ingin Orang Lain tahu, karena jadi riya’. Nah, saat Anda memaafkan? Sama! Orang lain tidak perlu tahu.
  • Memaafkan adalah Urusan di DALAM HATI diri kita, bukan Urusan ‘mau dikatakan atau tidak’.
  • Saat Anda putuskan Memaafkan seseorang, Anda TIDAK harus memberi tahu ybs. Memaafkan adalah Soal internal Anda.
  • Memaafkan adalah soal internal kita. Tidak berarti bhw Anda mengijinkan ia berbuat lg pd Anda.
  • Jika ada rasa sulit Memaafkan Org Lain, disebabkan kita BELUM maafkan diri: Kenapa saya dulu bodoh sekali? Segera maafkan DIRI.
  • Ingat lagi: Memaafkan orang lain tidak berarti Anda mengijinkan orang itu melakukannya berbuat lagi.
  • Tidak Memaafkan berarti memendam Amarah, sehingga jiwa penuh EMOSI Negatif. Ibarat logam berkarat. Karat = Ion Negatif.
  • Memaafkan orang lain TIDAK berarti Anda harus berteman baik lg dgn orang yg Anda maafkan.
  • Apa ‘balas dendam’ terbaik pada orang yang menyakiti kita? Balas habis2an dengan #Memaafkan secara diam2.
  • Anda SUDAH Memaafkan tp ingin Org itu mengerti perasaan kita? Utk apa? Itu hanya membuat kita gak jadi memaafkan.
  • Memaafkan tidak perlu menunggu Iedul Fitri / Hari Besar lain. Sekarang juga, siapa saja yang Anda maafkan setelah Diri sendiri?
  • Orang2 yang diliput dendam krn TDK suka Memaafkan, menjadi tengil, karena TAKUT disakiti. Hatinya ‘ringkih’ pada kata2 Orang Lain.
  • Jika TDK ingin pelihara monster perusak jiwa di mental kita Maka saatnya sekarang lepaskan & hapus dendam & amarah
  • Yang PALING PENTING dipahami bhw Memaafkan adlh PILIHAN ANDA, bukan soal skill. Juga sedikit dipengaruhi Kecerdasan 🙂
  • Kenapa Memaafkan berkaitan dengan kecerdasan? Krn UntungRuginya jelas: Kesehatan Fisik, Spiritual, Mental, dll.
  • Memaafkan bukanlah berarti Anda kalah! Memaafkan justru berarti Anda memenangkan Ego, Besar Hati. Lebih Menang Dewasa!
  • Org sering sulit Memaafkan krn bayangan pernah disakiti masih terus hadir. Membuat takut terulang lagi jk memaafkan.
  • Cara termudah buang bayang2 kebencian utk Memaafkan adlh dg gabungan NLP/Hypno/Sedona : Ubah rekaman memory kita.
  • Niat Memaafkan dgn sepenuh hati, mudah sekali dilakukan, hanya dengan memanfaatkan Kegiatan Rutin sehari2.
    • Memaafkan 1: Contoh kegiatan harian : setiap nafas yang keluar, saya membuang hawa benci dr dalam diriku.
    • Memaafkan 2: Contoh kegiatan harian : setiap masuk rumah, semua kebencian tertinggal keluar & menguap ke alam.
    • Memaafkan 3: Contoh kegiatan harian : setiap buang air, sy juga membuang kebencian saya.
    • Memaafkan 4: Contoh kegiatan harian: tiap langkahku meninggalkan rasa benci tertinggal keluar dariku
    • Memaafkan 5: Contoh kegiatan harian : saat naik mobil, sangkutkan & tinggalkan kebencian dipepohonan pinggir jalan
    • Memaafkan 6: Contoh kegiatan harian : saat naik meludah, niatkan rasa dendam dan marah ikut terbuang keluar
    • Memaafkan 7: Contoh kegiatan harian : saat mandi, sekaligus saya menggosok & menanggalkan kemarahanku luntur keluar
    • Memaafkan 8: Contoh kegiatan harian : saat potong kuku/rambut, niatkan buang “tajamnya penderitaan’ yg pernah ada
    • Memaafkan 9: Contoh kegiatan harian : saat sembuh dr luka fisik, buang koreng = buang luka & sakit hati.
    • Memaafkan 10: Contoh kegiatan harian : setiap minum air putih, niatkan membersihkan hati dari benci & marah.
  • Lakukan 10 Kegiatan Harian Memaafkan yg mudah sekali itu. Sebagai langkah awal LET IT GO.
  • Setiap lakukan itu, ijinkan diri u/ HAYATI & RASAKAN bhw kebencian / marah / kesakitan itu “keluar” pada saat Memaafkan
  • Sementara diri Anda men-DETOX tubuh & mental dg 10 kegiatan Memaafkan itu, sadari bhw hidup terasa lbh ringan & indah
  • Jk masih diperlukan, ada teknik tambahan : Mental House Cleaning ‘ala NLP untuk Memaafkan
    • Mental House Cleaning 1: Sebelum tidur BAYANGKAN botol dan masukkan kebencian kesitu. Tutup, buang ke laut. Sambil niatkan untuk Memaafkan
    • Mental House Cleaning 2: Bangun tidur BAYANGKAN whiteboard & tulis kemarahan Anda, hapus & bakar ke matahari. Sambil niatkan untuk Memaafkan
    • Mental House Cleaning 3: Bersedekah dg niat “ikhlas melepaskan harta = Tuhan mencuci hati dr benci” . Sambil niatkan untuk Memaafkan
  • Semua 10 Kegiatan Memaafkan diatas tmsk Mental House Cleaning, tidak ada yg sulit. Mudah, tp POWERFULL. Do it now!
  • Sementara Anda mulai Praktekkan Memaafkan sekarang, Anda bisa kunjungi www.BelajarNLP.com utk info NLP. Get A Happy Life!

Sementara Anda putuskan untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain, maka Anda akan segera alami hari-hari yang penuh kelegaan dan jiwa yang terasa lebih ringan untuk menuuuju sukses

Salam damai…

The post Kenapa Perlu Memaafkan? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/kenapa-perlu-memaafkan/feed/ 2
Cara Menghindarkan Bahaya Highway Hypnosis saat menyetir http://www.ronnyfr.com/cara-menghindarkan-bahaya-highway-hypnosis-saat-menyetir/ http://www.ronnyfr.com/cara-menghindarkan-bahaya-highway-hypnosis-saat-menyetir/#respond Mon, 30 Jan 2012 03:49:23 +0000 http://ronnyfr.com/?p=668 Pernahkah Anda mengalami kondisi berbahaya saat sedang menyetir di jalan, dimana Anda tiba-tiba kaget seperti sedang bangun tidur, dan menyadari bahwa Anda sedang menyetir? Kondisi ini sangat berbahaya, sebab, kalau orang yang menyetir tidak bisa mengkontrol kendaraannya, maka itu bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan, seperti tabrakan, tergelincir ke pinggir dan sebagainya. Kondisi berbahaya, artinya{ Read More }

The post Cara Menghindarkan Bahaya Highway Hypnosis saat menyetir appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Pernahkah Anda mengalami kondisi berbahaya saat sedang menyetir di jalan, dimana Anda tiba-tiba kaget seperti sedang bangun tidur, dan menyadari bahwa Anda sedang menyetir? Kondisi ini sangat berbahaya, sebab, kalau orang yang menyetir tidak bisa mengkontrol kendaraannya, maka itu bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan, seperti tabrakan, tergelincir ke pinggir dan sebagainya.

Kondisi berbahaya, artinya bisa membahayakan di pengemudi maupun orang-orang yang sedang di sekitar pengemudi, termasuk di jalan raya sekitarnya.  Tentu saja masih kental di ingatan kita, saat membaca kasus Tabrakan Maut Xenia di Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat. Afriyani Susanti, perempuan yang menyetir Xenia itu, diduga menggunakan  Narkoba lain, saat mengemudi dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak kerumunan orang, dan 9 diantaranya tewas.

Jika benar, bahwa Afriyani Susanti itu menggunakan Narkoba, maka kejadian itu menjadi masuk akal. Kita serahkan saja kasus ini pada yang berwenang, untuk menginvestigasi kebenaran kasus ini. Sampai saat tulisan ini diturunkan, masih banyak tanda tanya seputaran ksus tabrakan maut itu.

Menurut Reed Berry, (America’s Safe Driving Expert), ada beberapa situasi berbahaya saat mengemudi seperti : mabuk / fly, mengantuk, dan highway hypnosis (hypnosis jalan tol). Dan tulisan ini, akan khusus membahas kondisi highway hypnosis, yang merupakan salah satu kondisi mental yang paling berbahaya saat seseorang mengemudi. Sengaja saya memilih kondisi highway hypnosis ini, karena jarang sekali yang membahas.

Highway hypnosis adalah suatu kondisi hypnosis alamiah yang terjadi saat seseorang sedang menyetir di jalan tol, dan perhatiannya terserap sepenuhnya ke satu hal. Artinya ia mengalamai lack of mental stimulation (stimulasi mental yang kurang), misal jalanan sepi. Karena ia terlalu lama fokus di satu hal, misalkan memperhatikan garis putih di tengah-tengah jalan selama berkilo-kilo meter, kemudian tubuh yang rileks, sehingga ia masuk kondisi hypnosis tanpa disadari. Akibatnya, ia menjadi melupakan bahwa ia sedang menyetir, mengalami disorientasi, bahkan lupa sedang berjalan dalam kecepatan tinggi.

Mungkin Anda pernah mengalami, saat mengendarai jarak jauh di tol. Anda melupakan 1 km, 10 km, bahkan 20 km perjalanan terakhir. Tahu-tahu sudah sampai dekat pintu exit tujuan Anda.

Kondisi ini biasa terjadi jika jalan tol sedang sepi, seperti di malam hari, ataupun memang sedang jarang ada kendaraan lain yang lewat. Sehingga, pengemudi mendapatkan sedikit sekali stimulasi yang merangsang inderanya untuk aktif. Akibatnya, ia akan memandang lurus-lurus ke tengah jalan dalam waktu berlama-lama.

Selain itu, kondisi ini biasanya juga terjadi saat seseorang sedang menyetir sendirian, dimana ia merasa tidak ada yang dapat dilakukan, sehingga memilih untuk memandang lurus kedepan selama berjam-jam seperti orang melamun.

 

Bahaya Highway Hypnosis

Kondisi ini jelas berbahaya, karena saat berjalan di tol dengan kecepatan tinggi, maka segala sesuatu bisa terjadi dengan cepat, dan membutuhkan respon yang cepat pula. Padahal dalam kondisi highway hypnosis itu, orang yang mengalami sedang dalam kondisi rileks dan fokus ke hal tertentu, sehingga bisa terlambat untuk merespon. Misal, ada kendaraan secara tiba-tiba menyalip atau pindah lajur, binatang lari melintas, lampu yang menyorot secara tiba-tiba, klakson keras dari belakang, dan lain-lain.

 

Cara terhindar dari Highway Hypnosis

Beberapa hal ini amat sederhana, namun amat powerful untuk dilakukan sebagai cara menghindari Highway Hypnosis. Terutama jika sedang menyetir sendirian atau jalanan tol sepi, intinya adalah tetap membuat indra dan mental sibuk, dan tidak membiarkannya pasif. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Jangan mendengarkan lagu yang sama berulang-ulang.
  2. Jangan mendengarkan lagu dengan irama monoton
  3. Jangan mendengarkan lagu dengan irama yang membuat rileks
  4. Dengarkan lagu yang berbeda-beda dan pilih irama yang cukup rancak dan mengaktivasi pikiran.
  5. Ikut bernyanyi saat mendengarkan lagu di kaset / radio.
  6. Jangan melamun, atau menghayalkan sesuatu
  7. Jangan fokus di satu hal di depan, yang menyebabkan fiksasi perhatian, misal memperhatikan garis putih pembagi ruas jalan terus menerus.
  8. Jaga agar mata Anda tetap aktif dengan cara secara sengaja melihat ke segala sesuatu untuk diperhatikan. Tentunya dengan tetap menlihat ke depan. Misal: melihat lampu, melihat penanda lalu lintas, melihat tanda jarak pembatas Km di pinggir tol, melihat gerak mobil lain, dan lain-lainnya.
  9. Hindari duduk yang terlalu ngelonjor saat menyetir. Upayakan duduk dengan punggung dan kepala ditegakkan.
  10. 10. Jika merasa suah terlalu capek, berhenti di pos pemberhentian, cuci muka dengan air, minum air putih yang banyak, istirahat sebentar, gerakkan badan dengan senam-senam kecil, terutama seputar leher.

Demikianlah, dengan memperhatikan hal-hal diatas, insya Alloh kita akan terhindar dari bahaya highway hypnosis.

Salam cermat, safety driving…

The post Cara Menghindarkan Bahaya Highway Hypnosis saat menyetir appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/cara-menghindarkan-bahaya-highway-hypnosis-saat-menyetir/feed/ 0
Mengapa perlu 7 hari untuk sertifikasi Licensed NLP Practitioner? http://www.ronnyfr.com/syarat-syarat-ketrampilan-seorang-untuk-disertifikasi-sebagai-nlp-practitioner/ http://www.ronnyfr.com/syarat-syarat-ketrampilan-seorang-untuk-disertifikasi-sebagai-nlp-practitioner/#comments Wed, 21 Dec 2011 03:14:02 +0000 http://ronnyfr.com/?p=618 Karena banyak yang ingin tahu mengapa diperlukan waktu 7 hari untuk belajarNLP sehingga dapat disertifikasi sebagai Licensed NLP Practitioner, maka artikel ini ditulis di Blog ini, supaya tidak perlu membahas berkali-kali dan dapat dijadikan salah bahan pertimbangan pemikiran. Tulisan ini murni membahas mengenai bagaimana kami melakukan pelatihan Licensed NLP Practitioner, dan sama sekali tidak ada{ Read More }

The post Mengapa perlu 7 hari untuk sertifikasi Licensed NLP Practitioner? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Karena banyak yang ingin tahu mengapa diperlukan waktu 7 hari untuk belajarNLP sehingga dapat disertifikasi sebagai Licensed NLP Practitioner, maka artikel ini ditulis di Blog ini, supaya tidak perlu membahas berkali-kali dan dapat dijadikan salah bahan pertimbangan pemikiran.

Tulisan ini murni membahas mengenai bagaimana kami melakukan pelatihan Licensed NLP Practitioner, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan bagaimana orang lain melakukannya. Sebab, tentunya setiap orang memiliki caranya sendiri-sendiri. Saya menghargai setiap approach, tentunya punya dasar pemikiran sendiri-sendiri yang berbeda. Tulisan ini adalah bertujuan untuk memaparkan metodology dan jumlah waktu yang kami lakukan dalam pelatihan Licensed NLP Practitioner, sekaligus menjawab rasa ingin tahu dari orang-orang yang terus menanyakan kepada kami. Simple saja, akan terlihat bahwa waktu 7 hari dalam pelatihan Licensed NLP Practitioner bukanlah di ada-adakan, atau dibuat sengaja dilama-lamakan. Setiap menit demikian berharga, tidak ada yang tersia-siakan. Pada saat Anda memahami ilustrasi perhitungan metodology dan sistematika, Anda akan bisa menilai, bahwa tidak ada waktu yang terbuang percuma.

Sudah dimahfumi dari namanya, bagi kami Pelatihan Licensed NLP Practitioner adalah pelatihan menjadi praktisi, yakni untuk membuat seorang menjadi mampu mempraktekkan. Tentunya bagi kami tidak cukup hanya membuat peserta MENGERTI mengenai NLP, namun harus menguasai ketrampilan-ketrampilan standart, teknik-teknik, konsep NLP, dan memiliki kemampuan untuk MEMANFAATKAN-nya secara tepat dan benar.

Diawal perkembangannya, Sertifikasi NLP diajarkan oleh Richard Bandler dan John Grinder dengan format 21 hari. Waktu itu, karena masih menggunakan teknik mengajar yang tersedia waktu itu, dan untuk memenuhi syarat minimal standardisasi waktu pelaksanaan suatu sertifikasi di USA waktu itu. Seiring dengan proses modeling yang kian mengental, dan ditemukannya berbagai teknik mengajar ala NLP yang lebih canggih, maka pelatihan bisa diringkas menjadi 7 hari. Bisa dibayangkan, meringkas 21 hari menjadi 7 hari rasanya sudah sedemikian bombastis ya, bahkan nyaris sulit dipercaya…

Proses meringkas waktu pelatihan NLP yang dilakukan oleh Richard secara luar biasa ini, dideskripsikan oleh Paul McKenna (salah satu Licensed Master Trainer NLP) sebagai berikut:

So we decided to start again from “a clean slate” – reconstruct how to deliver the practitioner, remove some of the “mistakes of personal history” which Richard speaks about but most importantly to ensure that the material is delivered using the best methods and latest applications of NLP technology available.

 

ESENSI TRAINING ADALAH MENGURAIKAN KATA BENDA MENJADI ‘PROSES ASLINYA’

Sewaktu Richard dan John memodel tokoh-tokoh ekselen seperti Virginia Satir dan Milton Erickson, kedua tokoh yang dimodel itu senantiasa menekankan pentingnya rapport dalam proses terapi. Sayangnya, Satir dan Erickson tidak pernah menjelaskan BAGAIMANA tepatnya PROSES mendapatkan rapport, dan bagaimana kita mengetahui apakah kondisi rapport sudah diperoleh. Rapport adalah kata benda abstrak (nominalisasi), untuk bisa melakukannya kita perlu menguraikan bagaimana prosesnya untuk sampai pada kondisi rapport itu.

Menjelaskan pada orang Jakarta dimana letak kota Bandung, seperti apa kondisi kota Bandung, tidak serta merta membuat orang itu sampai ke kota Bandung.  Perlu dijelaskan jalan mana yang musti ditempuh, alias proses bagaimana agar orang itu sampai ke sana. Bahkan jika perlu diajari secara langsung langkah demi langkahnya. Misal beli tiket kereta dimana, bagaimana caranya, bagaimana menggunakan tiket itu, seperti apa suasana kereta, bagaimana setelah keluar dari stasiun dan seterusnya.

Richard dan John, dalam memodel kedua tokoh itu, mereka ini melakukan proses analisis dan kemudian menemukan elemen-elemen dasar behavior, serta bagaimana elemen itu dilakukan secara berurutan. Disusunlah menjadi suatu model yang komprehensif dan integratif, yang sekarang dikenal sebagai istilah modeling dalam NLP.

Akibat proses modeling ini, saat ini kita jadi tahu cara meniru suatu keunggulan dengan cara menyamakan tindakan elementer dan proses urutannya sehingga sampai kesana. Misal, saat akan membangun rapport, sekarang kita tahu,  bahwa kegiatan rapport itu esensinya adalah membangun “kesamaan”. Dimana setelah terjadi kesamaan maka kedua belah pihak akan mengalami “in sync” alias sinkron. Kesamaan bisa dibangun melalui urutan proses menyamakan beberapa hal: fisiologi: yang dilakukan dengan proses mirroring, cross mirroring, dan matching. Kesamaan juga bisa dilakukan di level Model Dunia, seperti menyamakan belief, value, predikat, metaprogram, dan lain-lain. Demikian pula menyamakan di level micro behavior, seperti micro muscle mirroring, menamakan nafas, menyamakan kedipan mata, dan seterusnya.

Nah, disinilah…. Dalam sebuah training, ketika saya akan megajarkan rapport, maka saya tidak cukup hanya mengatakan “Kita harus membangun rapport dengan Klien”, dan lantas saya merasa telah cukup mengajarkan mengenai cara mendapatkan dan membangun rapport. Sudah jelas khan, kami perlu membimbing trainee mempelajari elemen-elemen prilaku dan urut-urutan proses untuk membawa pada ketrampilan rapport sehingga bisa mempraktekkannya.

Sip markosip, well mardowell, good marsigood, top markotop!

Dari penjelasan diatas, sekarang kita sudah sama-sama tahu, bahwa bahkan hanya untuk mengajarkan satu kata : “Rapport” saja, diperlukan kira-kira berapa lama untuk menguasainya? Apakah cukup 15 menit? Mari kita lihat…

 

GAMBAR LEBIH BESAR

Semua sudah tahu, di pelatihan Licensed NLP Practitioner dipelajari berbagai hal, mulai dari konsep dasar, sikap ideal, alat-alat modeling elementer (tools) dan berbagai teknik-teknik siap pakai.

Nah, kita mau menghitung waktu nih, misalkan hanya menghitung waktu untuk belajar TEKNIK siap pakainya saja. Biasanya, di dalam standart pelatihan Licensed NLP Practitioner diajarkan 8 teknik: Belief Change Patterns, Fast Phobia Cure,  Circle of Excellence, Swish Pattern, Visual Squash Pattern, 6 Steps Reframing (Parts Integration), Disney’s Strategies, dan dan Time Line Application. Ya khan?

Oke, yuk kita hitung, berapa waktu dibutuhkan untuk menjelaskan masing-masing teknik ini sehingga orang MAMPU mempraktekkannya dengan benar dan tepat? 5 menit? 10 menit? 1 jam?

Bagaimana kalau kita menggunakan pola pikir seorang Licensed NLP Trainer untuk mengetahui hal itu? Di tangan Trainer yang benar-benar tersertifikasi dan menguasai teknik pengajaran conscious-unconscious, pola-pola NLP diajarkan melalui sistematika yang hati-hati disusun, melibatkan framing materi yang menyeluruh dari materi, demonstrasi suatu tools dan teknik secara akurat, latihan yang diawasi dan umpan balik serta sesi diskusi.

Intinya, ia akan membuka kanal pikiran peserta dengan format urutan pemikiran yang disebut sebagai Bernice McCarthy 4-Mat System. Dimulai dengan urutan  Why dan What yang akan dituangkan dalam langkah pertama yakni Framing.

Pertama ia akan melakukan framing untuk memberikan dasar-dasar yang kuat, kenapa teknik ini perlu dipelajari dan dikuasai. Ia akan menjelaskan dengan mengawali melalui  mungkin kisah nested loop, stacking reality atau barangkali sekedar suatu metafora sehari-hari yang biasa saja. Ini penting, agar terjadi proses instalasi bawah sadar, untuk membuat bawah sadar memiliki pemicu otomatis, sehingga di kemudian hari saat diperlukan oleh Praktisi itu, maka teknik ini nantinya dapat muncul otomatis ke permukaan.

Framing ini juga akan memberikan suatu konteks di level “What?”, dengan memberikan suatu batu pijakan, agar di neurological level si trainee memiliki landasan di level realitas: baik level Environment, Level Behavior, maupun level Capability.

Well, berapa lama waktu yang dibutuhkan trainer untuk itu ya?

Langkah Kedua, trainer akan memberikan suatu demonstrasi bagaimana teknik ini dilakukan. Mulai dari memilih siapa subject (trainee) yang paling tepat untuk melakukan demonstrasi. Men-setting situasi demo, mengajukan pertanyaan tertentu untuk mempresisikan hasil, menunjukkan dengan baik bagaimana teknik dilakukan, memastikan langkah dilakukan dengan benar, menggunakan language pattern yang memberdayakan, dan melakukan suatu future pacing dan kemudian menunjukkan suatu langkah exit yang ekologis. Dalam 4-mat system ini disebut sebagai “How”.

Kemudian jika diperlukan, ia akan melakukan Postframing, untuk membingkai ulang demo tadi, sehingga menjadi benar-benar proporsional dan tepat. Ingat, kadang-kadang suatu demo, tidak berjalan secara “bersih”, karena ternyata “problem” yang dialami oleh si Klien cukup rumit, sehingga harus ada ‘langkah ekstra’. Nah, si Trainer, perlu bisa membersihkan kejelasan ‘langkah ekstra’ ini dalam post-framing.

Well berapa lama seluruh waktu yang dibutuhkan ya?

Langkah ketiga, agar proses how bisa menjadi masuk di level “muscle awareness” ataupun “muscle memory”, maka ia akan meminta peserta untuk mempraktekkannya. Kadang, ia akan mendisain suatu bentuk latihan ‘dyad’ (bergantian berdua), atau ‘triad’ (bergantian bertiga, dimana salah satu menjadi Meta Person), sehingga ketiga Perceptual Position menjadi dialami oleh setiap diri peserta. Tiap trainer berlisensi pasti tahu, beberapa hal yang menjadi pertimbangan pemilihan metode ini.

Well, melalui supervisi langsung berkeliling ataupun menggunakan peripheral vision, maka si Trainer akan mengawasi berlangsungnya kegiatan latihan ini. Kadang, trainer akan mengaktifkan suatu kondisi yang disebut “Speed Down – Time Distortion”, dimana ia memprogram dirinya agar masuk dalam Deep Trance Phenomena secara waking, sehingga ia merasa akan mengalami semua hal secara laaaaambaaaat. Dalam kondisi ini, setiap hal bisa dimonitor dengan mudah. Teknik ini dapat dipelajari dengan mudah di pelatihan Licensed Master Practitioner of NLP.

Menggunakan ketrampilan DHE (Design Human Engineering) yang sudah dipelajarinya, ia akan membuat catatan dalam halusinasinya, diletakkan di lokasi tertentu dari grid mentalnya dia. Sehingga ia punya catatan apa saja yang pelu dibahas dalam sesi tanya jawab dan feedback nantinya.

Wow, berapa lama dibutuhkan dalam proses ini semua?

Setelah itu di langkah ke 4 , ia akan membuka kanal tanya jawab, memenuhi format terakhir yang disebut Mc Carty sebagai “What If”. Peserta diberikan pancingan untuk bertanya, dan jawaban diberikan dengan meng-address neurological level secara cerdas.

Sebelum si trainer menjawab, ia akan mencermati banyak hal dari behavior si penanya, beberapa diantaranya adalah: apa belief yang mendasari pertanyaan itu, presuposisi apa yang ada di balik pertanyaan, apa intensi positif dari pertanyaan itu, pelanggaran metamodel apa yang dilakukan (untuk tahu model dunia dan limitasi diri apa yang terjadi), berada di Neuro Logical Level mana isi pertanyaan itu, dan apa Outcome si penanya. Tentunya tidak usah dikatakan lagi, ia akan mencermati body languagenya, eye eccesing cues, predicate, metaprogram dan lain-lainnya, Anda mungkin sudah tahu hal yang ini juga khan…

Berdasarkan peta situasi diatas, si trainer akan menjawab pertanyaan si trainee. Dan tentunya sebelumnya si Trainer sudah menginstall ‘state of patience’ yang luar biasa… Barulah jawaban diucapkan, dengan suatu niat  untuk menyampaikan dalam kondisi clean language, atau sebaliknya, justru ia akan menutilisasi jawaban dengan cara di frame dengan pola bahasa tertentu untuk outcome tertentu.

Well, berapa banyak pertanyaan akan muncul dan berapa lama ya diperlukan waktu untuk menjawab?

Seringkali, sesuai tujuan dari pelatihan praktisi, maka akan diikuti langkah berikutnya untuk membangun konteks yang benar-benar kuat di level dunia riil, dengan cara memberikan kesempatan Elaborasi berbentuk diskusi kelompok untuk penerapan sehari-hari. Diskusi kelompok ini akan saling memperkaya pesertanya, jika misalkan sekelompok adalah 5 orang, maka akan muncul minimal 5 konteks yang berbeda dari tiap anggota kelompok ini sehingga menghasilkan insight-insight segar di masing-masing peserta. Jika masih ada waktu, diminta sharing di kelas, apakah ada hal/temuan menarik yang ditemukan dalam dalam diskusi kelompok.

Well, berapa waktu diperlukan untuk 5 orang memberikan pendapat dalam diskusi kelompok?

Nah, jadi melalui pengendapan tertentu saat pengalaman belajar di pelatihan Licensed NLP Practitioner di ruang pelatihan, melihat demo, mempraktekkan sendiri, mengajukan pertanyaan dan mendengarkan jawaban serta elaborasi, maka trainee memiliki waktu untuk menyelami lebih dalam suatu pola-pola yang mendasari, proses dan keterampilan NLP sehingga memiliki gambaran dan rencana penerapan diaplikasikan di dunia nyata.

Oke deh, yuk kita ringkas: Jadi tepatnya berapa waktu yang diperlukan untuk menguasai 8 Teknik NLP itu. Ingat, ini baru ngomongin Teknik saja, belum yang lain….

Berdasarkan pemaparan diatas tdak sulit Anda membayangkan bahwa dibutuhkan waktu sebagai berikut:

  • Framing : 5 – 15 menit.
  • Demo & post framing  : 15 – 30 menit
  • Latihan antar peserta : 30 menit (jika dyad), 45 menit (jika Triad)
  • Tanya Jawab : 15 – 30 menit
  • Elaborasi/Diskusi kelompok : 15 – 30 menit.

Well, jadi setiap satu Teknik memerlukan waktu sekitar 2 jam, sehingga peserta mendapatkan manfaat terbanyak dari pembelajaran. Dengan demikian, untuk menguasai & mampu mempraktekkan 8 teknik NLP, maka SUDAH diperlukan waktu 16 jam, alias 2 hari pelatihan (sehari 8 jam optimal). Nah, Anda pasti masih ingat, NLP Practitioner adalah pelatihan “menjadi praktisi” bukan pelatihan “menjadi mengerti”.

Lha, mungkin Anda jadi teringat dan bertanya-tanya sendiri… Apakah isi dari Pelatihan Licensed NLP Practitioner hanyalah pengajaran dari 8 teknik NLP saja?

 

RAHASIA DIBALIK TEKNIK NLP

Contoh perhitungan matematika diatas bisa dielaborasi lebih dalam, apakah hanya diperlukan 5 tahap itu saja, maka dipastikan suatu teknik aplikatif NLP sudah bisa dikuasai dengan mudah? Benarkah suatu teknik bisa dikuasai dengan baik dalam 2 jam dengan baik dan tepat?

Jawabnya tentu saja bisa!

Dan…. dengan catatan…

Jika elemen-elemen tools yang mendasari teknik juga sudah dikuasai dengan baik oleh si Praktisi.

Lho apa maksudnya?

Gini lho, manusia itu khan bukan benda mati. Bukan seperti tali rafia yang bisa dipotong-potong seenaknya, ditekak-tekuk, dilipat, di “untel-untel” sesuka kita. Varian yang muncul dalam suatu aplikasi teknik mental pada diri manusia bisa saja memenuhi suatu hitungan permutasi matematis yang dahsyat.

Permutasi Matematis?

Bingung?

Sabar dulu, bingung artinya pingin tahu tapi ilmu dan sumber daya belum cukup.

Ikuti saja dulu.

Mari kita simulasikan: Misal Anda dihadapan seorang trainer NLP, dan ia sedang mengajarkan satu Teknik Fast Phobia Cure. Apakah mengamati caranya, mendengarkan uraiannya, mencobanya dan berdiskusi sudah cukup menjadikannya bisa? Apakah tidak diperlukan berbagai prasyarat-prasyarat lain?

Meniru mentah-mentah apa yang dilakukan trainer saat mendemokan Teknik, hanya akan membatasi trainee dalam konteks apa yang dilihatnya dalam suatu demo saja. Nanti mampunya ya cuman itu.

Jadi apa sebenarnya prasyarat-prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang praktisi supaya bisa mampu menjadi seorang “Wizard”? Nah, Anda perlu menguasai dasar-dasar modeling NLP dengan baik, sehingga saat belajar Teknik, semua jadi smooth….. Apa saja itu:

  • Saat belajar melakukan teknik tertentu, misal Fast Phobia Cue, maka ini mensyaratkan Anda mampu melakukan teknik membangun rapport dengan Klien, yang dibangun melalui teknik pacing, baik pacing fisiologis, pacing model dunia maupun pacing unconscious. Berapa waktu Anda perlukan untuk menguasai ketiga teknik pacing ini?
    • Pacing fisiologis, berarti Anda perlu menguasai dan berlatih mirroring, di level macro muscle. Berapa waktu yang Anda pelukan untuk menguasai ini semua?
    • Pacing unconscious, sebenarnya agar  bersinggungan dengan point diatas, namun yang dipacing adalah behavior yang lebih unconscious, seperti nafas, dan micro muscle movement.
    • Pacing model dunia, berarti Anda perlu menguasai dan berlatih mengenali berbagai “behavior structure” seperti Representational System (VAKOG), Preferred System, Predicate, >25 jenis submodalities, 10 jenis metaprogram,  dan lain-lain. Berapa waktu yang Anda pelukan untuk menguasai MASING-MASING ini semua?
  • Dalam membangun rapport dan melakukan pacing, maka Anda perlu mengerti kapan suatu tindakan Leading bisa mulai dilakukan, berarti Anda harus belajar teknik Kalibrasi. Yakni membaca/mengukur kondisi fisiologis untuk mengetahui dan mengukur kondisi internalnya. Mengerti ilmu kalibrasi, berarti bisa membaca macro and micro muscle movement, juga mempelajari Eye Accesing Cues. Apa pengetahuan yang harus Anda miliki mengenai kalibrasi? Berapa lamaya waktu yang diperlukan kita saat belajar kalibrasi?
  • Ohya, agar jago kalibrasi, Anda harus punya indera yang jeli, alias menigkatkan sensory acuity. Apa yang perlu Anda lakukan agar ketajaman indera Anda membaik, latihan apa yang perlu Anda kuasai? Berapa lama diperlukan untuk belajar latihan ini? Well, pastinya Anda bisa hitung sendiri waktunya, ingat Anda punya 5 indera…
  • Terkadang Kien datang dengan pola pikir yang amat tidak memberdayakan diri, maka Anda perlu mengemas ulang pola pikirnya agar lebih memberdayakan, maka Anda perlu belajar 2 teknik reframing: context dan content (meaning).
  • Well, ternyata mendengarkan kisah si Klien tidak langsung membuat  seorang praktisi langsung mengerti: dimana “letak masalahnya”? Maka Anda perlu menguasai ilmu yang disebut neuro-logical level (NLL). Dengan demikian, Anda langsung paham, dilevel mana suatu masalah itu berada, sehingga saat merencanakan intervensi kita tidak menembakkan amunisi ke lahan yang salah. Waduh, berapa lama waktu yang kita perlukanuntuk belajar praktek menggunakan NLL?
  • Kalau kondisi pikiran dan mental (mind) si Klien ternyata tidak tepat untuk melaksanakan suatu proses perubahan, maka kita perlu menghentikan proses mentalnya dengan teknik pattern interrupt, dan mengarahkan ke arah state of mind lain yang lebih memberdayakan. Proses mengarahkan dan membangkitkan state ini disebut  “state elicitation”. Jelas praktisioner perlu menguasai ini. Berapa lama ya diperlukan untuk belajar?
  • Yuk, lanjut. Kadang state tertentu yang sudah kita elicit itu, mungkin akan diperlukan lagi kelak. Hanya saja,  kita tidak mau buang-buang waktu lagi nanti kalau pas dipelukan harus mengulang semua proses membangkitkan ulang state ini. Nah, disini kita perlu belajar teknik memicu instan suatu state yang sudah pernah dibangkitkan. Yak benar, ilmunya namanya anchor dan anchoring. Bahkan perlu belajar ngutak atik anchor ini, mulai dari cara men-set anchor, cara mengubahknya melalui sistem geser (sliding), cara memperkuat dengan menumpuk-numpuk (layering / stacking), cara merusak suatu anchor (collapsing), dan lain-lain. Wiiiii, berapa lama waktunya yah, mempelajari skill ini agar mampu yah?
  • Nah, ternyata oh ternyata, saat mendengarkan si Klien menceritakan “problem”nya, kita juga bisa mengenali urutan-urutan proses mental yang dialaminya, dengan mendengarkan bagaimana urutan-urutan representational system yang dipergunakan, melalui penggunaan predikat dan gerakan mata (eye accesing cues) yang dilakukan oleh si Klien. Sistematika ini, di NLP disebut “strategy”, cara pengungkapannya disebut strategy elicitation. Nah, saat strategy si Klien sudah terelicit, sebenarnya kita menjadi mudah sekali mengenali bagaimana ‘struktur dan proses’ dari apa yang disebut suatu ‘problem’ oleh si Klien. Mengenali sistematika ini, memudahkan Anda untuk memutuskan, di tahap mana, suatu langkah akan di interupsi, di ubah arah, di reframe, di collaps anchor atau diapakan kek…?, sesuai dengan kepiawaian Anda dan outcome si Klien.
  • Eits tunggu dulu, kadang dalam mengelicit strategy si Klien itu, kita mendapati struktur yang lebih dalam dan elementer yang disebut dengan submodality. Misal kita mendengar kata: “Masalah saya berat sekali menimpa saya, seperti nempel di dada saya sulit untuk dilepaskan”. Jika si praktisi sudah menguasai submodality, maka ia tahu, ada indikasi elemen submodality apa disitu? Dan apa yang bisa dilakukan olehnya? Apakah ia akan mencari kontrasnya dengan membandingkan dengan emosi yang berlawawanan sehingga ketemu drivernya, ataukah ia akan mengutak-atik nilai dari submodality secara langsung, untuk melihat efeknya? Lha, berapa lama diperlukan untuk menguasai ilmu submodality dan kutak-kutiknya ini?
  • Jika masih terasa sulit, maka Praktisi akan mengeluarkan jurus Omni Directional Chunking (ODC) yang ia miliki, sehingga ia bisa mentracking logika yang dipakai oleh si Klien, dan bisa menggiringnya secara elegan. Berapa waktu yang diperlukan mempelajari sistem canggih ini?
  • Saat mempraktekkan ODC, maka ia akan mengenali saat Klien mengungkapkan “problemnya” secara tidak jelas, penggunaan bahasa-bahasa yang dipenuhi dengan distorsi, generalisasi dan penghapusan. Maka, ia akan melakukan proses pengumpulan informasi yag diperlukan dengan ilmu elegan Meta Model. Bahkan, kepiawaiannya, bisa menggunakan Meta Model sebagai tools untuk membantu mengendorkan Model Dunia Klien yang terbelenggu. Ada sekitar 13 varian pelanggaran Meta Model yang perlu dikenali dan diklarifikasi. Berapa waktu yang diperlukan untuk belajar ini? 13 Pola Pelanggaran Meta Model, Indikasi Pelanggaran, Challenge yang Anda ajukan, dan Respon yang boleh Anda harapkan untuk muncul.
  • Ohya, mustinya di bagian lebih awal saya sebutkan, bahwa seorang Praktisi perlu bisa mengungkapkan goal yang jelas dari si Klien, kenapa ia datang kepada Anda? Goal yang jelas ini disebut sebagai Wellformed Outcome. Jika Goal si Klien tidak jelas, maka Anda perlu melakukan proses information gathering dan klarifikasi dengan Meta Model tadi. Ada minimal 5 Kondisi yang diperlukan agar suatu goal memenuhi WFO. Ohya, WFO, juga bisa dipakai untuk membantu diri si Praktisi untuk membuat ia mencapai goal-goal pribadinya. Waaaah berapa lama lagi ini waktunya diperlukan untuk belajar dan menguasainya?
  • Mengawal suatu proses change work tidak boleh asal-asalan, praktisioner tidak boleh keliru dalam memberikan sugesti. Ingat, setiap kata yang dipilih, bisa memiliki efek sugestif. Keliru, bisa berakibat fatal… Nah, untuk itu, praktisi perlu menguasai ilmu linguistic berkekuatan sugestif, alias Hypnotic Language Pattern yang sering disebut sebagai Milton Model. Nah, ada berapa banyak Milton Model yang dipelajari dalam NLP Practitioner ini? Yang jelas, ada banyak: sebut saja semua gejala Meta Model jika dibalik maka menghasilkan efek sugestif, maka dari sini sudah disumbang 13 pola sugestif dengan melanggar Meta Model. Ditambah lagi pola-pola  Presuposisi Linguistik, ada sekitar 7. Indirect Elicitation Patterns ada sekitar 6 termasuk didalamnya ada 4 sub-pola ambigu, selain itu semua masih ditambah 2 pola metaforik. Jadi ada sekitar 32 pola Hypnotic Language Patterns, wiiiiiiiih berapa lama diperlukan seseorang untuk belajar menguasai dengan baik 32 Pola Hypnotic, mengerti, dan mampu menggunakannya?
  • Lanjut…. Ada lho, klien yang “problem”nya itu hidup di masa lalu, ada pula yang kesulitan menghayati masa kini, atau memiliki persoalan dengan masa depan, dan sebagainya. Dengan mengetahui cara seorang Klien mengelola waktu dalam pkirannya, akan mempermudah Praktisi dalam membantunya. Konsep ini dikenal dengan nama Time Line. Mempelajari cara mengelicit time line, cara menggunakan time line dalam intervensi, akan mempermudah praktisi untuk membantu seorang Klien keluar dari Problem atau mendapatkan kebahagiaan lebih dalam hidupnya. Berapa lama waktu diperlukan yah?
  • Masih sehubungan dengan konsep time line maka seorng praktisi akan memstikan agar suatu proses perubahan (yang memberdayakan) akan bisa secara otomatis terjadi dan teraktivasi di masa depan. Dengan menguasai teknik anchor yang dikombinasikan dengan teknik ‘future pacing’, maka hal ini bisa mudah dilalakukan.
  • Wah, kok sudah banyak… Padahal masih panjang nih… Baiklah, tambah satu ya…? Menguasai Presuposisi NLP! Pada saat seorang praktisi mengerti, dan bersedia mengakuisisi Presuposisi NLP sebagai suatu belief baginya, maka seluruh teknik dalam NLP menjadi gampang.. pang. pang… Ada 8 macam Presuposisi NLP yang paling mendasar. Berapa lama mengerti dan mengakuisisinya?

 

Ooooooh, jadi rupanya, untuk bisa menguasai 8 Teknik NLP yang diajarkan di Pelatihan Licensed NLP Practitioner, maka Anda otomatis dibantu untuk mempelajari pula seluruh point diatas sebagai prasyaratya? Berarti Pelatihan NLP Practitioner yang mengajarkan seluruh point di atas, adalah yang sedang melatih Anda menjadi modeler sejati. Anda tidak akan dibiarkan untuk sekedar ngerti Teknik NLP.

Lha, lantas berapa lama waktu total untuk mempelajari SEMUA hal di atas?

Nah, padahal masih banyak lagi yang belum sempat saya tuliskan disini lho…

Ha?

Memangnya masih banyak lagi yang perlu dikuasai agar  menguasai 8 teknik NLP bisa dikuasi dengan tepat?

Ya dong… Sebut saja: PS-DS, Associate-Dissociate, Analog Digital, Overlapping Predicate, Translating Predicate, TOTE, Positive Intention, Berbagai macam teknik Trance Work, Ideo Motor Signal, Deep Structure, Surface Structure, dll. Atau Anda lihat saja list berikut ini: Standar kualifikasi ketrampilan seorang praktisi NLP, biarlah istilah-istilahnya tetap saya tuliskan dalam bahasa Inggris:

  • Behavioral integration of the basic presuppositions of NLP:
  • Rapport Establishment & Maintenance
  • Verbal & Nonverbal Pacing & Leading
  • Verbal and Nonverbal Elicitation of Responses
  • Calibrating through Sensory Experience
  • Representational Systems (Sensory Predicates and Accessing Cues)
  • Milton Model, Meta Model
  • Elicitation of Well-Formed Goals, Direction, and Present State
  • Overlapping and Translating Representational Systems
  • Eliciting, Installing & Utilizing Anchors in all sensory systems
  • Ability To Shift Consciousness
  • Submodalities (utilizing including Timelines, Belief Change, Swish Patterns, etc.)
  • Omni Directional Chunking
  • Accessing and Building Resources
  • Content & Context Reframing
  • Creating & Utilizing Metaphors
  • Strategy Detection, Elicitation, Utilization, And Installation
  • Demonstration of Flexibility of Behavior and Attitude

Benar, untuk sekedar mengerti hal-hal itu secara garis besar, mungkin hanya dibutuhkan beberapa jam saja. Sedangkan untuk mampu mempraktekkan semua dan memanfaatkannya, tentunya harus dilatih dalam suasana kelas dan penuh supervisi dari trainer yang berpengalaman tinggi dan menguasai bidangnya. Mendapatkan feedback alias umpan balik yang proporsional dan tepat dan sebagainya.

Dari  beberapa kali mengikuti kelas NLP Practitioner di luar negeri, dari berbagai trainer yang mengusung NLP dengan berbeda approach, saya dapat merasakan bahwa 7 hari adalah jumlah yang paling pas untuk membuat peserta memiliki kesempatan belajar secara proporsional.

TEKNIK v.s. MODELING

Yang kadang tidak langsung disadari, namun dirasakan manfaatnya adalah: dengan melalui pembelajaran NLP selama 7 hari, dan mengusai seluruh “prasyarat-prasyarat” keahlian yang perlu dimiliki untuk menguasai suatu Teknik, maka Anda sudah belajar menjadi modeler. Yakni seseorang yang mampu untuk melakukan modeling suatu keunggulan.

Sejumlah detail diatas, yang saya label sementara dengan kata “prasyarat”, tidak lain tidak bukan adalah tools dalam NLP untuk melakukan modeling. Yakni elemen-elemen dasar dari suatu behavior, yang merupakan penyususn suatu prilaku. Ibarat dalam teknik memasak, maka point-point itu adalah seperti elemen kegiatan: belajar mengenali bahan, mengenali bumbu, jenis-jenis pisau, cara-cara mengiris, cara mencampur, cara menggoreng, cara menumis, cara menghidupkan kompor, dan lain-lain. Ingat, dalam suatu resep masakan, biasanya sudah diasumsikan bahwa Anda sudah menguasai prasyarat elemen itu: dianggap sudah bisa menghidupkan kompor, tahu jenis pisau, cara mengiris dan lain-lain.

Nah, sekarang semakin mudah dipahami, bahwa dalam mempersiapkan seorang trainee menjadi seorang Licensed NLP Practitioner, kami mengajarkannyatidak hanya teknik-teknik NLP siap pakai saja, namun Anda sedang disiapkan dan dilatih agar bisa mempraktekkan proses modeling. Misalkan, Anda melihat anak teman Anda kok jago matematika, maka melalui pengamatan, ngobrol, atau teknik-teknik lainnya, berbasis “prasyarat-prasyarat” diatas, Anda akan dapat mengenali bagaimana anak itu melakukan keunggulan dalam  matematika itu. Kemudian, Anda tinggal memodel dan menduplikasikan ke anak Anda sendiri. Menarik khan?

Semoga tulisan ini menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dan rasa ingin tahu dari berbagai pihak, kenapa diperlukan waktu 7 hari untuk mensertifikasi Licensed NLP Practitioner.

Walaupun design pelatihan ini sudah dibuat dengan sangat baik dan penuh kehati-hatian, pelaksanaan  proses dilakukan dengan teknologi mental yang paling mutakhir, dan menjadikan setiap waktu dalam pelatihan Licensed NLP Practitioner ini demikian bernilai, kita semua tahu bahwa pada akhirnya tanggung jawab dari individu untuk terus mempraktekkannya yang akan membuatnya menjadi piawai. Poin utamanya adalah, setiap waktu dalam pelatihan sungguh bernilai, waktu 7 hari adalah demikian padat materi, tidak ada waktu terbuang percuma. Semua ketrampilan yang diajarkan adalah esensial dan tidak ada materi yang di ada-adakan biar kelihatan padat atau bagaimana.

Sangat sering kita mendengar peserta mengomentari  di hari ke 7 “Waaaah, kok rasanya cepat sekali yah? Rasanya baru kemarin pagi dimulai”. Itulah, tanda-tanda terjadinya time distortion, sesuatu yang asyik dan dinikmati, meskipun 7 hari, rasanya cuman sekejap. Anda bisa baca testimonias mereka di www.BelajarNLP.com

Jadi, setelah Anda tahu bahwa 7 hari adalah waktu yang benar-benar pas untuk belajarNLP dan menguasai prakteknya, so bergembiralah!….. Apabila saat ini Anda sudah mulai berkenalan dan bersentuhan dengan NLP:  Selamat! Sekarang Anda tahu, apa yang perlu dan baiknya Anda teruskan untuk belajar lebih lengkap menjadi Licensed NLP Practitioner.

The post Mengapa perlu 7 hari untuk sertifikasi Licensed NLP Practitioner? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/syarat-syarat-ketrampilan-seorang-untuk-disertifikasi-sebagai-nlp-practitioner/feed/ 23
Istilah NLP dalam Bahasa Inggris http://www.ronnyfr.com/istilah-nlp-dalam-bahasa-inggris/ http://www.ronnyfr.com/istilah-nlp-dalam-bahasa-inggris/#respond Wed, 21 Dec 2011 02:09:42 +0000 http://ronnyfr.com/?p=605 Sering dalam pelatihan saya ditanya, kenapa istilah-istilah NLP dalam Bahasa Inggris, selain dijelaskan artinya, namun kok tetap dipertahankan penggunaan istilahnya dalam bahasa Inggris…? Saya teringat, bahwa mengerti istilah NLP dalam kata-kata aslinya yang berbahasa Inggris memiliki sejumlah keuntungan: Dengan mudah melanjutkan pembelajaran ke sumber-sumber yang berbahasa Inggris, yang lebih banyak dan lebih luas wilayahnya. Misalkan,{ Read More }

The post Istilah NLP dalam Bahasa Inggris appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Sering dalam pelatihan saya ditanya, kenapa istilah-istilah NLP dalam Bahasa Inggris, selain dijelaskan artinya, namun kok tetap dipertahankan penggunaan istilahnya dalam bahasa Inggris…?

Saya teringat, bahwa mengerti istilah NLP dalam kata-kata aslinya yang berbahasa Inggris memiliki sejumlah keuntungan:

  1. Dengan mudah melanjutkan pembelajaran ke sumber-sumber yang berbahasa Inggris, yang lebih banyak dan lebih luas wilayahnya. Misalkan, buku-buku, website, ataupun video-video.
  2. Mengerti bagaimana suatu Hypnotic Language Pattern bisa terjadi secara gramatikal maupun leksikal. Sehingga kita daat mengadaptasikannya sendiri ke dalam bahasa Indonesia yang membumi. Contoh, mempelajari bagaimana phonological ambiguity atau syntaxtic ambiguity dibentuk dalam bahasa Inggris, membuat kita bisa mencari sendiri hal-hal itu dalam bahasa Indonesia.
  3. Membuat seseorang tidak tergantung pada tafsir -yang kadang keliru, atau terlalu kontekstual- dari orang yang “meriwayatkan” istilah itu padanya. Dalam beberapa buku terjemahan, istilah sering diterjemahkan secara salah total. misal istilah “state” diterjemahkan sebagai “negara bagian”. Atau istilah “mind” diterjemahkan sebagai “alam” atau “pikiran”, padahal pengertiannya lebih dari itu.
  4. Menjadi contoh orang yang mengatasi belenggu diri: Tidak terbelenggu & beralasan bahwa Bahasa Inggris itu sulit.
  5. dan masih ada lagi…

 

So, alangkah baiknya, kita menghindarkan diri dari mengatakan: “Mengerti istilah-istilah NLP dlm bahasa Inggris itu nggak ada gunanya”, sebab, bisa-bisa pendengar akan mengartikan bahwa sebenarnya kita sedang membuka aib diri sendiri, bahwa kita tak mampu menarik “guna” alias “manfaat” dari hal itu…

 

The post Istilah NLP dalam Bahasa Inggris appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/istilah-nlp-dalam-bahasa-inggris/feed/ 0
SMS Jackpot, sejenis modus “Mirip2 Penipuan” yang tidak bisa dibuktikan sebagai penipuan http://www.ronnyfr.com/sms-jackpot-sejenis-modus-mirip2-penipuan-yang-tidak-bisa-dibuktikan-sebagai-penipuan/ http://www.ronnyfr.com/sms-jackpot-sejenis-modus-mirip2-penipuan-yang-tidak-bisa-dibuktikan-sebagai-penipuan/#comments Sun, 11 Sep 2011 15:41:29 +0000 http://ronnyfr.com/?p=599 Ada yang pernah terima SMS yang isinya meminta Anda untuk transfer uang ke orang2 ini?   – L*** Anggraeta, Norek BRI: 3096-0100-****-50* – D**** Irwanto, Norek BRI : 4081-0100-****-50* – H**** Sofyandi, Norek BRI: 1158-0100-****-50* – H***anto R, Norek BRI : 0796-0100-****-50*   Mereka pura2 kirim SMS. Minta transfer uang. Saya yakin ini di broadcast{ Read More }

The post SMS Jackpot, sejenis modus “Mirip2 Penipuan” yang tidak bisa dibuktikan sebagai penipuan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>

Ada yang pernah terima SMS yang isinya meminta Anda untuk transfer uang ke orang2 ini?

 

– L*** Anggraeta, Norek BRI: 3096-0100-****-50*

– D**** Irwanto, Norek BRI : 4081-0100-****-50*

– H**** Sofyandi, Norek BRI: 1158-0100-****-50*

– H***anto R, Norek BRI : 0796-0100-****-50*

 

Mereka pura2 kirim SMS. Minta transfer uang.

Saya yakin ini di broadcast ke banyak sekali orang.

Setidaknya, saya, istri saya, dan bbrp teman saya menerima SMS itu.

 

Isi SMS-nya, seolah minta agar transfer uangnya ke nomer rekening a/n mereka saja.

Ini kalimatnya :

 

“Tolong kirim saja uangnya ke BRI a/n ……., nomer rekening ……… Kalau sudah ditransfer, segera SMS ke nomer ini: ……..”

 

atau

 

“Tolong uang untuk pembayaran Di Transfer Ke Rekening Ini Saja. BRI No Rek : ……….. Nama: …….. Tolong SMS Saja kalau sudah Transfer. Thanks.

 

Well,

Linguistiknya itu lho,

Linguistic ini berkekuatan hypnosis halus yg disalahgunakan.

Ini memenuhi hukum-hukum Covert Hypnosis

Karena kalimatnya bisa mengakibatkan TDS (Trance Derivational Search, sejenis efek hypnosis yg terjadi akibat proses linguistik)

 

Bayangkan, jika seseorang pas saat itu, sedang SMS an atau baru saja berbicara melalui telpon atau bertemu dg rekannya, dan berencana akan transfer uang ke rekannya itu.

Nah, bisa2 akibat SMS itu, mereka berpikir (TDS) bahwa rekannya minta transfernya dipindah ke rekening orang2 itu.

 

Jadi ini SMS berbasis “luck”. Atau saya sebut sebagai SMS Jackpot!

Nyebar ribuan begini, siapa tahu nyangkut, pas ketemu orang yang agak kurang pintar dan percaya ini dari temannya. Pas! Klop!

 

Dalam NLP, ini menggunakan Pola Kata Hypnosis: Lack Of Referential Index, Simple Deletion, dll.

Dalam Hukum Persuasion, menggunakan Nama yang terlihat Asli, atau memang Nama Asli, dan Bank yang reputable, membuat peningkatan Nilai Kepercayaan. Sehingga akan lebih dipercaya.

 

Itulah hebatnya,

Mereka berani pakai Nama dan Nomer Rekening lho!

Berarti kalau pas transfer khan keluar nama mereka…

Artinya mereka ‘mungkin’ terdaftar beneran di bank itu.

 

Namun, ngeselinnya…

Jika dipersoalkan dalam hukum, mereka memang bisa ngeles, bahwa ini memang bukan penipuan, cuman salah kirim SMS.

Lha wong tidak ada kalimat apapun dalam SMS itu yang bisa dibuktikan sebagai penipuan.

Dilaporkan sebagai delik penipuan tidak bisa diproses. Lha, kalimat mana yang menipu?

Jadi pelakunya pasti cerdas, berpengetahuan hukum dan linguistik.

 

Meskipun, tetap saja kita bisa menanyakan ke mereka: Kalau salah SMS kok ke banyak orang…?

 

 

So

Hati2 my friend.

BRI juga perlu waspada, dari keempat orang ini, semua pakai BRI. Atau, setidaknya mereka “mencatut” nama bank BRI.

 

Semoga berguna

The post SMS Jackpot, sejenis modus “Mirip2 Penipuan” yang tidak bisa dibuktikan sebagai penipuan appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/sms-jackpot-sejenis-modus-mirip2-penipuan-yang-tidak-bisa-dibuktikan-sebagai-penipuan/feed/ 3
Terapi Part Ala NLP http://www.ronnyfr.com/terapi-part-ala-nlp/ http://www.ronnyfr.com/terapi-part-ala-nlp/#respond Sun, 21 Aug 2011 02:16:09 +0000 http://ronnyfr.com/?p=610 Terapi Part ‘ala NLP: “Ngono yo ngono, ngona-ngono, ning ojo ngono” (Ungkapan Bahasa Jawa untuk : “Begitu ya begitu, begita-begitu, tapi mbok ya jangan begitu”).   Terapi Part (1) Keberadaan tiap parts, senantiasa punya intensi positif (niat baik). Kendati parts itu nampak seolah sdg konflik, berseteru, saling menghajar, mengganjal, atau tdk selaras. Praktisi NLP akan{ Read More }

The post Terapi Part Ala NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Terapi Part ‘ala NLP: “Ngono yo ngono, ngona-ngono, ning ojo ngono” (Ungkapan Bahasa Jawa untuk : “Begitu ya begitu, begita-begitu, tapi mbok ya jangan begitu”).

 

Terapi Part (1)

Keberadaan tiap parts, senantiasa punya intensi positif (niat baik).

Kendati parts itu nampak seolah sdg konflik, berseteru, saling menghajar, mengganjal, atau tdk selaras. Praktisi NLP akan melakukan mediasi mll suatu proses chunk-up mengetahui level logika diatasnya, shg ketemu dgn intensi positif masing2.

Melalui pertanyaan : “Apa yg membuat behavior itu mjd penting?”.

 

Terapi Part (2)

Saat seluruh pihak selesai di-chunk-up, umumnya diperoleh situasi bhw intensi positif-nya ternyata selaras atau kurang lebih sama, namun behaviornya yg tidak saling ekologis.

Di level logika ini, mediasi lebih mudah dilakukan, krn intensi positifnya sdh terungkap.

Inilah ide dibalik presuposisi bahwa : People aren’t their behavior. digabung dgn presuposisi : Every behavior has a positive intention, at least in particular context.

 

Terapi Part (3)

Dalam level organisasi, bisnis atau tim. Mk kita, atau kelompok kita adalah “parts” dr sistem yg lebih luas itu.

Mk jk kita merasa ada konflik dgn pihak lain, mk tanyakan pd diri sendiri dulu ke hati nurani: “Apa yg membuat behaviorku ini penting?” kmdn, tanyakan pula: “Apa niat baik dibelakang behavior itu, sehingga dilakukan mrk?”

Di level ini, akan terasa aadnya suatu keselarasan yg mempermudah terhjadinya mediasi.

 

Terapi Part (4)

Tantangan NLP-er dlm melakukan terapi part adalah utk mendapatkan intensi positif yg paling esensial, krn seringkali “intensi positif” yg dijawab oleh parts itu hanya “lips service” sj, demi faktor “agar terlihat baik” (spt kalau calon karyawan ngejawab Test Personality.

Disinilah dikenal “secondary gain” (dlm dunia hypnosis), yakni intensi positif yang paling esensial, yg seringkali tersembunyi dalam2, dan perlu skill eliciting dan deep rapport.

 

Terapi Part (5)

NLP-er sejati akan berhati2 dlm memberi julukan pd parts.

Misal, saat sy belajar terapi parts dlm disiplin di luar NLP, sy pernah diajari katanya ada “Malevolent parts”. Serem sekali, ingat julukan = label = nominalisasi, yg melanggar presuposisi “People aren’t their behavior“.

Menjuluki negatif suatu part, hanya memperkuat & memperteguh ‘unwanted behavior‘ dr part itu.

Kecerdasan linguistic, akan memainkan peranan penting dlm memberi julukan yg lebih produktif, dan bersahabat.

Terapi Part (6)

Membongkar kebijakan dibalik Visual Squash Pattern & Six Steps Reframing, akan membuat kita belajar mengenai Terapi Part ini.

Itu adalah 2 contoh Terapi Part yg elegan.

Krn pembelajar NLP adlh seorang modeler, mk membongkar2 kebijakan seperti ini pasti adalah kegiatan yg menyenangkan.

 

Terapi Part (7)

Apa yg tjd saat kita gabungkan Terapi Part + Perceptual Position?

Ide ini muncul wkt tjd konflik part di suatu sistem yg luas, dimana sy mjd suatu part.

Sy msh ingat nasehat Dr. Richard Bandler, agar terutama menerapkan NLP utk diri sendiri.

Mk sy lakukan Perceptual Position & di Posisi 1st + 2nd sy tanyakan “apa intensi positif / apa yg membuat behavior ini penting”.

Lucunya Posisi 3rd & 4th pun ternyata LEBIH AHLI dlm melihat “intensi positif” ini.Luar biasa…

 

Terapi Part (8)

Terapi part dlm NLP juga menyadarkan kita mengenai kemampuan kita berpikir dlm Logika Level yg sifatnya multi arah (Omni Directional). Ini dikenal dengan Hirarki Ide, dlm NLP.

Part yg seringkali dianggap “bandel” (julukan yg kurang bijak, anyway), adalah part yg biasanya terlalu naif untuk mampu melihat dirinya adalah bagian dari Level Logika yg lebih tinggi / sistem lbh luas.

Sehingga behaviornya tidak ekologis, dan nampak hanya mementingkan diri sendiri / kelompoknya.

 

Terapi Part (9)

Contoh:ANAK adlh suatu Part dlm Sistem yg lebih luas = KELUARGA.

Kadang Anak berprilaku Naif yg dpt menyulitkan bhkn bs dianggap merusak tatanan Keluarga.

Anak ini bkn Nakal, ia tll naif dlm mengejar kepentingannya sendiri, shg lupa ekologisnya dlm keluarga.

Kepentingan sendiri ini adlh intensi positif, niat baik, dlm bentuk behavior yg tdk ekologis.

Sayangnya, dlm komunikasi ada istilah : Ukuran keberhasilan suatu komunikasi adlh dr hasilnya! (artinya bukan dr Niatnya).

Terapi Part (10)

Perilaku Anak td itu, bahkan dapat menyulitkan Part Lain dlm sistem itu. Yg sebenarnya tidak tahu menahu, tidak terlibat bahkan tidak ada hubungannya dlm Konflik Parts yg sdg tjd.

Misal, Kakaknya jadi terbawa-bawa, bahkan Tatangganya yg tidak tahu apa2, jg dianggap tersangkut & kena getahnya.

Ini yg di NLP disebut sebagai isu “Ecological”

Jadi dlm penyelesaian Konflik pun harus tetap ekologis utk semua pihak / parts.

 

Terapi Part (11)

Kadang NLPer perlu wkt cukup lama & berliku, dlm proses edukasi pada salah satu Part agar bersedia:

– Melihat intensi postif part lain

– Mampu melihat dlm Level Logika yang lebih Luas / tinggi

– Melihat ekologisnya dgn Part lain yang tdk terlibat.

Disinilah, kearifan & sikap NLPer diuji.

NLPer sebagai terapisnya pun harus memiliki intensi positif yg jernih & solid.

Sy juga masih belajar terus untuk mjd yg spt ini.

 

Terapi Part (12)

Bgmn jk Terapi Part ini kmdn digabungkan dg Universal Therapy, misal gaya 5-Path nya Cal Banyan?

Nah, umumnya sbg efek Konflik Part akan terjadi kondisi saling melukai dari masing2 pihak / parts.

Terjadi perlukaan emosi, akibat saling gencet antar parts.

Nah, sesuai dgn 5-Path itu, mk terapi pelengkapnya adalah Forgiveness Therapy: Memaafkan Diri Sendiri & Memaafkan Parts Lain. Serta meminta maaf pada Parts lain.

 

Terapi Part (13)

Saya bbrp thn pernah membantu Unicef meng-advokasi Perda akte kelahiran gratis di berbagai Kabupaten.

UU 23, psl 28 ayat3 mengatur Pembuatan Akte Kelahiran harus gratis. Tp di berbagai Kabupaten mengenakan biaya ini, alasannya adalah PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Ini contoh, Part yg:

  • Tidak memperhatikan Kepentingan yg lebih luas (Melawan UU – Nasional)
  • Merugikan Parts lain : masyarakat kecil yg tdk tahu apa2

Intensinya sih positif: PAD!

Khan PAD juga utk masyarakat, kilah mereka!

 

Terapi Part (14)

Melalui advokasi persuasif berbasis NLP, lihat disini: http://www.unicef.org/indonesi a/id/resources_6899.html.

Kami membantu LSM (& Unicef) bernegosiasi dg Para Pengambil Keputusan di Daerah ttg “Konflik Part” ini.

Solusinya adlh:

  • Menghargai perundangan yg lbh tinggi. Banyak cara “menolong masyarakat”, tanpa hrs melanggar UU yg lbh tinggi.
  • Menemukan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dr sumber lain. Khan msh banyak cara memperoleh Pendapatan. (Misal: Parkir, Objek wisata, dll)

 

Terapi Part (15)

Alhamdulillah, kegiatan dengan Unicef itu sukses di puluhan Kabupaten, dengan cara yg damai. Tanpa demonstrasi lagi, tanpa mogok, tanpa perlu bentrokan destruktif dlm memperjuangkan niat baik.

Semua Parts merasa senang

.Jadi sy belajar, bahwa rupanya Terapi Part ini tidak hanya dipakai untuk masalah psikologis saja …Mantap ya…

 

Terapi Part (16)

Saya sendiri memperoleh banyak manfaat dlm menerapkan Terapi Part ini dalam kehidupan psikologis saya scr pribadi.

  • Menggunakan Terapi Part untuk negosiasi ‘kebiasaan pilek’ yang mengganggu sy di SETIAP hari. Alhamdulilah solid.
  • Menggunakan Mediasi dlm Konflik keinginan yg saya alami: Karier atau Bisnis.
  • dan lain-lain

Alhamdulillah, banyak lho kemudahan dan manfaat untuk diri sendiri, saat Praktekkan NLP utk kita sendiri.

 

Terapi Part (17)

Saat digabungkan dgn Perceptual Positioning, Logical Level, Hirarki Ide, dan Forgiveness Therapy, sungguh banyak sekali yang sudah kami saksikan manfaat bagi klien-klien ataupun trainee di kelas.

Rugi banget deh, yang tidak mempraktekkan NLP untuk diri dan lingkungan sekitar.

Enak gila!

 

 

Demikianlah,

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Mohon maaf lahir dan bathin….

The post Terapi Part Ala NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/terapi-part-ala-nlp/feed/ 0
Amnesia pada korban Cuci Otak http://www.ronnyfr.com/amnesia-pada-korban-cuci-otak/ http://www.ronnyfr.com/amnesia-pada-korban-cuci-otak/#respond Wed, 27 Apr 2011 19:07:35 +0000 http://ronnyfr.com/?p=569 Kasus Lian Febriani yang mencuat belakangan ini menyisakan tanda tanya besar pada semua orang, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa ia mengalami amnesia (melupakan memori penting)? Dugaan yang beredar adalah Lian mengalami brainwashing dari kelompok Islam Ekstrim tertentu. Pendapat ini didasarkan oleh pola yang dialami Lian: pergi tanpa pamit (atau diculik), tahu-tahu sudah berubah nama menjadi{ Read More }

The post Amnesia pada korban Cuci Otak appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kasus Lian Febriani yang mencuat belakangan ini menyisakan tanda tanya besar pada semua orang, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa ia mengalami amnesia (melupakan memori penting)? Dugaan yang beredar adalah Lian mengalami brainwashing dari kelompok Islam Ekstrim tertentu. Pendapat ini didasarkan oleh pola yang dialami Lian: pergi tanpa pamit (atau diculik), tahu-tahu sudah berubah nama menjadi Maryam (bahkan lupa nama sendiri), berganti model pakaian secara drastis: pakai cadar/burka, bicaranya dipenuhi kata ‘Jihad’, dan lain-lain. Seperti diketahui, brainwash bisa terjadi pada saat orang masuk sekte, atau kelompok militan tertentu.

Kasus Lian hanya diketahui pergi pamit ketemu seseorang di Tanah Abang. Ini merupakan informasi yang amat kabur. Seolah mengirimkan pesan pada kita bahwa Lian memang tidak ingin diketahui bertemu siapa. Inilah cara yang biasa dilakukan para perekrut, dari awal meminta target merahasiakan kontak mereka.

Kontak awal, bisa terjadi dimana saja, melalui kenalan di jalan, di mall, di toko buku, bahkan bisa melalui jejaring sosial seperti Facebook. Hati-hati, begitu mudah mengetahui profile minat dan latarbelakang sosial Anda melalui kata-kata dan foto yang Anda muat di Facebook.

Biasanya ajakan bergabung tidak terang-terangan, tapi berkedok Forum Diskusi, Kopi Darat, Pengajian, Kelompok Meditasi dan lain-lain. Pembicaraan awal akan memancing tentang kekecewaannya pada dunia saat ini, misal ketidakadilan sosial, kebejatan sosial, pandangan agama dan lain-lain. Apabila dianggap memenuhi kriteria, maka proses perekrutan akan dimulai dan dilanjutkan dengan proses brainwash.

Proses brainwash atau mind control dapat dijelaskan dengan BITE Model dari Steven Hassan dalam buku Releasing the Bonds: Empowering People to Think for Themselves. BITE Model yaitu: Behavior Control, Information Control, Thought Control dan Emotional Control.

  • Behavior control dilakukan menentukan apa yang harus dan boleh dilakukan, dikenakan, dimakan, dibicarakan, jam tidur, keuangan, dll. 
  • Information Control diakukan dengan memfilter akses informasi dari luar, membuat level akses informasi, anggota dipasangkan untuk saling mengawasi, indoktrinasi bahwa  Pimpinan selalu mutlak benar, dsb.
  • Thought Control diakukan dengan menyibukkan mereka sehingga tidak sempat berpikir, melakukan banyak aktivitas yang membuat self trance (ritual, senandung do’a, tarian tertentu atau meditasi), membangun pemikiran ingroup-outgroup, serta indoktrinasi terus menerus.
  • Emotional Control dilakukan dengan memanipulasi perasaan. Saat mulai bergabung diberikan sambutan hangat penuh kasih, setelah itu dipermainkan rasa bersalahnya (masa lalu, pemikiran, hubungan dengan orang lain), ditakuti bahwa dunia luar itu jahat atau penuh dosa, ancaman jika keluar dari kelompok : pendosa, dikucilkan, dikejar-kejar dan lain-lain.

Harus diingat, brainwash tidak selalu mengakibatkan amnesia. Umumnya brainwash akan menghasilkan sikap militan dan eksklusif saja. Kasus Lian menjadi menarik karena terjadi amnesia dan kebingungan. Hal ini mungkin disebabkan oleh:

  1. Subjek dibombardir indoktrinasi ideologi, nilai-nilai kehidupan, filsafat ilmu agama tinggi dan sebagainya. Semua itu perlu proses intelektual yang cukup berat.
  2. Subjek mengalami emosi naik turun karena dipermainkan emosi selama brainwash, rasa bersalah karena meninggalkan keluarga, rasa bingung karena ditinggalkan ditempat umum.
  3. Efek open loop akibat proses inisiasi yang dilakukan belum selesai, sehingga pikiran jadi hang menunggu proses penyelesaian. Ini mirip yang terjadi pada orang yang kena gendam.
  4. Reaksi flight – fight (melarikan diri atau melawan) dari subjek. Amnesia lebih disebabkan oleh flight alias melarikan diri dari kenyataan. Ini berhubungan erat dengan rasa takut yang dimunculkan selama proses brainwash. Secara psikologis, bawah sadar akan selalu  melindungi diri sendiri dengan cara “melupakan hal-hal yang akan membuat diri ketakutan”, maka terjadilah amnesia.

 

Kadang amnesia dan kebingungan akibat brainwash bisa pulih dengan sendirinya sejalan dengan proses familiarisasi. Misal, berada di sekitar orang-orang yang dikenal, mendengarkan kisah-kisah, melihat foto/video/benda kenangan, panggilan unik, dll.

Berikutnya, yakinkan bawah sadarnya, bahwa ia dalam kondisi aman. Gunakan  ilmu Psikologi, Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan Hypnotherapy. Lanjutkan dengan deprogamming, yakni membalik proses programming yang dilakukan selama brainwash sehingga menjadi mandul efeknya. Hindari pertanyaan yang tidak perlu yang mengakibatkan ia makin flight.

Para ahli NLP dan Hypnotherapy akan melanjutkan dengan teknik bawah sadar yang aman, menciptakan jaring pengaman emosi, mencari kata kunci untuk menutup proses (close loop) dan memberikan sugesti yang menentramkan subjek sehingga ia merasa aman, dan keluar dari rasa bingungnya.

Demikianlah, penanganan korban brainwashing perlu dilakukan secara integratif, komprehensif dan akurat, supaya tidak makin membingungkan diri si subjek

The post Amnesia pada korban Cuci Otak appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/amnesia-pada-korban-cuci-otak/feed/ 0
Mengapa Belajar Covert & Conversational Hypnosis / Hypnotherapy Amat Bermanfaat Bagi Anda? http://www.ronnyfr.com/mengapa-belajar-covert-conversational-hypnosis-hypnotherapy-amat-bermanfaat-bagi-anda/ http://www.ronnyfr.com/mengapa-belajar-covert-conversational-hypnosis-hypnotherapy-amat-bermanfaat-bagi-anda/#comments Sun, 17 Apr 2011 14:01:12 +0000 http://ronnyfr.com/?p=564 Kemarin sore anak saya mengatakan, “Pa, komputer di kamar depan kok gak bisa dinyalakan ya, jadi nggak bisa lihat tugas sekolah nih!” Seperti kerbau dicucuk hidung, entah kenapa saya bergegas langsung menolong dia, ngoprek komputernya yang ngadat. Sungguhpun saya sudah lama nggak ngoprek PC lagi. Maklum, sekalipun hampir semua PC sudah sudah diganti Mac, namun{ Read More }

The post Mengapa Belajar Covert & Conversational Hypnosis / Hypnotherapy Amat Bermanfaat Bagi Anda? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kemarin sore anak saya mengatakan, “Pa, komputer di kamar depan kok gak bisa dinyalakan ya, jadi nggak bisa lihat tugas sekolah nih!” Seperti kerbau dicucuk hidung, entah kenapa saya bergegas langsung menolong dia, ngoprek komputernya yang ngadat. Sungguhpun saya sudah lama nggak ngoprek PC lagi. Maklum, sekalipun hampir semua PC sudah sudah diganti Mac, namun di rumah masih ada 1 komputer PC berbasis Windows, itung-itung untuk jaga-jaga kalau ada software yg adanya cuma versi PC saja.

Berbekal ilmu lama, setelah aduk sana sini sekitar sejam, voila saya berhasil membuat PC itu menyala lagi. Setelah mengeksekusi “restore point”, dan kembali di set ke tanggal tertentu sebelum komputer itu pernah crash. Weh, pikir-pikir restore point kok mirip-mirip teknik regresi dalam conventional hypnosis ya?

Sempat juga terpikir sih, seandainya, saya bisa membetulkan PC itu dari jarak jauh tanpa harus beranjak dari Kamar Kerja saya. Pasti kalau bisa begini anak saya akan sangat terkesan. Dia itu suka bener dengan sulap. Pasti ia akan berteriak dengan gayanya yang khas: “Iih papa hebat amat sih, bisa ngebetulin komputer tanpa sepengetahuan aku, dari jarak jauh lagi. Papa doing magic ya?

Maklum, anak saya yang  7 tahun ini memang hanya bisa memakai komputer (User) saja. Menjadi User memang selalu menyenangkan, karena tanpa harus tahu ini itu, langsung bisa pakai saja. Hanya saja, User selalu butuh orang lain untuk jadi ‘montir’ yang membantunya menangani kerusakan tertentu, termasuk bad programming (bug), virus, hang, maupun persoalan “tidak kompatibel” dsb.

Beda halnya dengan programming komputer, yakni soal programming di kepala manusia. Kadang kita sering kali lihat program kepala orang lain itu error, ber-virus, lelet, dan seterusnya. Nah, rasanya kita gateeeel banget ingin mengubah program di ‘komputer-pikiran’ manusia lain itu, namun yang punya program, belum tentu mau diubah. Didalam kasus beginian, kita tidak bisa pakai ilmu traditional hypnosis, sebab si subjek belum tentu mau di hypnosis. Disinilah kita perlu covert hypnosis. Covert artinya terselubung, tidak terdeteksi, tersamar.

Alasan kita menggunakan Covert Hypnosis adalah karena kita secara efektif dapat berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar orang lain tanpa mereka sadari. Jadi orang ini tidak tahu ia sedang masuk trance ringan. Bahkan boleh jadi ia tidak terlihat berada dalam keadaan trance seperti yang dipahami orang dalam Conventional Hypnosis (overt hypnosis), bahkan ia dalam kondisi sangat sadar. Artinya dalam kondisi bercakap kita bisa lakukan suatu “trance-work” tanpa orang itu sadar dirinya sudah masuk trance, bahkan tanpa ia sadari bahwa kita sedang “work something” padanya. Dalam covert hypnosis semua ‘pekerjaan’ dilakukan secara cerdik dengan menggunakan pola kata-kata yang sangat tersamar, indirect, tidak terdeteksi, bahkan tidak disangka-sangka oleh pendengarnya.

Anda pasti sudah tahu, banyak orang diluar sana, mencampurkan pengertian Conversational Hypnosis dengan Covert Hypnosis, padahal sebenarnya berbeda. Conversational hypnosis adalah hypnosis percakapan yakni menggunakan skill hypnosis dalam format bercakap-cakap dimana subjek juga bisa saja menyadari atau tidak menyadari bahwa dirinya dihipnosis. Artinya suatu conversational hypnosis bisa saja covert atau overt. Sudah banyak yang tahu bahwa Milton H. Erickson, melakukan ke dua jenis hypnosis ini.

Mengapa orang bisa dipicu trance-nya tanpa harus melalui induksi formal, karena orang setiap hari memang sudah masuk trance secara alamiah. Misal saat Anda nonton TV / bioskop, melamun, membaca buku dan terhanyut, atau saat menyetir mobil dan merasa heran kok tiba-tiba sudah sampai tujuan tanpa teringat proses perjalanan.

Menurut Milton Erickson, bawah sadar seorang manusia senantiasa menyimak / mendengarkan, khususnya jika pikiran sadar sedang bingung, overload atau fokus pada hal lainnya. Misal, pada saat pikiran sadar sedang fokus membaca isi suatu cerita (metafor), maka bawah sadar mampu mengenali berbagai hal lain seperti perubahan bentuk huruf, tanda bold, italic, dan lainnya.

Ada tiga formula umum dalam melakukan Covert Hypnosis, yang disebut ABS:

  • A             : Attention Grabbing
  • B             : By Pass The Critical Factor
  • S              : Stimulate Unconscious

Sekali Anda piawai mendapatkan suatau perhatian penuh (attention), maka Anda tinggal mengarahkan pembicaraan untuk membypass Critical Factor. Cara konvensional akan menggunakan induksi untuk melakukan proses bypass ini.

Saat Anda tertembus Critical Factor-nya, salah satu tandanya adalah rasa terserap dalam suatu percakapan secara sepenuhnya, sehingga semacam “kehilangan kesadaran waktu beberapa saat”.  Dalam kondisi ini mudah sekali sumberdaya dalam unconscious diakses dan distimulasi untuk suatu perubahan. Misal untuk proses terapi, perubahan suasana hati dan emosi, untuk mempengaruhi keputusan,  dan lain-lain. Disinilah, orang seringkali seseorang mengalami persetujuan secara mental, tanpa mereka ketahui bahwa dirinya sudah setuju.

Nah, proses ini harus disembunyikan dalam suatu kondisi seperti percakapan biasa. Artinya menggunakan kata-kata yang amat normal sehari-hari, bahkan termasuk penggunaan slank dan sebagainya. Selain itu, semua berntuk perintah dan stimulasipun di-elicit secara indirect sehingga benar-benar tidak disadari.

Ada banyak kondisi dimana Anda perlu mempengaruhi orang lain, mungkin untuk tujuan Anda maupun untuk kebaikan orang itu. Beberapa orang ingin bisa mempengaruhi anaknya yang senantiasa membantah kalau dinasehati. Beberapa orang lainnya ingin menggunakan untuk mempengaruhi massa kampanye mereka. Ada pula yang ingin dipakai untuk berjualan, meyakinkan atasannya agar naik gaji/promosi, atau dalam aktivitas MLM.

Dimasa digital sekarang ini, orang kebutuhan membuat copywrite (kalimat iklan) untuk mempromosikan produk melalui web atau blog Anda. Membuat status di Facebook, kicauan di Twitter atau SMS promosi pendek yang hanya dibatasi 140 karakter. Menantang sekali untuk bisa membuat kalimat menjadi se-covert hypnotic mungkin.

Pada saat saya mensetup account Twitter, saya sempat mau menuliskan nama lengkap saya sebagai account, namun beberapa teman menyarankan untuk menggunakan nama pendek saja, mengingat jumlah karakter di twitter cuman terbatas 140 karakter, sehingga ketika ada orang nge-retweet, maka nama kita tidak menghabiskan jumlah karakter terlalu banyak. Jadi akhirnya saya pilih @RonnyFR sebagai account saya, jadi cuma menggunakan 8 karakter saja. Lagian kata @RonnyFR lebih mudah Anda ingat, sekarang, daripada nama yang panjang. Dengan demikian orang yang mem-follow account saya, seperti Anda, dapat memperoleh manfaat besar dari jumlah kata yang dapat saya tuliskan dalam pesan Tweet saya. Sebab, saya tidak pernah nge-tweet sesuatu yang tidak bermanfaat ataupun sesuatu yang merupakan berita buruk.

Mungkin Anda juga sudah tahu bahwa banyak orang mengira bahwa belajar Covert Hypnosis sama saja dengan belajar Pola-Pola Bahasa Hypnotic dari Milton Model. Well, Milton Model sendiri memang luar biasa, dan sebagai Trainer NLP saya sangat merasakan manfaat penggunaan Milton Model ini. Boleh dibilang Milton Model adalah sebagai cikal bakal dari Covert Hypnosis, sekalipun Milton Model lebih cocok disejajarkan dengan Conversational Hypnosis.

Nah, saat Anda mempelajari Covert Hypnosis di pelatihan bersama Sinergy Lintas Batas, Anda akan menemui bahwa didalam teknik yang dipelajari termasuk prinsipnya-prinsip du luar Milton Model, seperti Persuasion, Tongue Fu, Underground Hypnosis, BlackOps, Psychology of Influence, dan berbagai hal lain yang Anda akan ketahui segera setelah Anda masuk ke dalam ruang pelatihan. Teknik-teknik ini memungkinkan anda menggunakan semua sumber daya Anda untuk melakukan perubahan –bahkan dari jarak jauh– kepada seorang subjek tanpa orang tersebut menyadari dirinya sudah terhipnosis.

Bicara soal jarak jauh, mengingatkan saya pada saat ini sedang musim juga orang menggunakan Cloud Storage, dimana orang tidak lagi menyimpan file mereka di komputer namun di simpan di layanan internet storage yang memungkinkan filenya diakses dari jarak jauh dimana-mana. Nama-nama seperti Dropbox, SugarSync, menjadi suatu ikon baru bagi layanan semacam ini.  Beberapa dari layanan ini dapat bekerja di platform Mac maupun PC, jadi enak banget.

Enaknya menggunakan layanan Cloud Storage ini, adalah kita sama sekali tidak perlu mengerti soal pemrograman. Anda seperti anak saya, cukup jadi User, tanpa mengerti soal FTP dan sebagainya. Layanan ini menyediakan fasilitas Online Sync, Auto Sync, yang melakukan pekerjaannya diam-diam tanpa Anda ketahui akan melakukan proses sync secara berkala. Serba covert!

Saat ini saya menyimpan sebagian besar file kerja saya dalam iMac di rumah saya, dan saya sync dengan sugarsync. Uniknya saya dapat mengaksesnya dari manapun, apakah menggunakan ponsel smartphone semacam BB, iPhone, iPad ataupun laptop. Jadi cukup miliki 1 file saja dan perubahan dapat dilakukan secara jarak jauh dari mana-mana. Kalau dicek di iPad saya, Anda nggak akan menemukan filenya, namun sekali konek ke Cloud, langsung dapat akses file saya secara tersembunyi. Serba Covert!

Wuih, hanya saja password harus dilindungi bener, kalau nggak, bisa-bisa orang lain mengakses file kita dari jarak jauh, dan melakukan suatu perubahan diam-diam tanpa kita ketahui, alias serba covert. Jaman gini, kalau nggak belajar ilmu yang lebih modern, bisa-bisa ketinggalan banget.

Ohya, supaya nggak ketinggalan…, saya pikir-pikir hebat juga ya, saat sore tadi anak saya mengatakan, “Pa, komputer di depan kok gak bisa dinyalakan ya, jadi nggak bisa lihat tugas sekolah nih!” Kok iya saya langsung bergegas menolong dia, ngoprek komputernya yang ngadat. Sungguh, saya sudah terhipnosis secara covert oleh anak saya. Dia tidak pernah menyuruh saya, kok ya saya mengerjakannya. Dan Anda seperti Anak saya, bisa pula memiliki kekuatan covert hypnosis.

 

The post Mengapa Belajar Covert & Conversational Hypnosis / Hypnotherapy Amat Bermanfaat Bagi Anda? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/mengapa-belajar-covert-conversational-hypnosis-hypnotherapy-amat-bermanfaat-bagi-anda/feed/ 9
Berguru NLP dan Hypnotherapy Pada Ulat Bulu http://www.ronnyfr.com/berguru-nlp-dan-hypnotherapy-pada-ulat-bulu/ http://www.ronnyfr.com/berguru-nlp-dan-hypnotherapy-pada-ulat-bulu/#comments Thu, 14 Apr 2011 04:43:49 +0000 http://ronnyfr.com/?p=557 Waktu kecil, saya sering melihat orang di sekitar Kraton Yogyakarta duduk diam bersila menghadap ke pohon-pohon besar. Saya tidak tahu mereka ngapain, jaman itu saya tidak tahu meditasi atau semedhi. Saya pikir mereka sedang menyembah pohon, hehehe… Lucunya teman saya bilang bahwa mereka sedang belajar dari pohon, katanya mereka itu akan dapat ilham dari pohon{ Read More }

The post Berguru NLP dan Hypnotherapy Pada Ulat Bulu appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Waktu kecil, saya sering melihat orang di sekitar Kraton Yogyakarta duduk diam bersila menghadap ke pohon-pohon besar. Saya tidak tahu mereka ngapain, jaman itu saya tidak tahu meditasi atau semedhi. Saya pikir mereka sedang menyembah pohon, hehehe… Lucunya teman saya bilang bahwa mereka sedang belajar dari pohon, katanya mereka itu akan dapat ilham dari pohon itu setelah mereka duduk diam berjam-jam itu. Yah namanya juga anak kecil, berusaha melogikakan sesuatu secara sebisanya alias ngawur. Logika tidak selalu bisa diandalkan, karena ilham sering datang tanpa bisa dilogikakan. Jadi misalkan saat Anda istirahatkan sejenak logika Anda, maka berguru pada alam menjadi lebih mudah dilakukan.

Wah, kalau kita bisa belajar dari pohon, pasti pohon akan banyak bercerita pada kita bagaimana ratusan tahun ia menyaksikan berbagai ragam manusia dan perilakunya. Kali ini, Anda dapat saja untuk rilekskan diri Anda sambil bayangkan berada diperkebunan yang nyaman. Nah, kali ini, saya akan ajak Anda berguru pada Ulat Bulu. Saya memang tidak memiliki ilmu parselmouth atau parseltongue seperti Harry Potter yang bisa berbicara dengan ular. Namun kalau berbicara dengan Ulat Bulu bisalah…. Lha wong sama-sama dari spesies mahluk berbulu. Bahkan, bisa dibilang,  manusia punya beragam jenis bulu, dari yang tajam, panjang, keriting, kusut, dan sebagainya. Ya khan…? Santai saja…

Yuk kita santai.. agar otot tidak tegang…”  kata Rhoma Irama.

Well, ketika percakapan dengan ulat bulu dimulai, saya tanyakan “Kenapa kalian mewabah di seantero Indonesia, suka iseng mengganggu manusia yang sudah hidup tenang…?” Ulat Bulu menjawab dengan cengengesan katanya “Secara biologis kami beruntung, karena manusia sudah membunuhi pemangsa alamiah kami!” Saya merasa tidak paham dan bertanya lagi “Apa maksudmu?”

Secara panjang lebar rombongan Ulat Bulu Itu sahut menyahut menjawab hiruk pikuk: “Ya, manusia menambang batu kapur di gua kapur secara ngawur, makanya kelalawar pada mati karena tidak punya tempat tinggal lagi. Padahal mereka pemangsa utama kami setelah kami jadi Ngengat.”

 

“Betul!” Teriak Ulat Bulu yang gemuk : “Demikian juga burung Jalak, karena banyak ditangkap, mereka tidak lagi bisa berkembang biak di alam. Padahal mereka pemangsa kami juga! Makasih dah!”

Ulat Bulu satunya menukas cepat: ”Well, you tahu lah, manusia itu khan suka pakai pertisida di sawah toooo? Which is banyak virus dan bakteri yang biasanya membunuh kami saat masih larva, juga ikut mampus dah…. Jadi kita tumbuh bebas dan aman dari para predator doong! Sok tahu sih, manusia, punya attitude sendiri aja kacau, dipikirnya bisa ngatur attitude-nya alam…!” (Wuih, bawa-bawa bahasa Inggris nih si Ulat, batin saya sambil nyengir…)

Ulat Bulu yang lain gakmau kalah: “Kamu tahu semut rangrang khan? Mereka itu pemangsa kami saat masih jadi ulat. Asyiknya, semut rangrang sudah hampir punah, karena dieksploitasi manusia untuk pakan burung sih…

Mendengar celotehan Ulat Bulu itu, saya agak merinding, dan rasa merinding itu mengingatkan saya pada kata-kata Guru Biologi yang galak, saat ia menjelaskan Rantai Makanan, katanya : “Dengan adanya rantai makanan ini maka dunia berada dalam keseimbangan. Misal, darah kalian dihisap oleh Nyamuk, tapi malangnya si Nyamuk dimakan oleh Cicak, dan Cicak disantap ama si  Ayam, lantas Ayam itu…  kalian makan secara rakus dan ribut! Dan kalau sikap kalian masih ribut di kelas…, saya tidak ragu-ragu untuk kunyah-kunyah kalian!!!!” Galak bener Guru itu, tapi sebenarnya ia mengajarkan sesuatu yang baik yah…

Waduh! Kisah diatas, secara mudah mengingatkan betapa pentingnya menjaga ekologi lingkungan hidup, kelancaran rantai makanan, supaya keseimbangan alam secara general tetap terjaga. Rupanya, kerusakan keseimbangan alam semesta secara general, dapat  berimbas kepada ketidakseimbangan salah satu aspek alam lain. Ulah beberapa gelintir manusia yang sok tahu, sok pintar, yang katanya mengerti mengenai sikap dan perilaku alam semesta, ternyata malah merusaknya jadi gak karuan.

Perubahan suatu komponen secara provokatif dan brutal, bisa saja menjadikan sesuatu yang lain jadi bertumbuh lebih banyak sehingga mewabah, atau sebaliknya menjadi berkurang drastis bahkan punah.

Saya teringat seorang teman hypnotherapist & NLP-er dari luar pulau pernah menelepon saya menanyakan, “Mas, bagaimana cara mengubah Metaprogram seseorang, saya mau terapi klien saya nih!”. Alih-alih menjawab langsung saya bertanya balik dengan sopan kepadanya: “Boleh tahu, kenapa Anda hendak mengubah MetaProgram, apakah sudah tidak ada cara lain untuk melakukan perubahan yang lebih ekologis?”

Bagi Anda yang awam, MetaProgram adalah suatu bagian penting dalam NLP yang termasuk struktur behavior. MetaProgram menunjukkan bagaimana seseorang menyaring, mengubah, dan mengambil sikap atau berkecenderungan terhadap sesuatu hal disuatu konteks. Contoh MetaProgram yang terkenal adalah Pain – Pleasure. Apakah Anda lebih berkecenderungan Moving Away From Pain (Melarikan diri dari penderitaan), atau Moving Toward To Pleasure (Mengejar Kesenangan) dalam suatu konteks tertentu?

Orang yang MetaProgramnya Moving Away (dalam suatu konteks), lebih termotivasi saat ia menyadari bahwa ada banyak kerugian/resiko/derita jika ia tidak mengerjakan hal/konteks itu. Sebaliknya, ia tidak akan terlalu termotivasi pada Manfaat/Keuntungan/Kesenangan yang diperoleh jika ia mengerjakan hal/konteks itu. Kayak kuda, leboh termotivasi jika dicambuk, daripada diiming-imingin makanan.

Saat saya tanya itu, dengan kebingungan ia bertanya lagi “Kenapa berkait dengan persoalan ekologis Mas?”. Dengan sabar saya jawab: ”Tahukan Anda kenapa Richard Bandler menyebut hal itu sebagai MetaProgram?”

Dari jeda yang lama untuk menjawab pertanyaan saya itu, saya tahu, ia tidak mengerti kenapa disebut MetaProgram. Saya melanjutkan “Dalam NLP, kata Meta dipergunakan untuk menjelaskan sesuatu yang lokasinya ‘di atas’ atau untuk menunjukan bahwa itu ‘melampaui’ yang lainnya. Jadi MetaProgram adalah Program diatas suatu Program. Atau Program yang mengatur, bagaimana cara kita menjalankan / mengeksekusi Program yang lainnya.”

Dalam suatu training Master Practitioner, Charles Faulkner mengatakan bahwa Richard Bandler pernah mengatakan (kurang lebih demikian) “Hati-hati kalau mengubah MetaProgram, perhitungkan apa efeknya secara ekologis bagi Program yang lain, karena mengubah sesuatu yang Meta maka akan mempengaruhi yang ada dibawahnya!”

Misalkan saja ada seorang Klien memiliki MetaProgramnya menghindar dalam konteks ‘menghadapi Rasa Takut’. Dalam suatu terapi, ia merasa kenapa bisnisnya nggak maju-maju, lantas terapisnya mendiagnosis bahwa ini disebabkan oleh MetaProgramnya yang menghidar saat menghadapi Rasa Takut itu. Sebab, untuk berbisnis khan harus bisa mengelola rasa takut rugi, demikian logika si terapis…

Lantas, secara gagah perkasa, Metaprogram  si Klien ini diubah oleh terapisnya menjadi Menuju alias Menghadapi. Ia menggabungkan semua cara NLP dan sugesti Hypnotic yang dia tahu untuk menginstall MetaProgram barunya si Klien itu.

Yang tidak terlalu disadari oleh sang terapis imajiner ini adalah, mengubah MetaProgram menghindar menjadi menuju, dalam konteks ‘menghadapi Rasa Takut’, akan berpengaruh dalam seluruh program yang lain dalam konteks yang sama.

 

Bisa jadi ia akan kehilangan rasa takut dalam menghadapi hantu, menghadapi marabahaya apapun: singa, harimau, ular , perampok, dan Ulat Bulu sekalipun. Bisa berbahaya sekali khan? Padahal saat menghadapi marabahaya ini si terapist sudah nggak aad di tempat, bahkan si Klien tidak tahu, kenapa ia menjadi berprilaku yang berbeda dari biasanya, saat ketemu dengan marabahaya semacam itu.

Nah, disinilah letak ekologis dari suatu perubahan yang kita desain dalam suatu terapi. Contoh tadi baru dari suatu aspek yakni MetaProgram, senyatanya  kita tetap harus merespek jiwa manusia saat melakukan suatu desain proses terapi. Apa sebenarnya perubahan yang kita inginkan, apa cara terbaik dan teraman untukmelakukan perubahan itu?

Melalui pelatihan Licensed NLP Practitioner, kita diajarkan untuk berhati-hati, dan merespek map klien kita saat melakukan terapi. Jadi, saat Anda pilih suatu pelatihan, Anda bisa nilai sendiri hal-hal semacam itu. Alangkah baiknya, perhitungkan betul, desain suatu perubahan agar ekologis bagi semua pihak dan elemen dalam hidup kita. Jangan sampai perubahan itu akan muncul menjadi masalah baru di dinamika psikologi yang lain, mirip kejadian wabah Ulat Bulu itu.

Jadi, mungkin orang-orang juga sudah menyadari, bahwa ekologi adalah salah satu komponen yag senantiasa perlu diperhatikan oleh praktisi NLP ataupun hypnotherapy. Perubahan yang provokatif, brutal dan ugal-ugalan bisa berakibat fatal di area kehidupan yang lain. Belakangan ini ada kasus Lian yang konon mengalami proses brainwashing, yang merupkan contoh suatu perubahan yang dilakukan secara brutal dan tidak ekologis.

Kembali pada ekologi alam, saat ini wabah Ulat Bulu ini tidak hanya menyerang Jawa Timur, namun sudah sampai Sleman, dan entah mau ke mana lagi. Kalau beneran bisa bercakap dengan Ulat Bulu, maka mungkin bisa kita minta : “Wahai ulat bulu…, bersediakah kalian pindah ke hutan-hutan yang jauh dari komunitas manusia dan mahluk-mahluk yang gatal kalau kehinggapan bulumu?”.

Mungkin rombongan Ulat Bulu itu akan menjawab “Enak ajah, pergi ke hutan-nya naik apa dong? Anterin dooong…!”

Halah!

Hingga karena saking banyaknya epidemi Ulat Bulu ini, akhirnya kita baca bahwa Pemerintah terpaksa membasmi Ulat Bulu itu dengan semprotan insektisida tertentu. Yang kita sulit ramalkan adalah, semprotan insektisida ke koloni Ulat Bulu ini akan mengimbas pada faktor ekologi apa lagi?

Deg-degan saya memikirkannya. Mungkin kalau teman semasa kecil saya ada di sini, ia akan mengatakan : “Apa kita perlu duduk diam menghadap pohon, agar dapat jawaban?

Aaaah, Rhoma Irama, boleh saja mengajak kita tadi untuk bersantai agar otot tidak tegang. Tapi Ebiet G. Ade akan memilih menyanyi nan menyayat hati: “Coba kita bertanya pada rumput…, yang bergoyang…

 

The post Berguru NLP dan Hypnotherapy Pada Ulat Bulu appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/berguru-nlp-dan-hypnotherapy-pada-ulat-bulu/feed/ 12
Kasus Lian Febriani, benarkah mengalami brainwashing? http://www.ronnyfr.com/kasus-lian-febriani-benarkah-mengalami-brainwashing/ http://www.ronnyfr.com/kasus-lian-febriani-benarkah-mengalami-brainwashing/#comments Mon, 11 Apr 2011 05:14:34 +0000 http://ronnyfr.com/?p=549 Kasus Lian Febriani yang diduga sebagai korban pencucian otak (brainwashing) sangat mengusik perhatian publik, terutama semenjak dia diketemukan linglung di suatu Masjid di Puncak setelah menghilang 4 hari. Lian bekerja sebagai PNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, menghilang sejak pamit pada teman sekantornya, katanya mau ke Tanah Abang{ Read More }

The post Kasus Lian Febriani, benarkah mengalami brainwashing? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kasus Lian Febriani yang diduga sebagai korban pencucian otak (brainwashing) sangat mengusik perhatian publik, terutama semenjak dia diketemukan linglung di suatu Masjid di Puncak setelah menghilang 4 hari. Lian bekerja sebagai PNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, menghilang sejak pamit pada teman sekantornya, katanya mau ke Tanah Abang mau menemui seseorang.

Saat ditemukan 4 hari kemudian, Lian mengenakan burka, jilbab bercadar dan menginap di Masjid Ata’awwun Puncak, Bogor, seorang diri. Takmir Masjid menjadi curiga pada perempuan yang mengaku bernama Maryam ini, karena diajukan berbagai pertanyaan padanya , seperti “Siapa Nama Ibumu?” dan lain-lain, selalu dijawab “Tidak tahu “ dan “Lupa”.

Konon ia berkali-kali menyebut nama “Aisyah” sebagai ibu yang memandikannya, dan mengatakan bahwa kedatangannya ke Masjid itu mau berjidah. Takmir Masjid juga mendapati dirinya membawa dan membaca buku-buku Agama Islam terbitan lama yang bertema Jihad.

Setelah dipancing-pancing dengan angka-angka, ia bisa mengingat nomer telpon suaminya. Saat suaminya datang, dan dipertemukannya, ia sama sekali tidak mengenalnya, bahkan tidak kenal pula pada anaknya sendiri. Jelas-jelas ia mengalami fenomena amnesia berat (amnesia : lupa pada memori-memori kehidupan).

Pada saat saya menulis artikel ini, kasus Lian belum jelas dan masih diliputi kabut misteri, sebab ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi pada diri Lian. Apa benar Lian ini merupkan korban brainwashing alias cuci otak? Perlu dilakukan upaya forensik, dengan cara melakukan terapi untuk mengembalikan kondisi amnesia ini ke normal terlebih dahulu, sehingga kita tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya. Jadi kita tidak akan berspekulasi apa yang terjadi pada Lian sebelum upaya remidi ini.

Nah, secara umum, kasus-kasus orang yang lupa (amnesia) dan menjadi ‘aneh’, bisa saja disebabkan oleh berbagai hal, kali ini kita akan tinjau 3 dari beberapa kemungkinan penyebabnya :

 

  1. Amnesia karena sebab fisik, misal kecelakaan atau kebentur sesuatu, sehingga mungkin terjadi “hubungan pendek” diantara memory yang tersimpan di dalam syaraf otak. Untuk point pertama ini, dokter dan ahli syaraf lebih bisa menjelaskan dengan baik dan benar.
  2. Amnesia karena tekanan psikologis : stress, banyak pikiran, bingung mempelajari ilmu yang mengandung filsafat ‘terlalu tinggi’, tidak kuat mengalami tekanan hidup, dll. Pada saat bingung ini, lantas yang bersangkutan melakukan ‘identifikasi diri’ dengan suatu keyakinan. Mungkin akibat yang dia pelajari dari suatu sumber. Ini sering berkaitan dengan yang disebut waham atau delusi. Salah satu rekan saya, mengira dirinya Nabi Muhammad SAW, dan mengartikan semua yang terjadi padanya adalah pembuktian bahwa dirinya Nabi Muhammad SAW..
  3. Amnesia karena dilakukan brainwashing dengan sengaja. Ini yang paling menimbulkan horor dan misteri bagi masyarakat. Artikel ini lebih lanjut akan membahas point yang ke 3 ini.

 

Amnesia karena Brainwashing

Ada berbagai kemungkinan kenapa orang mengalami brainwashing, setidaknya bisa kita akan tuliskan 3 kemungkinan di sini :

  1. Rekrutmen suatu Cult / Sekte Agama atau untuk Kelompok Militan tertentu. Umumnya mereka melakukan dengan cara membuat orang kecewa pada kehidupan saat ini, menunjukkan bahwa budaya dan jaman sudah terlalu bejat, terlalu berdosa dan sebagainya. Kekecewaan ini akan diutilisasi untuk proses brainwashing berikutnya. Untuk memisahkan diri dengan MASA KINI dah hidup di MASA DEPAN, maka umumnya mereka akan diberi identitas baru.
  2. Fitnah ke kelompok lain. Melakukan brainwashing dengan cara dilakukan seolah  dari kelompok lain tertentu. Biasanya keanehan akan muncul dari banyaknya “bukti kebetulan” yang bertebaran di sekitar si korban. Lantas bukti ini semuanya akan menyorot ke arah tertentu yang sangat jelas.
  3. Mengalami sial sebagai akibat orang iseng yang nyoba-nyoba ilmu brainwashing. Ini mungkin sekali terjadi, mengingat ilmu-imu semacam ini beredar bebas di internet, dan mungkin jatuh ke tangan orang iseng yang tidak bertanggung jawab.

Yang menarik adalah, fenomena ini sudah mendapatkan banyak sekali komentar yang penuh keyakinan, bahwa kasus Lian ini adalah akibat ini ataupun itu. Silahkan Anda cermati di Twitter, Facebook, dan media internet, yang menuliskan seolah sudah terbukti bahwa kasus Lian ini adalah upaya rekrutmen dari kelompok Islam ekstrim tertentu. Eksposisi ini kadang dituliskan terang-terangan, maupun secara implikatif dalam kalimatnya. Disinilah kita perlu berhati-hati berkomentar, benarkah ini memang dari aliran Islam tertentu? Atau benarkah ini dari Islam? Atau justru seperti di point ke dua, fitnah kepada Islam atau aliran Islam tertentu, agar bisa dikambinghitamkan atau diberantas? Saya tidak ingin membela siapapun, karena tulisan ini lebih pada kajian brainwashing sebagai salah satu bentuk ekstrim dari manipulasi bawah sadar manusia.

Nah, mari kita tunggu sama-sama upaya Polisi membongkar hal ini, semoga ada diantara mereka yang memiliki kepiawaian melakukan recovery kondisi amnesia berat semacam ini.

Jika memang benar ini merupakan brainwashing, dan efeknya belum terlalu dalam, kadang hal seperti ini bisa berangsur pulih dengan sendirinya, sejalan familiarisasi dengan orang-orang, benda-benda, dan kata-kata yang memiliki ikatan emosi dengannya. Karena memori selama 26 tahun, tentunya masih memiliki jejak yang kuat, hanya mungkin sudah dibolak-balik dan sempat amburadul.

Jadi, cara terbaik memulihkan amnesia semacam ini, tidak dengan cara mengisolasi si korban, namun justru dibawa dalam lingkungan yang dia familier dengannya.  Pertemuan korban dengan berbagai hal yang ia familier akan bisa memicu memorinya, kisah-kisah kehidupan, foto-foto, video, benda kesayangan, panggilan unik, dan lain-lain.

Dengan menggunakan pendekatan hypnotherapy dan NLP, upaya di atas bisa dilakukan dengan lebih baik, khususnya melalui pola age regression khusus yang aman dan terkontrol serta membangun jaring-jaring pengaman emosi untuk menghindari abreaction yang tidak perlu. Ahli-ahli hypnotherapy akan punya banyak cara untuk membantu proses pemulihan amnesia ini dengan cara-cara yang kreatif dan aman.

Untuk kasus yang amat berat, tidak ada janji akan pulih dengan cepat. Memang terkadang bisa saja recovery terjadi cepat dan mudah, namun bisa pula perlu waktu, karena terkadang upaya ini baru akan membuahkan hasil apabila kita berhasil menemukan suatu keyword yang dapat meng-undo proses pengrusakan memory yang dilakukan oleh pelaku. Mirip dengan upaya mencari password yang hilang. Di dunia software Anda pasti pernah dengar beredar software password recovery, yang dapat mengungkap ulang suatu password yang hilang /terlupakan. Nah, pola kerjanya mirip seperti itu. Sekali ketmu suatu password yang bisa mengenali memory tertentu, maka dari sini bisa bergerak perlahan untuk mengungkap memory yang lain.

Dari perkembangan berita yang ada, nampaknya kasus Lian tidak terlalu dalam efek amnesia-nya. Kita do’akan saja beliau cepat pulih kembali dengan baik, dan semoga Polisi bisa menuntaskan kasus ini dengan baik. Amien.

Jadi, sambil Anda mencermati dengan semakin baik apa yang saya maksudkan diatas, saya akan akhiri tulisan ini tips-tips menghindari upaya brainwashing atau perusakan memori diluar kehendak Anda.

Beberapa cara mencegah menjadi korban brainwashing adalah dengan memperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Hindari (tanpa sengaja) memasukkan diri menjadi target / sasaran “rekrutmen” kelompok tertentu. Biasanya jika Anda terpancing atau terdeteksi banyak mengeluh mengenai kekecewaan Anda pada dunia MASA KINI. Ingat kata kuncinya adalah MASA KINI, inilah yang akan dipakai untuk dasar memberikan “janji-janji” kehidupan MASA DEPAN yang lebih baik. Kadang-kadang kekecewaan orang dapat dengan mudah terdeteksi dari Status-status di Facebook atau Twitter, hati-hati.
  2. Hindari orang yang mengajak Anda kenal, dan berusaha mengorek mengenai kekecewaan hidup Anda.
  3. Hindari orang yang mengajak berkenalan dan kemudian secara terus menerus menghubungi Anda dengan sangat intens, dan kemudian ia ingin memperkenalkan Anda dengan seseorang lain: Guru, Orang Tua, dan lain-lain.
  4. Berani mengatakan “Tidak mau!” pada ajakan orang yang Anda tidak kenal dengan baik untuk seuatu hal yang Anda tidak yakin dengan baik.

 

4 tips diatas, dapat membantu mencegah Anda untuk terjebak dalam hal-hal yang tidak Anda inginkan. Upaya lebih jauh dari hal di atas, pelajari NLP, khususnya Meta Model, yang akan membekali Anda keluar dari jebakan persuasi bawah sadar jenis apapun.

Selain itu, Anda bisa juga minta kepada para praktisi NLP atau hypnotherapist, untuk minta diprogramkan suatu “Brainwashing Shield”. Pilih praktisi yang berpengalaman baik, reputasi positif, dan memiliki sikap yang prudent (hati-hati) alias tidak sok jagoan.

Demikian, sementara Anda berdo’a pada Tuhan YME, agar terjauh dari hal-hal yang tidak Anda inginkan, Anda bisa memulai meniatkan ke bawah sadar Anda untuk waspada pada upaya-upaya semacam negatif seperti yang dipaparkan di atas.

The post Kasus Lian Febriani, benarkah mengalami brainwashing? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/kasus-lian-febriani-benarkah-mengalami-brainwashing/feed/ 21
Terhipnosis Kemolekan Foto Sexy Melinda Dee http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-kemolekan-foto-sexy-melinda-dee/ http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-kemolekan-foto-sexy-melinda-dee/#comments Mon, 04 Apr 2011 04:10:19 +0000 http://ronnyfr.com/?p=526 Seminggu terakhir ini, masyarakat Indonesia seperti terhipnosis saat menatap foto-foto seksi  Melinda Dee. Beberapa rekan malah berkomentar, pantesan namanya pakai Dee, lha memang gedee! Lihat saja sendiri…., sungguh memang gede uang yang diduga ditilep oleh Melinda Dee yang fotonya seksi itu. 17 milliar untuk suatu kejahatan fraud (penipuan), tergolong cukup besar, bahkan muncul dugaan angkanya{ Read More }

The post Terhipnosis Kemolekan Foto Sexy Melinda Dee appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Seminggu terakhir ini, masyarakat Indonesia seperti terhipnosis saat menatap foto-foto seksi  Melinda Dee. Beberapa rekan malah berkomentar, pantesan namanya pakai Dee, lha memang gedee! Lihat saja sendiri…., sungguh memang gede uang yang diduga ditilep oleh Melinda Dee yang fotonya seksi itu. 17 milliar untuk suatu kejahatan fraud (penipuan), tergolong cukup besar, bahkan muncul dugaan angkanya lebih besar daripada yang sudah ditemukan itu..

Melinda yang (pernah?) menjabat sebagai Senior Relations Manager Citibank diduga melakukan penggelapan dana nasabah dan pencucian uang hingga ia ditangkap polisi hari Rabu (23 Mei) dan kemudian dijadikan tersangka serta ditahan sehari kemudian. Hanya dalam beberapa hari kemudian, foto-fotonya sudah menghiasi internet, bahkan seolah mengalahkan berita-berita politik yang biasanya menggemparkan negeri ini. Saya mengambil foto-foto ini dari berbagai website sebagai ilustrasi sesuai pembahasan.

Menatap foto semacam itu, kadang bisa membuat kita tak percaya, bahwa mahluk molek itu bisa melakukan kejahatan. Kemolekan wajah dan tubuh aduhai memang bisa menghipnotis seseorang. Salah satu artikel di dalam blog ini pernah membahas mengenai hal ini, silakan baca di artikel ini.

Menarik, menurut pihak kepolisian nama aslinya adalah Inong Melinda, namun entah kenapa ia kok dijuluki dan dipanggil sebagai Melinda Dee. Lha, padahal jika kita menuliskan nama “Melinda Dee” ini di Google, justru akan akan muncul nama ini sebagai tokoh pornografi dari Majalah Playboy dan Penthouse. Apakah nama ini merupakan ‘julukan” karena kemolekan tubuhnya yang menyerupai bintang porno itu? Entahlah, silahkan lihat detailnya di Wikipedia ini.

Agak mengherankan memang, beberapa saat sebelum heboh Melinda Dee ini, kita juga baru saja dikejutkan akan aksi penipuan dari perempuan lain, yang konon juga tak kalah menariknya. Yakni Selly Yustiawati ‘sang penipu ulung’, yang ditangkap Tim Polsek Denpasar Selatan di Hotel Amaris, Pantai Kuta, Bali.

Menurut berbagai sumber, Selly ini benar-benar pemain lama, kalau Anda berselancar di Kaskus namanya sungguh banyak disebut oleh korbannya sebagai penipu ulung. Sudah dilaporkan ke polisi sejak tahun 2006. Tercatat ia pernah menipu rekrutmen calon SPG, banyak mahasiswi yang menjadi korban tipuannya. Kemudian tahun 2008, ia pernah masuk sebagai staf HRD suatu Hotel di Jakarta Selatan dan kemudian juga menipu karyawan lain di sana dengan dalih meminjam uang atau investasi. Tahun 2009, ia beraksi lagi di suatu perusahaan media massa besar dan sebagainya. Oleh para korbannya, wajahnya disebut-sebut sangat “tidak berdosa”, dan bahkan banyak yang menyebutnya cantik. Anda dapat menilai sendiri dari fotonya langsung.

Selly selalu menghilang tanpa bekas, setiap kali habis melakukan penipuan. Konon, pernah pada suatu saat, selang 6 bulan setelah tertipu, beberapa karyawan media massa itu berhasil menjebak Selly dan membawanya ke Polsek Tanah Abang di awal Januari 2010. Lucunya, bukannya ditangkap, Selly yang imut-imut ini hanya diminta membuat surat perjanjian untuk mengembalikan uang dan tidak mengulangi perbuatannya. Haduh, apakah ini terjadi karena akibat terbius wajah cantik?

Sedemikian piawainya Selly, selain di Kaskus bahkan dibuatkan grup khusus di Facebook. Di sana banyak sekali para korban Selly Yustiawati yang menyumpahi dirinya kok dengan mudahnya ditipu olehnya hingga puluhan juta raib dibawa kabur Selly. Sampai-sampai di berbagai komentar ia diduga menggunakan ilmu hypnosis dalam melancarkan penipuannya.

Yang menarik, setelah  menjadi berita besar di media massa. Sekelompok orang yang mengaku teman SMA berencana mengunjunginya di tahanan Polres Kota Bogor. Konon rencana kedatangan mereka untuk memberikan dukungan dan solidaritas kepada Selly atas apa yang menimpanya. Tidak ada yang tahu, apakah bentuk dukungan ini juga efek dari paras cantik? Entahlah, mungkin Anda malah penasaran, kok tidak ada yang memberikan dukungan moral kepada para korban penipuannya? Mungkin Anda berpikir, bukankah sang korban yang harusnya diberikan dukungan moral?

Kembali pada kasus Melinda Dee, disinyalir pula bahwa ternyata ia tidak hanya menggelapkan uang nasabah Citibank. Perempuan ini ternyata diduga juga melancarkan aksi penipuan dengan modus yang bermacam-macam. “Modusnya ada macam-macam, menggelapkan hingga penipuan,” kata Kabareskrim Komjen Ito Sumardi di kantor Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Detiknews.com: Jumat, 01/04/2011 15:29 WIB

Yang menarik, dari sumber-sumber berita disebutkan bahwa mantan model kebaya ini sangat halus tutur budi bahasanya, dan sangat pandai membawakan diri. Tidak terkesan angkuh dalam perilaku sehari-hari. Menurut informasi di web, dia ini sangat senior, sudah bekerja lebih dari 15 tahun, dan pandai mengelola nasabah, sehingga menjadi panutan bawahannya. Kombinasi yang benar-benar luarbiasa untuk melancarkan suatu persuasi.

Saking kontroversialnya berita ini, sampai-sampai pembahasanpun disibukkan pada soal apakah maaf -payudara besar- Melinda ini hasil operasi atau asli. Pemberitaan dan spekulasi memang kadang-kadang sudah terlalu asyik sendiri membahas sudut-sudut berita yang akhirnya nggak esensial lagi. Termasuk pembandingan fotonya Melinda saat masih SMA dengan fotonya saat ini. Bahkan dibeberapa web, sempat beredar no PIN Blackberry dari Melinda ini. Hal seperti itu menunjukkan betapa kuatnya sihir berita wanita cantik dan molek dalam ‘menghipnosis’ media massa maupun pembacanya.

Kalau Anda pernah melihat film berjudul Matahari, yakni seorang agen rahasia ganda dari 2 negara. Ia menjadi agen rahasia ulung karena kemolekan wajah dan body-nya pula. Banyak agen rahasia yang lain terpedaya dan terpesona oleh bujuk rayunya. Padahal, umumnya seorang agen rahasia sudah dididik memiliki mental yang kuat, toh tetap saja terhipnosis oleh wajah cantik dan body molek.

Nah, apa yang kita pelajari disini, bahwa untuk memunculkan efek sugestif dan persuasif, bisa ditempuh dengan berbagai cara. Manusia bisa saja trance alamiah, tanpa harus melalui induksi hipnosis yang formal. Trance adalah suatu kondisi dimana pikiran kritis (critical factor) tidak lagi mendominasi, sehingga terbuka akses untuk mempengaruhi bawah sadar seseorang. Trance alamiah, adalah trance yang terpicu dengan hal-hal sehari-hari tanpa melalui induksi hypnosis formal.

Ross Jeffries seorang ahli dalam hal Seduction, menyatakan bahwa sekalipun seseorang yang sangat serius, yang biasa kerja sangat sibuk, logis, misal penjaga Traffic di Menara Bandara Heathrow Inggris yang paling sibuk. Jika di depannya berdiri cewek model Penthouse dengan baju string bikini, maka ia pasti masuk ke dalam deep trance phenomena, bahkan tidak akan bisa mengucapkan sepatah katapun, sebagai bentuk katalepsi lidah.

Paras cantik dan tubuh yang menggoda memang bisa membuat orang lupa diri, khususnya laki-laki. Pikiran sehat dan logika bisa melayang entah kemana, disibukkan dengan khayalan lain yang seolah menutup pikiran logisnya. Pikiran sadar yang mengembara ini, membuat critical area tidak lagi dominan. Pada kondisi semacam ini, bujukan atau sugesti mudah sekali dilancarkan oleh seorang penipu.

Wanita cantik dan seksi memang beruntung, tanpa belajar ilmu hypnosis apapun, ia sudah otomatis bisa membuat setiap laki-laki normal akan trance di depannya. Apalagi, jika ia memang sengaja menonjolkan kecantikannya dengan dandanan yang chick dan kostum yang “lebih banyak memamerkan daripada menutupi”. Wanita jenis ini berharap penampilannya dapat membuat laki-laki menjadi mesmerized alias terpesona atau terhipnosis olehnya. Kata mesmerized, diambil dari nama Anton Mesmer, yakni tokoh hypnosis di jaman dulu, yang terjkenal dengan teori animal magnetism-nya..

Jadi… wahai para laki-laki, bersiaplah menghadapi dunia hypnosis yang memabokkan..

Nah, apakah hanya wanita cantik dan seksi yang dapat memicu trance alamiah? Simak terus artikel-artikel di blog www.ronnyfr.com ini.

The post Terhipnosis Kemolekan Foto Sexy Melinda Dee appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-kemolekan-foto-sexy-melinda-dee/feed/ 11
Bisakah Kita Belajar Hypnosis dari Sinetron? http://www.ronnyfr.com/bisakah-kita-belajar-hypnosis-dari-sinetron/ http://www.ronnyfr.com/bisakah-kita-belajar-hypnosis-dari-sinetron/#comments Thu, 17 Mar 2011 06:19:25 +0000 http://ronnyfr.com/?p=518 Bagi anak ke dua saya, sekalipun masih kelas 1 SD, komputer sama sekali bukan merupakan benda asing buatnya. Bagaimana tidak, sejak lahir “procot”, anak-anak sepantaran dia tentunya memang sudah melihat komputer di RS, di rumah lihat ortunya pakai komputer, demikian pula di sekolahnya. Salah satu hal yang kamipun sempat dibuat takjub, sedikitpun ia tidak merasa{ Read More }

The post Bisakah Kita Belajar Hypnosis dari Sinetron? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Bagi anak ke dua saya, sekalipun masih kelas 1 SD, komputer sama sekali bukan merupakan benda asing buatnya. Bagaimana tidak, sejak lahir “procot”, anak-anak sepantaran dia tentunya memang sudah melihat komputer di RS, di rumah lihat ortunya pakai komputer, demikian pula di sekolahnya.

Salah satu hal yang kamipun sempat dibuat takjub, sedikitpun ia tidak merasa kesulitan berganti perangkat dari PC ke Mac, seolah tidak ada bedanya kedua platform ini. Padahal, teman-teman saya perlu beberapa bulan untuk familier dan nyaman pindah ke Mac. Maklum, awalnya kami juga pakai PC, namun kami sudah jadi Mac Lover selama 6 tahun terakhir ini.

Saat mengamati dia menggunakan komputer, yang juga menakjubkan adalah kami praktis hanya mengajarkan menyalakan, penggunaan dasar, dan mematikan. Selebihnya ia bisa ‘ngerti dan pakai sendiri. Saya yakin, bukan hanya anak saya saja yang demikian. Mungkin, Andapun teringat pada anak Anda atau keponakan Anda, saat membaca tulisan ini. Kalau Anda perhatikan, saat bermain games komputer, Nintendo, Wii, Xbox dan sejenisnya, pasti anak-anak itu lebih jago dibandingkan kita dalam memahami cara permainan dan tombol-tombol bahkan yang paling rahasia sekalipun, tanpa membaca manual. Benar-benar pembelajar intuitif…!

Waktu jaman netbook, kamipun sempat tergoda memiliki Asus EEEPC (netbook trendsetter) yang OSnya berbasis Linux. Si anakpun tidak ada kesulitan menggunakannya lho. Bahasa icon dan grafis sungguh mempermudah pengoperasiannya. Demikian pula sekarang, saat jaman tablet, bahkan anak ketiga yang berumur 15 bulanpun bisa menyalakan iPad, menggeser halaman untuk menemukan icon KidsSongHD, dan memencet icon sehingga mengaktifkan tombol musik nyanyian “If you happy and you know it, clap your hand… plok plok!”. Wis pokoke bagi anak sekarang, mengoperasikan komputer itu ya semuanya lancar jaya.

Sekolah jelas berkontribusi besar dalam penguasaannya di dunia perkomputeran. Lha gimana pe-er disekolahnya saja ditugaskan dengan cara harus mengunduh soal dari internet. Waduh, kontras bener dibandingkan dengan dunia orangtuanya ketika masih muda dulu. Bahkan, dalam mengerjakan pe-er pun, ia sudah menggunakan Google untuk mencari bahan artikel dan gambar-gambar.

Ohya, tunggu bentar, jadi ingat saya. Agar si anak lebih belajar bersyukur, maka kami sering menceritakan mengenai jaman kami masih muda dulu. Melalui dongeng sebelum tidur, kami ceritakan bahwa kami pertama kali melihat komputer pada usia 17 tahunan, di kelas 2 SMA. Dan baru bisa komputer 4 tahun kemudian, saat tahun ke 3 di perguruan tinggi. Bahkan sayaceritakan pula bahwa  waktu itu harus pakai dua disket untuk kerja dengan PC.

Bagi anak-anak saya, kisah kedua ortunya sungguh tidak masuk akal, sulit dipahami sebagai suatu realitas. Bagaimana mungkin kalau nggak bisa komputer…? Terus Papanya dulu kalau ngerjakan pe-er dari sekolah bagaimana? Terus kalau main games bagaimana? Di dunianya, keberadaan komputer adalah suatu kelumrahan (keniscayaan). Komputer adalah bagian dari dia membangun konstruk “model dunia” yang dia pahami dari kecil. Sebab sejak lahir sudah ada komputer, itulah dunia yang dia temui. Dunia yang sungguh berbeda dengan dunia ayah-ibunya, yang saat kami kecil dulu… semuanya serba lain. Bagi kami, benda bernama komputer barulah memberkas dan membekas di usia dewasa.

Di kepala saya, komputer adalah alat kerja, karena sejak awal saya mengenal komputer seperti itu. Orang tua saya menggunakan uang pesangon pension untuk beli komputer, demi anak-anaknya melek komputer dan bisa skripsi lancar. Sampai hari ini saya pakai komputer untuk kerja, itulah model dunia saya . Komputer nyaris jarang sekali untuk games. 98% kerja : 2% games.

Dengan berbasis pemahaman komputer sejak dini, anak-anak sekarang tumbuh besar dengan akses luar biasa terhadap informasi. Realitas ‘model dunia’ yang mereka miliki tentang akses informasi tidak lagi cupet / sempit, bahkan mungkin malah terlalu luas. Bagi anak sekarang, rasanya mau minta info apapun, tinggal nyuruh ke Mbah Google atau Kakek Wikipedia. Kurang sedetik, semua terjawab. Ini riil lho, bukan sinetron….

Lha, kalau ngomongin soal Sinetron, jadi ingat pas minggu lalu saya mengunjungi rumah saudara.  Selepas Maghrib kami meluncur ke rumahnya dan sesampai di rumahnya, rupanya ia sedang nonton Sinetron TV dengan anak perempuan dan pembantunya. Di rumah saudara saya ini memang ada beberapa TV, dan salah satunya yang paling besar diletakkan di ruang tamu. Sungguh kontras dengan kebiasaan di rumah saya. Tak seorangpun nonton Sinetron, apalagi kami suami istri, lha wong nonton TV saja nyaris nggak pernah. TV di rumah yang nonton cuma anak, dengan satu saluran : Playhouse Disney, saluran pendidikan anak berbasis hiburan, dan tanpa iklan.

Saya amati kebiasaan di rumah saudara saya ini memang tipikal, malam itu, terlihat jelas bahwa sinetronnya memang luar biasa efeknya pada mereka. Ketiga orang di ruangan itu (Ibu-ibu 50 tahunan, Anak 20 tahunan, Pembantu), benar-benar terpukau mengikuti sinetron ini. Ngomong-ngomong kata ‘terpukau’ merupakan kata ganti dari terhipnotis khan… Anda pasti sudah pernah dengar, bahwa dalam bahasa Melayu, ilmu hypnosis juga disebut ilmu pukau/kesima.

Bagi pembelajar Hypnosis, tentunya kita mengetahui tanda-tanda trance (secara konsep trance yang tradisional). Dan seluruh tanda-tanda trance yang cukup dalam bahkan terlihat nyata mewarnai di ketiga pemirsa sinetron ini. Ketiga orang ini terlihat duduk dalam posisi rileks, dan terhanyut ikut mengalami Delusi Perasaan : ikut sedih atas masalah yang menimpa si Lakon Utama (red. Delusi : ekspresi kepercayaan yang dimunculkan kedalam kehidupan nyata). Ikut marah-marah dan ngomel saat si jahat melakukan niat jahatnya. Bahkan sampai ke gerakan fisik yang mengepalkan tangan, nabokin bantal kursi, saking gemesnya. Benar-benar delusi kinestetik! Bagi pembelajar Hypnosis, Anda ingat, bahwa Delusi Kinestetik berada sekitar skala kedalaman trance 17 – 19 dalam Davis Husband Scale (medium trance bagian akhir menjelang deep trance). Mantap khan!

Lha semua pembelajar Hypnosis pasti juga ngerti, bahwa dalam kondisi trance, seorang lebih sugestif pada suatu saran / sugesti. Sebab, bagian kritis (critical faculty) di pikiran Anda sudah tidak lagi dominan, jadi pikiran Anda sekarang sudah tidak selektif lagi. Lebih ngerinya lagi, saat nonton sinetron, Anda tidak akan pernah tahu, bagian mana dari isi percakapan sinetron / skenarionya itu yang akan masuk sebagai saran / sugesti ke bawah sadar. Ya kalau kalimat yang baik, lha kalau yang buruk? Plus lagi ditambah sugesti iklan-iklan yang membordir secara Audio-Visual untuk membuat Anda menjadi konsumtif. Anda pasti pernah khan, duduk demikian rileksnya, dan perhatian terserap sepenuhnya ke layar kaca di depan Anda, dan sekarang benar-benar tidak lagi menyadari apapun disekitar Anda. Sehingga tiba-tiba Anda teringat 2 kata “Belajar NLP !” Dengan saya… katakan hal ini maka Anda langsung ingat bahwa belajarNLP akan membuat Anda mudah mengetahui bahwa itu adalah proses trance.

Tentunya mudah untuk Anda bayangkan, berapa banyak keluarga, yang membiarkan anaknya dari usia kecil sudah nonton sinetron. Dan orang tuanya, bahkan tanpa menyadari menunjukkan / mengajari cara untuk trance, saat nonton sinetron, dengan bertindak dan bereaksi bahwa seolah sinetron itu hal yang riil. Ingat, anak adalah modeler yang alami, Anda pasti tahu bahwa anak suka meniru gaya si ortu dalam berprilaku kan…

Well, jika kita konstrukkan dalam model hypnosis, maka apa yang terjadi ?

  1. Tubuh rileks nyaman di sofa, fokus penuh dalam nonton sinetron secara asyik masyuk, sangat berpotensi membuat masuk trance.
  2. Perilaku ini diulang-ulang, sehingga akan menjadi anchor (pemicu otomatis): Sinetron > memicu trance.
  3. Dalam kondisi trance, bawah sadar lebih mudah dipengaruhi, karena pikiran sadar yang kritis sudah kehilangan filternya.
  4. Masuklah pesan-pesan yang tidak bisa diketahui yang mana saja. Kalau pesan yang baik masuk, alhamdulllah. Bagaimana kalau pesan yang tidak dikehendaki yang masuk ke bawah sadar?
    • Iklan ini itu, pakailah ini itu, beli ini itu, borong ini itu.
    • Pesan yang dikatakan oleh penjahat di Sinetron mengatakan “Bunuh Saja!”, “Bakar Saja!”, “Racuni Saja!”, “Rebut saja hartanya!”, “Istri Sialan!”  “Suami tak tahu diuntung!” (Ingat, dalam kondisi trance, kalimat apapun yang berintonasi perintah, berpotensi sangat besar menjadi Suatu Sugesti yang powerful. Dalam kajian NLP dan Conversational Hypnosis hal ini dikenal dengan istilah ‘embedded command & tonality marking’)
  5. Berbagai pesan ini bagaikan sugesti hypnosis yang akan berpotensi mempengaruhi perilaku (post hypnotic suggestion).
  6. Bagi seorang anak kecil, menonton sinetron tiap hari, maka ini akan menjadi realitas yang membentuk ‘model dunia’ baginya. Si anak akhirnya tidak  bisa membedakan, mana yang riil dan mana yang khayal, konstruksi ‘Model Dunia Sinetron’ akhirnya menjadi konstruksi ‘Model Dunia Riil’ untuk mereka, yang mempengaruhi cara pandangnya pada dunianya. Saya yakin, tanpa saya uraikan, Anda bisa menilai sendiri, seperti apa saja ‘model dunia sinetron’ yang bisa jadi berbahaya jika dianggap seorang anak-anak sebagai ‘model dunia riil’. Kira-kira seperti apa kelak, anak-anak yang dibesarkan dengan model dunia Sinetron ini dalam melihat konflik rumah tangga, dalam melihat pembagian warisan, dalam melihat persaingan mendapatkan pacar, dalam melihat persaingan karier, dan sebagainya? Silahkan dikaji sendiri…

 

Baiklaaaah…

Tentu saja, Anda tidak harus seperti saya dan keluarga yang lantas segera ambil keputusan untuk Berhenti nonton Sinetron dari sekarang. Mungkin terlalu drastis, dan anda perlu pertimbangkan dulu apakah memang bijak saat Anda Langsung berhenti nonton Sinetron apapun sekarang.

Memang jika dilihat pada jam tayangnya, Sinetron berbarengan dengan jam belajar seorang anak sekolah, sehingga tidak heran kalau ada yang juga keluarga yang akhirnya ikuti anjuran untuk  Larang Anak-anak Nonton Sinetron. Umumnya kalau saya tanya, mereka menjawab, Karena cintai Anak, mereka akhirnya Larang anak-anak nonton Sinetron karena kuatir anak nggak kerjakan PR. Nah, sebelum Anda Putuskan larang keluarga nonton Sinetron, lihat dulu bagaimana situasi dan kondisi di keluarga Anda. Toh, Sinetron juga mengajarkan pula hal-hal yang positif kok. Moral ceritanya seringkali bagus, mungkin jika waktu Anda berlimpah, bisa dampingi Anak Anda.

Namun toh, apabila Anda akhirnya Putuskan Tidak Nonton Sinetron Lagi, dan juga memilih memutuskan Larang Anak Anda Nonton Sinetron, maka Anda harus yakin, bahwa ini bukan karena tulisan ini, namun karena keputusan Anda sendiri berdasarkan azas baik buruk secara kontekstual di keluarga Anda.

Jadi pada akhirnya ketika Anda putuskan tidak lagi nonton Sinetron apapun, dan mengatur Anak untuk tidak boleh nonton Sinetron lagi. Anda sudah mempertimbangkan semua aspek dan bukan sekedar ikut-ikutan trend sesaat. Namun karena Anda putuskan dari hati secara bulat, dan yakin 100%.

Di rumah saudara saya tadi, sang suami sampai perlu beli TV sendiri, saking sudah capeknya melihat istri dan anak-anaknya yang demen banget nonton Sinetron. Sang suami lebih suka nonton bola sampai malam-malam, dan itupun juga bagi istrinya dianggap sudah terhipnosis oleh benda bulat itu. Tentu saja dalam tulisan ini saya tidak ingin berpendapat bahwa Sinetron itu buruk efeknya, sebab mengajarkan cerminan kehidupan yang palsu… bukanlah tujuan sinetron itu. Setidaknya Sinetron memberikan penghiburan dan memberi bius mimpi-mimpi indah di saat kehidupan riil tidak seperti yang diharapkan beberapa orang. Sinetron memberikan kesempatan mengumpat, mencela, mencaci maki, dan membuat seseorang merasa dirinya berwatak lebih baik daripada tokoh jahat di dalamnya.

Jadi ingat pula, di keluarga saudara saya itu, bahkan trend bajunya dan mukena-nya pun mengikuti model di Sinetron. Di Tanah Abang, konon dijual baju-baju dengan sebutan yang sama dengan judul Sinetron. Luar biasa, efek samping dari bisnis Sinetron… Tidak hanya trend baju, bahkan pembicaraan di keluarga itu sehari-haripun diwarnai dengan menggunjingkan isi dan kelanjutan cerita Sinetron, dan malah terkadang mempertengkarkan apa yang akan terjadi, apa yang sebanarnya, dan sebagainya, bak membicarakan kehidupan yang asli saja. Mungkin kalau Ahmad Albar saat ini masih muda, maka judul lagunya bukanlah “Dunia Ini Panggung Sandiwara”, namun akan menjadi “Dunia Ini Panggung Sinetron”. Lha wong, pembantu di rumah saudara saya itu saja apal kok, nama-nama setiap peran dalam Sinetron, termasuk jam tayangnya.

Kondisi itu, benar-benar kontras berbeda sekali dengan rumah kami, yang benar-benar sepi-ritual. Ya, rumah kami benar-benar ‘sepi’ ritual nonton TV. Lho, terus apa kegiatan anak-anak di rumah kami pada jam 18.30 malam ke atas? Salah satunya adalah main berbagai permainan game-board, anak-anak saya senang main permainan Monopoly, Cashflow For Kids, Lego, dan terkadang bermain monopoly menggunakan komputer. Tentu saja , permainannya sudah di screening, yang memberikan pendidikan. Misal, dalam bermain Monopoly saja, kita mengajarkan, apa arti asset dan liability seperti ajaran Robert Kiyosaki. Kita tidak menekankan tujuan untuk melakukan monopoly, namun menekankan untuk mengerti, mengapa nilai tanah berbeda-beda di berbagai tempat. Kenapa nilai tanah bisa naik, jika kita kuasai seluruh kompleks. Apa arti hipotek, dan untung ruginya. Kenapa lebih menguntungkan menyewakan rumah, daripada lahan kosong, dan kenapa lebih baik suatu hotel daripada 4 rumah!

Untuk mengisi waktu anak-anak dengan hal positif, belakangan ini istri saya kembali menggiatkan anak-anak untuk mengaji di tetangga. Banyak untungnya tinggal di kawasan Menteng Dalam, selain dekat kemana-mana, juga banyak sekali Majlis Taklim dan tetangga yang profesinya Guru Mengaji.

Ohya, untuk mengisi waktu, kami juga suka main tebak-tebakan di rumah, belajar matematika dan memory dengan cara metode visualisasi. Seru deh…

Di hari Sabtu & Minggu, selain olah raga berenang, kita mengijinkan anak-anak bermain game online kegemaran mereka, namanya “Club Penguin”.  Tak bisa dihindari, komputer dan internet memang memang sudah menjadi realitas riil bagi anak-anak sekarang. Tiap Sabtu dan Minggu mereka pasti menyempatkan diri memainkan game online di komputer rumah, sehingga kamipun menyempatkan diri untuk ikut memonitor apa isi dari game ini. Rupanya ini salah satu bentuk social networking gaya anak-anak berbasis grafis (kartun penguin). Para pemain harus login di network ini dulu, dan lantas bersosialiasasi di dalamnya. Ternyata permainan di dalamnya bermacam-macam, sebagian besar sih mengajarkan hal yang baik.

Di Club Penguin ini, sayangnya ada satu games yang saya kurang cocok, yakni semacam fighter (sabung / tanding) dengan lempar-lemparan ini itu. Kami meminta anak-anak kami tidak memainkan yang ini.

Disisi lain, hal yang saya suka di Club Penguin ini adalah adanya Lounge, dimana anak belajar bersapa dan berbicara satu sama lain. Mayoritas berbahasa Inggris tentu saja. adi in makinmelatih mereka berkomunikasi dalam bahasa itu. Selain itu, ada juga Library Room, disini tempat paling favorit bagi mereka. Saya pun senang melihat ia belajar membaca dan berbagai pengetahuan melalui library room ini.

Saat awal-awal kami memasuki dunia social networking, anak-anakpun juga minta dibuatin account Facebook. Namun supaya bisa termonitor dengan baik, maka oleh istri saya hanya dibuatin Page (Halaman) saja, yang loginnya tetap harus melalui account istri saya. Senang, memiliki istri yang bijaksana seperti itu.

Dulu saya menggunakan Facebook untuk membagi pengetahuan mengenai NLP dan Conversational Hypnosis secara gratis pada masyarakat. Sekarang saya memilih memakai Twitter, karena efek viral-nya. Efek viral, adalah efek berantai, yakni adanya fungsi re-tweet. Yakni, tweet kita di tweet ulang oleh follower kita. Sehingga jangkauan pembelajaran NLP dan Conversational Hypnosis makin luas, dalam mencerahkan pemikiran manusia. Selain itu, kelebihan lain dari Twitter adalah, Tweet-nya bisa pula dikoneksikan sehingga otomatis menjadi Status di Facebook. Jadi, sekali kerja, langsung beberapa pulau terlampaui.

Saya membayangkan, kalau anak-anak SD itu sudah mulai tahu kegunaan Twitter, dan saat kicauan Twitter ini menjadi realitas baru buat anak-anak kita. Wah, saya tidak akan heran kalaupun ia segera semangat untuk Buat account Twitter dan Follow Twitter saya di @ronnyfr untuk belajar NLP dan Conversational Hypnosis secara online.

The post Bisakah Kita Belajar Hypnosis dari Sinetron? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/bisakah-kita-belajar-hypnosis-dari-sinetron/feed/ 13
Terhipnosis Sinetron http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-sinetron/ http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-sinetron/#respond Wed, 16 Mar 2011 12:21:18 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/terhipnosis-sinetron/ Bagi anak ke dua saya, sekalipun masih kelas 1 SD, komputer sama sekali bukan merupakan benda asing buatnya. Bagaimana tidak, sejak lahir “procot”, anak-anak sepantaran dia tentunya memang sudah melihat komputer di RS, di rumah lihat ortunya pakai komputer, demikian pula di sekolahnya. Salah satu hal kamipun dibuat takjub, sedikitpun ia tidak merasa kesulitan berganti{ Read More }

The post Terhipnosis Sinetron appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Bagi anak ke dua saya, sekalipun masih kelas 1 SD, komputer sama sekali bukan merupakan benda asing buatnya. Bagaimana tidak, sejak lahir “procot”, anak-anak sepantaran dia tentunya memang sudah melihat komputer di RS, di rumah lihat ortunya pakai komputer, demikian pula di sekolahnya.

Salah satu hal kamipun dibuat takjub, sedikitpun ia tidak merasa kesulitan berganti perangkat dari PC ke Mac, seolah tidak ada bedanya kedua platform ini. Teman saya perlu beberapa bulan untuk familier dan nyaman pindah ke Mac. Maklum, awalnya kami juga pakai PC, namun kami sudah jadi Mac Lover selama 6 tahun terakhir ini.

Saat mengamati dia menggunakan komputer, yang menakjubkan adalah kami praktis hanya mengajarkan menyalakan, penggunaan dasar, dan mematikan. Selebihnya ia bisa ngerti dan pakai sendiri. Saya yakin, bukan hanya anak saya saja yang demikian. Mungkin, Andapun teringat pada anak Anda atau keponakan Anda, saat membaca tulisan ini.

Waktu jaman netbook, kamipun sempat memiliki Asus EEEPC (netbook trendsetter) yang OSnya berbasis Linux. Si anakpun tidak ada kesulitan menggunakannya. Demikian pula sekarang, saat jaman tablet. Wis pokoke semua lancar jaya.

Sekolah jelas berkontribusi besar dalam penguasaannya di dunia perkomputeran. Lha gimana pe-er disekolahnya saja ditugaskan dengan cara harus mengunduh soal dari internet. Waduh, kontras bener dibandingkan dengan dunia orangtuanya ketika masih muda dulu. Bahkan, dalam mengerjakan pe-er pun, ia sudah menggunakan google untuk mencari bahan artikel dan gambar-gambar.

Agar si anak lebih belajar bersyukur, maka kami sering menceritakan mengenai jaman kami masih muda dulu. Melalui dongeng sebelum tidur, kami ceritakan bahwa kami pertama melihat komputer pada usia 17 tahunan, di kelas 2 SMA. Dan baru bisa komputer 4 tahun kemudian, saat tahun ke 3 di perguruan tinggi. Saya masih ingat waktu itu harus pakai dua disket untuk kerja dengan PC.

Bagi Aarief, kisah kedua ortunya sungguh tidak masuk akal. Bagaimana mungkin kalu nggak ada komputer…? Terus kalau ngerjakan pe-er dari sekolah bagaimana? Terus kalau main games bagaimana?

Suatu keniscayaan / kelumrahan

Minggu lalu saya mengunjungi rumah saudara yang baru saja operasi, karena tidak sempat menengok selagi ia masih di rumah sakit. Berdua dengan istri, selepas magrib kami meluncur ke rumahnya, beruntung jalan cukup lengang. Anda tahu, Jakarta sangat rentan macet jika hujan.

Sesampai di rumahnya, rupanya ia sedang nonton TV dengan anak perempuan dan pembantunya. Di rumah saudara saya ini memang ada beberapa TV, dan salah satunya yang paling besar diletakkan di ruang tamu.

Sebagai seorang perempuan berusia 50 tahunan dan masih sibuk bekerja, saudara saya ini amat gemar nonton sinetron.

Terhipnosis
Terpengaruh perasaannya, ikut sedih, kesalahan. Bahkan sampai ke gerakan fisik.

Model Dunia

The post Terhipnosis Sinetron appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/terhipnosis-sinetron/feed/ 0
Ayo kita bandingkan Hypnosis vs NLP! http://www.ronnyfr.com/ayo-kita-bandingkan-hypnosis-vs-nlp/ http://www.ronnyfr.com/ayo-kita-bandingkan-hypnosis-vs-nlp/#comments Thu, 30 Dec 2010 05:17:16 +0000 http://ronnyfr.com/?p=498 Jadi… Lebih luas mana Hypnosis atau NLP? Apakah NLP mencakup Hypnosis, atau Hypnosis mencakup NLP? Lebih hebat mana Hypnosis atau NLP? Lebih sakti mana, Hypnosis atau NLP? Lebih baik mana, Hypnosis atau NLP? Lebih baik mempelajari yang mana dulu, Hypnosis atau NLP? Lebih mudah mana, belajar Hypnosis atau NLP? Pertanyaan ini banyak sekali kita jumpai{ Read More }

The post Ayo kita bandingkan Hypnosis vs NLP! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Jadi…

Lebih luas mana Hypnosis atau NLP? Apakah NLP mencakup Hypnosis, atau Hypnosis mencakup NLP? Lebih hebat mana Hypnosis atau NLP? Lebih sakti mana, Hypnosis atau NLP? Lebih baik mana, Hypnosis atau NLP? Lebih baik mempelajari yang mana dulu, Hypnosis atau NLP? Lebih mudah mana, belajar Hypnosis atau NLP?

Pertanyaan ini banyak sekali kita jumpai di mana-mana. Mungkin jadi pengin ikutan iseng nambahin pertanyaannya: “Lebih banyak mana pertanyaannya, Hypnosis atau NLP?”

Kalau almarhum Gusdur pada posisi ini, mungkin akan mengatakan “Gitu aja kok repot!”, dan sungguhpun saya pernah berada dalam jarak demikian dekat dengan beliau selama jadi Presiden, kali ini saya memilih untuk repot-repot menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas itu deh.

Banyak yang geleng-geleng kepala dan suka berdebat mengenai Gusdur yang mungkin bagi mereka kontroversial. Dan ngomongin sesuatu yang kontroversial senantiasa menyenangkan, karena memberi kesempataan bagi kita untuk bisa ngotot dan berada pada posisi ‘kelihatan lebih pintar’.

Hehehe, saat ini di TV dan Koran pada ngomongin TimNas sepakbola yang juga kontroversial, dan banyak yang ikut menangguk populer dan menjadi ‘kelihatan lebih pintar’ saat ikutan berdebat soal kontroversi TimNas.

Kalau skala kita perluas lagi, maka ngomongin Julian Assenge dan Wikileaks nya juga merupakan topik yang kontroversial, dan menjadi narasumber perdebatan mengenai Assenge-pun akan memberi kesempatan siapapun untuk menjadi yang‘kelihatan lebih pintar’.

Kenapa ya, Julian Assenge memiliki penggemar dan penganut yang banyak sekali. Namun kenapa pula yang gemar mencerca dan membencinyapun tak kalah jumlahnya juga.

Jadi Julian Assenge sebenarnya siapa, pantaskah ia dipuja sebagai pahlawan ala Robinhood atau haruskah ia dibenci sebagai pencuri?

Aaaaaaah!

Pasti dengan mudah Anda sudah tahu, jawabannya. Persis seperti soal NLP dan Hypnosis! Tergantung Anda melihat dari frame yang mana? Apakah Anda melihat dari Frame yang luas atau yang sempit? Atau melihat dari Frame A, Frame B atau Frame … Sampai dengan Frame Z. Semua ini soal Frame alias Pemilihan Konteks dan Pemilihan Makna saja.

Yo’i…

Mari saya undang Anda menjelajahi berbagai varian derivatif dari pertanyaan ini “Haruskah Julian Assenge dipuja dan haruskah ia dibenci?”, dan sebutlah kita meminjam salah satu ‘ilmu frame’ dari Robert Dilts, yakni Neurological Level:

Nah, mari kita masukkan pertanyaan itu ke dalam Frame di atas :

  1. Yang kita persoalkan : Julian Assenge yang Kapan? Julian Assenge yang Dimana? Julian Assenge dalam Konteks apa yang Anda maksudkan?
  2. Yang kita persoalkan : Ini tentang apa dulu dari yang Julian Assenge lakukan?
  3. Yang kita persoalkan : Julian Assenge dengan pengetahuan apa? Julian Assenge dengan kemampuan apa? Julian Assenge dengan ekspertise apa?
  4. Yang kita persoalkan : Julian Assenge dengan Nilai-nilai dan Belief apa?
  5. Yang kita persoalkan : Julian Assenge dalam jatidiri yang mana? (Aktivis, pecinta, atasan, manusia biasa, dll)
  6. Yang kita persoalkan : Julian Assenge dalam Relasinya dengan apa/siapa? (Tuhan, Kelompok Politik tertentu, Beyond…)

Mari kita terapkan dalam persoalan perbandingan Hypnosis dan NLP ya kawan-kawan…

  1. Yang kita persoalkan : NLP/Hypnosis  yang Kapan (Pengertian NLP dan Hypnosis dulu dan sekarang berbeda)? NLP/Hypnosis yang Dimana (Di berbagai temapat orang mendefiniskan NLP/Hypnosis dengan cara beda-beda)? NLP/Hypnosis dalam Konteks apa yang Anda maksudkan?
  2. Yang kita persoalkan : Ini tentang apa dulu, dari apa yang biasa orang lakukan dengan  NLP/Hypnosis itu?
  3. Yang kita persoalkan : Pengetahuan NLP/Hypnosis  yang mana? Kemampuan NLP/Hypnosis yang mana?
  4. Yang kita persoalkan : NLP/Hypnosis yang mengajarkan Nilai-nilai dan Belief apa?
  5. Yang kita persoalkan : NLP/Hypnosis dalam jatidiri yang mana? (Modeling, Teknik, Komunikasi, Terapi, dll, dll)
  6. Yang kita persoalkan : NLP/Hypnosis dalam Relasinya dengan apa/siapa? (Tuhan, Kelompok Politik tertentu, Beyond…)

Jika mau repot dan punya cukup waktu, mungkin bisa dijawab dulu pertanyaan itu. Sembari menjawabnya, boleh aja melanjutkan ke paragraf di bawah ini.

Yuk, mari saya undang lagi Anda untuk menjelajahi berbagai varian derivatif lain dari pertanyaan ini lagi “Haruskah Julian Assenge dipuja dan haruskah ia dibenci?”. Lho, kali ini, bagaimana jika kita lakukan dalam posisi perceptual yang lain, sekarang “diri si penanya (saya)” yang dimasukkan dalam Neuro Logical Level itu :

  1. Kapan, Dimana, dan berada dalam konteks apa, saya dalam menilai Julian Assenge?
  2. Apa yang saya lakukan, dalam menilai  Julian Assenge?
  3. Dengan pengetahuan apa sih yang saya miliki, untuk menilai Julian Assenge? Pada kapasitas kemampuan apa, saya menilai Julian Assenge? Punya kualitas ekspertise apa, yang saya pakai untuk menilai Julian Assenge?
  4. Belief dan Nilai-nilai apa yang saya anut, saat menilai Julian Assenge?
  5. Jati diri apa yang saya pakai, saat menilai Julian Assenge? (Guru, LSM, Pemerintah, Awam, Ahli Hypnosis, manusia biasa, dll)
  6. Dalam Relasinya dengan apa/siapa, saat saya menilai Julian Assenge? (Tuhan, Kelompok Politik tertentu, Beyond…)

Wellhadalah!  Kok akhirnya malah jadi benar ya, kata-kata Gusdur… Akhirnya malah jadi repot sekarang. Kok akhirnya malah jadi rumit ya. Kok akhirnya malah jadi puyeng ya?

Pantas saja, akhirnya topik Julian Assenge menjadi kontroversial, lha wong Frame untuk menilainya bisa Multidimensional ‘gitu. Padahal masing-masing pada ngotot sebagai yang paling ngerti…  karena apa? Karena mendapat kesempatan menjadi ‘kelihatan lebih pintar’.

Lho sebentar, anehnya pas saya puyeng, saya kok saya malah jadi ngerti sekarang, maksud kata-kata Gusdur dengan “Gitu aja kok repot!”

Jadi…

  • Lebih luas mana Hypnosis atau NLP?
  • Apakah NLP mencakup Hypnosis, atau Hypnosis mencakup NLP?
  • Lebih hebat mana Hypnosis atau NLP?
  • Lebih sakti mana, Hypnosis atau NLP?
  • Lebih baik mana, Hypnosis atau NLP?
  • Lebih baik mempelajari yang mana dulu, Hypnosis atau NLP?
  • Lebih mudah mana, belajar Hypnosis atau NLP?

Ya wislah…

Tinggal ganti saja semua kata Julian Assenge dengan pertanyaan mengenai perbandingan Hypnosis dan NLP itu.

Oh, perlu contoh…

Baiklah….

  • Saat menilai ‘Lebih hebat mana Hypnosis atau NLP’? Pengetahuan apa sih yang saya miliki tentang Hypnosis dan NLP? NLP itu apa artinya bagi saya: Apakah Modeling, Sikap, Teknik atau apa? Hypnosis itu apa artinya bagi saya: Apakah ‘komunikasi ekselen’, ‘seni memby-pass critical area’, ‘membuat orang masuk dalam kondisi seperti tidur?’ atau apa?
  • Kapasitas kemampuan apa sih yang saya miliki tentang Hypnosis dan NLP, saat saya menilai ‘Lebih luas mana Hypnosis atau NLP’?
  • Kualitas ekspertis apa sih yang saya miliki tentang Hypnosis dan NLP, untuk   menilai ‘Hypnosis lebih luas atau lebih sempit dari  NLP’?

Anda akan menemukan sendiri jawabannya, saat mulai bertualang untuk berani menjawab seluruh pertanyaan itu dengan apa yang Anda ketahui.

Di suatu sudut nun jauh dari Santa Cruz California, bisa kita bayangkan ada seseorang duduk manis sambil cekikikan, menonton dengan senang perdebatan kontroversial ini. Mungkin ia mulai membatin sekarang… “Apapun jawabannya…, mo’ Hypnosis kek, mo’ NLP kek… repot-repot amat. Yang penting saya malah jadi lebih pintar, dan diperkaya dengan berbagai frame sudut pandang! Apalagi dibahas dengan Neurological Level!”.

Mungkin di sini kita jadi mengerti maksud Richard Bandler saat mengatakan : “Kebutuhan manusia yang mendasar adalah menjadikan dunia ini masuk akal bagi dirinya”. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu tentu saja dalam rangka seseorang ingin mlihat dunia ini secara masuk akal (di level akal yang ia kuasai lho)!

The post Ayo kita bandingkan Hypnosis vs NLP! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/ayo-kita-bandingkan-hypnosis-vs-nlp/feed/ 17
NLP bisa melejitkan kemampuan atlit Sepakbola? http://www.ronnyfr.com/nlp-bisa-melejitkan-kemampuan-atlit-sepakbola/ http://www.ronnyfr.com/nlp-bisa-melejitkan-kemampuan-atlit-sepakbola/#comments Tue, 28 Dec 2010 18:05:28 +0000 http://ronnyfr.com/?p=491 Tentu saja Anda masih ingat, saat menonton pertandingan bola, beberapa kali pasti pernah diselingi perasaan gemas atau kesal. Bagaimana tidak gemas, kalau suatu umpan bola bagus ternyata jatuh di lapangan kosong. Tentu saja Anda pernah melihat, saat bola nampak sudah ditendang secara akurat oleh seorang pemain back, berusaha memberi umpan lambung ke depan…. Bola nampak{ Read More }

The post NLP bisa melejitkan kemampuan atlit Sepakbola? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Tentu saja Anda masih ingat, saat menonton pertandingan bola, beberapa kali pasti pernah diselingi perasaan gemas atau kesal. Bagaimana tidak gemas, kalau suatu umpan bola bagus ternyata jatuh di lapangan kosong. Tentu saja Anda pernah melihat, saat bola nampak sudah ditendang secara akurat oleh seorang pemain back, berusaha memberi umpan lambung ke depan…. Bola nampak membentuk sudut lambung tinggi dan sayangnya jatuh di lapangan yang kosong. Rupanya rekannya yang berlarian ke depan itu, tak satupun dapat menduga kemana jatuhnya bola itu.  Mereka terlalu sibuk fokus melihat ke arah depan…

Kenapa pemain yang sibuk berlarian ke depan itu tak ada yang bisa “melihat” kemana arah jatuh bola? Karena mereka tidak terlatih dengan baik untuk melihat dengan Peripheral Vision.

Anda mungkin juga pernah melihat seorang pemain yang sedang semangat menggiring bola melesat ke arah gawang lawan. Namun tiba-tiba ia kaget, ketika sebuah kaki ternyata sudah mengait bola dari belakang tubuhnya tanpa ia sadari sedikitpun keberadaan si pemain lawan yang menguntitnya.

Kenapa pemain yang sibuk menggiring bola  ke depan itu tak bisa “melihat” pemain lawan yang mengejarnya? Karena ia tidak terlatih dengan baik untuk melihat dengan Peripheral Vision.

Apakah Peripheral Vision

Peripheral Vision adalah pandangan atau penglihatan yang mampu mengenali situasi di sekeliling / samping. Kemampuan ini sering disebut juga penglihatan luas, yakni mampu melihat berbagai hal yang berada jauh dari titik fokus penglihatan. Kemampuan ini harus dilatih, tidak sembarang dilatih. Harus dilatih dengan cara yang benar dan efektif!

Salah satu hal yang disukai orang-orang tentang NLP adalah kemampuannya diterapkan di berbagai bidang kehidupan, bukan hanya di terapi. Olah raga adalah salah satu dimana NLP dapat memberikan banyak sumbangan yang amat bermanfaat.

Dari berbagai manfaat penerapan NLP di olah raga, tulisan kali ini khusus membahas mengenai Peripheral Vision. Suatu yang di dunia olah raga di Indonesia masih jarang diketahui oleh para atlit maupun pelatihnya, terutama manfaat dan cara melatihnya secara efektif -seperti saya- akan jelaskan pada artikel berikut ini.

Perlu diingat, pada saat melatih kemampuan ini, harus kemudian diselaraskan dengan Penglihatan Fokus (Foveal Vision), sehingga seseorang dapat menggunakan secara bersamaan kedua penglihatan ini. Kemampuan ini sering disebut sebagai ‘soft eyes’ (pandangan lembut), atau dalam bahasa teknis sering disebut dengan Central – Peripheral Awareness (CPA).

Apa manfaat berada dalam kondisi soft eyes ini dalam permainan olah raga, khususnya sepakbola?

  1. Secara bersamaan dapat melihat apa yang ada di depan kita dan apa yang ada di samping sekeliling kita. Bahkan pada kondisi ini kita bisa lebih mengenali bahasa tubuh orang lain, gerak-geriknya secara detail. Baik yang di depan kita maupun di sekeliling kita. Sehingga skil ini jelas-jelas bisa dipakai untuk membaca tindak tanduk lawan main. Kita akan dengan cepat menyadari saat lawan hendak merebut bola dari samping atau mungkin dari belakang. Bahkan kita bisa terhindar dari berbagai bahaya niat buruk lawan yang mungkinmau melakukan tindakan tackling pada kita. Manfaat utama ain adalah seperti dalam awal tulisan, yakni mampu membaca pergerakan rekan sepermainan. Misal, saat fokus berlari kedepan, peripheral vision kita akan mampu mengenali umpan kawan dari samping atau belakang, sehingga bola tidak lagi jatuh di tempat yang kosong.
  2. Kondisi peripheral vision akan membuat kita bernafas lebih lancar dan nyaman, juga merasa lebih rileks. Hal ini penting dalam bermain olah raga, apalagi sepakbola. Kondisi pikiran dan otot menjadi lebih lentur untuk dipergunakan. Situasi ini sering dideskripsikan orang sebagai ‘masuk pada situasi kalem”. Situasi kalem ini penting sekali untuk membuat orang tidak mudah masuk kondisi emosional saat banyak faktor non teknis yang mengganggu. Misal, sorak sorai dan cercaan oleh penonton, sering memancing emosi pemain. Kondisi kalem membuat pemain lebih memegang kontrol emosi mereka.
  3. Mengurangi jumlah “self talk” yang seringkali menjadi masalah saat permainan olah raga. Semua dari kita pernah merasakan tidak enaknya saat kita mencela atau mengkritik diri sendiri secara pedas, misal “Bodoh sekali saya!”, apalagi yang diulang berkali-kali. Bisa merusak fokus dan mood secara bersamaan, bahkan bisa frustrasi. Pemain bola perlu mengurangi self talk, saat situasi sedang “tidak berpihak” pada dirinya. Penelitian menunjukkan, saat berada dalam soft eyes ini, maka self talk akan berkurang secara otomatis. Ini bagus sekali bagi pemain bola yang mulai tertekan kondisi atau baru saja melakukan kesalahan.
  4. Bagi penjaga gawang, melatih peripheral vision, akan meningkatkan koordinasi Mata-Kaki. Dengan demikian akan terjadi peningkatan respon atas pergerakan kaki seorang penendang bola. Orang awam, akan mengatakan ini sebagai meningkatnya gerak refleks.

Ada banyak sekali berlatih Peripheral Vision, berikut adalah beberapa cara dasar mengembangkan Peripheral Vision menggunakan ilmu NLP. Biasanya saat belajarNLP di pelatihan Licensed Practitioner of NLP, peserta pelatihan akan mendapatkan beberapa latihan dasar teknik ini.

 

Latihan 1

Enak sekali, Anda bisa berlatih Peripheral Vision cara pertama ini dimanapun dan kapanpun. Misalkan Anda sedang duduk sekarang, atau di Cafe, atau di suatu ruangan. Sambil meRilekskan diri Anda, dengan mudah Anda dapat pilih salah satu objek yang menarik di kejauhan sekitar beberapa meter, misal botol minuman di rak, atau kalender di dinding bergambar artis bahenol.

Fokus secara santai pada objek itu, dan sambil terus memandangi objek itu, maka secara bertahap mulai sadari keberadaan barang-barang apa saja yang ada disekitar objek yang Anda fokuskan tadi. Tentunya Anda dapat meLakukan tanpa memindahkan fokus mata anda dari objek itu.

Dengan rasa ingin tahu, kenali apa saja bentuk benda-benda di sekitarnya, ada tulisan apa di dekat objek itu, apakah semeter dari itu ada bentuk dan warna tertentu atau pola garis tertentu. Sementara Anda terus melakukan itu, Anda akan kagum bahwa Anda bisa melakukan hal itu makin lama makin jauh dari objek tadi. Tidak heran jika akhirnya Anda bisa mengenali berbagai bentuk penglihatan dari benda yang bahkan berada di sekitar tempat duduk Anda.

Beberapa orang akan menyadari langsung bahwa pada saat melakukan ini langsung terjadi pengurangan secara drastis self talk alias berbicara dalam hati. Observasi saja dengan rasa bertualang.

Anda mungkin tidak selalu punya kesempatan untuk berlatih dengan cara perlahan menggeser medan penglihatan semacam ini. Maka Anda boleh melatih dengan cara lain yang lebih cepat. Biasakan saat sedang melihat apapun dengan fokus, segera sadari benda apa saja yang ada disekitar objek itu. Dan kemudian secepat kilat kembali fokus melihat ke objek itu. Setelah terbiasa, Anda benar-benar dapat melakukan tanpa menggerakkan mata dan berpindah fokus dari objek, dan bisa mengenali berbagai bentuk dan warna benda di sekelilingnya. Lakukan hal ini dengan cara makin lama makin jauh dari objek utama.

Latihan 2

Setiap kali Anda naik mobil, duduklah di samping sopir. Artinya jangan lakukan ini sambil nyetir.  Pandanglah kosong ke depan, tanpa fokus. Kemudian, sementara mata Anda memandang ke depan, mulai berikan perhatian pada penglihatan di samping  kiri dan kanan secara bersamaan. Lakukan  dua hal ini secara bersamaan, bukan melirik ke kanan dan kemudian ke kiri :

  • Pandangan kosong ke depan tanpa fokus
  • Beri perhatian pada situasi di kiri dan kanan, tanpa menggerakkan mata kesamping sama sekali.

Dalam kondisi mobil berjalan seperti ini, kenali sebanyak mungkin apa saja yang bergerak di kanan kiri Anda. Lakukan sambil dinikmati dan rileks saja.

Anda tentu saja bisa melatih cara ini tanpa harus sambil naik mobil. Cukup sambil berjalan, atau berlari. Keuntungannya jika dilakukan sambil naik mobil adalah, kita tidak bosan, dan tidak mungkin nabrak, karena yang nyetir adalah orang lain. Kalau sambil berlari kadang bisa nabrak pada awalnya.

Latihan 3

Latihan ini perlu dilakukan dalam kondisi rileks. Duduk di kursi, dan bayangkan atau rasakan seolah anda meletakkan kacamata di atas kepala (seperti yang sering dilakukan orang jika meletakkan kacamata hitam, di atas rambut seperti pakai bando). Kemudian, bayangkan / rasakan seolah mata Anda berpindah kesana sehingga Anda seperti melihat dari kacamata itu.

Alternatif dari cara ini adalah dengan cara membayangkan / merasakan seolah anda sedang menggendong seseorang, dan anda melihat dunia melalui mata orang yang anda gendong itu.

Pada saat Anda lakukan hal ini dengan benar akan merasakan suatu pergeseran atau perluasan medan penglihatan. Melihat dengan Peripheral Vision ini dengan cepat membuat Anda merasakan suatu sensasi meluasnya bidang pandangan anda.

Pada saat Anda sudah meLatih kemampuan menggunakan Peripheral Vision ini secara rutin, sabar dan rileks, maka Anda akan dengan cepat mendapati kenyataan bahwa sikap mental seperti ini akan mudah mencapai hasil, dibandingkan jika seseorang ingin terburu-buru dalam mendapatkan hasil.

Koordinasi V-K

Beberapa saat yang lalu, pada saat melatihkan skill peripheral vision ini di suatu klub sepakbola, saya pernah ditanya oleh seorang peserta yang agak iseng; “Mana yang lebih penting kita kembangkan Pak, kemampuan Visual (V), kemampuan Auditorial (A) atau kemampuan merasakan / Kinestetik (K)?”

Lha ditanya begitu ya saya cuman senyam-senyum saja dan tidak menjawab. Untuk tidak menyinggung perasaannya, wong saya tidak setuju dengan asumsi dari pertanyaan itu. Menanyakan ‘mana yang lebih penting’ berarti mengasumsikan seolah ‘ada yang lebih penting’. Anda tentu bisa menyimpulkan bahwa semua itu punya nilai penting di masing-masing tempat dan fungsinya, karena kelimanya memang dalam satu sistem inderawi.

Entah karena kerasukan apa, pemain yang bertanya ini lantas ngotot dan menyatakan bahwa Kinestetik / Perasaan adalah yang terpenting. Untuk menghargai perbedaan pendapat, saya persilahkan ia tetap dalam pendapatnya, khan bolah-boleh saja. Syukurlah, ia kemudian nampak senang, mungkin karena debatnya tidak ada yang membantah.

Sekalipun pada akhirnya beberapa pemain kemudian secara lucu bercerita, bahwa pemain yang tadi keukeuh dengan ‘lebih penting perasaan’, ternyata perilaku dan kelakuannya malah  justru yang banyak menyinggung perasaan orang lain. Sampai ada yang nyeletuk : ”Mungkin karena terlalu fokus pada mengembangkan perasaan sendiri, sehingga luput untuk bisa melihat bahwa perasaan orang lain terlukai”.

Saya tidak begitu memusingkan akan peristiwa itu dan dengan cepat sudah terLupakan begitu saja, karena malas bersitegang untuk hal yang nggak penting. Ditulis di sini karena semata-mata menjadi bermanfaat dan dapat menjadi contoh yang bagus sekali untuk menjelaskan konsep Koordinasi V-K.

Pada saat bermain olah raga, maka ada kebutuhan yang tinggi bagi pemain untuk memiliki koordinasi yang sempurna antara apa yang dilihat mata (V) dan bagaimana reaksi otot tubuh tertentu (K). Dalam NLP disebut V/K Coordination, keduanya V dan K adalah sama pentingnya!

Dalam permainan  sepakbola, ada 3 tipe kebutuhan V/K coordination yang penting dilatih:

  1. Visual – Hand : Merespon stimulus Visual dengan gerakan tangan.
  2. Visual – Foot : Merespon stimulus Visual dengan gerakan kaki
  3. Visual – Body : Merespon stimulus Visual dengan gerakan badan lainya, misal sundulan kepala.

Kemampuan pemain bola pada umumnya harus menguasai 2 jenis V/K coordination, yakni tipe 2 dan 3.

Sedangkan bagi penjaga gawang, seluruh tipe itu penting, karena Anda tahulah…  kemampuan V/K Coordination tipe 1 jelas-jelas juga amat diperlukan untuk menangkap bola!

Mungkin ada yang mau nanya…:

  • “Mana dari ketiga tipe V/K Coordination itu yang paling penting dikuasai?”

Halah…, kalau anak muda sekarang akan menjawab begini :

  • Jiaaaaaah, lagi-lagi…. Justru pertanyaan kayak getto yang paling kagak penting!

V/K Coordination ini harus dilatih dengan sering dan terus menerus dilakukan peningkatan akurasi. Sebagai gambaran, melalui kepekaan V-nya, seorang penjaga gawang akan tahu persis, sudut tendang tertentu akan mengarahkan bola ke sudut mana. Sehingga respon motorik (K) akan secara otomatis bergerak dengan akurat ke arah bola berlari!

Contoh lain, seorang pemain akan menendang bola. Ketika matanya sudah melihat sebuah titik yang bagus untuk menyarangkan bola, maka secara otomatis seluruh syaraf Kinestetisnya akan berjalan sempurna sehinga setiap gerakan otot besar dan otot halus akan bekerja sama menghasilkan suatau tendangan yang akurat ke arah itu. Seluruh gerakan otot kaki yang menendang itu terkalibrasi dengan sendirinya karena efek latihan yang akurat. Seolah semua otot sudah tahu tugas masing-masing, sudah dengan sendirinya menghitung seberapa energi harus dibakar untuk menghasilkan kekuatan tendangan itu.

Ini hanya akan terjadi bagi pemain yang sudah terlatih akurasi V/K Coordinationnya!

Latihan Dasar V/K Coordination

Melatih V/K Coordination sangat mudah dilakukan, intinya adalah membuat sirkuit neurologis dalam otak yang menghubungkan V-K agar mengalami rangsang terus menerus sehingga terjadi penebalan, karena sering dilalui sinyal biolistrik. Pandangan mata akan mengarahkan gerakan badan, alias sistem saraf Visual akan mengarahkan gerakan sistem Kinestetik (motoris).

Kalau Anda pernah melihat anak-anak gadis bermain Dance-Dance Revolution (DDR) di Playing Area, itu lho yang cewek-cewek cakep pada loncat-loncat di atas landasan besi bertanda kode tertentu berwarna-warni. Sementara matanya fokus menatap layar yang memancarkan kode dan warna-warni tertentu, dan suara musik dance yang mengajak goyang, maka kaki mereka bergerak meloncat menapak pada kode dan warna yang sama dengan yang dilihat di layar. Game DDR ini sangat baik untuk membangun V/K coordination, dan amat menarik serta menyenangkan untuk dilakukan. Suara musiknya membuat kita berada dalam situasi fun!

Nah, untuk menghindari malu karena males main DDR di mall, Anda bisa beli untuk dimainkan di rumah. Saya juga belikan anak saya game ini di rumah, yang bermerek Wii (Nintendo). Tentunya berbeda dengan yang di mall, dalam permaian Wii ini, steppingpad-nya terbuat dari lembaran plastik tipis yang bisa dilipat.

Sifat game DDR ini berbeda dengan game console yang lain, yang biasanya hanya meningkatkan V/K coordination antara penglihatan mata dan jari jempol. Misal pada permainan seperti PSP dan sejenisnya. Ada teman yang pernah nyeletuk, katanya fosil generasi kita nanti akan lebih besar ukuran jempolnya, karena lebih sering dipakai dari generasi orang sebelum kita. Dipakai SMS, pesan BB, dan main game dengan joystick di genggaman. Hehehehe

Cara lain meningkatkan V/K Coordination adalah dengan memberi umpan bola sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya dari berbagai sudut tendang / lempar. Mungkin Anda pernah melihat pemain tennis berlatih dengan diserang oleh meriam bola? Nah, bayangkan saja bahwa latihan itu salah satunya bertujuan melatih peningkatan V/K Coordination ini.

Pada waktu belajar NLP dari John Grinder, diajarkan permainan bernama NASA Games. Yakni mirip dengan DDR, namun lebih sederhana gerakannya, sekalipun demikian efektifitasnya tetap mengesankan.

Permainan NASA games ini adalah mengamati tulisan di suatu papan tulis / flipchart, bertuliskan huruf abjad (A-Z). Dibawah setiap huruf itu ada kode berwarna lain, bertuliskan ‘L’, ‘R” atau ‘B’ yang dituliskan secara acak.

Pemain harus membaca huruf abjad itu secara keras-keras, sementara kedua kaki dan tangannya harus bergerak mengikuti kode ‘L’, ‘R’, atau ‘B’ itu. Arti dari Kode L = Kiri, kode R = Kanan, dan Kode B = Kedua belah Kanan dan Kiri.

  • Jika kodenya L, maka tangan kiri diangkat lurus setinggi pundak, sekaligus mengangkat kaki kanan sehingga paha horisontal (crossing movement).
  • Jika kodenya R, maka mengangkat tangan kanan, sekaligus kaki kiri.
  • Jika kodenya B, maka tekuk kedua kaki selutut, sambil angkat kedua tangan.

Game ini luar biasa, karena selain menguatkan V/K Coordination, juga sekaligus menyeimbangkan otak kiri dan kanan, karena sifatnya yang cross movement itu. Kedua hemisphere otak dipaksa bekerja bersamaan untuk tugas yang berkebalikan (kaki kiri = tangan kanan). Menurut John Grinder memainkan game ini dengan perasaan senang juga akan membawa ke kondisi Knowing Nothing State. Yakni kondisi pembelajaran yang terbaik, tak berprasangka, mirip anak kecil yang belajar, penuh rasa ingin tahu dan ‘totalitas’.

Ada banyak sekali teknik NLP yang bisa diajarkan untuk pemain bola, atau pemain olah raga apapun. Sedemkian luar biasanya, bahkan sekalipun baru melatih 2 skill diatas saja pasti sudah akan meningkatkan perfrmance Anda di bidang olah raga.

Anda tentu penasaran, apa lagi yang bisa dilakukan dengan NLP untuk melejitkan prestasi olah raga di Indonesia? Apakah belajarNLP bisa menguatkan keyakinan menang? Apakah belajarNLP bisa dipakai untuk sugesti dalam kondisi mata terbuka? Apakah belajarNLP bisa mengajarkan cara mengakses ‘kondisi puncak prestasi’ dalam hitungan detik? Apakah belajarNLP bisa membantu melenyapkan trauma kekalahan dalam waktu 30 menit atau kurang? Apakah belajarNLP bisa dipakai untuk menguatkan fokus dan konsentrasi? Dan apakah… artikel ini akan dilanjutkan ke berbagai teknik NLP lainnya untuk diterapkan di sepakbola? Sementara Anda menunggu untuk menyimak terus artikel lanjutan ini, saya penasaran skill mana yang segera Anda latihkan sekarang, Anda boleh saja mulai kunjungi belajarNLP.com untuk mengetahui apa saja manfaat pelatihan NLP di berbagai aspek kehidupan.

Sekalipun dalam artikel ini hanya dibahas manfaatnya untuk olah raga sepakbola, kemampuan peripheral vision dan V/K Coordination ini juga sangat berguna untuk aktivitas olah raga lain seperti Bela Diri, Bola Basket, Volley, Golf, Balap Mobil, dan lain-lain. Bahkan, diluar aspek olah raga, kemampuan ini juga bermanfaat, seperti untuk Trainer, Guru, Pemain Balet, dan sebagainya…

Well,

Tak terasa hari ini akan ada pertandingan sepakbola antara Indonesia dan Malaysia, untuk yang kedua kali di leg ke 2 Final piala AFF 2010. Saya penasaran, berapa banyak Anda akan mengenali situasi-situasi yang memerlukan Peripheral Vision, ataupun V/K Coordination dalam permainan ini.

Bahkan, saat Anda sudah melatih dengan baik Peripheral Vision dan V/K Coordination, rasanya seolah Anda sudah ingin berlari saja ke arah tertentu saat melihat sebuah bola melambung membentuk sudut tertentu… di dalam layar televisi!

Gooooooool!

The post NLP bisa melejitkan kemampuan atlit Sepakbola? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/nlp-bisa-melejitkan-kemampuan-atlit-sepakbola/feed/ 11
Reality Shifter (10 R/S Pertama) http://www.ronnyfr.com/reality-shifter-10-rs-pertama/ http://www.ronnyfr.com/reality-shifter-10-rs-pertama/#comments Thu, 04 Nov 2010 01:20:00 +0000 http://ronnyfr.com/?p=485 Reality Shifter 001 : Pada prinsipnya, kita adalah seorang reality shifter (RS) : kemampuan mengubah “subjective reality”, dengan level skill yang berbeda-beda. Beberapa perlu melakukan dalam kondisi trance (trance state), beberapa mampu melakukan dalam kondisi “normal state”. Di level skill mana Anda berada, dan dalam… state apa saja Anda bisa melakukan RS-ing? Reality Shifter 002{ Read More }

The post Reality Shifter (10 R/S Pertama) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Reality Shifter 001 : Pada prinsipnya, kita adalah seorang reality shifter (RS) : kemampuan mengubah “subjective reality”, dengan level skill yang berbeda-beda. Beberapa perlu melakukan dalam kondisi trance (trance state), beberapa mampu melakukan dalam kondisi “normal state”. Di level skill mana Anda berada, dan dalam… state apa saja Anda bisa melakukan RS-ing?

Reality Shifter 002 : Benarkah diperlukan “kedalaman” dlm hypnosis/therapy? Bukankah semua indikator “kedalaman” (misal dlm skala Davis Husband) dpt dicapai dlm keadaan normal state, tmsk skala 30 sekalipun? Apa yg terjadi saat Anda meyakini bahwa : Semua indikator kedalaman sebenarnya adlh menunjukkan kapabilitas sese…orang dalam melakukan Reality Shifting, bukan menunjukkan Level Kedalaman Trance.

Reality Shifter 003 : Setiap manusia pernah mengalami ‘permasalahan’ dalam derajat tertentu -sampai yang ‘berat’ sekalipun misal depresi, phobia, trauma, dll- secara ‘cepat’ di dalam kondisi ‘normal state’.Jadi manusia ‘capable’ untuk berubah cepat dalam dan tanpa harus masuk trance whatsoever? Sudahkah Anda tahu bahw…a bahwa kuncinya adalah Reality Shifting!

Reality Shifter 004: Bagi seorang Reality Shifter…, mereka tahu bahwa trance itu bukan inti sari untuk changework. Intinya adalah kemampuan memfasilitasi berkurangnya peranan Critical Faculty agar bawahsadar menerima dgn mudah.

Reality Shifter 005 : Reality shifting adalah istilah yang saya ciptakan untuk memperkenalkan suatu teknik dalam membuat pergeseran realitas subjektif seseorang (map of the reality), dengan cara mempengaruhi belief system dan dinamika imajinasi, dengan atau tanpa kondisi trance.

Reality Shifter 006 : Lagu Broery Marantika berjudul “Hati yang terluka” memiliki bagian syair terkenal “Kau mengubah cintaku jadi benci….”, adalah contoh proses changework tanpa trance. Kalau cinta bisa diubah jadi benci -tanpa trance-, demikianlah pula sebaliknya.

Reality Shifter 007 : Bahasa Hypnotic Milton Model, terdiri dr Inverse Meta Model & Additional Patterns. Jadi, ‘melanggar Meta Model’ berarti mengelicit hypnotic state. Padahal tiap kalimat pasti mengandung pelanggaran Meta Model. Berarti tiap komunikasi sebenarnya adalah hypnosis, lantas komunikasi yg ‘bukan hypnosis’… itu yg seperti apa? Wajar, jika dikatakan bhw hypnosis itu sebenarnya antara ada & tiada.

Reality Shifter 008 : Jika semua komunikasi adalah hypnosis, maka semua komunikasi akan mengakibatkan efek hipnotik (hypnotic phenomena) dalam level tertentu. Beberapa hypnotic phenomena sedemikian nyatanya (profound level), sedangkan beberapa yang lain hanyalah terjadi dalam pikiran berupa internal reality shifting (p…ergeseran realitas internal) yg tdk terdeteksi oleh mata.

Reality Shifter 009 : Anak2 sekarang mengembangkan kemampuan internal-reality-shifting yg luar biasa, kemampuan yg mereka peroleh dari seringnya mereka bermain game2 computer & console game lainnya yg mensyaratkan kondisi associated. So, mereka perlu belajar jg cara mengendalikan kemampuan istimewa ini, agar dapat mengkontrolnya sesuai kebutuhan.

Reality Shifter 010 : Pesulap, mentalis, & profesi sejenis…., tahu bhw suatu “misdirection” adalah sebenarnya mrpkn suatu “direction”, & itu adalah suatu tools yg sangat powerful utk menciptakan fenomena reality shifting. Ditangan org yg cerdas, misdirection ini dapat dimanfaatkan sbg langkah awal utk melakukan changework, dgn memanfaatkan kekuatannya yg dpt mempengaruhi belief system.

The post Reality Shifter (10 R/S Pertama) appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/reality-shifter-10-rs-pertama/feed/ 4
Uncover How World-Class Hypnotherapist Supercharge Their Hypnosis Suggestion With Hypno-Linguistic. http://www.ronnyfr.com/uncover-how-world-class-hypnotherapist-supercharge-their-hypnosis-suggestion-with-hypno-linguistic/ http://www.ronnyfr.com/uncover-how-world-class-hypnotherapist-supercharge-their-hypnosis-suggestion-with-hypno-linguistic/#comments Wed, 16 Jun 2010 02:05:10 +0000 http://ronnyfr.com/?p=330 Tulisan ini merupakan naskah yang saya pakai di Indonesian Hypnosis Summit (IHS 2010), dan melalui kebaikan Mas Yan (Ketua Penyelenggara), saya diberikan kesempatan untuk menuliskan ulang di web ini, agar dapat dinikmati oleh lebih banyak pembaca di tanah air. IHS 2010 berjalan dengan amat luar biasa! Seluruh pembicara, observer, dan tamu-tamu undangan serta para hadirin.{ Read More }

The post Uncover How World-Class Hypnotherapist Supercharge Their Hypnosis Suggestion With Hypno-Linguistic. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Tulisan ini merupakan naskah yang saya pakai di Indonesian Hypnosis Summit (IHS 2010), dan melalui kebaikan Mas Yan (Ketua Penyelenggara), saya diberikan kesempatan untuk menuliskan ulang di web ini, agar dapat dinikmati oleh lebih banyak pembaca di tanah air.

IHS 2010 berjalan dengan amat luar biasa! Seluruh pembicara, observer, dan tamu-tamu undangan serta para hadirin. Semuanya bersatu padu setuju menyuarakan suatu misi untuk memberikan perhatian pada “Quo Vadis Hypnosis in Indonesia?”, akan ke manakah arah hypnosis di Indonesia?

Berbicara mengenai arah, saya jadi teringat akan salah satu suster yang bertugas mengurus anak –anak di rumah saya yang sering bingung kalau di ajak jalan sama keluarga. Ia selalu bingung menentukan arah mata angin. Dia hanya tahu arah kanan dan kiri, tapi ia tidak tahu arah mata angin. Tidak hanya masalah arah, ia sering bingung, bahkan untuk berbagai hal yang lain pula. Suster itu berasal dari Sukabumi Jawa Barat. Bahasanyapun masih medok bernada intonasi ‘bahasa sunda’.

Salah satu kejadian unik adalah, pada suatu hari, saat kami beres-beres mau pindahan rumah, dia tersenyum-senyum sendiri. Saat saya tanya kenapa, ia menjawab “Bapak kok punya colokan listrik (maksudnya portable stop contact) bertuliskan ‘Terminal Kuningan’, emangnya Bapak mengambil dari Terminal di daerah Kuningan Jawa Barat ya Pak?”

“Maksudmu apa?” tanya saya kurang paham. Lantas ia menjawab : “Maksud saya kok nggak beli sendiri, kok ngambil dari ‘Terminal Kuningan’, khan nanti terminalnya nggak punya colokan lagi dong.”

Aduh, keren-keren begini dikira ‘nyomot’ colokan listrik dari ‘Terminal Kuningan’? Si Teteh ini nggak ngerti kalau maksud tulisan ‘Terminal Kuningan’ adalah ujung (terminal) dari tiap colokan listrik itu terbuat dari logam kuningan. Produsen dengan sengaja menuliskan kata ‘Terminal Kuningan’ untuk menunjukkan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk lain yang biasanya ujung (terminalnya) tidak terbuat dari kuningan, yang daya hantar listrik/konduksivitasnya rendah.

Kisah di atas menyadarkan kita bahwa penggunaan bahasa amat penting bagi proses komunikasi. Pilihan kata dan frasa kata yang kita pakai akan sangat menentukan pemahaman lawan bicara kita atas maksud kita. Pemilihan bahasa dan pola kata yang kurang sesuai akan mengarahkan pikiran dan reaksi lawan bicara ke arah komunikasi yang berbeda arah. Bisa dikatakan bahwa bidang apapun yang ingin Anda sukses, maka belajar dan membuat pola bahasa, akan sangat membantu Anda.

Nah, bagaimana dengan hypnosis dan hypnotherapy? Bukankah kita sudah mengerti bahwa hypnosis adalah proses komunikasi yang ekselen. Pernahkan kita mengukur dan terus meningkatkan ekselensi komunikasi kita sehingga mendapatkan hasil yang luar biasa dalam hypnosis?

Alasan orang datang kepada Anda sebagai Klien adalah karena mereka percaya bahwa Anda mampu membantu orang masuk ke Kondisi Bawah Sadar. Sebagai hypnotherapist, memang layaknya Anda memiliki kemampuan untuk membantu orang yang tidak begitu mudah mengakses sendiri bawah sadarnya, dan membimbing mereka melalui suatu cara agar menjadi mudah berkomunikasi dengan bawah sadar mereka.

Bagi seorang pemain gitar dan piano, peningkatan kemampuan mengerakkan jari adalah suatu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas musik yang dihasilkan. Bagi pemain sepakbola, peningkatan kemampuan pergerakan kaki dalam mengolah bola adalah kunci suksesnya. Nah bagi seorang hypnotist dan hypnotherapist, tentu saja dengan mudah Anda simpulkan bahwa kemampuan menggunakan kata-kata dalam komunikasi dengan bawah sadarlah yang membuat kita menjadi lebih efektif sebagai seorang hypnotherapist.

Mudah disadari bahwa ada perbedaan besar antara seorang hypnotherapist pemula dan hypnotherapist rata-rata dibandingkan dengan hypnotherapist yang berkelas dunia adalah pada akurasi penggunaan kata. Hypnotherapist pemula dan rata-rata biasanya menggunakan skrip-skrip siap pakai, bahkan ada yang asal berbicara saja.

Ingat, isi suatu skrip tidak selalu dan bahkan biasanya jarang sekali dapat sama 100% dengan konstruksi masalah yang dialami seorang klien. Menyamakan konstruksi masalah setiap orang yang merokok, bisa mengakibatkan salah dalam memberikan sugesti hypnosis. Misal, penyebab awal seseorang merokok bisa saja karena lari dari kenyataan hidup, selain itu bisa juga disebabkan oleh karena ikut-ikutan teman, ingin dianggap jantan, dan 1001 sebab lainnya.

Melakukan pembelajaran conversational hypnosis dalam bahasa Indonesia memerlukan suatu cara sendiri. Karena fenomena linguistic yang terjadi di dalam bahasa Inggris tidak langsung bisa memproduksi suatu efek hipnotik (trance) yang sama dalam bahasa Indonesia. Ingat, kebanyakan pola bahasa hypnotic berasal dari penduplikasian model-model sugesti yang aslinya berbahasa Inggris.

Dalam artikel ini diberikan beberapa contoh untuk ilustrasi, selebihnya untuk mempermudah pemahaman, contoh-contoh akan dibahas lebih langsung dan lebih rinci di dalam ruang kelas. Seperti apa rasanya, mendapatkan banyak sekali pola bahasa yang memiliki kekuatan untuk men-supercharge kepiawaian Anda dalam meng-hypnosis.

EFEK PENGGUNAAN KATA KERJA LAMPAU, KINI, DAN MASA DEPAN

Mungkin Anda sudah menyadari bahwa manusia mengekspresikan perbedaan waktu dari suatu kejadian melalui kata kerja waktu (Tenses).

Kata kerja waktu dipakai untuk menandai waktu sebagai masa kini (sedang dilakukan), waktu sebagai perbuatan yang telah selesai dilakukan (lampau), dan waktu sebagai perbuatan yang akan dilakukan (dilakukan di masa depan). Pemilihan kata kerja waktu akan mempengaruhi pengalaman subjektifnya. Misal di akhir suatu proses hipnotherapi, Anda menutup proses sugesti dengan kalimat :

– “Jadi, dengan mengambil hikmah dari masalah yang sedang Anda alami sekarang….”

Wow!

Kalimat Anda akan menjadi pembenar (konfirmatif), bahwa sang hypnotherapist menyetujui bahwa si Klien memang SAAT INI MASIH mengalami masalah. Jadi tanpa disadari oleh hypnotherapistnya, dia telah memberikan sugesti ulang bahwa “Benar Anda sedang memiliki masalah sekarang”.

Padahal jelas sekali bahwa tujuan proses hypnotherapy adalah membantu si Klien untuk meyakini bahwa sekarang masalah itu sudah tidak ada lagi dan klien mendapatkan pembelajaran dari apa yang pernah dia alami itu.

Nah, tentunya semakin jelas bagi kita bahwa pemilihan kata-kata kerja waktu, sangat mempengaruhi bagaimana seseorang memahami  pengalaman subyektifnya.

Di tangan seorang Hypnotherapit Kelas Dunia, ‘kata kerja waktu’ dapat dipergunakan dengan sengaja untuk untuk memperkuat sugesti dengan cara meletakkan suatu persoalan masa kini, dipindah ke masa lampau melalui penggunaan kata kerja masa lampau. Misal daripada menggunakan kata “sedang”, maka kita ganti dengan kata “tadinya”.

  1. Masalah yang sedang Anda alami ini.
  2. Masalah yang tadinya Anda alami itu.

Kedua kalimat di atas akan memberikan pengaruh sugesti pada “realitas subyektif” klien secara berbeda. Ingat, hypnosis adalah sugesti!

Penggunaan kata “tadinya” dengan cepat akan mempengaruhi realitas internal si Klien untuk mempersepsikan bahwa masalah itu SAAT INI SUDAH TIDAK EKSIS LAGI. Kata “tadinya” secara ‘gaib’ telah menggeser keberadaan permasalahan itu ke masa yang telah lampau.

Mudah dimengerti, dengan menggunakan kata-kata tertentu, maka efek sugesti menjadi lebih kuat berlipat ganda, dan mempermudah Anda memfasilitasi proses hypnotherapy secara lebih cepat dan menyenangkan.

Presupposition

Sebagian dari Anda tentunya sudah mengetahui bahwa kata “presuposisi” adalah sama artinya dengan ‘asumsi secara linguistik’. Presuposisi adalah sesuatu yang secara bahasa sudah diasumsikan sebagai sesuatu kebenaran, supaya pernyataan yang dibuat dapat dianggap benar atau masuk akal.

Sudah jelas bahwa kapanpun seseorang berkomunikasi, kita menggunakan presuposisi yang mengasumsikan bahwa sesuatu sudah benar. Bahkan senyatanya, setiap kalimat yang kita katakan dalam keseharian kehidupan kita memiliki presuposisi.

Tidak semua dari hypnotherapist memiliki kepekaan atas apa yang telah dia asumsikan di dalam kalimatnya, dan hanya berkonsentrasi pada apa yang diucapkannya secara langsung. Padahal, seperti sudah disebutkan di atas, asumsi secara tidak sadar diterima sebagai suatu kebenaran oleh pendengar dan dia akan mengangap seolah-olah hal itu adalah benar.

Seorang hypnotherapist dapat banyak meningkatkan hasil-hasil yang kita dapatkan dengan secara sadar mengasumsikan apa yang kita inginkan dan menghindari mengasumsikan apa yang tidak kita inginkan.

Contohnya, kita pergunakan contoh yang sama dari kalimat diatas :

  1. Masalah-masalah yang sedang Anda alami ini.
  2. Tantangan hidup yang tadinya Anda alami itu.

Kedua kalimat di atas mengandung asumsi yang amat berbeda, dan menciptakan realitas dalam yang amat berbeda di kepala si klien. Berikut penjelasannya :

  1. Masalah-masalah : mengasumsikan bahwa benar hal itu adalah suatu permasalahan, dan masalah yang dimiliki klien itu jumlahnya lebih dari satu. Asumsi ini jelas-jelas tidak memberdayakan si Klien.
  2. Ini : mengasumsikan “masalah” tadi masih “dekat”, masih ada disini. Jelas ini mempengaruhi si Klien untuk meyakini bahwa masalah itu masih ada di sekitarnya (eksis) dan masih ter-asosiasi.

Pada contoh kedua, hypnotherapist kelas dunia akan memilih penggunaan asumsi yang diubah dengan sengaja :

  1. Tantangan hidup : mengasumsikan bahwa hal itu menarik untuk dihadapi.
  2. Itu : mengasumsikan bahwa “tantangan hidup” tadi sudah berada jauh darinya. Ini mensugesti Klien untuk meyakini bahwa ia sudah ter-disasosiasi dari “Tantangan Hidup” tadi. Ingat, banyak teknik dalam hynotherapy yang bertuuan membuat disasosiasi.

Nah,

Dari beberapa contoh di atas, saya jadi penasaran, seberapa peningkatan ketertarikan Anda sekarang pada penggunaan pola-pola bahasa yang dapat memperkuat sugesti Anda secara berlipat-lipat?

Melalui pelatihan semacam ini, kita tidak hanya sedang memperbaiki skill memberikan terapi saja, sejatinya kita sedang bicara langkah mengasyikkan untuk meningkatkan kualitas hidup, karena secara total keefektifan komunikasi kita meningkat dalam berbagai hal.

Pada saat Anda putuskan untuk Mulai terapkan bahan yang terkandung dalam artikel ini, Anda segera merasakan hasil yang luar biasa menyenangkan. Anda mungkin secara cepat menyadari bahwa transformasi skill ini telah terjadi seiring dengan kebiasaan Anda secara sengaja menggunakan pilihan kata dan pola kata secara efektif. Sering saya berpikir, untungnya, belajar menggunakan pola-pola bahasa luar biasa mudah dan menyenangkan. Apalagi bagi mereka yang pernah mengecap pembelajaran linguistic yang menarik ini di ruang pelatihan Licensed Practitioner of NLP, jelas-jelas saya  tidak perlu menyebutkan lagi bahwa mereka sudah belajar hypno-linguitic secara mudah dan menyenangkan selama 7 hari yang luar biasa.

Beberapa orang masih ragu, untuk Ikuti Pelatihan Licensed Practitioner of NLP, karena berpikir mengenai biayanya. Memang, dulupun saya juga memiliki keraguan yang sama, sampai pada suatu titik dimana saya tersadar, berapa banyak kerugian yang saya derita dari hilangnya kesempatan dalam kehidupan, karena tidak memiliki kemampuan komunikasi yang persuasif. Tentu saja bukan mengenai berapa investasi yang harus dikeluarkan dari pelatihan ini, tapi justru dari berapa banyak kerugian yang diderita karena belum ikuti pelatihan NLP Practitioner ini. Berapa banyak kesempatan yang hilang, karena mungkin kompetitor kita yang memiliki kemampuan linguistic yang luar biasa ini, sehingga proposal bisnisnya lebih “berbunyi” dari pada punya kita. Kalau mengenai manfaat meng-Ikuti pelatihan NLP Practitioner tentu saja sudah jelas. Lebih dari kemampuan linguistic saja, karena juga mempelajari kemampuan memodel figur-figur yang ekselen dalam kehidupan.

Ada banyak sekali pola linguistic yang dapat Anda pelajari untuk melipatgandakan kekuatan sugesti Anda. Pada saat Anda belajar NLP, sebagian pola ini sudah dibahas dalam Milton Model patterns, yakni pola bahasa yang dipelajari dari bapak hypnotherapist modern : Milton H. Erickson. Hampir dalam semua aspek kehidupan, ANda dapat terapkan kemampuan lingustic ini, tidak hanya saat melakukan hypnotherapy saja.

Sejatinya, pola linguisticpun juga tidak hanya terbatas dari Milton Model saja, dan tidak hanya menyangkut masalah penggunaan kata-kata saja, namun juga meliputi pengolahan intonasi, jeda dan bahkan juga penggunaan bahasa tubuh untuk memperkuat pesan sugesti Anda.

Pada prinsipnya seluruh Pola Bahasa akan menjadi semakin powerful saat Anda kombinasikan satu sama lain. Sikapi secara bebas penggabungan dari pola-pola ini, sehingga Anda  dapat menghasilkan suatu pola kalimat yang asli dari Anda.

Setelah Anda ikuti pelatiham, alangkah baikknya segera putuskan untuk berlatih, sekalipun awalnya mungkin secara tertulis dulu, dan sekalipun mungkin juga terasa aneh. Jalas saja terus.

Namun seiring dengan kepiawaian Anda saat gunakan kalimat itu dalam bentuk wicara, maka akan terasa natural dan wajar. Berbahasa secara wicara memang memiliki keleluasaan pelanggaran tata bahasa yang lebih dianggap wajar. Sehingga dengan mudah Anda men-supercharge kekuatan sugesti hypnosis Anda menjadi berlipat ganda.

Tentunya Anda sudah pernah menguasai rapport building yang Anda lakukan saat pretalk / pre induction. Pola bahasa sudah dapat Anda gunakan mulai dari saat pre induction ini, misalkan dengan sengaja mengasumsikan bahwa si Klien bersedia di hypnosis. Dengan sengaja mengasumsikan bahwa si Klien akan mendapatkan manfaat besar dari proses terapi itu dan sebagainya.

Tidak salah, jika orang-orang menjadi penasaran…., seperti apa yang akan terjadi saat Anda menerapkan pola bahasa ini di seluruh proses hypnosis, mulai dari Pre induction, Suggestivity Test, Induction, Deepening, Anchoring, Post Hypnotic Suggestion, Theraputic Procedure, bahkan saat Anda melakukan Termination.

Saya juga mulai penasaran, apakah suster di rumah sebaiknya di-hypnosis saja, agar dia mulai bisa membedakan arah mata angin.  Sebab, masa’ hanya hypnosis di Indonesia saja yang menjadi jelas arahnya. Tentu saja pertumbuhan dan pergerakan NLP di Indonesia juga perlu di set arahnya.

The post Uncover How World-Class Hypnotherapist Supercharge Their Hypnosis Suggestion With Hypno-Linguistic. appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/uncover-how-world-class-hypnotherapist-supercharge-their-hypnosis-suggestion-with-hypno-linguistic/feed/ 12
Video Mirip Ariel & Luna Maya Yang Bikin Penasaran http://www.ronnyfr.com/video-mirip-ariel-luna-maya/ http://www.ronnyfr.com/video-mirip-ariel-luna-maya/#comments Thu, 10 Jun 2010 18:24:34 +0000 http://ronnyfr.com/?p=322 Awal minggu lalu, di tengah kesibukan roadshow pelatihan di berbagai kota, tiba-tiba seperti dibombardir saja…. email, fb-inbox, twitter, sms dan bbm saya dibanjiri dengan berita mengenai video mirip Ariel dan Luna Maya. Ada yang nanya link, ada yang ngasih tahu link, ada yang nggak percaya, dan tentu saja ada yang ngamuk-ngamuk tak jelas ujung pangkalnya.{ Read More }

The post Video Mirip Ariel & Luna Maya Yang Bikin Penasaran appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Awal minggu lalu, di tengah kesibukan roadshow pelatihan di berbagai kota, tiba-tiba seperti dibombardir saja…. email, fb-inbox, twitter, sms dan bbm saya dibanjiri dengan berita mengenai video mirip Ariel dan Luna Maya.

Ada yang nanya link, ada yang ngasih tahu link, ada yang nggak percaya, dan tentu saja ada yang ngamuk-ngamuk tak jelas ujung pangkalnya. Bahkan, seorang teman saya mengeluh karena tagihan bb-nya membengkak, disebabkan dia berusaha mendownload video streaming yang lagi rame itu.

Wuihhh!

Memang menggegerkan, heboh video mirip Ariel dan Luna Maya, membuat orang rame-rame berusaha mencari link video ini kemana-mana. Terjadilah efek domino dari pencarian video ini, nama-nama web yang menyediakan jasa layanan video gratis semacam youtube, filetube dan web lain yang menyediakan jasa file sharing seolah menemukan momentum untuk meroketkan kepopulerannya. Bahkan, konon jumlah hit dari orang-orang yang mencari video ini mengalahkan jumlah hit yang mengakses video mesum artis Paris Hilton.

Luar biasa,

Semua hal di atas, digerakkan oleh rasa ingin tahu alias penasaran (state of curiosity). Rasa penasaran dan ingin tahu dapat membuat seseorang bergerak mencari tahu dengan penuh energi, untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Rasa penasaran membuat orang lupa capek, lupa malu, lupa biaya, lupa segala-galanya. Asyiiiik masyuk untuk mencari tahu….

Well,

Mungkin Anda sudah pernah mengetahui, bahwa di dunia barat dikenal suatu peribahasa “curiosity kill the cat”, arti letterlijk-nya adalah “rasa ingin tahu yang berlebihan dapat menyebabkan kucing mati”. Mungkin, di dunia barat banyak kucing mati terperangkap, karena terlalu pensaran ingin tahu dan menginjak perangkap / jeratan tikus.

Jadi, arti konotatif dari peribahasa itu adalah, supaya orang mengkontrol rasa ingin tahunya, karena dapat menyebabkan hadirnya marabahaya. Sebagai contoh, di berbagai file sharing dan torrent provider dengan mudah seseorang dapat menuliskan kata kunci “Luna Maya & Ariel” dan memperoleh puluhan link untuk mengunduh “video” tersebut.

Namun jika dicermati, file-file link tersebut berukuran dibawah 100 kb, yang artinya patut dicurigai apakah benar itu merupakan file video, atau justru malah berisi virus ganas yang siap sedia menggasak isi hard disk komputer Anda.

Sekalipun demikian, tetap saja kita lihat bahwa traffic pengunduhan file itu demikian tinggi sampai terjadi quota-exceeded. Artinya? Banyak orang membahayakan dirinya, demi terpenuhinya rasa penasaran itu.

Sekalipun video ini sudah dibantah oleh pihak Luna Maya, namun tetap saja ini menyita bandwidth yang luar biasa. Karena semakin dibantah, semakin diminati rupanya. Hmm, jadi ingat, apapun yang diberikan fokus dan perhatian, akan meningkat vibrasinya…

Video inipun memberi ‘berkah’ traffic

Sekalipun video ini dihujat disana-sini, namun rasa penasaran orang akan keberadaan video ini membuat traffic dari berbagai web dan blog menjadi meningkat. Dan ini seperti menjadi suatu berkah dan justru secara kreatif dipergunakan sebagai cara untuk meningkatkan rating di mesin pencari (search engine). Seolah kata dan frasa “Ariel” serta “Luna Maya” menjadi keyword yang teramat sakti untuk melambungkan SEO (Search Engine Optimization) suatu web atau blog secara cepat.

Inilah efek dari rasa penasaran yang di-utilisasi oleh para SEO-er. Rasa penasaran ternyata dapat menjadi tools yang kuat untuk melejitkan SEO suatu web atau blog.

Ya,

Seperti hujan yang mungkin dirutuki oleh para tukang penjual es, namun rupanya justru di sisi lain hujan disyukuri para ojek payung.

Bagi saya, rasa penasaran ini justru ingin kita bahas dari aspek NLP. Apa hikmah yang dapat kita pelajari dari kasus seperti ini?

Apakah Rasa Penasaran Itu Bermanfaat?

Saat Anda memutuskan belajarNLP dengan meng-Ikuti pelatihan Licensed Practitioner of NLP, Anda akan dapat mengetahui bahwa setiap perilaku memiliki struktur / proses tertentu untuk dilakukan.

Tidak seperti peribahasa di barat yang mengatakan “curiosity kill the cat”, ternyata dalam NLP justru kita dapat memanfaatkan State of Curiosity untuk suatu kebaikan yang membawa manfaat.

Bagi seorang guru atau trainer yang sudah belajarNLP, ia akan dapat membangkitkan rasa penasaran seluruh muridnya di kelas, meng-amplify rasa penasaran itu, dan kemudian menggunakan kecanggihan linguistic me-link-kan rasa penasaran itu dengan pelajaran yang sedang dibahas.

Boom!

Walhasil seluruh murid akan merasa penasaran pada pelajaran itu. Dan tentunya Anda sudah mahfum, bahwa rasa penasaran akan menggerakkan setiap murid untuk terus mencari pengetahuan yang dimaksudkan gurunya.

Orang tua yang sudah belajarNLP,com puternya mungkin dipenuhi dengan artikel mengenai bagaimana menggunakan rasa penasaran seorang anak, untuk mengajarkan tatakrama, sopan santun ataupun hal penting lainnya.

Seperti beberapa dari Anda, mungkin mendarat di artikel ini karena rasa penasaran atas video Ariel dan Luna Maya tadi. Asyiknya, Anda sekarang menjadi mengatahui bahwa rasa penasaran ternyata bisa saja berguna dan bermanfaat. Dan lebih asyiknya lagi, hanya bagi mereka yang sudah mempelajari NLP lah yang dapat memanfaatkan rasa penasaran orang lain secara efektif. Sementara Anda malah ikutan terbawa menjadi penasaran apakah NLP itu, Anda bisa saja mulai membaca artikel-artikel lain untuk belajarNLP.Com ment Andapun akan bermanfaat bagi pembelajaran kita semua.

Saya sendiri malah menjadi penasaran, apakah Anda segera putuskan belajarNLP di bulan Juli (di Jakarta) atau di bulan November (di Bali)? Dan pada saat Anda memasuki ruangan pelatihan Licensed Practitioner of NLP, anehnya secara otomatis rasa penasaran Anda itu akan membuat pembelajaran NLP yang Anda ikuti menjadi sedemikian menarik dan membuat waktu belajar terasa cepat dan menyenangkan….

Cara Memanfaatkan Rasa Penasaran

Saat Anda menyadari bahwa Anda memiliki rasa penasaran, bersyukurlah. Rasa penasaran ini dapat kita manfaatkan untuk berbagai kebutuhan lain. Rasa penasaran ini merupakan suatu struktur perilaku yang dapat menjadi asset yang bernilai tinggi dalam kehidupan Anda.

Artikel ini dimulai dengan judul Video Mirip Ariel dan Luna Maya, tentu saja untuk membangkitkan rasa ingin tahu Anda semua. Tidak perlu diragukan lagi, saat ini video ini merupakan curiosity generator yang cukup efektif. Nah, tinggal bagaimana kita membuat rasa penasaran ini menjadi suatu yang bermanfaat khan?

Pada saat Anda mengenali sedang terjadi kemunculan perasaan penasaran ini, maka cepatlah lakukan amplifying, yakni memperkuat rasa penasaran ini. Srategy-nya dapat dengan mengubah-ubah submodality dari rasa penasaran ini. Caranya dengan mudah sekali dapat Anda lihat pada artikel ini. Perlu diperhatikan di sini, bukan video mirip Ariel dan Luna Maya yang anda ubah submodality-nya. Namun ‘rasa penasaran’ yang Anda milikilah, yang Anda manipulasi dan ubah submodality-nya.

Ketika mulai terasa memuncak rasa penasaran itu, cepat-cepatlah membuat sebuah tombol asosiasi, yang disebut Anchor. Yakni penanda, pengingat, bagaikan suatu tombol otomatis,  yang Anda buat untuk memprogram :  apabila tombol ini diakses, maka secara otomatis Anda akan langsung kembali masuk ke kondisi RASA PENASARAN. Penjelasan secara rinci bisa diakses di artikel ini dan artikel ini.

Nah,

Setelah anchor atau penanda ini berhasil Anda program, maka Anda tinggal mengaitkan Anchor ini dengan berbagai situasi dimana Anda memerlukan rasa penasaran untuk dialami. Misal : Anda sedang merasa malas sekali untuk belajar mata kuliah X di kampus.

Maka yang perlu Anda lakukan adalah: Anda tinggal mengakses seluruh imajinasi, perasaan dan pendengaran Anda mengenai mata kuliah X itu, kemudian kaitkan dengan Anchor tadi.

Walhasil, Anda sedang membuat program di pikiran, bahwa Anda akan secara otomatis merasa penasaran setiap mempelajari mata kuliah X tadi.

Nah,

Bermanfaat khan?

Apakah ada manfaat lain…?

Ya, Anda bisa mempergunakan rasa penasaran tadi untuk dikaitkan dengan bidang apapun yang Anda ingin memiliki rasa penasaran. Tinggal lakukan saja dengan cara memicu anchor penasaran tadi secara bersamaan dengan mengakses pengalaman Anda atas bidang yang Anda ingin merasa penasaran. Mudah sekali khan?

Terus bagaimana dengan Video Mirip Luna Maya dan Ariel ini?

Ya, tentunya kita berharap agar persoalan ini segera menemukan titik terang, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, termasuk bagi masyarakat umum, khususnya anak-anak yang masih muda dan rentan. Kita tidak ingin mengadili siapa salah benar…? Kita ikutan memtik hikmah dari persoalan ini, ya khan…

Baiklah,

Disela-sela saya masih menjalankan roadshow pelatihan di berbagai kota. Saya akan tergoda terus untuk membombardir email, fb, twitter dan bb saya untuk mengirimkan berbagai informasi yang berguna untuk kita semua.

The post Video Mirip Ariel & Luna Maya Yang Bikin Penasaran appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/video-mirip-ariel-luna-maya/feed/ 16
Piala Dunia : Sihir kelas dunia di ruang tidur Anda! http://www.ronnyfr.com/piala-dunia-sihir-kelas-dunia-di-ruang-tidur-anda/ http://www.ronnyfr.com/piala-dunia-sihir-kelas-dunia-di-ruang-tidur-anda/#respond Mon, 31 May 2010 17:19:55 +0000 http://ronnyfr.com/?p=384 Seperti tahun-tahun yang sebelumnya, piala dunia selalu saja akan mampu mengubah banyak hal di dunia ini dengan sekejap. Tidak hanya mengubah seseorang menjadi terkenal, mencetak juara, melempar pecundang dari gelanggang. Piala dunia juga mencetak uang dalam jumlah yang amat luar biasa. Hitung saja berapa banyak biaya penyelenggaraan, berapa banyak perusahaan menggelontorkan biaya promosi, biaya transfer{ Read More }

The post Piala Dunia : Sihir kelas dunia di ruang tidur Anda! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Seperti tahun-tahun yang sebelumnya, piala dunia selalu saja akan mampu mengubah banyak hal di dunia ini dengan sekejap. Tidak hanya mengubah seseorang menjadi terkenal, mencetak juara, melempar pecundang dari gelanggang. Piala dunia juga mencetak uang dalam jumlah yang amat luar biasa. Hitung saja berapa banyak biaya penyelenggaraan, berapa banyak perusahaan menggelontorkan biaya promosi, biaya transfer pemain, fee pemain, merchandise, biaya menjadi stasiun TV yang ingin punya hak siaran langsung, iklan TV, fee komentator dan presenter serta jutaan dollar perjudian gelap maupun legal yang mengiringi permainan ini.

Tidak hanya itu, piala dunia juga menyihir para penonton untuk membeli uang perjalanan ke Afsel untuk menonton langsung acara. Beberapa yang kurang beruntung, rela menempuh perjalanan jauh bermacet-macet untuk nonton bersama, minta ijin atasan atau membolos untuk nonton pembukaan piala dunia, merogoh saku untuk membeli TV Plasma layar lebar, terbujuk untuk berlangganan TV kabel, membeli snack dan minuman sebagai teman menonton.

Berjam-jam para penonton jarak jauh ini akan duduk terpaku di depan TV, berteriak keras, mengumpat, meneriakkan nama binatang, memuji, meloncat dan berlari berkeliling lupa diri. Berjam-jam mereka akan lupa anak dan pasangannya. Berjam-jam mereka rela menahan kantuk. Berjam-jam mereka rela menggunakan waktu untuk menonton acara luar biasa ini. Padahal, di sisi lain, waktu 10 menit untuk diberikan pada anak di rumah atau untuk bekerja kok terasa lama benar…. Ah saya tidak ingin menyinggung soal ibadah, tentu saja itu sudah otomatis disadari oleh pembaca, ya khan.

Apa nama fenomena untuk hal seperti itu? Demam Bola? Oh, ini bukan sekedar demam di mana orang merasa panas – dingin karena suatu hal. Hipnotis? Oh, ini bukan sekedar fenomena trance dan perubahan perilaku.

Ini adalah gabungan dari semua fenomena dahsyat yang menggerakkan dunia secara bersamaan di muka bumi ini.

Ini adalah Sihir Kelas Dunia!

Dan kita mengijinkannya masuk ke rumah kita, ke ruang tamu, ke ruang makan, di hadapan anak-anak dan suami atau istri. Bahkan kita ijinkan masuk di kamar tidur. Luar biasa! Tidak banyak orang di dunia ini yang kita ijinkan untuk mempengaruhi kehidupan kita, apalagi dilakukan di dalam ruang tidur kita sendiri.

Baik, cukup sudah membahas kehebatan fenomena ini. Tentunya ada puluhan atau ratusan otak manusia yang cerdik di belakang semua ini. Satu pertanyaan kecil, apakah kita cukup cerdik untuk ikut mengambil manfaat pada fenomena sihir ini untuk kebaikan diri dan keluarga kita?

Dalam wacana perubahan perilaku, baik dari ilmu Psikologi, Hypnosis, maupun Neuro-Linguistic Programming, saat manusia sedang mengalami perubahan, kita bisa mengambil momentum untuk memanfaatkannya (utilization) bagi perubahan yang kita rencanakan.

Gunakan moementum-momentum yang terjadi dalam Piala Bola ini untuk kita manfaatkan bagi pembelajaran. Mumpung semua demam, mumpung semua terhipnotis, mumpung semua tersihir!!!

Fair Play
Saat bersama menonton dengan anak-anak Anda, gunakan momentum saat terjadi suatu fenomena fair play, maka cepat-cepat katakan pada anak Anda : “Wah hebat sekali pemain itu, ia fair play. Tak heran kalau ia sukses sebagai pemain internasional (pas mengatakan “ia” gunakan jari tangan untuk menunjuk ke arah anak Anda). Orang yang fair play selalu di sukai teman-temannya dan mendapatkan dukungan dari orang lain”.

Feature “Behind the story”
Saat acara “behind the story”, misalkan penayangan sejarah hidup seorang pemain yang luar biasa. Gunakan setiap momentum untuk dikaitkan dengan sugesti Anda ke anak Anda. Misal “Wow, ternyata sama dengan sekolah ya, sepakbola juga ada disiplin selama mereka sekolah dan berlatih. Disiplin memang kunci sukses bagi kehidupan.”

Goal
Saat goal terjadi, biasanya merupakan momentum sihir yang paling dahsyat. Ditambah lagi, media akan mengulang-ulang tayangan goal ini dari berbagai posisi kamera.
Saat itulah Anda bisa saja mengucapkan “Seperti apa ya, kalau main sepakbola tanpa ada gawang… Tentu para pemain akan bingung untuk meng-arah-kan bolanya. Dalam hiduppun kita juga perlu suatu gawang yang jelas –yakni arah goal kita- supaya kita bisa menuju ke suatu pencapaian dan tidak sia-sia saja.”

Gagal menyarangkan goal
Saat ada pemain gagal menyarangkan goal, dengan mudah akan terlihat bahwa pemain pasti akan terus diminta bermain, dan temannya akan menepuk bahu atau mengelus kepalanya.
“Hebat ya, pemain bola itu punya prinsip yang sama dengan orang sukses. Jika melakukan sesuatu dan belum berhasil, maka terus lakukan hingga berhasil. Selain itu, saling mendukung bagi kawan yang belum berhasil juga merupakan bentuk perilaku yang baik.”

Kalah
Saat tim kalah, perhatikan bahwa mereka tidak menangis dan berputus asa. Tahun depan mereka akan datang lagi. Berbulan-bulan berlatih lagi, setiap saat. Hingga tiba saat kemenangan bagi mereka. Katakan “sukses adalah perjalanan menuju goal, bukan goal itu sendiri”

Menang
Saat terjadi kemenangan, wow ini momentum yang amat baik. Tunjukkan bahwa kemenangan adalah buah dari latihan yang tekun. Kemenangan adalah hasil sinegy dari berbagai hal yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Ajak diskusi anak Anda, kenapa tim-tim ada yang cenderung jadi pemenang, seperti Brazil, dll. Apa yang membedakan mereka dari yang lain. Dan apa kaitannya dengan kehidupan?

Team Work
Jika anak Anda aktif di organisasi atau punya tim kerja, kemenangan suatu tim juga cocok untuk menginspirasi anak Anda akan pengertian Team Work. Pilih tim squad yang paling kompak, tunjukkan dan diskusikan dengan anak Anda, apa perbedaan antara bekerja sama dan bekerja bersama-sama.

Hooligan
Saat nonton peristiwa hooliganism, hindari untuk menunjukkan bahwa Anda menikmati dan membenarkan peristiwa itu. Tegaskanlah bahwa hal itu keliru. Buatlah peristiwa hooliganism itu supaya tidak terasosiasi dengan anak anda, dengan cara menunjukkan jari ke arah lain yang berasosiasi buruk dan tidak panytas di tiru (jempol ke bawah).

Ah,
Jadi merenung nih…
Selama ini sihir apa yang kita berikan ke anak kita?
Apa komentar dna reaksi kita di depan anak-anak saat kita nonton bola…?
OMG!

Ups
Sementara itu dulu ..
Masih ada hal lain yang saya harus kerjakan.
Saya sendiri hampir saja tersihir saat menuliskan catatan ini….

Salam Sihir!

The post Piala Dunia : Sihir kelas dunia di ruang tidur Anda! appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/piala-dunia-sihir-kelas-dunia-di-ruang-tidur-anda/feed/ 0
Tips Membuang Ketakutan Seseorang Secara Conversational http://www.ronnyfr.com/trik-membuang-ketakutan-seseorang-secara-conversational/ http://www.ronnyfr.com/trik-membuang-ketakutan-seseorang-secara-conversational/#comments Thu, 18 Feb 2010 01:36:17 +0000 http://ronnyfr.com/?p=310 Rupanya Pulau Bali masih tetap mempesona, daerah Nusa Dua-pun masih memikat mata dan jiwa. Gabungan pasir, matahari dan budaya, selalu memanggil kembali untuk pergi ke sana. Mungkin karena berasal dari kampung…, maka bagi saya yang paling menarik dan paling saya sukai dari Pulau Bali justru adalah jajanan Nasi Jenggo. Nasi bungkus seharga Rp 1.500,-, yang{ Read More }

The post Tips Membuang Ketakutan Seseorang Secara Conversational appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Rupanya Pulau Bali masih tetap mempesona, daerah Nusa Dua-pun masih memikat mata dan jiwa. Gabungan pasir, matahari dan budaya, selalu memanggil kembali untuk pergi ke sana.

Mungkin karena berasal dari kampung…, maka bagi saya yang paling menarik dan paling saya sukai dari Pulau Bali justru adalah jajanan Nasi Jenggo. Nasi bungkus seharga Rp 1.500,-, yang dijual dipinggir-pinggir jalan! Dibungkus dengan daun pisang. Saya biasa makan 2-3 bungkus. Yang paling enak adalah yang di seputaran seberang gedung mall besar di daerah Kuta. Sambalnya itu lho…

Anda tentunya pernah mengalami makan yang seenak itu, makanan yang bagi orang lain mungkin biasa saja…, namun buat Anda… Wuihhh, enak bukan main.

Apakah Anda mengenali bahwa kita punya kemampuan untuk mengingat pengalaman makan enak, lantas bereaksi menjadi kepingin lagi makan enak. Ini mengandung arti  pikiran kita mampu mempengaruhi fisiologi kita. Alangkah baiknya, sebaiknya jangan    teruskan membaca artikel ini, karena dipenuhi dengan kata-kata yang akan mempengaruhi pikiran pembaca.

Baiklah…

Beberapa saat yang lalu saya diminta oleh suatu lembaga International pergi ke Pulau Bali selama 2 hari untuk suatu tugas pelatihan. Orang-orang dalam organisasi ini luar biasa sekali, saya senang berada di antara mereka. Berkumpul dengan orang open mind dan luar biasa selalu menarik minat saya….  Untuk tugas ini, saya mengajak salah satu teman yang sudah Master Practitioner of NLP. Ia adalah Associate Partner saya yang dulunya   belajarNLP di Sinergy Lintas Batas sekarang   ia menjadi salah satu konsultan trainer di perusahaan penerbangan yang ternama.

Untuk menyingkat cerita yang panjang, pada saat makan siang di hari kedua terjadi peristiwa yang menarik. Di tengah menunggu sajian makan siang, steak ala barat yang ….. (duh…, sudah dibilang saya lebih senang Nasi Jenggo lho), kami saling bercerita.

Entah kenapa, tiba-tiba seorang ibu peserta pelatihan yang sudah senior berkeluh kesah bahwa dirinya selalu stress, takut dan gemetaran kalau naik pesawat, terutama kalau mengalami guncangan di udara.

Nah, ia cemas sekali karena pelatihan sebentar lagi sudah mau selesai, dan ia sudah mulai dihantui rasa takut itu. Aduh, ia sudah mulai nyerocos menceritakan ketakutannya naik pesawat terbang, terlihat ia begitu associated dengan masalahnya. Ini mudah dipahami, karena bukankah kita semua dulu pernah cemas, saat akan menghadapi sesuatu yang kita takuti… ya khan?

Anda dengan mudah dapat membayangkan, bahwa makan siang itu di sebuah meja makan besar, terdiri dari sektar 17 orang termasuk saya. Suasana semula sangat segar dan kekeluargaan, nah bukankah akan menjadi aneh jika tiba-tiba saya mengubah pembicaraan menjadi suatu proses terapi.

Untungnya saja, kita pernah belajarNLP lho.

Salah satu yang membuat saya sangat senang menjadi praktisi yang belajarNLP adalah kesempatan membantu orang tanpa harus melakukan proses terapi formil. Tanpa harus meminta orang tutup mata, membayangkan ini itu, melakukan induksi formal, memerintahkan dengan skrip sugesti ini itu dan lain-lain.

Sungguh pantas, jika dalam NLP cara conversational ini disebut sebagai pendekatan yang elegan, yakni kita bisa membantu orang tanpa yang bersangkutan merasa diterapi. Bahkan ia sama sekali tidak mengerti bahwa ia sedang dibantu olah kita. Asyik-asyik saja. Tentu saja, tidak semua hal bisa didekati dengan cara ini…

Paparan ini tidak berarti bahwa terapi formil itu buruk atau kurang berguna, namun kita bisa lebih banyak membantu orang, jika kita piawai melakukan suatu “terapi” tanpa yang bersangkutan merasa diterapi. Semua dilakukan dengan conversational saja, bercakap-cakap. Jadi ini akan memperlengkapi perbekalan dan amunisi, di satu sisi Anda sekalian sudah jago melakukan terapi formal, kenapa tidak menambah bekel dengan kemampuan conversational yang tentunya sama mudah dan menariknya untuk dipelajari kok.


Attitude NLP-er

Saat melakukan conversational terapi pada klien tersebut, saya juga meniatkan suatu hal yang baik, untuk berbagi pemikiran dan ide pada associate partner saya -yang lulusan Master Practitioner Sinergy Lintas Batas- bahwa di mana saja kita bisa    bantu orang lain dengan ikhlas dan efektif, tanpa harus terjebak untuk “show off” bahwa kita ini bisa dan sedang membantu. Saya sendiripun masih terus belajar untuk dapat memiliki dan menjaga attitude ini.

Mudah dipahami bahwa dunia terapi conversational adalah dunia yang sepi. Benar-benar sepi pamrih, sepi pujian, sepi tepuk tangan, sepi kekaguman, sepi terima kasih. Sikapnya harus benar-benar murni membantu…

Bagi sobat yang senang dengan hal-hal yang berbau spiritual, maka dunia terapi conversational juga sangat spiritual, bahkan sangat spiritual 100%. Maksudnya adalah sepi ritual, sepi dari ritual-ritual dan puja puji… Hehehehe… Menulis kata spiritual, langsung membuat saya teringat akan web www.spiritualnlp.com, yang sampai sekarang masih sepi ritual penulisan. Hehehehe…!

Berlanjut…

Seraya mendengarkan ibu itu bertutur mengenai problemnya, maka pikiran berputar cepat mencari benda apa yang ada di atas meja ini yang bisa di-utilize (dimanfaatkan). Saya lihat ada beberapa benda, dan bawah sadar saya mengarahkan untuk memilih serbet makan (napkin) dan sendok kecil banget dari kayu (sendok untuk mengambil garam), kira-kira seukuran separuh batang rokok. Sembari membaca paragraf ini, saya ingin ajak Anda menyadari bahwa memPercayai bawah sadar Anda, maka bawah sadar Anda akan memberikan support yang luar biasa pada Anda.

Dengan cepat saya sambar sendok kecil itu, saya gerak-gerakkan seolah pesawat yang sedang terbang dan bergetar-getar. Seluruh pilihan kata dan gerakan yang saya pergunakan benar-benar dipilih untuk membuat Ibu itu berhenti menceritakan secara associated, dan meng ubah cara pandang sehingga merasa berada di luar pesawat dan sekarang lihat diri sendiri sedang berada di dalam pesawat itu disana.  Cara itu merupakan sudut pandang observer (meta position), bukan sudut pandang pelaku.

Melalui kalibrasi, akhinya kita sudah dapat melihat bahwa si Ibu sudah ter-desensitisasi, yakni tidak lagi menceritakan kejadian itu secara pelaku (associate), namun sudah menjadi observer (disassociate).

Alhamdulilllah!

Good marsigood, well mardowell, top markotop, sip markisip!

Sukses sudah dalam melakukan mark-out sendok itu sebagai pesawat. Selanjutnya segera saya melakukan break state dengan membicarakan menu makanan seraya menyingkirkan sendok itu sementara ke tempat tertentu yang tidak terlalu terlihat olehnya. Semua dilakukan seolah sambil lalu dan ngobrol-ngobrol saja.


Submodality Remap!

Sesuai dengan teknik conversational belief change, maka langkah berikutnya adalah meng-elicit emosi lain yang sifatnya rediculous (menggelikan). Yakni suatu emosi yang akan kita pakai untuk meng-collaps emosi takut tadi.  Emosi ini harus di-elicit dan diamplify dengan kuat, agar saat dilakukan remap (perpindahan, pertukaran map) antara map-takut-pesawat dengan map-menggelikan, maka map-menggelikan lah yang menang.

Melalui pancingan pertanyaan, sejurus kemudian si Ibu sudah sibuk bercerita dengan penuh tawa terpingkal-pingkal mengenai hal paling menggelikan dan lucu di dunia ini . Baginya hal yang paling lucu dan menggelikan adalah (maaf) bentuk mulutnya pelawak Dono Warkop (almarhum).

Dalam bahasa daerahnya, Ibu ini menyebutnya “moncong” si Dono Warkop. Rupanya ia penggemar berat warkop, dan Dono sudah sukses meng-anchor kelucuannya ke ibu ini. Setiap kali ibu ini melihat “moncong” Dono Warkop, ia terpingkal-pingkal. Lebih seru lagi, rupanya ia punya pengalaman pernah ketemu secara pribadi dengan Dono saat ia mengambil kuliah di suatu Perguruan Tinggi, yang menampilkan dosen tamu Dono Warkop. Ia sempat berbincang dengan Dono, dan kejadian itu sangat mengesankan dan lucu baginya. Benar-benar anchor alamiah!

Yesss!

Kata “moncong” segera saya catat di dalam hati sebagai peluang untuk diutilisasi nantinya sebagai “moncong pesawat”! Wow, memiliki kemiripan istilah yang luar biasa. Benar-benar suatu kebetulan yang harus dimanfaatkan.

Dengan semangat 45, saya menimpali kisah ibu itu, agar ia makin masuk dalam kondisi geli yang amat associated. Rekan saya -yang Master Practitioner- rupanya melihat apa yang saya lakukan, dengan tangkas ia membantu meng-amplify pengalaman si Ibu ini sehingga semakin terpingkal-pingkal. Mudah dilihat bahwa kegeliannya sampai memicu menetesnya air mata. Di sini saya belajar dari attitude rekan saya, bahwa saat melihat teman yang sedang membantu seseorang, maka ayo ikutan segera membantu. Sungguh, lagi-lagi saya diingatkan bahwa pada diri siapapun, bisa dipelajari suatu sikap terpuji.

Tentu saja, seraya meng-amplify, maka rasa lucu ini segera saya mark-out ke benda lain di posisi lain dari sendok tadi. Saya pilih napkin untuk di mark-out sebagai ‘posisi lokasi’ rasa lucu menggelikan. Tes sedikit, ternyata berhasil. Akhirnya napkin yang saya letakkan di tengah meja itu sudah menjadi anchor untuk meng-elicit rasa gelinya.

Secepat kilat pada saat puncak kegelian, saya tiba-tiba mengangkat kembali sendok kecil -simbol pesawat- tadi itu. Kemudian sambil menerbangkannya, saya pindahkan letak pesawat itu di atas lokasi napkin. Seraya mengatakan “Akan seperti apa rasanya ya, saat ibu melihat dan merasakan guncangan pesawat, namun anehnya yang otomatis muncul adalah justru rasakan geli yang luar biasa karena teringat moncong Dono!. Huehehehehehehe!”

Lanjut saya “Nah lho… Semakin dibayangkan, semakin terasa geli lho. Hahahhaha”.

Sedetik sempat terlihat suatu ekspresi muka “bengong” di wajah ibu ini, dan saya cepat-cepat membuat tindakan yang membuat posisi napkin lebih jelas dari pada sendok. Sehingga bak collapsing anchor, yang kalah adalah sendoknya.

Rekan saya –si Master Practitioner-  pun mengambil peran dengan ikut terpingkal-pingkal, dan ia juga menimpali dengan kata-kata yang makin menguatkan efek geli ini. Kita tambahkan lagi: “Wahahaha, itu lho…  anehnya bahkan ketika berusaha mengingat rasa takut akan turbulensi itu, maka yang justru terjadi adalah kita semakin me rasakan geli bukan main. Sedemikian gelinya sehingga tidak bisa ingat lagi apa yang tadinya terjadi. Hanya rasa geli…, geli…li…. wkwkwkwkwkw!”

Ibu itupun lantas terbawa semakin tertawa geli lagi, terpingkal-pingkal. Dan kami bertiga saling nyerocos bergantian mengomentari betapa lucunya memBayangkan moncong pesawat sebagai moncong Dono. Mem bayangkan moncong pesawat ada giginya, ujung moncong pesawat yang “menggunung” itu mirip dengan mulut Dono yang “berusaha” menutupi gigi, sehingga menggunung pula.

Terlambat sudah, sudah terlambat bagi ibu itu untuk bisa membuang dari pikirannya bahwa bayangan mulut Dono adalah sama dengan moncong pesawat. Dan saat nanti mengalami proses guncangan pesawat, turbulensi, justru yang otomatis terjadi adalah rasa geli mem bayangkan mulut Dono yang menggunung, mucu-mucu, mau ditutup malah goyang-goyang. Wkwkwkwkwkwk, terkadung, terlanjur, telat… telaaaat…. sang pikiran bawah sadar sudah men terima asosiasi kedua hal itu, dan itu otomatis semakin menimbulkan rasa geli dan lucu yang tak tertahankan. Hahahahaha…

Ya ampuuuun lucu bukan main….

Tengah terpingakal-pingkal, datanglah pelayan membawa makanan. Maka proses break state terjadi secara alami. Syukurlah!

Tentunya Anda dengan cepat dapat melihat bahwa kalimat-kalimat yang diucapkan pada sang Ibu di atas, memiliki struktur gabungan kekuatan hypnotic language pattern yang sangat subtle dan powerful lho.  Bukan asal ngomong saja. Dan ini bertahan di bawah sadar Anda dengan mudah mengingat hal ini saat memerlukan. Saat ingin menolong orang lain yang seperti ibu tadi.


Seminggu Kemudian

Tanpa terasa sudah lebih dari seminggu semenjak peristiwa itu, dan saat teringat peristiwa itu saya tiba-tiba ingin menelpon sang ibu. Sayangnya nggak punya nomer HP-nya. Putar akal sedikit, saya meminta dari salah satu temannya, alhamdulillah akhirnya dapat!

Jawabannya yang saya terima sungguh melegakan, bahwa ia tidak mengalami rasa takut lagi untuk terbang. Bahkan ketika sempat terjadi efek turbulensi di atas pesawat, ia tetap tenang. Katanya “Moncong Dono, rupanya efektif untuk mengurangi rasa takut. Bahkan berjalan otomatis, Hahahaha”.

Conversational itu menyenangkan

Thanks to Dr. Richard Bandler, ia sering mengatakan bahwa membantu seseorang untuk berubah dengan menggunakan teknik NLP, dapat dilakukan secara cepat, secara menyenangkan, dan secara elegan.  Asyik ya!

Bahkan, terkadang yang dibantupun, tidak menyadari bahwa cara kita membantu adalah menggunakan struktur dan proses tertentu. Menggunakan pola bahasa tertentu dan tindakan (anchor) tertentu. Benar-benar dipikirnya cuman ngobrol, bahkan bercanda…

Kemampuan mengelicit suatu state, meng-amplify, dan meng-anchor merupakan ketrampilan-ketrampilan yang perlu dikuasai untuk menjadi piawai di bidang conversational. Bagaimana berlatihnya?

Anda bisa mulai dengan merancang kata-kata untuk mengelicit suatu respon, kemudian uji cobakan dengan teknik bercerita itu pada orang-orang di sekitar Anda. Tanpa orang itu tahu atas apa yang Anda lakukan.

Saya tidak tahu, kemungkinan Anda sudah menyadari bahwa tidak ada yang sulit sebenarnya untuk meng-elicit suatu respon. Mudah saja, yang penting Anda “go first”. Tentunya Anda pernah menceritakan pengalaman lucu yang Anda alami sendiri khan…? Sejalan dengan mengalirnya kata-kata saat Anda bercerita secara alami, tanpa terasa Anda “kembali” mengalami lagi, dan benar-benar masuk dalam perasaan lucu lagi. Hebatnya semua pendengar ikut terpingkal-pingkal. Nah, secara natural kita semua jago melakukan state elicitation kok.

Anda pernah menceritakan kisah bertema “kesedihan” khan? Seberapa mudah, pendengar Anda ikut menjadi sedih, pada saat Anda berkatarsis ria. Kuncinya adalah, tanpa Anda sadari sudah menggunakan pola bahasa yang membuat lawan bicara associated dengan kisah Anda. Bingo!

Nah,

Tentunya bagi yang belum belajarNLP di kelas Practitioner perlu bertanya pada kawan Anda yang pernah mengalami pelatihan tersebut. Bagaimana tepatnya proses belief change, dan bagaimana melatih secara conversational. Saat ini khan sudah banyak sekali Practitioner NLP.

Well…lumayan lho

Saya undang Anda untuk mengingat-ngingat bahwa sebagai mahluk sosial kita ini biasa dan senang membantu teman, nah akan seperti apa jadinya jika kita piawai membantu teman, tanpa ia merasa harus sedang “di terapi”. Tanpa ia merasa sedang dibantu… Wah, jadi lebih tulus ya…

Dengan membayangkan bahwa Anda bisa menolong banyak orang melalui teknik ini, Anda secara cepat akan memahami bahwa tidak terlalu sulit untuk menerapkan hal yang sama bagi anak-anak dan keluarga kita di rumah. Mereka biasanya tidak terlalu senang jika merasa diterapi, mereka lebih senang dan maunya ngobrol-ngobrol saja lho.

Ngomong-ngomong soal ngobrol-ngobrol, yang paling enak adalah kalau sedang ngobrol-ngobrol ya sambil makan Nasi Jenggo. BelajarNLP mungkin juga lebih enak kalau sambil makan nasi Jenggo ini. Entah kenapa disebut Jenggo, apakah plesetan dari bahasa China “Ceng Go” : Rp 1.500? Atau mungkin dalam bahasa Jawa “aJeng nambah mongGo!”, alias “Mau nambah? Silahkan..!”

Seseru apapun, makan nasi Jenggo tetap paling seru ya di pulau bali, pulau yang selalu membuat kita ingin    kembali pada ingatan kita akan pulau yang luar biasa eksotis, keindahan pasir pantai, dan budaya yang luar biasa. Ah, pulau Bali memang masih tetap mempesona.

(Teiriring do’a untuk almarhum Bung Dono Warkop, semoga beliau tenang dan damai, dan mendapatkan ampunan serta pahala berlimpah di alam sana…, Amien. Sebab, tak disangka-sangka…, warisan-warisan kelucuan beliau sudah mengurangi penderitaan, minimal seseorang).

The post Tips Membuang Ketakutan Seseorang Secara Conversational appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/trik-membuang-ketakutan-seseorang-secara-conversational/feed/ 17
Design Human Engineering http://www.ronnyfr.com/design-human-engineering/ http://www.ronnyfr.com/design-human-engineering/#comments Sat, 24 Oct 2009 11:37:27 +0000 http://ronnyfr.com/?p=292 Intensitas “rasa bahagia” yang sudah pernah kita alami belumlah merupakan “rasa bahagia yang jauh lebih maksimal” yang MUNGKIN dialami oleh kita sebagai manusia. Rasa bahagia yang pernah kita alami, hanyalah merupakan cerminan dari rasa bahagia yang sudah DIKENAL oleh neuro-cortical system kita. Jelajahi kemungkinan mengalami “rasa bahagia” & emosi rasa yang lain dengan menggunakan teknologi{ Read More }

The post Design Human Engineering appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Intensitas “rasa bahagia” yang sudah pernah kita alami belumlah merupakan “rasa bahagia yang jauh lebih maksimal” yang MUNGKIN dialami oleh kita sebagai manusia.

Rasa bahagia yang pernah kita alami, hanyalah merupakan cerminan dari rasa bahagia yang sudah DIKENAL oleh neuro-cortical system kita.

Jelajahi kemungkinan mengalami “rasa bahagia” & emosi rasa yang lain dengan menggunakan teknologi Design Human Engineering. DHE adalah merupakan generative NLP, intergative NLP, advanced NLP.

Melalui DHE, kita dapat mengeset kemungkinan-kemungkinan eksplorsi emosi-emosi apapun sehingga melampaui batas-batas yang pernah kita kenal.

Bayangkan, rasakan, dengarkan dan selami dalam hati Anda seperti apakah perasaan yang disebut :

“Bahagiaaaaaaaaa luar biasa ndak keruan asyikkkkkknya….. ”

Nah, setelah Anda Anda mampu menyelami perasaan itu, akan seperti apa jadinya jika dikalikan 100 kali lipat perasaan itu?

Kemudian bagaimana seperti apa pula rasanya jika pada saat sudah dikalikan 100 kali lipat itu, ternyata Anda sekaligus mendapatkan anugrah Tuhan YME berbagai keinginanyang selama ini Anda sudah iiingiiiiiiiiiiiinkn. Dikabulkan sekaligus….

Nah,
Jika ternyata itu sudah bisa Anda alami, dan selami…
Bagaimana pula rasanya jika itu ditambahkan dengan kebahagian yang sedang dialami semua orang secara bersama…

Hhmmm…
Uhhhhhhhhh
Yesssssssssssssssssssss!!!!!

“Apalagi yang masih mungkin ya?” (DHE Question)

The post Design Human Engineering appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/design-human-engineering/feed/ 5
Mengenal Lebih Dekat “NLP Presupposition” http://www.ronnyfr.com/mengenal-lebih-dekat-nlp-presupposition/ http://www.ronnyfr.com/mengenal-lebih-dekat-nlp-presupposition/#comments Fri, 07 Aug 2009 06:05:13 +0000 http://ronnyfr.com/?p=280 NLPPresupposition adalah merupakan jantung dari NLP. Menerima NLP Presupposition sebagai sikap dalam memandang dunia, akan mempermudah kita menguasai dan mengambil benefit dari NLP. Semua teknik NLP diderivasikan dari NLP Presupposition ini. Dengan demikian menguasai NLP Presupposition akan mempermudah siapapun dalam menguasai NLP… Presupposition # 01 : “The Map Is Not The Territory : Peta bukanlah{ Read More }

The post Mengenal Lebih Dekat “NLP Presupposition” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
NLPPresupposition adalah merupakan jantung dari NLP.

Menerima NLP Presupposition sebagai sikap dalam memandang dunia, akan mempermudah kita menguasai dan mengambil benefit dari NLP.

Semua teknik NLP diderivasikan dari NLP Presupposition ini. Dengan demikian menguasai NLP Presupposition akan mempermudah siapapun dalam menguasai NLP…

Presupposition # 01 : “The Map Is Not The Territory : Peta bukanlah wilayah yang sesungguhnya.”

Memiliki peta, atau menggambar peta adalah cara mempermudah kita dalam memahami, mengerti teritorial (wilayah yang sebenarnya). Dengan demikian, peta yang paling baik adalah peta yang paling menggambarkan wilayah yang dimaksudkannya.

Sekalipun demikian, peta tetaplah peta, karena peta itu tetap tidak akan pernah dapat menggambarkan seakurat mungkin wilayah yang dimaksudkannya. Penggambaran peta selalu dipengaruhi sudut pandang subjektif (filter) dari orang yang menggambarkannya.

Dalam kondisi normal, suatu peta sebaiknya dipercayai sebatas sebagai alat bantu, bukan diperlakukan sebagai kebenaran 100%. Bahkan seringkali, dengan berusaha memahami peta orang lain (tentang wilayah yang sama), akan membantu kita memperlengkapi peta milik kita hingga lebih akurat, dan multi perspektif. Seringkali, perspektif kita dalam menggambarkan peta, agak terlalu dipengaruhi oleh sudut pandang dari minat, ataupun kecenderungan kita memperhatikan hal-hal yang menarik bagi kita saja.

Nah, segenap representasi pikiran dan perasaan kita mengenai dunia (model of the world) benar-benar mirip dengan “konsep” menggambarkan peta ini. Sedangkan disisi lain, “dunia” itu sendiri bolehlah kita pandang sebagai territory-nya.

Memahami peta orang lain, berusaha memahami peta orang lain, inilah yang disebut sebagai rapport, alias proses merespek model dunia orang lain, karena kita ingin menghargainya. jadi rapport bukanlah pacing-leading… Pacing adalah teknik melakukan beberapa tindakan matching, agar kita mendapatkan rapport, kemudian hasilnya kita memperoleh “kekuatan” hubungan yang dapat dipakai untuk leading.

Orang bermasalah dan orang gila.
Orang yang sering disebut sebagai “bermasalah”, adalah orang yang menggambar peta secara serampangan, atau mempercayai peta buatan orang lain secara serampangan, kemudian mempercayai peta itu sebagai sebuah kebenaran….

Lupa dia…
Bahwa peta itu hasil karyanya sendiri,

Lupa dia…
Bahwa peta itu bukanlah kenyataan wilayah yang sebenarnya

Sengaja membuat peta

Well
Ada kalanya, kita dengan sengaja membuat suatu peta, dibuat dengan seakurat mungkin, sehingga 5 panca indera kita secara internal dapat “melihat”, “mendengarkan”, “merasakan”, “mencium”, dan bahkan “mencecapnya”…. seolah riil… seriil mungkin. Ini yang disebut sebagai WFO (Welformed Oucome), yakni suatu goal yang kita susun, untuk kemudian kita “manipulasi” dengan sengaja agar kita 100% mempercayainya.

Dalam hal seperti ini, maka yang terjadi adalah “The Map Become The Territory”…

Presuposition berikutnya yang dapat kita bahas adalah :

The meaning of the communication is the response you get.
Makna komunikasi (diukur dari) respons yang Anda dapatkan…

Well,
Saat seseorang berkomunikasi…, ia tentunya ingin menyampaikan suatu maksud tertentu. Lantas ia mengartikulasikan maksudnya itu melalui simbol-simbol bunyi yang disebut kata-kata dan simbol-simbol non-verbal lainnya.

Nah, pada saat ia mendapati bahwa lawan bicara “memahami secara berbeda” atas maksudnya, maka orang terkadang “senang” mengatakan bahwa lawan bicaranya itu mengalami “salah paham” !

Kalimat “orang lain salah paham” ini menarik, karena secara linguistik mudah diukur bahwa pembicara “menyalahkan” pihak lain, saat pihak lain tidak paham dengan apa yang dimaksudkannya.

Benarkah pihak lain “salah”????
Lho kok…, nyalahin orang lain…
Mungkinkah dirinya sendiri yang salah artikulasi?

Merunut pengertian rapport adalah merespek model dunia oran lain, maka dalam berkomunikasi-pun kita perlu menghormati model dunia orang lain dengan cara berbicara dengan simbol2 yang dimengerti olehnya.

Misal, saat kita berbicara dengan orang Jepang yang nggak ngerti sama sekali bahasa Indonesia, maka mudah dimengerti bahwa kita memilih menggunakan bahasa Jepang atau bahasa lain yang dimengerti bersama…

Ini artinya kita merespek model dunianya…

Nah,

Berarti saat berkomunikasi dan mendapati orang lain tidak memahami seperti yang kita inginkan, maka kita belum mengerti model dunianya, dan pastinya juga belum mengartikulasikan maksud kita dalam simbol2 yang dimengerti olehnya.

Jadi, daripada kita mengatakan bahwa “lawan bicara sedang salah paham”, maka auh lebih baik kita mengartikan “saya belum tepat memilih kata-kata yang dapat dimengerti olehnya”.

Nah
Sedikit masuk pada dataran linguistik…, jika kita mengatakan “Si Polan salah paham”…., maka kalimat ini jelas melanggar Meta Model yang bernama Lost Performative…
Dengan mudah kita menanyakan “Salah paham…, menurut siapa?”

Hehehe, tentunya si Polan salah paham, jika itu “menurut perpektif kita”!

Nah, kalau menurut perspektif si Polan bagaimana?
Mungkin di kepala Polan sedang mengatakan “Pembicara itu membingungkan…!”

Oke,
Kembali pada presuposisi di atas, dengan mengatakan bahwa “makna” dari komunikasi diukur dari respon yang kita peroleh, maka kita kemudian mengerti bahwa kita perlu “menyesuaikan ulang” komunikasi kita untuk mendapatkan hasil yang maksimal…

Jadi, keberhasilan komunikasi tidak diukur dari NIAT, namun dari RESPONS…

Secara spiritual, saat kita berNIAT maka perbuatan kita sudah dinilai oleh YME.

Namun secara horisontal, kesuksesan komunikasi kita diukur dari respon yang kita peroleh…

Ini bukan paradox, namun justru adalah saling melengkapi.

Presupposition #2 :

The ability to change the process by which we experience reality is more often valuable than changing the content of our experience of reality.

Kemampuan seseorang dalam mengubah “proses” dirinya mengalami realitas”, seringkali lebih bernilai daripada mengubah isi dari pengalaman atas realitas itu sendiri.

Artinya, suatu pengalaman setelah tersimpan dalam memory, akan dikodekan dengan cara tertentu (rep system dan submodality), dan bahkan untuk mengakses ulang (merecall, mengingat, mengalami ulang), harus menggunakan urutan tertentu.

Misal,
Untuk seseorang bisa merasa “tertekan” saat mengingat pengalaman tertentu. Maka ia harus mengingat dengan PROSES TERTENTU.

Jika ia mengingat dengan PROSES yang berbeda, maka rasa tertekan itu tidak dapat dimunculkan…

Misalkan, Anda memiliki pengalaman buruk, bisakah Anda mengingatnya dan merasakan kembali emosinya kembali, jika dalam mengingat itu Anda sambil cengengesan, sambil membayangkan sebenarnya itu cuman gambaran film Mr Bean???

Pasti tidak bisa!

Apa artinya?

Anda bisa membantu permasalahan orang lain, tanpa mengetahui “Content / isi” permasalahannya, cukup meminta ybs untuk mengubah PROSESNYA mengingat permasalahan itu dengan cara baru yang sama sekali berbeda. Kemudian memastikan bahwa CARA BARU DALAM MEMPROSES ini akan dipergunakan seterusnya olehnya.

Artinya kita menawarkan cara lain dalam mengakses ulang pengalaman masa lalunya yang tadinya menghasilkan respon yang TIDAK MENGUNTUNGKAN, kemudian kita bantu mengubah URUTAN PROSESNYA sehingga hasil akhirnya adalah RESPON YANG LEBIH BERGUNA.

Inilah yang kemudian dikenal dengan CONTENT FREE INTERVENTON!!!

Cara NLP yang amat elegant dalam membantu masalah orang lain tanpa mengetahui masalahnya.
Slogan NLP baru : menyelesaikan masalah tanpa mengetahui masalah!!!
Hehehe, mirip dengan apa yah?

Lebih jauh dengan NLP Pressuposition ini : The ability to change the process by which we experience reality is more often valuable than changing the content of our experience of reality.

Kemampuan mengubah PROSES kita dalam mengalami realitas, seringkali lebih berguna daripada mengubah ISI dari pengalaman atas realitas itu…

Biasanya di kelas Practitioner, saya memberikan contoh penjelasan presuposisi ini melalui kisah-kisah Fast Phobia Cure, dan menggunakan Stage Anchoring untuk meng-install perbedaan “PROSES / STRUKTUR” dengan “KONTEN”

Nah,
Karena sedang bukan di pelatihan mari kita gunakan cara lain, sesuai dengan apa yang baru saja saya alami saat ini.

Di Chicago terkadang saya makan bersama teman-teman asli sini, dan sangat kontras yag dialami bahwa makanan yang mereka katakan sebagai Yummy, adalah makanan yang menurut saya adalah “eNeg!”

Setiap practitioner dengan mudah akan mengatakan bahwa mengatakan “Makanan ini enak atau tidak enak” menunjukkan bekerjanya filter Distorsi di kepala kita…,, tepatnya Filter Disorsi berbentuk pelanggaran Meta Model “Lost Performative’
—> enak menurut siapa?
—> Tidak enak menurut siapa?

Nah, filter distorsi ini juga merupakan bukti pendukung atas mengenai presuposisi yang lain “The map is not the territory”. Peta bukanlah wilyah yang sebenarnya…, lihat Catatan (Note) yang sebelumnya tentang hal ini…

Artinya, untuk suatu territory yang jelas-jelas sama (yakni makanan), maka map kami ternyata beda. Yang sati mengatakan TIDAK ENAK, sisanya mengatakan UENAAAK…

Nah, kita juga sudah tahu bahwa “If we change our map, then we will responding differently to the same territory”. Artinya, mengubah persepsi kita terhadap realitas, akan mengubah respon kita kepada realitas itu.

Kemampuan mengubah-ubah map ini adalah salah satu jantung dari NLP. Sebab The ability to “manipulate” our map, can make us have more flexibility to deal with the territory (reality)…

Ya khan?
kemampuan kita memanipulasi persepsi kita sendiri, akan membuat kita lebih fleksibel dalam berurusan dengan realitas.

Jadi saat relalitas “makanan yang tersedia” tidak sesuai dengan map saya, maka saya ubah saja map saya mengenai realitas itu, agar saya bisa mengalami secara berbeda”… Artinya fleksibilitas saya bertambah…

Nah bagaimana teknisnya mengubah map ini?
Lha banyak sekali caranya…
Nyaris semua teknik di NLP adalah teknik mengubah map makanya disebut the sudy f subjective experience).

Well
Jika kita kaitkan dengan judul diatas : The ability to change the process by which we experience reality is more often valuable than changing the content of our experience of reality.

Maka kita perlukan adalah mengubah PROSESNYA, bukan ISI PENGALAMANNYA.

Apa proses yang saya alami?

Dalam NLP ini disebut Strategy, yakni urut-urutan representasi sistem (VAK = Visual-Auditory-Kinestetik-Olfactory-Gustatory) yang terjadi saat saya HENDAK dan TENGAH MAKAN.

Nah,
Ternyata setelah saya cermati (self strategy elicitation) :
Strategy makan enak saya adalah demikian :

Ve –> Ke(O) –> Aid –> Ki –> Ki(G) –> Ke

Artinya:
Saya lihat makanan (jika menarik maka)
Saya Cium (O= Olfactory), (Jika baunya cocok)
Saya katakan pada diri sendiri (Aid) “Wich.., enak ini….!” (kemudian)
Saya bernafsu (Ki)
Saya merasa ada air liur di mulut (Ki (G)) (air liur nggak netes lho…)
Saya Ambil dan makan (Ke)

Nah…
Ketemu deh prosesnya (strategynya)
Jadi tinggal menggunakan swish pattern saya manipulasi dulu stimulusnya (“X”) yakni tampilan Visualnya (Ve), kemudian saya swish dengan Desire Picture berupa saya mencium bau yang enak dari makanan ini Ke (O).
Detail mengenai Swish Pattern baca di Note/Catatan sebelumnya.

Nah, kemudian selebihnya adalah saya manipulasi Aid dan submodality lainnya.

Maaf,
Mungkin tulisan ini agak advanced, artinya banyak Notasi/Istilah yang hanya dimengerti oleh para Praktisi. Maklum nulisnya malam-malam…
Muga-muga setelah sampai Indonesia saya bisa edit sehingga tulisan menjadi lebih ramah pada para new Comer / Awam NLP.

Demikianlah…

Mengubah PROSES kita dalam mengalami realitas akan amat berguna!!!

The post Mengenal Lebih Dekat “NLP Presupposition” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/mengenal-lebih-dekat-nlp-presupposition/feed/ 7
Meng-Indonesiakan NLP dan Meng-NLP-kan Indonesia http://www.ronnyfr.com/meng-indonesiakan-nlp-dan-meng-nlp-kan-indonesia/ http://www.ronnyfr.com/meng-indonesiakan-nlp-dan-meng-nlp-kan-indonesia/#comments Fri, 12 Jun 2009 04:10:32 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/06/12/meng-indonesiakan-nlp-dan-meng-nlp-kan-indonesia/ Well, saat menuliskan judul di atas, saya tersenyum-senyum sendiri… Karena mudah dirasakan bagi kawan-kawan seusia saya, judul itu akan mengingatkan pada slogan-slogan Orde Baru yang senang pembolak-balikan kata seperti itu. Mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga. Menyehatkan masyarakat, dan memasyarakatkan kesehatan. Terlepas dari gaya bahasa itu sering dipakai di Orde Baru, gaya bahasa itu mengandung{ Read More }

The post Meng-Indonesiakan NLP dan Meng-NLP-kan Indonesia appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Well, saat menuliskan judul di atas, saya tersenyum-senyum sendiri… Karena mudah dirasakan bagi kawan-kawan seusia saya, judul itu akan mengingatkan pada slogan-slogan Orde Baru yang senang pembolak-balikan kata seperti itu. Mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga. Menyehatkan masyarakat, dan memasyarakatkan kesehatan.

Terlepas dari gaya bahasa itu sering dipakai di Orde Baru, gaya bahasa itu mengandung kearifan linguistik yang menarik. Hanya dengan membolak-balik kata, sudah tercipta dua pengertian yang berbeda secara drastis. Bahkan keduanya mengandung kedalaman linguistik yang sarat makna.
Mungkinkah NLP di-Indonesia-kan dan Indonesia di-NLP-kan?

Meng-Indonesiakan NLP
Kata meng-Indonesiakan NLP, setidaknya memiliki beberapa presuposisi (re : asumsi) bahwa :

  1. Indonesia itu eksis
  2. NLP itu eksis
  3. Sesuatu hal, bisa (dapat) di-Indonesia-kan.
  4. NLP bisa (dapat) di Indonesia-kan.
  5. Ketika di-Indonesia-kan, sesuatu itu (termasuk NLP) akan memiliki nilai (value) tertentu, makanya kita ingin melakukannya, right?
  6. “Meng-Indonesia-kan” adalah merujuk pada suatu “proses tertentu” (yang kita belum ketahui maknanya).

Dari sejumlah presuposisi di atas, no 1 – 5 dapat kita telan mentah-mentah dengan mudah. Sedangkan presuposisi nomer 6 masih harus kita “matang”-kan sebelum kita telan… ?

Presuposisi nomer 6 adalah berbentuk Unspecified Verbs (Kata Kerja yang tidak jelas). Kita perlu me-matang-kannya dengan melalui proses Meta Model. Apa tepatnya yang dimaksud dengan kata “meng-Indonesia-kan” itu?

  • Apakah meng-Indonesia-kan itu berarti “menerjemahkan” NLP agar menjadi berbahasa Indonesia? Kalau ini yang kita maksudkan, maka menjadi mudah sekali langkahnya. Blog-blog mengenai NLP, PortalNLP, dan penerbitan buku NP berbahasa Indonesia sudah banyak dibuat.
  • Ataukah meng-Indonesia-kan itu berarti menjadikan NLP menjadi hak milik Indonesia? Wah, yang ini perlu melalui proses akuisisi hak milik paten / lisensi. Sepertinya bukan ini yang kita maksudkan.
  • Ataukah meng-Indonesia-kan itu berarti NLP yang sekarang tidak/belum memiliki sifat, watak, makna dan nilai-nilai ke-Indonesia-an?

Melalui Meta Model juga, kita dapat menanyakan (men-challenge) presuposisi point ke 3 di atas. Presuposisi itu adalah Complex Equivalence (X = Y).

o    Apa bukti bahwa NLP yang sekarang tidak/belum memiliki sifat, watak, makna dan nilai-nilai ke-Indonesia-an. Bukankah NLP setidaknya memiliki 2 akar keilmuan yang berasal dari berasal budaya Indonesia?

  1. Gregory Bateson, bersama istrinya : Margareth Mead, adalah Anthropolog yang pernah tinggal di pulau Bali Indonesia, salah satunya mempelajari mengenai fenomena “trance”. Jika Anda tertarik, ini salah satu begitu banyak hasil karya mereka selama meneliti di Bali. Karya ini berbentuk DVD mengenai penelitian mereka tentang trance dan tarian Bali: http://media.media.psu.edu/moreInfo_24636DVD.html
  2. Dr Richard Bandler dalam beberapa seminarnya mengatakan bahwa dirinya mempelajari dan memodel seorang Amerika yang mendalami ilmu “Subud” alias Susila Budhi Dharma. Dalam hal ini juga berkaitan dengan fenomena altered state. Anda dapat memperoleh CD yang memuat ucapan Dr. Richard Bandler ini di www.nlpstore.com.

Lha, jadi apa dong yang dimaksud dengan meng-Indonesia-kan NLP itu?

Agar menghasilkan suatu langkah kongkrit, marilah kita bedah NLP dalam 3 domain utamanya, sehinga menjadi jelas apa yang dimaksud dengan meng-Indonesia-kan NLP ini.

Dari sisi Neuro
Rasanya tidak ada perbedaan yang signifikan antara neurologis manusia secara rasial. Lagipula NLP sendiri meyakini bahwa Tuhan mengkaruniai Neurologis manusia memiliki kapabilitas yang cenderung sama. Kita dilahirkan dengan sistem “Neural Wiring” yang compatible sekalipun kita terlahir dari berbagai ras berbeda di belahan bumi yang berbeda.

Dari sisi Linguistik
Ini adalah bagian yang paling seru. Semenjak tahun 2000, concern saya mengenai linguistik Indonesia ini sudah di mulai, saat dihadapkan kenyataan bahwa Milton Model (kata lain dari Ericksonian Hypnosis) tidaklah secara serta merta dapat di-translate begitu saja.

Ericksonian, atau indirect conversational hypnosis (bolehlah kita sebut demikian), dikembangkan dari memanfaatkan gejala-gejala yang tumbuh secara gramatikal maupun leksikal di bahasa Inggris. Pembelajar Milton Model, dengan mudah akan menemukan bahwa penerjemahan Language Patterns tidak lantas akan membawa sifat-sifat hipnotiknya. Terutama kalau sudah menyinggung persoalan utilisasi ambiguity (ketaksaan) yang ada dalam bahasa.

Ambiguity dalam bahasa Inggris, saat diterjemahkan ke bahasa lain tidaklah serta merta langsung tetap menimbulkan ambiguity juga. Contoh: kata-kata yang sangat terkenal dari Milton Erickson yakni : That’s right now you can go into trance. Frasa ini memiliki punctuational ambiguity, dimana kata right dipakai untuk menyambung dua kalimat sehingga muncullah sifat hipnotiknya. Selain itu juga memiliki embedded command, yakni “go into trance!”

Nah, saat kalimat ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia : “Ya benar sekarang Anda dapat masuk ke dalam trance”. Maka sifat hypnotic dari punctuational ambiguity ini tidak terjadi, karena tidak ada yang ambigu secara punctuational dari kata “sekarang”. Yang tersisa hanyalah adanya “embedded command”  yang muncul dari potongan frasa itu ? “Masuk ke dalam trance”.

Jadi sebagai kalimat yang sebelumnya memiliki setidaknya 2 gejala (hypno linguistic), maka setelah di terjemahkan ke bahasa Indonesia tinggal menjadi 1 gejala hypnotic). Catatan bagi Master Practitioner, sebenarnya masih ada gejala hypnotic language lain dalam frasa itu, namun tidaklah perlu kita bahas, mengingat ini hanyalah contoh sederhana saja.

Nah, jadi alih-alih menerjemahkan Milton Model language pattern, jauh akan lebih berguna jika kita menggali sendiri language pattern dari gramatikal dan leksikal Bahasa Indonesia yang tercinta.

Well, sudahkah kita belajar berbahasa Indonesia dan menggunakannya? Sudahkah kita menggali potensinya? Untungnya di dalam kelas NLP Practitioner kita lakukan sama-sama hal ini. Setelah penjelasan yang gamblang dan diberikan berbagai contoh riil, kami memberikan PR pada peserta untuk menciptakan beberapa ambiguity yang berasal dari Bahasa Indonesia.

Salah satu dari punctuational ambiguity yang berhasil digali saat di kelas Practitioner batch 1, dilakukan oleh Mas Zein Abidin (Motivator dari Jawa Timur). Ia menceritakan saat menginap di hotel danharus mengerjakan PR, tiba-tiba dapat ide kreatif. Begini kalimatnya kepada Mbak Receptonist “Mbak, saya ucapkan terima kasih saya kamar yang bagus di hotel ini.”

Tentunya Anda dapat menemukan bahwa kalimat Mas Zein Abidin in mengandung 3 language patterns yang dahsyat :

  1. Punctuational ambiguity
  2. Phonological ambiguity
  3. Embedded command

Excellent Mas Zein!

Nah,
Saya jadi penasaran, berapa banyak kalimat language pattern berbentuk Ambiguity yang dapat Anda hasilkan, sekarang, segera setelah membaca contoh di atas?

Tentunya dengan mudah Anda rasakan, bahwa saat Anda memutuskan untuk melakuan latihan memproduksi sendiri ambiguity dari Bahasa Indonesia, Anda berarti sudah mulai meng-Indonesia-kan NLP secara linguistic lho.

Jadi, apakah Anda mau melakukan latihan itu sekarang, atau menyelesaikan dulu membaca artikel ini, itu terserah Anda. Anda juga boleh menentukan sendiri berapa banyak contoh yang akan Anda tuliskan di komentar di bawah ini untuk Anda bagi pada pembaca lainnya.

Dari sisi Programming
Wah ini yang paling menarik, sebab bicara programming adalah bicara pengalaman hidup. Bagian ini adalah bagian yang paling banyak dapat kita lakukan peng-Indonesia-an. Dalam arti men-utilisasi NLP dalam konteks situasi dan kondisi pengalaman hidup di Indonesia.

Penjelasannya demikian, teknik NLP seperti fast phobia cure, reframing dan lain-lain dikembangkan menjadi suatu ‘prosedur baku’ tentunya dari kecenderungan bagaimana suatu progam ter-install di benak manusia dari dunia barat. Misalkan mengenai konsep manajemen waktu di kepala kita (time line), metafor , utilisasi budaya dan kebiasaan hidup lainnya.

Salah satu contoh yang dapat kita lakukan misalkan dalam melakukan “strategy elicitation”, di kelas Master Practitioner kita mengajarkan bagaimana strategy elicitation dilakukan secara extensive sehingga seorang Master Practitioner dapat melakukan strategy elicitation secara “live” dan informal, ini yang disebut dengan strategy detecting.

Nah, latihan dengan meminta peserta training melakukan strategy detecting tidak saja secara VAK, namun juga Modal Operator dan Meta Program. Kemudian peserta kita minta secara live keluar dari lokasi pelatihan, mencari “klien” seperti sopir taksi yang lagi kongkow, office boy, penjaga toko dll. Peserta training harus mampu mendeteksi adanya “limiting belief” dari orang-orang ini, yang dilakukan tanpa situasi ‘formal therapy’, jadi situasinya adalah daily conversational.

Nah, disini aka terungkap berbagai peristiwa cultural programming yang dialami masyarakat, yang menghasilkan adanya limiting belief. Kemudian, tanpa sepengetahuan si “klien”, peserta Master Practitioner melakukan langkah berikutnya, yakni conversational belief change.

Buuum!

Tanpa alasan yang jelas, si klien” tiba-tiba terpingkal-pingkal saat ditanya mengenai problem limiting belief yang semula dimilikinya. Kepercayaan yang membelenggu itu tiba-tiba sirna seperti ditiup angin bahorok! Edannya, bahkan mereka (‘klien’) itu sendiri tidak tahu, kenapa kok belief yang membelenggu itu tiba-tiba hilang!?

Wuihhh, hebatya peserta Master Practitioner lho, mereka dapat melakukan pencerahan pada orang lain tanpa mengetahui content, tanpa memberikan nasehat apapun… Sungguh mengagumkan kemampuan belajar dan niat tulus mereka membantu orang lain.

Well, apakah Anda harus menjadi Master Practitioner dulu untuk dapat melakukan “meng-Indonesia-kan” NLP ini? Oooh, tentu saja tidak! Bahkan seteah membaca tulisan ini, Anda langsung dapat memutuskan membantu orang lain dalam situasi dan fenomena Indonesia.

Berbicara pada Anda sebagai manusia pembelajar, tentunya merupakan keputusan yang mudah untuk ikut serta dalam gerakan meng-Indonesia-kan NLP ini. Tulisan Mas Krishnamurti, Kang Asep, Mas Yan, dan tentunya kawan-kawan kontributor yang lainnya, sudah siap untuk Anda praktekan. Bukankah beliau-beliau sudah banyak sekali menggali fenomena budaya Indonesia dan bahkan menciptakan teknik siap pakai?
Mari bergerak lebih maju lagi… Ketika Anda mengamati gejala lain seperti latah, ngerumpi, atau TTM yang cukup banyak terjadi di budaya Indonesia, Apa yang dapat Anda lakukan?

TTM?

Ya.

Sedih lho ya, sejak kata ini dipopulerkan, lantas dengan cepat sepertinya menjadi suatu budaya baru yang terlegitimasi di kalangan masyarakat Indonesia. Saya tidak menyalahkan penyanyinya lho. Itu hanya ‘efek samping’ dari sebuah lagu yang jujur kok! Begitulah kalau jadi artis, siapa saja yang misalkan membuka diri mengenai sesuatu ‘kebiasaan menyimpang’ dirinya, maka ia harus siap menjadi ‘model baru’ bagi penggemarnya untuk pembenaran atas ’perilaku menyimpang’ itu. Bukankah mereka ini idola?

Well,

Salah satu alumni Master Practitioner NLP dari Sinergy Lintas Batas telah menulis artikel yang bagus mengenai bagaimana cara mengatasi persoalan jika kita jatuh cinta lagi padahal kita sudah memiliki pasangan hidup? Artikel berjudul “Aduh, aku jatuh cinta lagi pada Dian Sastro”, dapat Anda baca di www.republikNLP.com, karya dari Mas Supartono Muhammad.

Mas Tono telah menyingkap dengan cara yang mudah dipahami, bagaimana caranya menggunakan submodality re-map, kita bisa melunturkan peristiwa ‘jatuh cinta lagi’ yang tidak perlu itu.
Bravo Mas Tono!

Nah masih soal budaya, kita ngomongin latah yuk!

Latah, apapun sebabnya dapat dibantu dengan membangun suatu ‘state of controlled’, yang kemudian Anda amplify hingga kuat, dan di anchor! Kemudian buat future pacing dengan cara melakukan proses asosiasi antara pemicu latah yang akan terjadi di masa depan, dengan anchor state of controlled itu.

Ohya, benar! Jika Anda sedang memikirkan penggunaan swish pattern untuk membuang latah… Itu juga bisa dilakukan, yang penting menemukan cue picture-nya harus tepat. Cue picture-nya harus associated, bahkan perlu ada pemicu suara dan stimulus kinestetik lain yang seriil mungkin sesuai dengan pemicu aslinya. Desire picture-nya apa? Tentu saja adalah state of controlled itu. Hati-hati dalam menggunakan istilah state of controlled pada klien yang latahnya adalah kelamin laki-laki. ?

Wah… wah…wah…,

Ada yang masih digali lebih jauh?

Bolehhhh.

Bagi yang sudah lebih advanced keilmuan NLP-nya, Anda boleh saja melakukan submodality re-mapping pada peristiwa latah. Lakukan saja contrastive analysis antara situasi latah dan situasi state of control itu. Dan lakukan re-map!

Voila! Lenyap tanpa bekas!

Masih belum puas?

Bolehhhh

Yang lebih advanced lagi dong…!

Oke, silahkan lakukan strategy elicitation pada peristiwa akan dan sedang latah. Kemudian juga lakukan strategy elicitation pada saat mereka amat controlled. Lantas install deh strategy pada saat controlled ke dalam situasi yang sering memicu mereka latah. Selesai!

“Lho Cak, gitu tah caranya melakukan NLP dengan elegan? Bisa cem maacem caranya ta’iye…. Lho…, uennnnak nik ngono!”

Mungkin itu yang Anda ucapkan kalau Anda berasal dari daerah Malang, Madura atau Jawa Timur lainnya… Suennenge rek, saya ini sama orang Jawa Timur…

Ngomong-ngomong soal Jawa Timur dan Madura, katanya terkenal dengan istilah “Ndak Tentu”. Saya dulu pernah dengar kisah budaya “Ndak Tentu” ini di berbagai ceramah agama, Anda bisa baca kisah “Slilit Sang Kyai” karyanya Emha Ainun Najib untuk memahami hal itu. Hal senada juga pernah diulas oleh Kang Asep dalam tulisan dahsyatnya berjudul “Hypnosis itu Haram”.

Begini kisahnya, ada seseorang yang nanya sama Pak Kyai dari Madura “Apa hukumnya makan itu?” Dijawab dengan lantang oleh Pak Kyai : “Makan itu hukumnya ‘Ndak Tentu’ dikkk!”

Keruan si penanya muring-muring, dan minta penjelasan.

Akhirnya Pak Kyai menjawab :
“Kalau Anda sedang puasa dan sudah tiba saat berbuka, maka makan itu hukumnya wajib!”
“Kalau di rumah Anda ada makanan, mau Anda makan atau tidak itu hukumnya mubah atau malah halal!”
“Kalau Anda makan daging babi, makan uang orang lain, makan waktu kerja di kantor untuk main games, makan pulsa kantor untuk kepentingan sendiri…, itu hukumnya haram!”
“Kalau Anda makan uang proyek, makan uang masyarakat, makan uang pajak, makan harta anak yatim …  itu hukumnya haram juancukkkk!”

Hehehehe, luar biasa budaya “ndak tentu” ini.

Sekaipun kita terpingkal-pingkal, sebenarnya kisah di atas justru merupakan cermin kearifan lokal dari orang Madura yang mengerti esensi bahwa realitas itu sangat subjektif. Jadi nampaknya orang Madura mustinya lebih mudah belajar NLP, karena budaya itu cocok benar dengan keyakinan “The Map Is Not The Territory” yang dianut para NLP-er. Atau sebenarnya orang Madura sudah sangat nge-NLP banget.

Merujuk pada fenomema “Ndak Tentu”, saya pernah menemui seorang teman dari demikian sulit membedakan: mana yang ‘pasti’ dan mana yang ‘khayalan’. Misalkan ia tidak bisa membedakan sesuatu yang dipikirannya itu hanya khayalan belaka, atau sebenarnya kenyataan. Pakah tadi benar-benar melihat macan terbang, atau itu cuman khayalannya saja.

Ia minta dibantu untuk lebih mudah membedakan ke dua  hal itu, karena ia hampir masuk dalam gejala ‘waham kebesaran’ (Grandeur Delusion).

Dengan cepat saya teringat kisah dari Dr Bandler, dan saya ikuti langkah-langkahnya.

Saya ajak si Klien meng-elicit 2 kondisi submodality (contrastive analysis) dari apa yang sangat dia yakin benar, dan sesuatu yang berupa khayalan.

Setelah mengambil sampai 3 pasang sample contrastive analysis, saya temukan perbedaannya terletak di submodality visual. Hal yang ‘yakin’ memiliki gambar yang berbingkai dan isi gambarnya tetap. Sedangkan hal yang ‘khayalan’ gambarnya berganti-ganti, berubah-ubah, tidak berbingkai.

Nah, sudah jelas apa yang akan kita lakukan kemudian. Pada saat ia harus memperlakukan sesuatu sebagai khayalan, maka ia harus menyimpan memorynya dalam submodality yang sesuai. Selesai!

Jadi demikian banyak yang bisa kita lakukan dengan melakukan re-programming hal-hal dalam budaya lokal yang mungkin tidak produktif.

Nah bagaimana dengan budaya lokal yang produktif dan amat bagus untuk disebarkan pada masyarakat? Misal kisah-kisah kedaerahan yang sarat dengan petuah luhur, budaya tata krama yang adiluhung, dan juga ajaran budi pekerti yang penting untuk kita dan anak cucu kita.

Salah satu cara adalah dengan mengembangkan teknik bercerita (metaforik) yang di-engineer secara linguistic. Misal, gunakan embedded command untuk memasukkan nilai-nilai luhur itu saat menceritakan pada anak didik, gunakan intonasi dan analog marking untuk mengasosiasikan hal tertentu, gunakan pola bahasa tertentu untuk membangun efek asosiasi dan diasasosiasi.

Bagi yang sudah lebih canggih, Anda dapat menyusun kisah-kisah ini dalam bentuk nested metaphor bahkan sekaligus untuk meng-install suatu strategy tertentu menggunakan chaining anchor dalam nested loops-nya. Nested loop bukan sekedar menyusun kisah, dan mengurutkannya lho. Untuk mampu melakukannya, lebih mudahnya Anda meng-ikuti Licensed Master Practitioner atau melihat video-video dari Dr. Bandler.

Kisah Baratayudha, 1001 Malam, adalah contoh yang luar biasa bagaimana suatu nilai-nilai di-install kedalam pikiran pembacanya melalui nested loops. Beberapa film atau sinema elektronik yang bersambung…, mungkin juga mengandung nested loops dan chaining anchor tanpa disadari oleh produsernya. Masalahnya “apa yang diinstall di kepala pemirsa?”

Buku ‘The Adventures of Anybody’ karya Dr Richard Bandler adalah contoh luar biasa bagaimana nested loop dibuat dan dipergunakan dalam kisah. Sangat bagus dibaca bagi yang mampu berbahasa Inggris dengan baik, atau untuk dibacakan sebagai kisah pengantar tidur pada anak yang mampu berbahasa Inggris. Sungguh suatu masterpiece yang luar biasa dari Dr Richard Bandler!

Meng-NLP-kan Indonesia
Oh, rupanya kita ganti bab sekarang…!  Berganti membahas frasa meng-NLP-kan Indonesia.
Well, dalam kalimat meng-NLP-kan Indonesia, ada presuposisi apa saja yah?

  1. Indonesia itu eksis
  2. NLP itu eksis
  3. Sesuatu hal, bisa (dapat) di-NLP-kan.
  4. Indonesia bisa (dapat) di NLP-kan.
  5. Ketika di-NLP-kan, sesuatu itu (termasuk Indonesia) akan memiliki nilai (value) tertentu, makanya kita ingin melakukannya, right?
  6. “Meng-NLP-kan” adalah suatu proses tertentu (yang ingin kita ketahui maknanya).

BTW, frasa meng-NLP kan Indonesia juga memiliki dapat terkesan suatu ‘waham kebesaran’ (Grandeur Delusion), seolah Indonesia tidak cukup baik sehingga perlu di NLP-kan…

Bukan…, bukan demikian niatnya!
Well, jadi mungkin kita baiknya memilih makna lain. Bagaimana jika frasa meng-NLP-kan Indonesia kita maknai sebagai membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih menguasai NLP. Ah, sepertinya makna ini lebih baik..!

Oke, frasa men-NLP-kan Indonesia kita pilih sebagai makna: “mensosialisasikan NLP pada masyarakat Indonesia, sehinga mereka mampu menggunakannya dan memetik manfaat atasnya”.
Jadi apa yang bisa kita lakukan?

Oh…  banyak sekali ya…

Anda bisa menulis di blog Anda berbagai artikel, tips, teknik mengenai NLP, yang isinya memberdayakan pembacanya. Memberdayakan pembaca artinya, setelah membaca artikel Anda mereka merasa lebih berdaya, lebih bersyukur, lebih positif, dan bukan sebaliknya.

Anda juga dapat menulis ebook, buku, membuat video gratis di Youtube dan lain-lain untuk membuat NLP makin populer, makin mudah diakses oleh lebih banyak orang. Hmmm, saya masih ingat ketika menulis blog NLP dan Hypnosis (yang artikelnya boleh dibaca gratis) untuk pertama kali dalam bahasa Indonesia di tahun 2005. Saat itu begitu sulitnya mencari literatur NLP dan Hypnosis berbahasa Indonesia yang gratis di Internet.. Sekarang… Luar biasa banyaknya!

Semua kontributor di PortalNLP jelas-jelas memiliki misi men-NLP-kan Indonesia, terlihat dari getolnya mereka berbagi ilmu secara gratis. Bayangkan berapa banyak uang, waktu dan energy yang sudah mereka curahkan untuk mendapatkan kesempatan training (di dalam dan luar negeri), mengunyah ilmu NLP itu hingga dapat lebih mudah dicerna, membawa dalam konteks lokal, mempraktekkan di sana sini, kemudian menarik lesson learnt, sehingga akhirnya menjadi sebuah artikel. Ebook-ebook gratis mengenai hypnosis dari Mas Yan Nurindra merupakan contoh yang luar biasa dari kesediaan berbagi. Sungguh kita semua diberkati oleh Tuhan YME.

Anda dapat pula membuat mailing list, memanfaatkan facebook, sms, radio, dan sebagainya. Upaya Mas Teddi membangun milist NLP sungguh luar biasa dan tak luput dari berbagai ujian dan  gangguan. Namun yang namanya misi harus jalan terus. Sungguh kita semua diberkati oleh Tuhan YME.

Beberapa teman, meng-NLP-kan Indonesia dengan cara berbagi melalui sharing dan training gratis atau berbiaya murah. Mas Krisnamurti mungkin yang paling banyak berbagi ilmu NLP melalui training gratis. Selain itu, Kang Asep dan yang lainnya juga saya tahu banyak berbagi dengan pelatihan NLP gratis semacam ini.

Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar adanya ‘Konspirasi SLB’? Yakni sebuah janji dari alumni Pelatihan NLP Practitioner maupun Master Practitioner dari Sinergy Lintas Batas untuk terlibat dalam Konspirasi Kebaikan. Dalam sehari minimal melakukan satu kebaikan pada satu orang. Misal membantu orang keluar dari phobia, berhenti merokok, ataupun me-reframe suatu peristiwa, sehingga orang itu merasa lebih baik kondisinya.

Atau mungkin hanya menceritakan suatu metafor yang dapat menggugah semangat lagi, atau hanya satu senyuman tulus yang membuat orang merasa diterima dengan baik… Itu semua adalah wujud dari meng-NLP-kan Indonesia.

Bukan cuma slogan
Jadi ternyata meng-Indonesia-kan NLP dan meng-NLP-kan Indonesia bukanlah suatu slogan kosong. Mungkin ini adalah masih langkah awal yang kecil. Dengan bergabungnya Anda pada barisan ini, berapa banyak perubahan positif di Indonesia akan terjadi.

Mewujudkan mimpi besar, harus dimulai dari memulai langkah-langkah itu, sekalipun masih langkah kecil. Melalui artikel ini saya berterima kasih pada Anda semua yang senantiasa berbagi untuk membuat Indonesia selalu menjadi yang terbaik dan bertambah baik!

Karena kita semua tahu, Anda juga bisa!

The post Meng-Indonesiakan NLP dan Meng-NLP-kan Indonesia appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/meng-indonesiakan-nlp-dan-meng-nlp-kan-indonesia/feed/ 5
Anda Sudah Daftar NLP Practitioner @ Surabaya? http://www.ronnyfr.com/sudahkah-anda-mendaftar-licensed-nlp-practitioner-di-surabaya/ http://www.ronnyfr.com/sudahkah-anda-mendaftar-licensed-nlp-practitioner-di-surabaya/#comments Tue, 09 Jun 2009 18:31:43 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/06/10/sudahkah-anda-mendaftar-licensed-nlp-practitioner-di-surabaya/ Dear all… Sudahkah Anda mendaftar Licensed NLP Practitioner di Surabaya, tanggal 11 – 17  JULI 2009 ini ? Silahkan dapatkan keterangan di www.belajarNLP.com atau hubungi ibu Ida di : ida.sinergy@gmail.com dan 021-32119175/6 . Change Your Life in 7 days! Salam!

The post Anda Sudah Daftar NLP Practitioner @ Surabaya? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dear all…

Sudahkah Anda mendaftar Licensed NLP Practitioner di Surabaya, tanggal 11 – 17  JULI 2009 ini ?

Silahkan dapatkan keterangan di www.belajarNLP.com atau hubungi ibu Ida di : ida.sinergy@gmail.com dan 021-32119175/6 .

Change Your Life in 7 days!

Salam!

The post Anda Sudah Daftar NLP Practitioner @ Surabaya? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/sudahkah-anda-mendaftar-licensed-nlp-practitioner-di-surabaya/feed/ 10
Meng-‘crack’ struktur perilaku ‘proses pembelian’ http://www.ronnyfr.com/mengcrack-struktur-perilaku-proses-pembelian-dengan-nlp/ http://www.ronnyfr.com/mengcrack-struktur-perilaku-proses-pembelian-dengan-nlp/#comments Sun, 10 May 2009 07:29:02 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/05/10/meng-%e2%80%98crack%e2%80%99-struktur-perilaku-%e2%80%98proses-pembelian%e2%80%99-dengan-nlp/ Siang tadi saya ke sebuah Mall yang konon terbesar di Indonesia yang terletak di bilangan Slipi/Tomang bersama keluarga, setelah seminggu meninggalkan mereka untuk memberikan pelatihan Licensed Practitioner of NLP di Yogyakarta yang luar biasa sukses. Saat masuk foodcourt, saya segera disadarkan bahwa sistem pembelian harus memakai kupon uang-uangan yang dibeli di loket. Seingat saya, emang{ Read More }

The post Meng-‘crack’ struktur perilaku ‘proses pembelian’ appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>

Siang tadi saya ke sebuah Mall yang konon terbesar di Indonesia yang terletak di bilangan Slipi/Tomang bersama keluarga, setelah seminggu meninggalkan mereka untuk memberikan pelatihan Licensed Practitioner of NLP di Yogyakarta yang luar biasa sukses.

Saat masuk foodcourt, saya segera disadarkan bahwa sistem pembelian harus memakai kupon uang-uangan yang dibeli di loket. Seingat saya, emang sudah lama sekali Mall ini memberlakukan sistem ini untuk mengelola footcourt mereka. Tentunya ada ada alasan tertentu yang mereka miliki sehingga memutuskan menggunakan cara ini. Mungkin saja ini adalah cara untuk mengontrol agar omset setiap counter dapat diketahui dengan pasti dan tidak terjadi manipulasi jumlah pembelian dan komisi. Beberapa Mall memang memberlakukan sistem bagi hasil dan bukan sistem sewa ruang murni. Dengan cara bagi hasil ini, maka jika untung dinikmati bersama, rugi juga demikian halnya.

Well, sebagai seorang praktisi NLP, tentunya kita tidak akan melewatkan kesempatan melakukan information gathering dan getol dalam mengamati perilaku dengan attitudeingin tahu”. Di Mall ini, saya memutuskan untuk menyalurkan hasrat mengamati perilaku pembeli yang ada di foodcourt ini, tentunya mengamati menggunakan keilmuan NLP. Saya tahu Anda penasaran bagaimana cara meninjau struktur proses perilaku dari kacamata NLP.

Loket Penukaran Uang

Loket ini terletak di dekat pintu masuk, terdiri dari 2 loket : loket penukaran dan loket refund. Kedua loket ini berada dalam bilik yang sama hanya beda lobang untuk penukaran saja.

Karena kedatangan kami adalah saat makan siang, jadi harus antri melalui barisan yang dipisahkan tali (seperti di bank) saat menukarkan “uang asli menjadi kupon uang” ini. Yang menarik adalah, di bagian loket penukaran uang ada 3 orang kasir, sedangkan di loket refund kupon hanya ada 1 orang kasir. Secara cepat, ini mengirimkan pesan ‘bawah sadar’ pada saya bahwa menukarkan “uang menjadi kupon” lebih mudah dan cepat, dibandingkan dengan menukarkan ‘kupon menjadi uang kembali’ (refund).

Jadi boleh dibilang, sudah terjadi suatu seeding (pembenihan) ide di kepala saya, bahwa nanti setelah selesai makan danmau refund, akan diperlukan waktu antri yang lebih lama. Tentunya seeding ini berjalan sempurna tidak saja bagi saya, namun bagi seluruh pengunjung… Lha jelas-jelas, antrian refund terlihat lebih lambat prosesnya karena cuma dilayani satu orang.

Karena manusia pada umumnya malas untuk mendapatkan kesulitan, dan cenderung mencari kemudahan, maka di “bawah sadar” sudah terjadi suatu keputusan saat itu juga. Kira-kira keputusan itu berbunyi “mendingan uangnya dihabisin untuk jajan, daripada entar capek-capek antri lama untuk nukar lagi”. Well, suatu proses seeding yang luar biasa.

Tentu saja, saya tidak menuduh bahwa Mall ini memang sengaja melakukan hal ini…, saya hanya menganalisis gejala ini dari sudut pandang NLP saja.

 

Meta Program

Situasi di atas itu terpotret struktur proses-nya dengan suatu tools NLP yang bernama Meta-Program Arah Motivasi. Yakni, bahwa manusia akan cenderung ‘mengejar kenikmatan/keuntungan’ (moving toward), dan ‘menghindari kesulitan/kerugian’ (moving away). Jadi melihat antrian panjang layanan refund (yang hanya dilayani satu orang kasir) akan memicu perasaan ingin menghindari itu. Sekaligus pada saat yang sama, akan muncul perasaan “mendingan menghabiskan uang untuk makanan” karena makan /minum tentunya lebih menyenangkan daripada antri… Ya khan?

Well, kemudian dengan mudah diamati juga bahwa pecahan kupon uang (seperti monopoli) yang tersedia adalah terdiri dari Rp 500,-, Rp 1.000,-, Rp 5.000,-, Rp 10.000,-. Nah hebatnya, setiap orang yang menukar uang, cenderung menukarkan pecahan uang berkisar Rp 50.000,- dan Rp 100.000,- Hanya sedikit sekali yang menukar Rp 20.000,- doang. Kalaupun ada yang menukar Rp 20.000,- itu karena ia menambah dari besaran Rp 50.000,- atau Rp 100.000,- .

Nah apa artinya ini?

Luar biasa sekali… Entah, benarkah pemilik Mall ini sudah memperhitungkan ini semua atau belum?

Yang jelas pada saat seseorang menukarkan sejumlah uang dengan nilai tertentu, sebenarnya ia sudah mengambil keputusan untuk menghabiskan uangnya –setidaknya- dalam nominal yang mendekati angka rupiah yang ditukarnya itu. Jadi jika seseorang menukarkan Rp 100.000,- maka ia sudah melakukan proses “self budget calibration”, dan ia tanpa sadar kemudian “memutuskan” akan menghabiskan uang sekitar Rp 100.000,- ini.

Nah, ketika proses menukarkan uang itu, jumlah rupiah yang ditukarkan ini dengan cepat menjelma menjadi keputusan “kuota” jajan-nya. Dan pada saat yang sama, ia tengah disuguhi pemandangan antri refund yang panjang dan lama! Klop…, maka seperti otomatis, ini makin mempermudah si calon pembeli ‘meyakini’ untuk menghabiskan saja uangnya untuk jajan di dalam. Lha daripada repot ngantri lagi….

Ck ck ck…

Jika dilihat secara proses time-line, maka jelas-jelas secara ‘cerdik’ pengelola sudah memindahkan/memajukan proses ‘keputusan membeli’ pada saat mereka belum secara aktuil membeli produk. Jadi proses keputusan membeli didisain agar dilakukan dalam suasana yang lebih ‘mudah’.

Jadi nantinya saat proses membelanjakan kupon uang itu, hanyalah proses rekonfirmasi saja, bukan lagi proses decision making, karena keputusan ‘kuota’ berapa budget / jumlah yang akan dihabiskan SUDAH DILAKUKAN saat menukarkan uang di loket.

Nah, inilah yang sangat menarik… Bahwa orang dibawa pada proses mengambil keputusan membeli tanpa mereka menyadari bahwa mereka sudah mengambil keputusan membeli. Secara ‘struktur proses’ ini adalah luar biasa bukan main! Secara content dan etika, silahkan Anda sendiri yang menilainya!

 

Memfasilitasi Proses Dis-association

Selesai menukar uang, saya berkeliling mencari counter yang cocok, sambil mengamati sejumlah pembeli termasuk. Karena mereka cuma membawa uang-uang-an (seperti monopoli itu), terlihat jelas ada suatu perilaku yang mencerminkan perasaan “yang kubawa bukanlah uang”.

Karena seperti merasa bukan membawa uang, maka muncul rasa “lebih mudah” untuk melepaskannya, bahkan terasa seperti bermain-main… Jadi, menghabiskan -lebih banyak- akan terasa enteng saja, kontras saat dibandingkan dengan penggunaan uang beneran.

Peristiwa di atas secara struktur proses adalah suatu kondisi disassociation. Yakni kondisi dimana pembeli ter-disassociate dari proses “perasaan mengeluarkan uang”, karena yang dipakai bukan uang asli, jadi terasa lebih enteng.

Disassociation, merupakan proses yang membuat suatu ‘perasaan kuat lekat’ menjadi terasa ‘kendor’, menjadi terasa lebih enteng. Nah, jika kita dibuat masuk dalam proses disassicoation dalam ‘pengeluaran uang’, maka mengeluarkan uang akan menjadi sangat enteng. Persis seperti para karyawan/pejabat yang merasa enteng saat mengeluarkan pengeluaran / budgeting, karena yang mereka keluarkan bukanlah uang mereka sendiri…

Nah, sebenarnya efek dis-association ini juga sudah terjadi saat penukaran uang. Proses penukaran uang membuat orang mengalami disassosiation dalam merasakan ‘lepasnya’ uang darinya. Karena dalam menukar ini, feeling yang di-generate adalah ‘menukar’, bukan ‘membeli’. Akibatnya kekritisan pikiran akan ‘harga produk’ tidak akan muncul di sini. Kira-kira di kepala pembeli berkecamuk pemikiran seperti ini ”Lha wong saya belum membeli kok, cuma menukar saja, ngapain dipikirkan terlalu rumit”.

Bandingkan, jika Anda langsung membeli, maka sensitivitas tehadap kuota yang dihabiskan akan lebih terasa penting untuk dihitung masak-masak… Di sinilah terjadi disassociation! Hanya menukar, bukan membeli!

Jadi, insight apa saja yang Anda temukan dalam tulisan di atas?

Jadi, selain itu…. apa lagi yang dapat dilakukan seorang lulusan Licensed Practitioner of NLP™ dalam memotret suatu struktur perilaku?

Well, kiranya tulisan ini memperkaya pemahaman kita semua tentang bagaimana NLP memodel sesuatu…

 

The post Meng-‘crack’ struktur perilaku ‘proses pembelian’ appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/mengcrack-struktur-perilaku-proses-pembelian-dengan-nlp/feed/ 20
Sudah mendaftar Licensed NLP Pract di Yogyakarta? http://www.ronnyfr.com/sudah-mendaftar-licesed-nlp-pract-di-yogyakarta/ http://www.ronnyfr.com/sudah-mendaftar-licesed-nlp-pract-di-yogyakarta/#comments Sun, 26 Apr 2009 16:23:56 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/04/26/sudah-mendaftar-licesed-nlp-pract-di-yogyakarta/ Dear all… Sudahkah Anda mendaftar Licensed NLP Practitioner di Yogyakarta, tanggal 2 – 8 Mei 2009 ini ? Silahkan dapatkan keterangan di www.belajarNLP.com atau hubungi ibu Ida di : ida.sinergy@gmail.com dan 021-32119175/6 . Untuk Licensed Master Practitioner, tanggal 23 – 29 Mei 2009 di Jakarta. Salam!

The post Sudah mendaftar Licensed NLP Pract di Yogyakarta? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dear all…

Sudahkah Anda mendaftar Licensed NLP Practitioner di Yogyakarta, tanggal 2 – 8 Mei 2009 ini ?

Silahkan dapatkan keterangan di www.belajarNLP.com atau hubungi ibu Ida di : ida.sinergy@gmail.com dan 021-32119175/6 .

Untuk Licensed Master Practitioner, tanggal 23 – 29 Mei 2009 di Jakarta.

Salam!

The post Sudah mendaftar Licensed NLP Pract di Yogyakarta? appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/sudah-mendaftar-licesed-nlp-pract-di-yogyakarta/feed/ 3
Pelajaran Hypnotic Language Pattern dari Campaign Obama http://www.ronnyfr.com/pelajaran-hypnotic-language-pattern-dari-campaign-ala-obama/ http://www.ronnyfr.com/pelajaran-hypnotic-language-pattern-dari-campaign-ala-obama/#comments Mon, 20 Apr 2009 05:29:20 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/04/20/pelajaran-hypnotic-language-pattern-dari-campaign-ala-obama/ Kemenangan Barrack Obama, memang menyisakan banyak euphoria, desas desus dan spekulasi dalam berbagai hal. Di internet puluhan artikel mungkin sudah menuliskan dan menuduh bahwa Obama menggunakan conversational hypnosis, dari tuduhan serius terang-terangan, ataupun yang secara malu-malu mengatakannya. Wow, Benarkah Obama menggunakan hypnosis untuk kemenangannya…? Tidak ada pengakuan sekalipun dari Obama mengenai hal ini… Jadi kita{ Read More }

The post Pelajaran Hypnotic Language Pattern dari Campaign Obama appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Kemenangan Barrack Obama, memang menyisakan banyak euphoria, desas desus dan spekulasi dalam berbagai hal. Di internet puluhan artikel mungkin sudah menuliskan dan menuduh bahwa Obama menggunakan conversational hypnosis, dari tuduhan serius terang-terangan, ataupun yang secara malu-malu mengatakannya.

Wow,
Benarkah Obama menggunakan hypnosis untuk kemenangannya…?
Tidak ada pengakuan sekalipun dari Obama mengenai hal ini… Jadi kita anggap saja Obama tidak pernah melakukan dengan sengaja, kita anggap saja kemampuannya ber-linguistic adalah alamiah. Toh demikian, kita tetap bisa mereguk banyak manfaat dari gaya pidatonya.

Jadi bagaimana?
Mari kita gunakan NLP untuk menganalisis pidato-pidato Obama…, khususnya menggunakan Milton Model dan Meta Model dong…

“Yes We Can!”

Adalah semboyan yang sangat terkenal dari Obama, dipakai hampir di setiap saat sebagai yel-yel pemilunya. Kalimat ini sangat memenuhi Milton Model….

Yes :

Suatu kata yang menggenerate suatu agreement “state of mind” dari setiap orang.

Yes, artinya persetujuan, konfirmasi, dukungan…

Kata Yes juga memiliki makna optimisme…, mengajak untuk optimis!

Jadi mengucapkan kata Yes di awal kata, akan mudah dalam mendapatkan persetujuan dari pendengarnya.

We :
Kata ini adalah Lack Of Referential Index.
Disebut Lack Of Referential Index karena kata “we” tidak jelas mengacu ke konteks siapa saja dan scope yang seluas apa?

Siapa saja tepatnya yang dimaksud dalam kata “We” ini? Karena konteks dan Scope-nya tidak jeas, maka “siapapun” akan dapat merasa termasuk (rasa inclusive bagi pendengarnya)…

Can :
Can adalah suatu Modal Operator yang membuat orang akan masuk pada suatu kondisi merasa “bisa” atau “dapat” atau “capable”. Jadi luar biasa memberdayakan dan memberi angin segar, memberi harapan bagi pendengarnya.

Hebatnya, modal operator ini juga sekaligus tidak jelas (Unspecified Modal Operator), sehingga ketidak-jelasannya ini menjadikan kata-kata ini menduduki kondisi yang cukup “chunk up”! Akibatnya, semua hal yang berkorelasi dengan kata “can”, seperti capable dan sebagainya secara otomatis terwadahi. Ketidakspesifikan-nya ini membuat kata ini akan seslalu sesuai (related) dengan kondisi pikiran (internal map) siapapun… Lagi-lagi kata ini adalah inclusive…

Yes We Can!
Sementara itu, dari keseluruhan kalimat “Yes We Can” sendiri adalah suatu Simple Deletion, karena tidak jelas, “What We Can Do, Specifically?”

Akibatnya pendengar akan mengisi kekosongan ini dengan sendirinya (fill the blank) jadi kalimat ini secara utuh akan membuat inclusive bagi semua orang pada seluruh level komunikasi. Dahsyat sekali!

Jika seorang politisi memiliki jargon yang bisa membuat SEMUA PENDENGAR merasa dilibatkan, dan tidak melawan realitas internal siapapun…, maka ia akan memilki kans didukung oleh massa yang luar biasa besar! Melebihi jumlah konstituen aslinya, dan akan menggeret masuk (inclusive) massa konstituens dari kompetitor politiknya…!

Demikianlah, sekilas manfaat NLP dalam hal ini adalah Meta Model dan Milton Model dalam menganalisis Jargon Politik Ala Obama….

The post Pelajaran Hypnotic Language Pattern dari Campaign Obama appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pelajaran-hypnotic-language-pattern-dari-campaign-ala-obama/feed/ 6
Dapatkan e-book gratis “Unconscious Blitz Reading” http://www.ronnyfr.com/dapatkan-e-book-gratis-unconscious-blitz-reading/ http://www.ronnyfr.com/dapatkan-e-book-gratis-unconscious-blitz-reading/#comments Thu, 12 Feb 2009 11:17:40 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/02/12/dapatkan-e-book-gratis-unconscious-blitz-reading/ Halo rekan-rekan, Saya baru saja meng-unggah e-book “Unconscious Blitz Reading.  Ini merupakan teknik membaca super cepat yang menggunakan bawah sadar. Ini berbeda dari speed reading yang masih “membaca”, ini sebenarnya adalah mendownload informasi, atau mirip memfoto copy ke pikiran kita. Silahkan Anda download di sini :

The post Dapatkan e-book gratis “Unconscious Blitz Reading” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Halo rekan-rekan,

Saya baru saja meng-unggah e-book “Unconscious Blitz Reading. 

Ini merupakan teknik membaca super cepat yang menggunakan bawah sadar.

Ini berbeda dari speed reading yang masih “membaca”, ini sebenarnya adalah mendownload informasi, atau mirip memfoto copy ke pikiran kita.

Silahkan Anda download di sini :

UBR-small

The post Dapatkan e-book gratis “Unconscious Blitz Reading” appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/dapatkan-e-book-gratis-unconscious-blitz-reading/feed/ 47
Pendewasaan Politik dengan NLP http://www.ronnyfr.com/pendewasaan-politik-dengan-nlp/ http://www.ronnyfr.com/pendewasaan-politik-dengan-nlp/#comments Wed, 04 Feb 2009 17:24:54 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2009/02/05/pendewasaan-politik-dengan-nlp/ Dear all, Apa kabar? Saya yakin kawan-kawan sudah mulai menemui berbagai atribut partai politik di manapun Anda berada. Bahkan mungkin di depan pagar rumah Anda, atau di kaca mobil Andapun ditempel orang atribut ini.Hampir semua titik sudah dipenuhi dengan atribut partai ini. Entah harus diartikan apa fenomena ini…, Anda sendiri memaknakan fenomena ini apa? Apakah{ Read More }

The post Pendewasaan Politik dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dear all,

Apa kabar?
Saya yakin kawan-kawan sudah mulai menemui berbagai atribut partai politik di manapun Anda berada. Bahkan mungkin di depan pagar rumah Anda, atau di kaca mobil Andapun ditempel orang atribut ini.Hampir semua titik sudah dipenuhi dengan atribut partai ini.

Entah harus diartikan apa fenomena ini…, Anda sendiri memaknakan fenomena ini apa? Apakah harus dimaknakan sebagai :

  1. Pertanda diperbolehkan mencuri start asalkan smart.
  2. Atau ini pertanda majunya dunia periklanan dalam melayani sektor pasar politik?
  3. Atau Anda memilih makna bahwa dunia cetak digital sedang menemui jaman keemasan dan menangguk untung luar biasa?
  4. Ataukah ini cara caleg dan politisi menunjukkan “integritas”-nya dalam mengikuti aturan mainPemilu?
  5. Ataukah kotornya wajah dan dinding kota Jakarta bukan lagi sekedar oleh sampah, graffity dan mural…, namun kini ditambah oleh sampah yang berasal dari iklan politik?
  6. Ataukah ini pertanda wajah demokrasi yang semakin membaik…

Well,

Boleh-boleh saja kita memilih makna yang sesuai, bukankah kita memang dikaruniai Tuhan suatu kecerdasan pikiran untuk mampu menciptakan makna yang berguna dan baik bagi kita… Atau selama ini kita hanya menurut bak kerbau dicucuk hidung oleh pendapat orang-orang di atas sana yang “mendikte” makna untuk kita pada seluruh peristiwa politik?

Saatnya dunia NLP berbicara!

Oke…

Bagi pembelajar NLP, tentunya Anda sudah mempelajari bahwa makna suatu peristiwa, tergantung siapa yang memberikannya. Semua dari kita bisa dan mampu memberikan makna pada suatu peristiwa di dunia ini. Nah, apabila kita merasa makna tidak cocok untuk kita, kenapa kita tidak menggantinya saja? Kalau kita memandang makna yang disajikan tidak memberdayakan, kenapa kita tidak mengganti dengan makna yang lebih memberdayakan? Kalau bagi kita kedengarannya maknanya membodohi, kenapa kita tidak mengganti dengan makna yang lebih memperpintar? Toh NLP sudah memberikan kita tools yang disebut reframing, alias membingkai ulang.

Nah, NLP mengajarkan kita membingkai ulang dalam 2 hal secara konteks (Context Reframing), dan secara isi (Content Reframing), di pelatihan NLP Practitioner kita tambahkan satu lagi secara waktu (Time Reframing). Lha, kalau sudah belajar, mari kita praktekkan…

Artikel ini adalah tantangan bagi para praktisi NLP untuk ikut serta memberi makna pada berbagai peristiwa di tanah air.  Kali ini,  mari kita pertajam kemampuan kita  melakukan 3 jenis reframing itu.  Nah, kita berlatih dengan mensikapi pendapat-pendapat di luar sana yang dilakukan oleh orang-orang yang secara alami memiliki kemampuan reframing ini.

Jika Anda praktisi NLP, silahkan kalimat-kalimat ini di reframe menggunakan reframing yang cocok, kemudian jelaskan reframing jenis apa yang Anda pakai. Jika Anda bukan praktisi NLP, cukup Anda ubah aja makna kalimat di bawah ini secara kreatif.

Ingat, tidak ada yang benar, tidak ada yang salah. Ini adalah forum pembelajaran…, semua berhak memiliki pandangan dalam menilai hidup. Mohon lakukan secara sopan dan beretika. Beberapa kalimat ini saya ambil dari judul berita / artikel di media massa.

1. Jumlah parpol yang luar biasa banyak menunjukkan demokrasi berjalan baik di Indonesia.

2. Kembalinya para politisi era orde baru di kancah politik membuat dunia politik Indonesia lebih terasa matang.

3. ABRI seharusnya tidak memiliki hak pilih, karena hanya akan disalahgunakan oleh pemegang kekuasaan.

4. “Mikul duwur mendem jero” merupakan cermin budaya bangsa yang adiluhung.

5. Harga bensin turun 3 kali di jaman SBY merupakan prestasi pertama kali dari semua Presiden yang pernah ada di Indonesia

6. Tertangkapnya Caleg PKS dari kota Jambi di panti pijat oleh polisi menunjukkan Polisi tidak tebang pilih.

7. Karena diusulkan jadi Cawapres, Sultan HB X diprotes pendukungnya

8. Akbar Tandjung memprediksi Partai Golkar akan mengalami penurunan suara di Pemilu 2009 karena mekanisme dan soliditas partai tidak berjalan dengan baik.

9. Menurut Sosiolog UI, usulan pencopotan Kapolda Sumut, pasca tewasnya Ketua DPRD Sumut dalam demo anarkis 2 Februari  dinilai tidak menyelesaikan masalah.

10. Anggota DPRD Medan menyatakan “Sudah sewajarnya pimpinan Dewan diberi izin dari pihak kepolisian memiliki senjata api untuk mempersenjatai diri.”

Oke, para praktisi…

Ini bukan latiihan melakukan meta model lho…, sekalipun Anda gatal untuk melakukannya. Namun ini adalah latihan experimental untuk melakukan reframing.

Baik saya tunggu  pendapat Anda yang bertanggung jawab, mari kita memperdewasakandiri dalam berpolitik, dengan mengerti proses penciptaan makna melalui reframing

Salam cerdas politik!

The post Pendewasaan Politik dengan NLP appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pendewasaan-politik-dengan-nlp/feed/ 11
Kapal Apung : Merenungkan 4 tahun Tsunami Aceh http://www.ronnyfr.com/fenomena-kapal-apung-merenungkan-4-tahun-bencana-tsunami/ http://www.ronnyfr.com/fenomena-kapal-apung-merenungkan-4-tahun-bencana-tsunami/#comments Thu, 25 Dec 2008 12:28:19 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2008/12/26/fenomena-kapal-apung-merenungkan-4-tahun-bencana-tsunami/ Awal minggu ini memenuhi undangan Plan International, saya pergi ke Aceh untuk melakukan pelatihan Komunikasi Persuasif , tentunya berbasis NLP. Tiba sehari sebelumnya menyisakan waktu luang yang cukup banyak, jadi saya setuju saja saat diajak Pak Burhan (Plan International) untuk melihat fenomena suatu kapal besar yang terdampar di tengah kota Banda Aceh. Luar biasa, Kapal{ Read More }

The post Kapal Apung : Merenungkan 4 tahun Tsunami Aceh appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Awal minggu ini memenuhi undangan Plan International, saya pergi ke Aceh untuk melakukan pelatihan Komunikasi Persuasif , tentunya berbasis NLP. Tiba sehari sebelumnya menyisakan waktu luang yang cukup banyak, jadi saya setuju saja saat diajak Pak Burhan (Plan International) untuk melihat fenomena suatu kapal besar yang terdampar di tengah kota Banda Aceh.

CIMG1473

Luar biasa,
Kapal ini sedemikian besarnya, bernama Kapal PLTD Apung, yang tadinya berada di lepas pantai kira-kira 500 meter dari pinggir pantai. Kapal pembangkit listrik ini berkapasitas 10 Mega watt, beratnyapun lebih dari 3000 ton. Mungkin besarnya kira-kira kurang lebih seperempat lapangan bola. Bandingkan saja ukurannya dengan melihat foto di atas, dibandingkan dengan ukuran mobil di sekitarnya.

Lantas, saat Tsunami terseret ke daratan, di Desa Punge Blang Cut di Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh, sehingga bejarak lebih dari 2 km dari pantai Ulee Lheu, dan nangkring di tengah-tengah kota, di antara rumah penduduk! Dan konon di bawahnya ada rumah penduduk yang sudah ringsek ditindih olehnya.

Entah berapa bangunan yang sudah dihajar hingga hancur, saat kapal ini terseret ke daratan. Entah pula berapa korban jiwa yang tergilas kapal ini. Menurut kisah, awak kapal yang meloncat turun saat terseret, malah meninggal. Sedangkan awal kapal yang berada di dalam, malah justru selamat.

Sungguh, saya tak mampu berkata apa-apa saat membayangkan bagaimana kapal ini terseret gelombang Tsunami. Hanya terbayang betapa kalut dan ngerinya orang-orang yang ada di sekitarnya. Bahkan menilik dari besarnya ukuran kapal ini, dapatlah dibayangkan berapa besar, kuat dan tinggi gelombang ombak yang membawanya. Lha kalau kapal sebesar ini saja terseret, apalagi manusia yang kecil ukurannya.

Alloh SWT memang Maha Kuasa dan Maha mengetahui, hanya Beliau yang tahu mengenai kenapa ada bencana Tsunami. Kita sebagai manusia hanya bisa memetik hikmah dan membangun “makna” yang dapat memberdayakan para korban dan diri kita.

Di internet, berbagai makna dan pendapat tentang bencana Tsunami berserakan dan dengan mudah diketemukan. Namun, kita semua juga dapat membangun makna dan pelajaran atas peristiwa itu. Kita di sini dapat menggunakan reframing, demikian juga untuk membantu kawan-kawan yang sempat menjadi korban bencana Tsunami. Bantu mereka dan kita sendiri untuk me-reframe bencana Tsunami ini menjadi pelajaran yang sarat makna.

Ya Alloh SWT.
Berikan derajat sebagai Suhada bagi para korban Tsunami, limpahkanlah ampunan sepenuhnya bagi mereka, dan lipatkanlah pahala atas amal perbuatan mereka.

Amien, amien, amien.

The post Kapal Apung : Merenungkan 4 tahun Tsunami Aceh appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/fenomena-kapal-apung-merenungkan-4-tahun-bencana-tsunami/feed/ 7
Kick Off Year 2009 M & 1430 H : The Trance-mission http://www.ronnyfr.com/kick-off-year-2009-m-1430-h-the-trance-mission/ http://www.ronnyfr.com/kick-off-year-2009-m-1430-h-the-trance-mission/#comments Sat, 13 Dec 2008 18:42:34 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2008/12/14/kick-off-year-2009-m-1430-h-the-trance-mission/ Hmmm, Tahun 2008 sudah menjelang berakhir… Kurang beberapa hari lagi…. Bahkan menariknya, nyaris berbarengan, tahun Hijriyah juga akan berakhir pula… Mungkin beberapa dari Anda baru menyadari bahwa tanggal 29 Desember ini adalah Tahun Baru Hijriyah! Suatu peristiwa langka…, mengawali Tahun Baru secara nyaris berbarengan! Tahun 2007 lalu, di penghujung malam Tahun Baru, saya bersama beberapa{ Read More }

The post Kick Off Year 2009 M & 1430 H : The Trance-mission appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Hmmm,
Tahun 2008 sudah menjelang berakhir…
Kurang beberapa hari lagi….
Bahkan menariknya, nyaris berbarengan, tahun Hijriyah juga akan berakhir pula…
Mungkin beberapa dari Anda baru menyadari bahwa tanggal 29 Desember ini adalah Tahun Baru Hijriyah!
Suatu peristiwa langka…, mengawali Tahun Baru secara nyaris berbarengan!

Tahun 2007 lalu, di penghujung malam Tahun Baru, saya bersama beberapa puluh orang berkumpul di suatu tempat…. bukan untuk berhura-hura.. Namun, kita duduk melingkar dan membuat rencana misi tahun  2008…

Tentunya tidak asal duduk melingkar, kita menggunakan tools-tools dalam NLP (Neuro Linguistic Programming) seperti Time Line (Future Life Progression), Wellformed Outcome, Integrating Resources, dan juga mengaplikasikan hypnotherapy (trance-mission) sehingga masa depan menjadi lebih jelas, lebih nyata, lebih sensory base dan SMART banget….

Kembali kali ini, kita akan mengadakan acara yang sama, kita akan mengundang beberapa puluh orang… Kali ini kita akan beri judul : Kick Off 2009 : The Trance Mission. Merencanakan Misi 2009 M & 1430 H dengan NLP dan Hypnotherapy….

Insya Alloh tanggal 27 Desember 2008, di Hall Kantor Sinergy Lintas Batas, investasi dan lain-lain, hubungi Mrs Ida  021-32119175.

The post Kick Off Year 2009 M & 1430 H : The Trance-mission appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/kick-off-year-2009-m-1430-h-the-trance-mission/feed/ 5
Pengalaman fuuun-tastic dalam pelatihan NLP Practitioner http://www.ronnyfr.com/pengalaman-fuuun-tastic-dalam-pelatihan-nlp-practitioner/ http://www.ronnyfr.com/pengalaman-fuuun-tastic-dalam-pelatihan-nlp-practitioner/#comments Wed, 12 Nov 2008 20:23:47 +0000 http://ronnyfr.com/index.php/2008/11/13/pengalaman-fuuun-tastic-dalam-pelatihan-nlp-practitioner/ Dear all, Banyak pertanyaan pada saya, kenapa pelatihan NLP seringnya dibawakan secara garing?  hal ini cukup mengejutkan bagi saya, karena dari pelatihan yang saya ikuti, saya selalu mendapatkan suasana fun, terutama saaat saya mengikuti pelatihan-pelatihan dari The Society of NLP ™. Nah, alhamdulillah, pelatihan 7 Days NLP Practitioner kemarin juga berlangsung dengan amaaaaaat fuuuuuun –{ Read More }

The post Pengalaman fuuun-tastic dalam pelatihan NLP Practitioner appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
Dear all,

Banyak pertanyaan pada saya, kenapa pelatihan NLP seringnya dibawakan secara garing?  hal ini cukup mengejutkan bagi saya, karena dari pelatihan yang saya ikuti, saya selalu mendapatkan suasana fun, terutama saaat saya mengikuti pelatihan-pelatihan dari The Society of NLP ™.

Nah, alhamdulillah, pelatihan 7 Days NLP Practitioner kemarin juga berlangsung dengan amaaaaaat fuuuuuun – tastic!

Tiada sesi tanpa tawa, semua peserta saling meng-elicit state of ketawanya sehingga menjadi masuk ke resourceful state…

Kita dapat belajar dengan baik dalam dua kondisi, yakni dalam  kondisi tertekan / stress : misal belajar dari pengalaman buruk, dan yang kedua adalah belajar dalam kondisi yang menyenangkan.

Kedua situasi itu dapat di utilisasi menjadi sarana pembelajaran yang accelerated. Hanya saja, cara yang pertama, sekalipun pelajaran akan terserap, namun efek asosiasinya merugikan, dan cenderung akan dikubur dalam-dalam ke alam bawah sadar…

Nah sedangkanilmu yang diserap dalam kondisi menyenangkan (fun), maka akan memiliki asosiasi yang positif, dan cenderung akan disimpan di bawah sadar sebagai memori yang mengasyikkan…

Nah, bagaimana?

Oke, Anda dapat mengobati keingintahuan Anda mengenai bagaimana pelatihan NLP ini berjalan kemarin dengan membaca kesaksian di bagian Testimonial yang luar biasa.

Dan dalam komentar artikel ini, muga-muga para lulusan NLP Pract kemarin bersedia menuliskan pengalaman fun mereka selama di pelatihan ini…

Selamat!

The post Pengalaman fuuun-tastic dalam pelatihan NLP Practitioner appeared first on Artikel NLP & Covert Hypnosis.

]]>
http://www.ronnyfr.com/pengalaman-fuuun-tastic-dalam-pelatihan-nlp-practitioner/feed/ 16
Suatu Pelatihan Yang Demikian … http://www.ronnyfr.com/suatu-pelatihan-yang-demikian/ http://www.ronnyfr.com/suatu-pelatihan-yang-demikian/#comments Fri, 31 Oct 2008 10:12:26 +0000